49

Al-Hujurat

Madaniyah 18 Ayat Juz 26
الحجرات
Basmalah
بِسْمِ dengan nama bis'mi
dengan nama
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
ٱلرَّحْمَـٰنِ Maha Pengasih l-raḥmāni
Maha Pengasih
ٱلرَّحِيمِ Maha Penyayang l-raḥīmi
Maha Penyayang
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
49:1
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
لَا jangan
jangan
تُقَدِّمُوا۟ kamu mendahului tuqaddimū
kamu mendahului
بَيْنَ antara bayna
antara
يَدَىِ hadapan yadayi
hadapan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَرَسُولِهِۦ ۖ dan rasul-Nya warasūlihi
dan rasul-Nya
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ ۚ Allah l-laha
Allah
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
سَمِيعٌ Maha Mendengar samīʿun
Maha Mendengar
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
١ (1)
(1)
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya, dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
49:2
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
لَا jangan
jangan
تَرْفَعُوٓا۟ kamu meninggikan tarfaʿū
kamu meninggikan
أَصْوَٰتَكُمْ suaramu aṣwātakum
suaramu
فَوْقَ di atas fawqa
di atas
صَوْتِ suara ṣawti
suara
ٱلنَّبِىِّ nabi l-nabiyi
nabi
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَجْهَرُوا۟ kamu keraskan tajharū
kamu keraskan
لَهُۥ kepadanya lahu
kepadanya
بِٱلْقَوْلِ dengan perkataan bil-qawli
dengan perkataan
كَجَهْرِ seperti keras kajahri
seperti keras
بَعْضِكُمْ sebagian kamu baʿḍikum
sebagian kamu
لِبَعْضٍ terhadap sebagian libaʿḍin
terhadap sebagian
أَن bahwa an
bahwa
تَحْبَطَ akan hapus taḥbaṭa
akan hapus
أَعْمَـٰلُكُمْ amal-amal kamu aʿmālukum
amal-amal kamu
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
لَا tidak
tidak
تَشْعُرُونَ menyadari tashʿurūna
menyadari
٢ (2)
(2)
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagian kamu terhadap yang lain, nanti (pahala) segala amalmu bisa terhapus sedangkan kamu tidak menyadari.
49:3
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَغُضُّونَ merendahkan yaghuḍḍūna
merendahkan
أَصْوَٰتَهُمْ suara mereka aṣwātahum
suara mereka
عِندَ di sisi ʿinda
di sisi
رَسُولِ rasul rasūli
rasul
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ٱمْتَحَنَ menguji im'taḥana
menguji
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
قُلُوبَهُمْ hati mereka qulūbahum
hati mereka
لِلتَّقْوَىٰ ۚ untuk bertakwa lilttaqwā
untuk bertakwa
لَهُم bagi mereka lahum
bagi mereka
مَّغْفِرَةٌۭ ampunan maghfiratun
ampunan
وَأَجْرٌ dan pahala wa-ajrun
dan pahala
عَظِيمٌ besar ʿaẓīmun
besar
٣ (3)
(3)
Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah, mereka itulah orang-orang yang telah diuji hatinya oleh Allah untuk bertakwa. Mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.
49:4
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يُنَادُونَكَ mereka memanggil kamu yunādūnaka
mereka memanggil kamu
مِن dari min
dari
وَرَآءِ belakang warāi
belakang
ٱلْحُجُرَٰتِ kamar-kamar l-ḥujurāti
kamar-kamar
أَكْثَرُهُمْ kebanyakan mereka aktharuhum
kebanyakan mereka
لَا tidak
tidak
يَعْقِلُونَ mengerti yaʿqilūna
mengerti
٤ (4)
(4)
Sesungguhnya orang-orang yang memanggil engkau (Muhammad) dari luar kamar(mu) kebanyakan mereka tidak mengerti.
49:5
وَلَوْ dan kalau walaw
dan kalau
أَنَّهُمْ sekiranya mereka annahum
sekiranya mereka
صَبَرُوا۟ mereka sabar ṣabarū
mereka sabar
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
تَخْرُجَ kamu keluar takhruja
kamu keluar
إِلَيْهِمْ kepada mereka ilayhim
kepada mereka
لَكَانَ sungguh adalah lakāna
sungguh adalah
خَيْرًۭا lebih baik khayran
lebih baik
لَّهُمْ ۚ bagi mereka lahum
bagi mereka
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
غَفُورٌۭ Maha Pengampun ghafūrun
Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ Maha Penyayang raḥīmun
Maha Penyayang
٥ (5)
(5)
Dan sekiranya mereka bersabar sampai engkau keluar menemui mereka, tentu akan lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
49:6
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ beriman āmanū
beriman
إِن jika in
jika
جَآءَكُمْ datang kepadamu jāakum
datang kepadamu
فَاسِقٌۢ orang fasik fāsiqun
orang fasik
بِنَبَإٍۢ dengan berita binaba-in
dengan berita
فَتَبَيَّنُوٓا۟ maka jelaskan fatabayyanū
maka jelaskan
أَن agar an
agar
تُصِيبُوا۟ kamu (tidak) menimpakan tuṣībū
kamu (tidak) menimpakan
قَوْمًۢا kaum qawman
kaum
بِجَهَـٰلَةٍۢ karena kebodohan/tidak tahu bijahālatin
karena kebodohan/tidak tahu
فَتُصْبِحُوا۟ maka jadilah kamu fatuṣ'biḥū
maka jadilah kamu
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
مَا apa
apa
فَعَلْتُمْ perbuatanmu faʿaltum
perbuatanmu
نَـٰدِمِينَ orang-orang yang menyesal nādimīna
orang-orang yang menyesal
٦ (6)
(6)
Wahai orang-orang yang beriman! Jika seorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.
49:7
وَٱعْلَمُوٓا۟ dan ketahuilah wa-iʿ'lamū
dan ketahuilah
أَنَّ bahwa anna
bahwa
فِيكُمْ diantara kamu fīkum
diantara kamu
رَسُولَ rasul rasūla
rasul
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
لَوْ jika law
jika
يُطِيعُكُمْ dia mentaati kamu yuṭīʿukum
dia mentaati kamu
فِى dalam
dalam
كَثِيرٍۢ banyak kathīrin
banyak
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْأَمْرِ urusan l-amri
urusan
لَعَنِتُّمْ tentu menyusahkan kamu laʿanittum
tentu menyusahkan kamu
وَلَـٰكِنَّ tetapi walākinna
tetapi
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
حَبَّبَ menjadikan cinta ḥabbaba
menjadikan cinta
إِلَيْكُمُ kepadamu ilaykumu
kepadamu
ٱلْإِيمَـٰنَ keimanan l-īmāna
keimanan
وَزَيَّنَهُۥ dan Dia menjadikannya indah wazayyanahu
dan Dia menjadikannya indah
فِى dalam
dalam
قُلُوبِكُمْ hatimu qulūbikum
hatimu
وَكَرَّهَ dan Dia menjadikan benci wakarraha
dan Dia menjadikan benci
إِلَيْكُمُ kepadamu ilaykumu
kepadamu
ٱلْكُفْرَ kekafiran l-kuf'ra
kekafiran
وَٱلْفُسُوقَ dan kefasikan wal-fusūqa
dan kefasikan
وَٱلْعِصْيَانَ ۚ dan kedurhakaan wal-ʿiṣ'yāna
dan kedurhakaan
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلرَّٰشِدُونَ orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus l-rāshidūna
orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus
٧ (7)
(7)
Dan ketahuilah bahwa di tengah-tengah kamu ada Rasulullah. Kalau dia menuruti (kemauan) kamu dalam banyak hal, pasti kamu akan mendapatkan kesusahan. Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan, dan menjadikan (iman) itu indah dalam hatimu, serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,
49:8
فَضْلًۭا karunia faḍlan
karunia
مِّنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَنِعْمَةًۭ ۚ dan nikmat waniʿ'matan
dan nikmat
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
عَلِيمٌ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
حَكِيمٌۭ Maha Bijaksana ḥakīmun
Maha Bijaksana
٨ (8)
(8)
sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
49:9
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
طَآئِفَتَانِ dua golongan ṭāifatāni
dua golongan
مِنَ dari mina
dari
ٱلْمُؤْمِنِينَ orang-orang yang beriman l-mu'minīna
orang-orang yang beriman
ٱقْتَتَلُوا۟ mereka berperang iq'tatalū
mereka berperang
فَأَصْلِحُوا۟ maka damaikanlah fa-aṣliḥū
maka damaikanlah
بَيْنَهُمَا ۖ diantara keduanya baynahumā
diantara keduanya
فَإِنۢ maka jika fa-in
maka jika
بَغَتْ berbuat aniaya baghat
berbuat aniaya
إِحْدَىٰهُمَا salah seorang dari keduanya iḥ'dāhumā
salah seorang dari keduanya
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْأُخْرَىٰ yang lain l-ukh'rā
yang lain
فَقَـٰتِلُوا۟ maka perangilah faqātilū
maka perangilah
ٱلَّتِى yang allatī
yang
تَبْغِى berbuat aniaya tabghī
berbuat aniaya
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
تَفِىٓءَ (golongan) kembali tafīa
(golongan) kembali
إِلَىٰٓ kepada ilā
kepada
أَمْرِ perintah amri
perintah
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
فَآءَتْ kembali fāat
kembali
فَأَصْلِحُوا۟ maka damaikanlah fa-aṣliḥū
maka damaikanlah
بَيْنَهُمَا diantara keduanya baynahumā
diantara keduanya
بِٱلْعَدْلِ dengan adil bil-ʿadli
dengan adil
وَأَقْسِطُوٓا۟ ۖ dan berlaku adil-lah kamu wa-aqsiṭū
dan berlaku adil-lah kamu
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يُحِبُّ menyukai yuḥibbu
menyukai
ٱلْمُقْسِطِينَ orang-orang yang berbuat adil l-muq'siṭīna
orang-orang yang berbuat adil
٩ (9)
(9)
Dan apabila ada dua golongan orang mukmin berperang, maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari keduanya berbuat zalim terhadap (golongan) yang lain, maka perangilah (golongan) yang berbuat zalim itu, sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil, dan berlakulah adil. Sungguh, Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.
49:10
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah innamā
sesungguhnya hanyalah
ٱلْمُؤْمِنُونَ orang-orang yang beriman l-mu'minūna
orang-orang yang beriman
إِخْوَةٌۭ bersaudara ikh'watun
bersaudara
فَأَصْلِحُوا۟ maka damaikanlah fa-aṣliḥū
maka damaikanlah
بَيْنَ antara bayna
antara
أَخَوَيْكُمْ ۚ kedua saudaramu akhawaykum
kedua saudaramu
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تُرْحَمُونَ kamu dirahmati tur'ḥamūna
kamu dirahmati
١٠ (10)
(10)
Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.
49:11
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
لَا jangan
jangan
يَسْخَرْ memperolok-olok yaskhar
memperolok-olok
قَوْمٌۭ suatu kamu qawmun
suatu kamu
مِّن dari min
dari
قَوْمٍ kaum qawmin
kaum
عَسَىٰٓ boleh jadi ʿasā
boleh jadi
أَن bahwa an
bahwa
يَكُونُوا۟ adalah mereka yakūnū
adalah mereka
خَيْرًۭا lebih baik khayran
lebih baik
مِّنْهُمْ dari pada mereka min'hum
dari pada mereka
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
نِسَآءٌۭ wanita nisāon
wanita
مِّن dari min
dari
نِّسَآءٍ wanita nisāin
wanita
عَسَىٰٓ boleh jadi ʿasā
boleh jadi
أَن bahwa an
bahwa
يَكُنَّ mereka adalah yakunna
mereka adalah
خَيْرًۭا lebih baik khayran
lebih baik
مِّنْهُنَّ ۖ dari mereka min'hunna
dari mereka
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَلْمِزُوٓا۟ kamu mencela talmizū
kamu mencela
أَنفُسَكُمْ diri kalian sendiri anfusakum
diri kalian sendiri
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَنَابَزُوا۟ kamu panggil memanggil tanābazū
kamu panggil memanggil
بِٱلْأَلْقَـٰبِ ۖ dengan julukan bil-alqābi
dengan julukan
بِئْسَ seburuk-buruk bi'sa
seburuk-buruk
ٱلِٱسْمُ nama l-s'mu
nama
ٱلْفُسُوقُ fasik l-fusūqu
fasik
بَعْدَ sesudah baʿda
sesudah
ٱلْإِيمَـٰنِ ۚ keimanan l-īmāni
keimanan
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
لَّمْ tidak lam
tidak
يَتُبْ berbuat yatub
berbuat
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itu fa-ulāika
maka mereka itu
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلظَّـٰلِمُونَ orang-orang yang zalim l-ẓālimūna
orang-orang yang zalim
١١ (11)
(11)
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain, (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
49:12
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
ٱجْتَنِبُوا۟ jauhilah ij'tanibū
jauhilah
كَثِيرًۭا banyak kathīran
banyak
مِّنَ dari mina
dari
ٱلظَّنِّ berprasangka l-ẓani
berprasangka
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
بَعْضَ sebagian baʿḍa
sebagian
ٱلظَّنِّ berprasangka l-ẓani
berprasangka
إِثْمٌۭ ۖ dosa ith'mun
dosa
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَجَسَّسُوا۟ kamu mencari kesalahan tajassasū
kamu mencari kesalahan
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
يَغْتَب kamu mengumpat yaghtab
kamu mengumpat
بَّعْضُكُم sebagian kamu baʿḍukum
sebagian kamu
بَعْضًا ۚ sebagian baʿḍan
sebagian
أَيُحِبُّ apakah kamu menyukai ayuḥibbu
apakah kamu menyukai
أَحَدُكُمْ salah seorang diantara kamu aḥadukum
salah seorang diantara kamu
أَن bahwa an
bahwa
يَأْكُلَ memakan yakula
memakan
لَحْمَ daging laḥma
daging
أَخِيهِ saudaranya akhīhi
saudaranya
مَيْتًۭا yang mati maytan
yang mati
فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ maka kamu jijik padanya fakarih'tumūhu
maka kamu jijik padanya
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ ۚ Allah l-laha
Allah
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
تَوَّابٌۭ Maha Penerima taubat tawwābun
Maha Penerima taubat
رَّحِيمٌۭ Maha Penyayang raḥīmun
Maha Penyayang
١٢ (12)
(12)
Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.
49:13
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلنَّاسُ manusia l-nāsu
manusia
إِنَّا sesungguhnya Kami innā
sesungguhnya Kami
خَلَقْنَـٰكُم Kami menciptakan Kamu khalaqnākum
Kami menciptakan Kamu
مِّن dari min
dari
ذَكَرٍۢ laki-laki dhakarin
laki-laki
وَأُنثَىٰ dan perempuan wa-unthā
dan perempuan
وَجَعَلْنَـٰكُمْ dan Kami jadikan kamu wajaʿalnākum
dan Kami jadikan kamu
شُعُوبًۭا berbangsa-bangsa shuʿūban
berbangsa-bangsa
وَقَبَآئِلَ dan bersuku-suku waqabāila
dan bersuku-suku
لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ supaya kamu saling mengenal litaʿārafū
supaya kamu saling mengenal
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
أَكْرَمَكُمْ paling mulia diantara kamu akramakum
paling mulia diantara kamu
عِندَ di sisi ʿinda
di sisi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
أَتْقَىٰكُمْ ۚ paling bertakwa diantara kamu atqākum
paling bertakwa diantara kamu
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَلِيمٌ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
خَبِيرٌۭ Maha Melihat khabīrun
Maha Melihat
١٣ (13)
(13)
Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.
49:14
۞ قَالَتِ berkata qālati
berkata
ٱلْأَعْرَابُ orang-orang Arab dusun l-aʿrābu
orang-orang Arab dusun
ءَامَنَّا ۖ kami telah beriman āmannā
kami telah beriman
قُل katakanlah qul
katakanlah
لَّمْ belum lam
belum
تُؤْمِنُوا۟ kamu beriman tu'minū
kamu beriman
وَلَـٰكِن tetapi walākin
tetapi
قُولُوٓا۟ katakan qūlū
katakan
أَسْلَمْنَا kami telah menyerahkan diri aslamnā
kami telah menyerahkan diri
وَلَمَّا dan belum walammā
dan belum
يَدْخُلِ masuk yadkhuli
masuk
ٱلْإِيمَـٰنُ keimanan l-īmānu
keimanan
فِى dalam
dalam
قُلُوبِكُمْ ۖ hati kamu qulūbikum
hati kamu
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تُطِيعُوا۟ kamu taat tuṭīʿū
kamu taat
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَرَسُولَهُۥ dan rasul-Nya warasūlahu
dan rasul-Nya
لَا tidak
tidak
يَلِتْكُم Dia mengurangi kamu yalit'kum
Dia mengurangi kamu
مِّنْ dari min
dari
أَعْمَـٰلِكُمْ amalanmu aʿmālikum
amalanmu
شَيْـًٔا ۚ sesuatu pun shayan
sesuatu pun
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
غَفُورٌۭ Maha Pengampun ghafūrun
Maha Pengampun
رَّحِيمٌ Maha Penyayang raḥīmun
Maha Penyayang
١٤ (14)
(14)
Orang-orang Arab Badui berkata, "Kami telah beriman." Katakanlah (kepada mereka), "Kamu belum beriman, tetapi katakanlah 'Kami telah tunduk (Islam)', karena iman belum masuk ke dalam hatimu. Dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikit pun (pahala) amalmu. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
49:15
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah innamā
sesungguhnya hanyalah
ٱلْمُؤْمِنُونَ orang-orang mukmin l-mu'minūna
orang-orang mukmin
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَرَسُولِهِۦ dan rasul-Nya warasūlihi
dan rasul-Nya
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
لَمْ tidak lam
tidak
يَرْتَابُوا۟ mereka ragu-ragu yartābū
mereka ragu-ragu
وَجَـٰهَدُوا۟ dan mereka berjihad wajāhadū
dan mereka berjihad
بِأَمْوَٰلِهِمْ dengan harta mereka bi-amwālihim
dengan harta mereka
وَأَنفُسِهِمْ dan diri/jiwa mereka wa-anfusihim
dan diri/jiwa mereka
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلصَّـٰدِقُونَ orang-orang yang benar l-ṣādiqūna
orang-orang yang benar
١٥ (15)
(15)
Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.
49:16
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
أَتُعَلِّمُونَ apakah kamu akan memberitahukan atuʿallimūna
apakah kamu akan memberitahukan
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
بِدِينِكُمْ tentang agamamu bidīnikum
tentang agamamu
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يَعْلَمُ mengetahui yaʿlamu
mengetahui
مَا apa yang ada
apa yang ada
فِى di
di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَمَا dan apa yang ada wamā
dan apa yang ada
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ ۚ bumi l-arḍi
bumi
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
بِكُلِّ terhadap segala bikulli
terhadap segala
شَىْءٍ sesuatu shayin
sesuatu
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
١٦ (16)
(16)
Katakanlah (kepada mereka), "Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu (keyakinanmu), padahal Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
49:17
يَمُنُّونَ mereka merasa memberi nikmat yamunnūna
mereka merasa memberi nikmat
عَلَيْكَ atas kamu ʿalayka
atas kamu
أَنْ bahwa an
bahwa
أَسْلَمُوا۟ ۖ mereka masuk Islam aslamū
mereka masuk Islam
قُل katakan qul
katakan
لَّا jangan
jangan
تَمُنُّوا۟ kamu merasa memberi nikmat tamunnū
kamu merasa memberi nikmat
عَلَىَّ atas ʿalayya
atas
إِسْلَـٰمَكُم ۖ keislamanmu is'lāmakum
keislamanmu
بَلِ bahkan bali
bahkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
يَمُنُّ memberi nikmat yamunnu
memberi nikmat
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
أَنْ bahwa an
bahwa
هَدَىٰكُمْ Dia memberi petunjuk kepadamu hadākum
Dia memberi petunjuk kepadamu
لِلْإِيمَـٰنِ kepada keimanan lil'īmāni
kepada keimanan
إِن jika in
jika
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
صَـٰدِقِينَ orang-orang yang benar ṣādiqīna
orang-orang yang benar
١٧ (17)
(17)
Mereka merasa berjasa kepadamu dengan keislaman mereka. Katakanlah, "Janganlah kamu merasa berjasa kepadaku dengan keislamanmu, sebenarnya Allah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjukkan kamu kepada keimanan, jika kamu orang yang benar."
49:18
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يَعْلَمُ Maha Mengetahui yaʿlamu
Maha Mengetahui
غَيْبَ kegaiban ghayba
kegaiban
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۚ dan bumi wal-arḍi
dan bumi
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
بَصِيرٌۢ Maha Melihat baṣīrun
Maha Melihat
بِمَا terhadap apa bimā
terhadap apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
١٨ (18)
(18)
Sungguh, Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.