2

Al-Baqarah

Madaniyah 286 Ayat Juz 1
البقرة
Basmalah
بِسْمِ dengan nama bis'mi
dengan nama
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
ٱلرَّحْمَـٰنِ Maha Pengasih l-raḥmāni
Maha Pengasih
ٱلرَّحِيمِ Maha Penyayang l-raḥīmi
Maha Penyayang
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
2:1
الٓمٓ Alif lam mim alif-lam-meem
Alif lam mim
١ (1)
(1)
Alif Lām Mīm.
2:2
ذَٰلِكَ itu dhālika
itu
ٱلْكِتَـٰبُ Kitab l-kitābu
Kitab
لَا tidak ada
tidak ada
رَيْبَ ۛ keraguan rayba
keraguan
فِيهِ ۛ didalamnya fīhi
didalamnya
هُدًۭى petunjuk hudan
petunjuk
لِّلْمُتَّقِينَ bagi orang-orang yang takwa lil'muttaqīna
bagi orang-orang yang takwa
٢ (2)
(2)
Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
2:3
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يُؤْمِنُونَ beriman yu'minūna
beriman
بِٱلْغَيْبِ dengan yang gaib bil-ghaybi
dengan yang gaib
وَيُقِيمُونَ dan mereka mendirikan wayuqīmūna
dan mereka mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَ sholat l-ṣalata
sholat
وَمِمَّا dan sebagian dari apa wamimmā
dan sebagian dari apa
رَزَقْنَـٰهُمْ telah Kami beri rezki kepada mereka razaqnāhum
telah Kami beri rezki kepada mereka
يُنفِقُونَ mereka menafkahkan yunfiqūna
mereka menafkahkan
٣ (3)
(3)
(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan1 sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,
2:4
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
يُؤْمِنُونَ beriman yu'minūna
beriman
بِمَآ pada apa bimā
pada apa
أُنزِلَ diturunkan unzila
diturunkan
إِلَيْكَ kepadamu ilayka
kepadamu
وَمَآ dan apa wamā
dan apa
أُنزِلَ diturunkan unzila
diturunkan
مِن dari min
dari
قَبْلِكَ sebelum kamu qablika
sebelum kamu
وَبِٱلْـَٔاخِرَةِ dan pada hari akhirat wabil-ākhirati
dan pada hari akhirat
هُمْ mereka hum
mereka
يُوقِنُونَ mereka yakin yūqinūna
mereka yakin
٤ (4)
(4)
dan mereka beriman kepada (Alquran) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat.
2:5
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
هُدًۭى petunjuk hudan
petunjuk
مِّن dari min
dari
رَّبِّهِمْ ۖ Tuhan mereka rabbihim
Tuhan mereka
وَأُو۟لَـٰٓئِكَ dan mereka itu wa-ulāika
dan mereka itu
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلْمُفْلِحُونَ orang-orang yang beruntung l-muf'liḥūna
orang-orang yang beruntung
٥ (5)
(5)
Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
2:6
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
سَوَآءٌ sama sawāon
sama
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
ءَأَنذَرْتَهُمْ apakah engkau peringatkan mereka a-andhartahum
apakah engkau peringatkan mereka
أَمْ atau am
atau
لَمْ tidak lam
tidak
تُنذِرْهُمْ engkau peringatkan mereka tundhir'hum
engkau peringatkan mereka
لَا tidak
tidak
يُؤْمِنُونَ mereka beriman yu'minūna
mereka beriman
٦ (6)
(6)
Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman.
2:7
خَتَمَ menutup/mengunci khatama
menutup/mengunci
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
قُلُوبِهِمْ hati mereka qulūbihim
hati mereka
وَعَلَىٰ dan atas waʿalā
dan atas
سَمْعِهِمْ ۖ pendengaran mereka samʿihim
pendengaran mereka
وَعَلَىٰٓ dan atas waʿalā
dan atas
أَبْصَـٰرِهِمْ penglihatan mereka abṣārihim
penglihatan mereka
غِشَـٰوَةٌۭ ۖ tutup/tabir ghishāwatun
tutup/tabir
وَلَهُمْ dan bagi mereka walahum
dan bagi mereka
عَذَابٌ siksaan ʿadhābun
siksaan
عَظِيمٌۭ besar/berat ʿaẓīmun
besar/berat
٧ (7)
(7)
Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka, penglihatan mereka telah tertutup, dan mereka akan mendapat azab yang berat.
2:8
وَمِنَ dan diantara wamina
dan diantara
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
مَن orang yang man
orang yang
يَقُولُ berkata yaqūlu
berkata
ءَامَنَّا kami beriman āmannā
kami beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَبِٱلْيَوْمِ dan kepada hari wabil-yawmi
dan kepada hari
ٱلْـَٔاخِرِ akhirat l-ākhiri
akhirat
وَمَا dan bukanlah wamā
dan bukanlah
هُم mereka hum
mereka
بِمُؤْمِنِينَ orang-orang yang beriman bimu'minīna
orang-orang yang beriman
٨ (8)
(8)
Dan di antara manusia ada yang berkata, "Kami beriman kepada Allah dan hari akhir," padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman.
2:9
يُخَـٰدِعُونَ mereka hendak menipu yukhādiʿūna
mereka hendak menipu
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
وَمَا dan tidaklah wamā
dan tidaklah
يَخْدَعُونَ mereka menipu yakhdaʿūna
mereka menipu
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
أَنفُسَهُمْ diri mereka anfusahum
diri mereka
وَمَا dan tidaklah wamā
dan tidaklah
يَشْعُرُونَ mereka menyadari yashʿurūna
mereka menyadari
٩ (9)
(9)
Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari.
2:10
فِى di dalam
di dalam
قُلُوبِهِم hati mereka qulūbihim
hati mereka
مَّرَضٌۭ penyakit maraḍun
penyakit
فَزَادَهُمُ maka menambah fazādahumu
maka menambah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
مَرَضًۭا ۖ penyakit maraḍan
penyakit
وَلَهُمْ dan bagi mereka walahum
dan bagi mereka
عَذَابٌ siksaan ʿadhābun
siksaan
أَلِيمٌۢ yang sangat pedih alīmun
yang sangat pedih
بِمَا dengan sebab bimā
dengan sebab
كَانُوا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
يَكْذِبُونَ berdusta yakdhibūna
berdusta
١٠ (10)
(10)
Dalam hati mereka terdapat penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan mereka mendapat azab yang pedih, karena mereka berdusta.
2:11
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
قِيلَ ketika dikatakan qīla
ketika dikatakan
لَهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
لَا jangan
jangan
تُفْسِدُوا۟ kalian membuat kerusakan tuf'sidū
kalian membuat kerusakan
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ bumi l-arḍi
bumi
قَالُوٓا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah innamā
sesungguhnya hanyalah
نَحْنُ kami naḥnu
kami
مُصْلِحُونَ orang-orang yang melakukan perbaikan muṣ'liḥūna
orang-orang yang melakukan perbaikan
١١ (11)
(11)
Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Janganlah berbuat kerusakan di bumi!"1 Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami justru orang-orang yang melakukan perbaikan."
2:12
أَلَآ ingatlah alā
ingatlah
إِنَّهُمْ sesungguhnya mereka innahum
sesungguhnya mereka
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلْمُفْسِدُونَ orang-orang yang membuat kerusakan l-muf'sidūna
orang-orang yang membuat kerusakan
وَلَـٰكِن akan tetapi walākin
akan tetapi
لَّا tidak
tidak
يَشْعُرُونَ mereka sadar yashʿurūna
mereka sadar
١٢ (12)
(12)
Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari.
2:13
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
قِيلَ dikatakan qīla
dikatakan
لَهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
ءَامِنُوا۟ beriman āminū
beriman
كَمَآ sebagaimana kamā
sebagaimana
ءَامَنَ telah beriman āmana
telah beriman
ٱلنَّاسُ manusia l-nāsu
manusia
قَالُوٓا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
أَنُؤْمِنُ apakah kami beriman anu'minu
apakah kami beriman
كَمَآ sebagaimana kamā
sebagaimana
ءَامَنَ beriman āmana
beriman
ٱلسُّفَهَآءُ ۗ orang-orang bodoh l-sufahāu
orang-orang bodoh
أَلَآ ingatlah alā
ingatlah
إِنَّهُمْ sesungguhnya mereka innahum
sesungguhnya mereka
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلسُّفَهَآءُ orang-orang bodoh l-sufahāu
orang-orang bodoh
وَلَـٰكِن akan tetapi walākin
akan tetapi
لَّا tidak
tidak
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui yaʿlamūna
mereka mengetahui
١٣ (13)
(13)
Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Berimanlah kamu sebagaimana orang lain yang telah beriman!" Mereka menjawab, "Apakah kami akan beriman seperti orang-orang yang kurang akal itu beriman?" Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang kurang akal, tetapi mereka tidak tahu.
2:14
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
لَقُوا۟ mereka berjumpa laqū
mereka berjumpa
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
قَالُوٓا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
ءَامَنَّا kami telah beriman āmannā
kami telah beriman
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
خَلَوْا۟ mereka kembali khalaw
mereka kembali
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
شَيَـٰطِينِهِمْ syaitan-syaitan mereka shayāṭīnihim
syaitan-syaitan mereka
قَالُوٓا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
إِنَّا sesungguhnya kami innā
sesungguhnya kami
مَعَكُمْ bersama kalian maʿakum
bersama kalian
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah innamā
sesungguhnya hanyalah
نَحْنُ kami naḥnu
kami
مُسْتَهْزِءُونَ orang-orang yang berolok-olok mus'tahziūna
orang-orang yang berolok-olok
١٤ (14)
(14)
Dan apabila mereka berjumpa dengan orang yang beriman, mereka berkata, "Kami telah beriman." Tetapi apabila mereka kembali kepada setan-setan (para pemimpin) mereka, mereka berkata, "Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya berolok-olok."
2:15
ٱللَّهُ Allah al-lahu
Allah
يَسْتَهْزِئُ akan memperolok-olok yastahzi-u
akan memperolok-olok
بِهِمْ kepada mereka bihim
kepada mereka
وَيَمُدُّهُمْ dan membiarkan mereka wayamudduhum
dan membiarkan mereka
فِى dalam
dalam
طُغْيَـٰنِهِمْ kedurhakaan mereka ṭugh'yānihim
kedurhakaan mereka
يَعْمَهُونَ terombang-ambing yaʿmahūna
terombang-ambing
١٥ (15)
(15)
Allah akan memperolok-olokkan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan.
2:16
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ٱشْتَرَوُا۟ mereka membeli ish'tarawū
mereka membeli
ٱلضَّلَـٰلَةَ kesesatan l-ḍalālata
kesesatan
بِٱلْهُدَىٰ dengan petunjuk bil-hudā
dengan petunjuk
فَمَا maka tidak famā
maka tidak
رَبِحَت beruntung rabiḥat
beruntung
تِّجَـٰرَتُهُمْ perniagaan mereka tijāratuhum
perniagaan mereka
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
كَانُوا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
مُهْتَدِينَ orang-orang yang mendapat petunjuk muh'tadīna
orang-orang yang mendapat petunjuk
١٦ (16)
(16)
Mereka itulah yang membeli kesesatan dengan petunjuk. Maka perdagangan mereka itu tidak beruntung dan mereka tidak mendapat petunjuk.
2:17
مَثَلُهُمْ perumpamaan mereka mathaluhum
perumpamaan mereka
كَمَثَلِ seperti umpama kamathali
seperti umpama
ٱلَّذِى orang yang alladhī
orang yang
ٱسْتَوْقَدَ menyalakan is'tawqada
menyalakan
نَارًۭا api nāran
api
فَلَمَّآ maka setelah falammā
maka setelah
أَضَآءَتْ menerangi aḍāat
menerangi
مَا apa
apa
حَوْلَهُۥ disekelilingnya ḥawlahu
disekelilingnya
ذَهَبَ menghilangkan dhahaba
menghilangkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِنُورِهِمْ dengan cahaya mereka binūrihim
dengan cahaya mereka
وَتَرَكَهُمْ dan membiarkan mereka watarakahum
dan membiarkan mereka
فِى dalam
dalam
ظُلُمَـٰتٍۢ kegelapan ẓulumātin
kegelapan
لَّا tidak
tidak
يُبْصِرُونَ mereka melihat yub'ṣirūna
mereka melihat
١٧ (17)
(17)
Perumpamaan mereka seperti orang-orang yang menyalakan api, setelah menerangi sekelilingnya, Allah melenyapkan cahaya (yang menyinari) mereka dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat.
2:18
صُمٌّۢ (mereka) tuli ṣummun
(mereka) tuli
بُكْمٌ (mereka) bisu buk'mun
(mereka) bisu
عُمْىٌۭ (mereka) buta ʿum'yun
(mereka) buta
فَهُمْ maka mereka fahum
maka mereka
لَا tidak
tidak
يَرْجِعُونَ mereka akan kembali yarjiʿūna
mereka akan kembali
١٨ (18)
(18)
Mereka tuli, bisu dan buta, sehingga mereka tidak dapat kembali.
2:19
أَوْ atau aw
atau
كَصَيِّبٍۢ seperti hujan lebat kaṣayyibin
seperti hujan lebat
مِّنَ dari mina
dari
ٱلسَّمَآءِ langit l-samāi
langit
فِيهِ didalamnya fīhi
didalamnya
ظُلُمَـٰتٌۭ gelap gulita ẓulumātun
gelap gulita
وَرَعْدٌۭ dan guruh waraʿdun
dan guruh
وَبَرْقٌۭ dan kilat wabarqun
dan kilat
يَجْعَلُونَ mereka menyumbat yajʿalūna
mereka menyumbat
أَصَـٰبِعَهُمْ jari-jari mereka aṣābiʿahum
jari-jari mereka
فِىٓ dalam
dalam
ءَاذَانِهِم telinga mereka ādhānihim
telinga mereka
مِّنَ dari mina
dari
ٱلصَّوَٰعِقِ petir l-ṣawāʿiqi
petir
حَذَرَ takut ḥadhara
takut
ٱلْمَوْتِ ۚ mati l-mawti
mati
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
مُحِيطٌۢ meliputi muḥīṭun
meliputi
بِٱلْكَـٰفِرِينَ terhadap orang-orang kafir bil-kāfirīna
terhadap orang-orang kafir
١٩ (19)
(19)
Atau seperti (orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit, yang disertai kegelapan, petir dan kilat. Mereka menyumbat telinga dengan jari-jarinya, (menghindari) suara petir itu karena takut mati. Allah meliputi orang-orang yang kafir.
2:20
يَكَادُ hampir-hampir yakādu
hampir-hampir
ٱلْبَرْقُ kilat l-barqu
kilat
يَخْطَفُ menyambar yakhṭafu
menyambar
أَبْصَـٰرَهُمْ ۖ penglihatan mereka abṣārahum
penglihatan mereka
كُلَّمَآ setiap kullamā
setiap
أَضَآءَ bersinar aḍāa
bersinar
لَهُم kepada mereka lahum
kepada mereka
مَّشَوْا۟ mereka berjalan mashaw
mereka berjalan
فِيهِ didalamnya fīhi
didalamnya
وَإِذَآ dan apabila wa-idhā
dan apabila
أَظْلَمَ menjadi gelap aẓlama
menjadi gelap
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
قَامُوا۟ ۚ berhenti qāmū
berhenti
وَلَوْ dan bila walaw
dan bila
شَآءَ menghendaki shāa
menghendaki
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَذَهَبَ niscaya Ia melenyapkan ladhahaba
niscaya Ia melenyapkan
بِسَمْعِهِمْ dengan pendengaran mereka bisamʿihim
dengan pendengaran mereka
وَأَبْصَـٰرِهِمْ ۚ dan penglihatan mereka wa-abṣārihim
dan penglihatan mereka
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
كُلِّ setiap kulli
setiap
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
قَدِيرٌۭ Maha Kuasa qadīrun
Maha Kuasa
٢٠ (20)
(20)
Hampir saja kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali (kilat itu) menyinari, mereka berjalan di bawah (sinar) itu, dan apabila gelap menerpa mereka, mereka berhenti. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia hilangkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
2:21
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلنَّاسُ manusia l-nāsu
manusia
ٱعْبُدُوا۟ sembahlah uʿ'budū
sembahlah
رَبَّكُمُ Tuhan kalian rabbakumu
Tuhan kalian
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
خَلَقَكُمْ menciptakan kalian khalaqakum
menciptakan kalian
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
مِن dari min
dari
قَبْلِكُمْ sebelum kalian qablikum
sebelum kalian
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تَتَّقُونَ (kamu) bertakwa tattaqūna
(kamu) bertakwa
٢١ (21)
(21)
Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.
2:22
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
جَعَلَ menjadikan jaʿala
menjadikan
لَكُمُ bagi kalian lakumu
bagi kalian
ٱلْأَرْضَ bumi l-arḍa
bumi
فِرَٰشًۭا hamparan firāshan
hamparan
وَٱلسَّمَآءَ dan langit wal-samāa
dan langit
بِنَآءًۭ bangunan bināan
bangunan
وَأَنزَلَ dan menurunkan wa-anzala
dan menurunkan
مِنَ dari mina
dari
ٱلسَّمَآءِ langit l-samāi
langit
مَآءًۭ air māan
air
فَأَخْرَجَ maka (Dia) mengeluarkan fa-akhraja
maka (Dia) mengeluarkan
بِهِۦ dengan itu bihi
dengan itu
مِنَ dari mina
dari
ٱلثَّمَرَٰتِ buah-buahan l-thamarāti
buah-buahan
رِزْقًۭا rezki riz'qan
rezki
لَّكُمْ ۖ bagi kalian lakum
bagi kalian
فَلَا maka jangan falā
maka jangan
تَجْعَلُوا۟ kalian jadikan tajʿalū
kalian jadikan
لِلَّهِ bagi Allah lillahi
bagi Allah
أَندَادًۭا sekutu-sekutu andādan
sekutu-sekutu
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
تَعْلَمُونَ (kalian) mengetahui taʿlamūna
(kalian) mengetahui
٢٢ (22)
(22)
(Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui.
2:23
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
فِى dalam
dalam
رَيْبٍۢ keraguan raybin
keraguan
مِّمَّا dari apa yang mimmā
dari apa yang
نَزَّلْنَا Kami turunkan nazzalnā
Kami turunkan
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
عَبْدِنَا hamba Kami ʿabdinā
hamba Kami
فَأْتُوا۟ maka datangkan/buatlah fatū
maka datangkan/buatlah
بِسُورَةٍۢ dengan sebuah surat bisūratin
dengan sebuah surat
مِّن dari min
dari
مِّثْلِهِۦ seperti itu mith'lihi
seperti itu
وَٱدْعُوا۟ dan panggillah wa-id'ʿū
dan panggillah
شُهَدَآءَكُم saksi-saksi (penolongmu) shuhadāakum
saksi-saksi (penolongmu)
مِّن dari min
dari
دُونِ selain dūni
selain
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
إِن jika in
jika
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
صَـٰدِقِينَ orang-orang yang benar ṣādiqīna
orang-orang yang benar
٢٣ (23)
(23)
Dan jika kamu meragukan (Alquran) yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surah semisal dengannya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.
2:24
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
لَّمْ tidak lam
tidak
تَفْعَلُوا۟ kalian kerjakan tafʿalū
kalian kerjakan
وَلَن dan tidak akan walan
dan tidak akan
تَفْعَلُوا۟ kalian kerjakan tafʿalū
kalian kerjakan
فَٱتَّقُوا۟ maka takutlah kalian fa-ittaqū
maka takutlah kalian
ٱلنَّارَ api neraka l-nāra
api neraka
ٱلَّتِى yang allatī
yang
وَقُودُهَا bahan bakarnya waqūduhā
bahan bakarnya
ٱلنَّاسُ manusia l-nāsu
manusia
وَٱلْحِجَارَةُ ۖ dan batu wal-ḥijāratu
dan batu
أُعِدَّتْ disediakan uʿiddat
disediakan
لِلْكَـٰفِرِينَ bagi orang-orang kafir lil'kāfirīna
bagi orang-orang kafir
٢٤ (24)
(24)
Jika kamu tidak mampu membuatnya, dan (pasti) tidak akan mampu, maka takutlah kamu akan api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir.
2:25
وَبَشِّرِ dan sampaikan kabar gembira wabashiri
dan sampaikan kabar gembira
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
وَعَمِلُوا۟ dan mereka berbuat waʿamilū
dan mereka berbuat
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ kebaikan l-ṣāliḥāti
kebaikan
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
لَهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
جَنَّـٰتٍۢ surga-surga jannātin
surga-surga
تَجْرِى mengalir tajrī
mengalir
مِن dari min
dari
تَحْتِهَا bawahnya taḥtihā
bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ ۖ sungai-sungai l-anhāru
sungai-sungai
كُلَّمَا setiap kali kullamā
setiap kali
رُزِقُوا۟ mereka diberi rezki ruziqū
mereka diberi rezki
مِنْهَا dari padanya min'hā
dari padanya
مِن dari min
dari
ثَمَرَةٍۢ buah-buahan thamaratin
buah-buahan
رِّزْقًۭا ۙ (sebagai) rezki riz'qan
(sebagai) rezki
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
هَـٰذَا ini hādhā
ini
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
رُزِقْنَا direzkikan kepada kami ruziq'nā
direzkikan kepada kami
مِن dari min
dari
قَبْلُ ۖ dahulu qablu
dahulu
وَأُتُوا۟ dan mereka diberi wa-utū
dan mereka diberi
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
مُتَشَـٰبِهًۭا ۖ yang serupa mutashābihan
yang serupa
وَلَهُمْ dan bagi mereka walahum
dan bagi mereka
فِيهَآ didalamnya fīhā
didalamnya
أَزْوَٰجٌۭ isteri-isteri azwājun
isteri-isteri
مُّطَهَّرَةٌۭ ۖ yang suci muṭahharatun
yang suci
وَهُمْ dan mereka wahum
dan mereka
فِيهَا didalamnya fīhā
didalamnya
خَـٰلِدُونَ kekal khālidūna
kekal
٢٥ (25)
(25)
Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari surga, mereka berkata, "Inilah rezeki yang diberikan kepada kami dahulu." Mereka telah diberi (buah-buahan) yang serupa. Dan di sana mereka (memperoleh) pasangan-pasangan yang suci. Mereka kekal di dalamnya.
2:26
۞ إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
لَا tidak
tidak
يَسْتَحْىِۦٓ segan yastaḥyī
segan
أَن untuk an
untuk
يَضْرِبَ membuat yaḍriba
membuat
مَثَلًۭا perumpamaan mathalan
perumpamaan
مَّا berupa
berupa
بَعُوضَةًۭ nyamuk baʿūḍatan
nyamuk
فَمَا bahkan apa famā
bahkan apa
فَوْقَهَا ۚ lebih rendah darinya fawqahā
lebih rendah darinya
فَأَمَّا maka adapun fa-ammā
maka adapun
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
فَيَعْلَمُونَ maka mereka mengetahui fayaʿlamūna
maka mereka mengetahui
أَنَّهُ bahwasanya ia annahu
bahwasanya ia
ٱلْحَقُّ benar l-ḥaqu
benar
مِن dari min
dari
رَّبِّهِمْ ۖ Tuhannya rabbihim
Tuhannya
وَأَمَّا dan adapun wa-ammā
dan adapun
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
فَيَقُولُونَ maka mereka berkata fayaqūlūna
maka mereka berkata
مَاذَآ apa yang mādhā
apa yang
أَرَادَ menghendaki arāda
menghendaki
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِهَـٰذَا dengan ini bihādhā
dengan ini
مَثَلًۭا ۘ perumpamaan mathalan
perumpamaan
يُضِلُّ Dia menyesatkan yuḍillu
Dia menyesatkan
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
كَثِيرًۭا banyak kathīran
banyak
وَيَهْدِى dan Dia memberi petunjuk wayahdī
dan Dia memberi petunjuk
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
كَثِيرًۭا ۚ banyak kathīran
banyak
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
يُضِلُّ Dia sesatkan yuḍillu
Dia sesatkan
بِهِۦٓ dengannya bihi
dengannya
إِلَّا kecuali illā
kecuali
ٱلْفَـٰسِقِينَ orang-orang fasik l-fāsiqīna
orang-orang fasik
٢٦ (26)
(26)
Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan. Tetapi mereka yang kafir berkata, "Apa maksud Allah dengan perumpamaan ini?" Dengan (perumpamaan) itu banyak orang yang dibiarkan-Nya sesat, dan dengan itu banyak (pula) orang yang diberi-Nya petunjuk. Tetapi tidak ada yang Dia sesatkan dengan (perumpamaan) itu selain orang-orang fasik,
2:27
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَنقُضُونَ melanggar yanquḍūna
melanggar
عَهْدَ perjanjian ʿahda
perjanjian
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مِيثَـٰقِهِۦ meneguhkannya mīthāqihi
meneguhkannya
وَيَقْطَعُونَ dan mereka memutuskan wayaqṭaʿūna
dan mereka memutuskan
مَآ apa
apa
أَمَرَ yang diperintahkan amara
yang diperintahkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِهِۦٓ dengannya bihi
dengannya
أَن bahwa/untuk an
bahwa/untuk
يُوصَلَ menghubungkan yūṣala
menghubungkan
وَيُفْسِدُونَ dan mereka membuat kerusakan wayuf'sidūna
dan mereka membuat kerusakan
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ ۚ bumi l-arḍi
bumi
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلْخَـٰسِرُونَ orang-orang yang rugi l-khāsirūna
orang-orang yang rugi
٢٧ (27)
(27)
(yaitu) orang–orang yang melanggar perjanjian Allah setelah (perjanjian) itu diteguhkan, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah untuk disambungkan dan berbuat kerusakan di bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi.
2:28
كَيْفَ bagaimana kayfa
bagaimana
تَكْفُرُونَ kalian kafir takfurūna
kalian kafir
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَكُنتُمْ dan kalian wakuntum
dan kalian
أَمْوَٰتًۭا orang-orang mati amwātan
orang-orang mati
فَأَحْيَـٰكُمْ ۖ maka Dia menghidupkan kalian fa-aḥyākum
maka Dia menghidupkan kalian
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
يُمِيتُكُمْ Dia mematikan kalian yumītukum
Dia mematikan kalian
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
يُحْيِيكُمْ Dia menghidupkan kalian yuḥ'yīkum
Dia menghidupkan kalian
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
إِلَيْهِ kepadaNya ilayhi
kepadaNya
تُرْجَعُونَ kalian dikembalikan tur'jaʿūna
kalian dikembalikan
٢٨ (28)
(28)
Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu dia menghidupkan kamu, kemudian Dia mematikan kamu lalu Dia menghidupkan kamu kembali. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
2:29
هُوَ Dialah huwa
Dialah
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
خَلَقَ menciptakan khalaqa
menciptakan
لَكُم bagi kalian lakum
bagi kalian
مَّا apa
apa
فِى pada
pada
ٱلْأَرْضِ bumi l-arḍi
bumi
جَمِيعًۭا seluruhnya jamīʿan
seluruhnya
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
ٱسْتَوَىٰٓ Dia menuju is'tawā
Dia menuju
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلسَّمَآءِ langit l-samāi
langit
فَسَوَّىٰهُنَّ maka Dia menyempurnakan fasawwāhunna
maka Dia menyempurnakan
سَبْعَ tujuh sabʿa
tujuh
سَمَـٰوَٰتٍۢ ۚ langit samāwātin
langit
وَهُوَ dan Dia wahuwa
dan Dia
بِكُلِّ dengan segala bikulli
dengan segala
شَىْءٍ sesuatu shayin
sesuatu
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢٩ (29)
(29)
Dialah (Allah) yang menciptakan segala apa yang ada di bumi untuk kalian kemudian Dia menuju ke langit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
2:30
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
قَالَ berfirman qāla
berfirman
رَبُّكَ Tuhanmu rabbuka
Tuhanmu
لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ kepada para malaikat lil'malāikati
kepada para malaikat
إِنِّى sesungguhnya Aku innī
sesungguhnya Aku
جَاعِلٌۭ pencipta jāʿilun
pencipta
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ bumi l-arḍi
bumi
خَلِيفَةًۭ ۖ khalifah (wakil) khalīfatan
khalifah (wakil)
قَالُوٓا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
أَتَجْعَلُ apakah Engkau jadikan atajʿalu
apakah Engkau jadikan
فِيهَا di dalamnya fīhā
di dalamnya
مَن orang man
orang
يُفْسِدُ merusak yuf'sidu
merusak
فِيهَا didalamnya fīhā
didalamnya
وَيَسْفِكُ dan menumpahkan wayasfiku
dan menumpahkan
ٱلدِّمَآءَ darah l-dimāa
darah
وَنَحْنُ dan kami wanaḥnu
dan kami
نُسَبِّحُ kami bertasbih nusabbiḥu
kami bertasbih
بِحَمْدِكَ dengan memujiMu biḥamdika
dengan memujiMu
وَنُقَدِّسُ dan kami mensucikan wanuqaddisu
dan kami mensucikan
لَكَ ۖ bagiMu laka
bagiMu
قَالَ Dia berfirman qāla
Dia berfirman
إِنِّىٓ sesungguhnya Aku innī
sesungguhnya Aku
أَعْلَمُ Aku lebih mengetahui aʿlamu
Aku lebih mengetahui
مَا apa
apa
لَا tidak
tidak
تَعْلَمُونَ (kalian) mengetahui taʿlamūna
(kalian) mengetahui
٣٠ (30)
(30)
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah1 di bumi". Mereka berkata, "Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?" Dia berfirman, "Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui."
2:31
وَعَلَّمَ dan Dia mengajarkan waʿallama
dan Dia mengajarkan
ءَادَمَ Adam ādama
Adam
ٱلْأَسْمَآءَ nama-nama l-asmāa
nama-nama
كُلَّهَا seluruhnya kullahā
seluruhnya
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
عَرَضَهُمْ Dia mengemukakannya ʿaraḍahum
Dia mengemukakannya
عَلَى atas/kepada ʿalā
atas/kepada
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ Malaikat l-malāikati
Malaikat
فَقَالَ maka Dia berfirman faqāla
maka Dia berfirman
أَنۢبِـُٔونِى terangkan kepadaKu anbiūnī
terangkan kepadaKu
بِأَسْمَآءِ dengan nama-nama bi-asmāi
dengan nama-nama
هَـٰٓؤُلَآءِ ini semua hāulāi
ini semua
إِن jika in
jika
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
صَـٰدِقِينَ orang-orang yang benar ṣādiqīna
orang-orang yang benar
٣١ (31)
(31)
Dan Dia ajarkan kepada Adam nama-nama (benda) semuanya, kemudian Dia perlihatkan kepada para malaikat, seraya berfirman, "Sebutkan kepada-Ku nama semua benda ini, jika kalian yang benar!"
2:32
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
سُبْحَـٰنَكَ Maha Suci Engkau sub'ḥānaka
Maha Suci Engkau
لَا tidak ada
tidak ada
عِلْمَ pengetahuan ʿil'ma
pengetahuan
لَنَآ bagi kami lanā
bagi kami
إِلَّا kecuali illā
kecuali
مَا apa
apa
عَلَّمْتَنَآ ۖ Engkau ajarkan kepada kami ʿallamtanā
Engkau ajarkan kepada kami
إِنَّكَ sesungguhnya Engkau innaka
sesungguhnya Engkau
أَنتَ Engkau anta
Engkau
ٱلْعَلِيمُ Maha Mengetahui l-ʿalīmu
Maha Mengetahui
ٱلْحَكِيمُ Maha Bijaksana l-ḥakīmu
Maha Bijaksana
٣٢ (32)
(32)
Mereka menjawab, "Mahasuci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mengetahui, Mahabijaksana."
2:33
قَالَ Dia berfirman qāla
Dia berfirman
يَـٰٓـَٔادَمُ wahai adam yāādamu
wahai adam
أَنۢبِئْهُم terangkan kepada mereka anbi'hum
terangkan kepada mereka
بِأَسْمَآئِهِمْ ۖ dengan nama-namanya bi-asmāihim
dengan nama-namanya
فَلَمَّآ maka setelah falammā
maka setelah
أَنۢبَأَهُم ia menerangkan kepada mereka anba-ahum
ia menerangkan kepada mereka
بِأَسْمَآئِهِمْ dengan nama-namanya bi-asmāihim
dengan nama-namanya
قَالَ Dia berfirman qāla
Dia berfirman
أَلَمْ bukankah alam
bukankah
أَقُل Aku katakan aqul
Aku katakan
لَّكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
إِنِّىٓ sesungguhnya Aku innī
sesungguhnya Aku
أَعْلَمُ Aku mengetahui aʿlamu
Aku mengetahui
غَيْبَ kegaiban ghayba
kegaiban
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ dan bumi wal-arḍi
dan bumi
وَأَعْلَمُ dan Aku mengetahui wa-aʿlamu
dan Aku mengetahui
مَا apa
apa
تُبْدُونَ kamu lahirkan tub'dūna
kamu lahirkan
وَمَا dan apa wamā
dan apa
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
تَكْتُمُونَ kamu sembunyikan taktumūna
kamu sembunyikan
٣٣ (33)
(33)
Dia (Allah) berfirman, "Wahai Adam! Beritahukanlah kepada mereka nama-nama itu!" Setelah dia (Adam) menyebutkan nama-namanya, Dia berfirman, "Bukankah telah Aku katakan kepada kalian, bahwa Aku mengetahui rahasia langit dan bumi, dan Aku mengetahui apa yang kalian nyatakan dan apa yang kalian sembunyikan?"
2:34
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
قُلْنَا Kami berfirman qul'nā
Kami berfirman
لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ kepada para malaikat lil'malāikati
kepada para malaikat
ٱسْجُدُوا۟ sujudlah us'judū
sujudlah
لِـَٔادَمَ kepada Adam liādama
kepada Adam
فَسَجَدُوٓا۟ maka mereka sujud fasajadū
maka mereka sujud
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
إِبْلِيسَ iblis ib'līsa
iblis
أَبَىٰ ia enggan abā
ia enggan
وَٱسْتَكْبَرَ dan ia sombong wa-is'takbara
dan ia sombong
وَكَانَ dan ia adalah wakāna
dan ia adalah
مِنَ dari mina
dari
ٱلْكَـٰفِرِينَ orang-orang kafir l-kāfirīna
orang-orang kafir
٣٤ (34)
(34)
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kalian kepada Adam!" Maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Ia menolak dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan yang kafir.
2:35
وَقُلْنَا dan Kami berfirman waqul'nā
dan Kami berfirman
يَـٰٓـَٔادَمُ wahai adam yāādamu
wahai adam
ٱسْكُنْ tinggallah us'kun
tinggallah
أَنتَ kamu anta
kamu
وَزَوْجُكَ dan isterimu wazawjuka
dan isterimu
ٱلْجَنَّةَ surga l-janata
surga
وَكُلَا dan makanlah wakulā
dan makanlah
مِنْهَا daripadanya min'hā
daripadanya
رَغَدًا (hingga) puas/senang raghadan
(hingga) puas/senang
حَيْثُ sebagaimana ḥaythu
sebagaimana
شِئْتُمَا kalian berdua sukai shi'tumā
kalian berdua sukai
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
تَقْرَبَا kalian berdua mendekati taqrabā
kalian berdua mendekati
هَـٰذِهِ ini hādhihi
ini
ٱلشَّجَرَةَ pohon l-shajarata
pohon
فَتَكُونَا maka kalian berdua adalah fatakūnā
maka kalian berdua adalah
مِنَ dari/termasuk mina
dari/termasuk
ٱلظَّـٰلِمِينَ orang-orang yang dzalim l-ẓālimīna
orang-orang yang dzalim
٣٥ (35)
(35)
Dan Kami berfirman: "Wahai Adam! Tinggallah engkau dan istrimu di dalam surga, dan makanlah dengan nikmat (berbagai makanan) yang ada disana sesukamu. (Tetapi) janganlah kamu dekati pohon ini, nanti kamu termasuk orang-orang yang zalim!"2
2:36
فَأَزَلَّهُمَا maka menggelincirkan keduanya fa-azallahumā
maka menggelincirkan keduanya
ٱلشَّيْطَـٰنُ syaitan l-shayṭānu
syaitan
عَنْهَا daripadanya (surga) ʿanhā
daripadanya (surga)
فَأَخْرَجَهُمَا maka (Allah) mengeluarkan keduanya fa-akhrajahumā
maka (Allah) mengeluarkan keduanya
مِمَّا dari apa mimmā
dari apa
كَانَا adalah keduanya kānā
adalah keduanya
فِيهِ ۖ di dalamnya fīhi
di dalamnya
وَقُلْنَا dan Kami berfirman waqul'nā
dan Kami berfirman
ٱهْبِطُوا۟ pergilah kalian ih'biṭū
pergilah kalian
بَعْضُكُمْ sebagian kamu baʿḍukum
sebagian kamu
لِبَعْضٍ bagi sebagian lain libaʿḍin
bagi sebagian lain
عَدُوٌّۭ ۖ menjadi musuh ʿaduwwun
menjadi musuh
وَلَكُمْ dan bagimu walakum
dan bagimu
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ bumi l-arḍi
bumi
مُسْتَقَرٌّۭ tempat menetap mus'taqarrun
tempat menetap
وَمَتَـٰعٌ dan kesenangan wamatāʿun
dan kesenangan
إِلَىٰ sampai ilā
sampai
حِينٍۢ waktu tertentu ḥīnin
waktu tertentu
٣٦ (36)
(36)
Lalu setan menggelincirkan keduanya dari surga1 sehingga keduanya dikeluarkan dari (segala kenikmatan) ketika keduanya di sana (surga). Dan Kami berfirman,"Turunlah kalian! Sebagian kalian menjadi musuh bagi yang lain. Dan bagi kalian ada tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang ditentukan."
2:37
فَتَلَقَّىٰٓ maka menerima fatalaqqā
maka menerima
ءَادَمُ Adam ādamu
Adam
مِن dari min
dari
رَّبِّهِۦ Tuhannya rabbihi
Tuhannya
كَلِمَـٰتٍۢ beberapa kalimat kalimātin
beberapa kalimat
فَتَابَ maka Dia menerima taubat fatāba
maka Dia menerima taubat
عَلَيْهِ ۚ atasnya ʿalayhi
atasnya
إِنَّهُۥ sesungguhnya Dia innahu
sesungguhnya Dia
هُوَ Dia huwa
Dia
ٱلتَّوَّابُ Maha Penerima Taubat l-tawābu
Maha Penerima Taubat
ٱلرَّحِيمُ Maha Penyayang l-raḥīmu
Maha Penyayang
٣٧ (37)
(37)
Kemudian Adam menerima beberapa kalimat1 dari Tuhannya, lalu Dia pun menerima tobatnya. Sungguh, Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.
2:38
قُلْنَا Kami berfirman qul'nā
Kami berfirman
ٱهْبِطُوا۟ pergilah kalian ih'biṭū
pergilah kalian
مِنْهَا daripadanya (surga) min'hā
daripadanya (surga)
جَمِيعًۭا ۖ semuanya jamīʿan
semuanya
فَإِمَّا maka jika fa-immā
maka jika
يَأْتِيَنَّكُم datang kepada kalian yatiyannakum
datang kepada kalian
مِّنِّى daripadaKu minnī
daripadaKu
هُدًۭى petunjuk hudan
petunjuk
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
تَبِعَ mengikuti tabiʿa
mengikuti
هُدَاىَ petunjukKu hudāya
petunjukKu
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
خَوْفٌ takut khawfun
takut
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
هُمْ mereka hum
mereka
يَحْزَنُونَ mereka berduka cita yaḥzanūna
mereka berduka cita
٣٨ (38)
(38)
Kami berfirman, "Turunlah kalian semua dari surga! Kemudian jika benar-benar datang petunjuk-Ku kepada kalian, maka barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, tidak ada rasa takut bagi mereka dan mereka tidak bersedih hati."
2:39
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
وَكَذَّبُوا۟ dan mereka mendustakan wakadhabū
dan mereka mendustakan
بِـَٔايَـٰتِنَآ dengan ayat-ayat Kami biāyātinā
dengan ayat-ayat Kami
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
أَصْحَـٰبُ penghuni aṣḥābu
penghuni
ٱلنَّارِ ۖ neraka l-nāri
neraka
هُمْ mereka hum
mereka
فِيهَا didalamnya fīhā
didalamnya
خَـٰلِدُونَ kekal khālidūna
kekal
٣٩ (39)
(39)
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
2:40
يَـٰبَنِىٓ Wahai keturunan yābanī
Wahai keturunan
إِسْرَٰٓءِيلَ Israil is'rāīla
Israil
ٱذْكُرُوا۟ ingatlah udh'kurū
ingatlah
نِعْمَتِىَ nikmatKu niʿ'matiya
nikmatKu
ٱلَّتِىٓ yang allatī
yang
أَنْعَمْتُ Aku telah anugerahkan anʿamtu
Aku telah anugerahkan
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَأَوْفُوا۟ dan penuhilah wa-awfū
dan penuhilah
بِعَهْدِىٓ dengan janji kepadaKu biʿahdī
dengan janji kepadaKu
أُوفِ Aku penuhi ūfi
Aku penuhi
بِعَهْدِكُمْ dengan janji kalian biʿahdikum
dengan janji kalian
وَإِيَّـٰىَ dan kepadaKulah wa-iyyāya
dan kepadaKulah
فَٱرْهَبُونِ kamu harus tunduk fa-ir'habūni
kamu harus tunduk
٤٠ (40)
(40)
Wahai Bani Israil! Ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepadamu. Dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu, dan takutlah kepada-Ku saja.
2:41
وَءَامِنُوا۟ dan berimanlah kamu waāminū
dan berimanlah kamu
بِمَآ dengan apa bimā
dengan apa
أَنزَلْتُ telah Aku turunkan anzaltu
telah Aku turunkan
مُصَدِّقًۭا yang membenarkan muṣaddiqan
yang membenarkan
لِّمَا bagi apa limā
bagi apa
مَعَكُمْ ada pada kalian maʿakum
ada pada kalian
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَكُونُوٓا۟ kalian menjadi takūnū
kalian menjadi
أَوَّلَ pertama kali awwala
pertama kali
كَافِرٍۭ kafir/ingkar kāfirin
kafir/ingkar
بِهِۦ ۖ dengannya bihi
dengannya
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَشْتَرُوا۟ kamu tukar tashtarū
kamu tukar
بِـَٔايَـٰتِى dengan ayat-ayatKu biāyātī
dengan ayat-ayatKu
ثَمَنًۭا harga thamanan
harga
قَلِيلًۭا sedikit qalīlan
sedikit
وَإِيَّـٰىَ dan kepadaKulah wa-iyyāya
dan kepadaKulah
فَٱتَّقُونِ kamu harus bertakwa fa-ittaqūni
kamu harus bertakwa
٤١ (41)
(41)
Dan berimanlah kalian kepada apa (Alquran) yang telah Aku turunkan yang membenarkan apa (Taurat) yang ada pada kalian, dan janganlah kalian menjadi orang yang pertama kafir kepadanya. Janganlah kalian jual ayat-ayat-Ku dengan harga yang murah, dan bertakwalah hanya kepada-Ku.
2:42
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَلْبِسُوا۟ kamu campur adukkan talbisū
kamu campur adukkan
ٱلْحَقَّ hak/kebenaran l-ḥaqa
hak/kebenaran
بِٱلْبَـٰطِلِ dengan yang bathil bil-bāṭili
dengan yang bathil
وَتَكْتُمُوا۟ dan kamu sembunyikan wataktumū
dan kamu sembunyikan
ٱلْحَقَّ hak/kebenaran l-ḥaqa
hak/kebenaran
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
تَعْلَمُونَ (kalian) mengetahui taʿlamūna
(kalian) mengetahui
٤٢ (42)
(42)
Dan janganlah kalian campuradukkan kebenaran dengan kebatilan1 dan (janganlah) kalian sembunyikan kebenaran, sedangkan kalian mengetahuinya.
2:43
وَأَقِيمُوا۟ dan dirikanlah wa-aqīmū
dan dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ sholat l-ṣalata
sholat
وَءَاتُوا۟ dan tunaikan waātū
dan tunaikan
ٱلزَّكَوٰةَ zakat l-zakata
zakat
وَٱرْكَعُوا۟ dan ruku'lah kamu wa-ir'kaʿū
dan ruku'lah kamu
مَعَ beserta maʿa
beserta
ٱلرَّٰكِعِينَ orang-orang yang ruku' l-rākiʿīna
orang-orang yang ruku'
٤٣ (43)
(43)
Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang yang rukuk.
2:44
۞ أَتَأْمُرُونَ mengapa kalian menyuruh atamurūna
mengapa kalian menyuruh
ٱلنَّاسَ manusia l-nāsa
manusia
بِٱلْبِرِّ dengan (berbuat) kebaikan bil-biri
dengan (berbuat) kebaikan
وَتَنسَوْنَ dan kalian melupakan watansawna
dan kalian melupakan
أَنفُسَكُمْ diri kalian sendiri anfusakum
diri kalian sendiri
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
تَتْلُونَ kalian membaca tatlūna
kalian membaca
ٱلْكِتَـٰبَ ۚ Al Kitab l-kitāba
Al Kitab
أَفَلَا maka tidakkah afalā
maka tidakkah
تَعْقِلُونَ kalian menggunakan akal taʿqilūna
kalian menggunakan akal
٤٤ (44)
(44)
Mengapa kalian menyuruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedangkan kalian melupakan diri kalian sendiri, padahal kalian membaca Kitab (Taurat)? Tidakkah kalian mengerti?
2:45
وَٱسْتَعِينُوا۟ dan mohonlah pertolongan wa-is'taʿīnū
dan mohonlah pertolongan
بِٱلصَّبْرِ dengan sabar bil-ṣabri
dengan sabar
وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ dan sholat wal-ṣalati
dan sholat
وَإِنَّهَا dan sesungguhnya ia wa-innahā
dan sesungguhnya ia
لَكَبِيرَةٌ sungguh berat lakabīratun
sungguh berat
إِلَّا kecuali illā
kecuali
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْخَـٰشِعِينَ orang-orang yang khusyu' l-khāshiʿīna
orang-orang yang khusyu'
٤٥ (45)
(45)
Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan (salat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,
2:46
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَظُنُّونَ mereka menyangka yaẓunnūna
mereka menyangka
أَنَّهُم sesungguhnya mereka annahum
sesungguhnya mereka
مُّلَـٰقُوا۟ mereka menemui mulāqū
mereka menemui
رَبِّهِمْ Tuhan mereka rabbihim
Tuhan mereka
وَأَنَّهُمْ dan sesungguhnya mereka wa-annahum
dan sesungguhnya mereka
إِلَيْهِ kepadaNya ilayhi
kepadaNya
رَٰجِعُونَ mereka kembali rājiʿūna
mereka kembali
٤٦ (46)
(46)
(yaitu) mereka yang yakin, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
2:47
يَـٰبَنِىٓ Wahai keturunan yābanī
Wahai keturunan
إِسْرَٰٓءِيلَ Israil is'rāīla
Israil
ٱذْكُرُوا۟ ingatlah udh'kurū
ingatlah
نِعْمَتِىَ nikmatKu niʿ'matiya
nikmatKu
ٱلَّتِىٓ yang allatī
yang
أَنْعَمْتُ telah Aku anugerahkan anʿamtu
telah Aku anugerahkan
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَأَنِّى dan bahwasanya Aku wa-annī
dan bahwasanya Aku
فَضَّلْتُكُمْ Aku telah melebihkan kalian faḍḍaltukum
Aku telah melebihkan kalian
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْعَـٰلَمِينَ seluruh umat l-ʿālamīna
seluruh umat
٤٧ (47)
(47)
Wahai Bani Israil! Ingatlah nikmat-Ku yang telah aku berikan kepadamu, dan Aku telah melebihkan kamu dari semua umat yang lain di alam ini (pada masa itu).
2:48
وَٱتَّقُوا۟ dan takutlah wa-ittaqū
dan takutlah
يَوْمًۭا suatu hari yawman
suatu hari
لَّا tidak
tidak
تَجْزِى dapat membela tajzī
dapat membela
نَفْسٌ seseorang nafsun
seseorang
عَن dari ʿan
dari
نَّفْسٍۢ orang lain nafsin
orang lain
شَيْـًۭٔا sesuatu/sedikitpun shayan
sesuatu/sedikitpun
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يُقْبَلُ diterima yuq'balu
diterima
مِنْهَا daripadanya min'hā
daripadanya
شَفَـٰعَةٌۭ syafa'at shafāʿatun
syafa'at
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يُؤْخَذُ diambil yu'khadhu
diambil
مِنْهَا daripadanya min'hā
daripadanya
عَدْلٌۭ tebusan ʿadlun
tebusan
وَلَا dan tidaklah walā
dan tidaklah
هُمْ mereka hum
mereka
يُنصَرُونَ akan ditolong yunṣarūna
akan ditolong
٤٨ (48)
(48)
Dan takutlah kamu pada hari, (ketika) tidak seorang pun dapat membela orang lain sedikit pun. Sedangkan syafaat1 dan tebusan apa pun darinya tidak diterima dan mereka tidak akan ditolong.
2:49
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
نَجَّيْنَـٰكُم Kami selamatkan kalian najjaynākum
Kami selamatkan kalian
مِّنْ dari min
dari
ءَالِ keluarga/pengikut āli
keluarga/pengikut
فِرْعَوْنَ Fir'aun fir'ʿawna
Fir'aun
يَسُومُونَكُمْ mereka menimpakan kalian yasūmūnakum
mereka menimpakan kalian
سُوٓءَ seburuk-buruk sūa
seburuk-buruk
ٱلْعَذَابِ siksaan l-ʿadhābi
siksaan
يُذَبِّحُونَ mereka menyembelih yudhabbiḥūna
mereka menyembelih
أَبْنَآءَكُمْ anak-anak laki-laki kalian abnāakum
anak-anak laki-laki kalian
وَيَسْتَحْيُونَ dan membiarkan hidup wayastaḥyūna
dan membiarkan hidup
نِسَآءَكُمْ ۚ (anak-anak) perempuanmu nisāakum
(anak-anak) perempuanmu
وَفِى dan pada wafī
dan pada
ذَٰلِكُم demikian itu dhālikum
demikian itu
بَلَآءٌۭ cobaan balāon
cobaan
مِّن dari min
dari
رَّبِّكُمْ Tuhan kalian rabbikum
Tuhan kalian
عَظِيمٌۭ besar ʿaẓīmun
besar
٤٩ (49)
(49)
Dan (ingatlah) ketika Kami menyelamatkan kamu dari (Fir'aun dan) pengikut-pengikut Fir'aun. Mereka menimpakan siksaan yang sangat berat kepadamu. Mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu dan membiarkan hidup anak-anak perempuanmu. Dan pada yang demikian itu merupakan cobaan yang besar dari Tuhanmu.
2:50
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
فَرَقْنَا Kami membelah faraqnā
Kami membelah
بِكُمُ dengan/untuk kalian bikumu
dengan/untuk kalian
ٱلْبَحْرَ lautan l-baḥra
lautan
فَأَنجَيْنَـٰكُمْ maka Kami selamatkan kalian fa-anjaynākum
maka Kami selamatkan kalian
وَأَغْرَقْنَآ dan Kami tenggelamkan wa-aghraqnā
dan Kami tenggelamkan
ءَالَ keluarga/pengikut āla
keluarga/pengikut
فِرْعَوْنَ Fir'aun fir'ʿawna
Fir'aun
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
تَنظُرُونَ kalian melihat tanẓurūna
kalian melihat
٥٠ (50)
(50)
Dan (ingatlah) ketika Kami membelah laut untukmu, sehingga kamu dapat Kami selamatkan dan Kami tenggelamkan (Fir'aun dan) pengikut-pengikut Fir'aun sedang kamu menyaksikan.
2:51
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
وَٰعَدْنَا Kami menjanjikan wāʿadnā
Kami menjanjikan
مُوسَىٰٓ Musa mūsā
Musa
أَرْبَعِينَ empat puluh arbaʿīna
empat puluh
لَيْلَةًۭ malam laylatan
malam
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
ٱتَّخَذْتُمُ kalian menjadikan ittakhadhtumu
kalian menjadikan
ٱلْعِجْلَ anak lembu l-ʿij'la
anak lembu
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِهِۦ sesudahnya baʿdihi
sesudahnya
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
ظَـٰلِمُونَ orang-orang yang lalim ẓālimūna
orang-orang yang lalim
٥١ (51)
(51)
Dan (ingatlah) ketika Kami menjanjikan kepada Musa empat puluh malam. Kemudian kamu (Bani Israil) menjadikan (patung) anak sapi (sebagai sesembahan) setelah (kepergian)nya, dan kamu (menjadi) orang yang zalim.
2:52
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
عَفَوْنَا Kami maafkan ʿafawnā
Kami maafkan
عَنكُم dari kalian ʿankum
dari kalian
مِّنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تَشْكُرُونَ kalian bersyukur tashkurūna
kalian bersyukur
٥٢ (52)
(52)
Kemudian Kami memaafkan kamu setelah itu, agar kamu bersyukur.
2:53
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
ءَاتَيْنَا Kami datangkan ātaynā
Kami datangkan
مُوسَى Musa mūsā
Musa
ٱلْكِتَـٰبَ Al Kitab (Taurat) l-kitāba
Al Kitab (Taurat)
وَٱلْفُرْقَانَ dan Furqan wal-fur'qāna
dan Furqan
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تَهْتَدُونَ kalian mendapat petunjuk tahtadūna
kalian mendapat petunjuk
٥٣ (53)
(53)
Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan kepada Musa Kitab dan Furqan, agar kamu memperoleh petunjuk.
2:54
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
قَالَ berkata qāla
berkata
مُوسَىٰ Musa mūsā
Musa
لِقَوْمِهِۦ kepada kaumnya liqawmihi
kepada kaumnya
يَـٰقَوْمِ wahai kaumku yāqawmi
wahai kaumku
إِنَّكُمْ sesungguhnya kalian innakum
sesungguhnya kalian
ظَلَمْتُمْ kalian telah menganiaya ẓalamtum
kalian telah menganiaya
أَنفُسَكُم diri kalian sendiri anfusakum
diri kalian sendiri
بِٱتِّخَاذِكُمُ dengan kalian menjadikan bi-ittikhādhikumu
dengan kalian menjadikan
ٱلْعِجْلَ anak lembu l-ʿij'la
anak lembu
فَتُوبُوٓا۟ maka taubatlah fatūbū
maka taubatlah
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
بَارِئِكُمْ pencipta kalian bāri-ikum
pencipta kalian
فَٱقْتُلُوٓا۟ maka bunuhlah fa-uq'tulū
maka bunuhlah
أَنفُسَكُمْ diri kalian sendiri anfusakum
diri kalian sendiri
ذَٰلِكُمْ yang demikian itu dhālikum
yang demikian itu
خَيْرٌۭ lebih baik khayrun
lebih baik
لَّكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
عِندَ di sisi ʿinda
di sisi
بَارِئِكُمْ pencipta kalian bāri-ikum
pencipta kalian
فَتَابَ maka Dia menerima taubat fatāba
maka Dia menerima taubat
عَلَيْكُمْ ۚ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
إِنَّهُۥ sesungguhnya Dia innahu
sesungguhnya Dia
هُوَ Dia huwa
Dia
ٱلتَّوَّابُ Maha Penerima taubat l-tawābu
Maha Penerima taubat
ٱلرَّحِيمُ Maha Penyayang l-raḥīmu
Maha Penyayang
٥٤ (54)
(54)
Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Wahai kaumku! Kamu benar-benar telah menzalimi dirimu sendiri dengan menjadikan (patung) anak sapi (sebagai sesembahan), karena itu bertobatlah kepada Penciptamu dan bunuhlah dirimu. Itu lebih baik bagimu di sisi Penciptamu. Dia akan menerima tobatmu. Sungguh, Dialah Yang Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.
2:55
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
قُلْتُمْ kamu berkata qul'tum
kamu berkata
يَـٰمُوسَىٰ wahai musa yāmūsā
wahai musa
لَن tidak akan lan
tidak akan
نُّؤْمِنَ beriman nu'mina
beriman
لَكَ kepadamu laka
kepadamu
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
نَرَى kami melihat narā
kami melihat
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
جَهْرَةًۭ nyata jahratan
nyata
فَأَخَذَتْكُمُ maka menyambarmu fa-akhadhatkumu
maka menyambarmu
ٱلصَّـٰعِقَةُ petir l-ṣāʿiqatu
petir
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
تَنظُرُونَ kalian melihat tanẓurūna
kalian melihat
٥٥ (55)
(55)
Dan (ingatlah) ketika kamu berkata, "Wahai Musa! Kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan jelas," maka halilintar menyambarmu, sedang kamu menyaksikannya.
2:56
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
بَعَثْنَـٰكُم Kami bangkitkan kamu baʿathnākum
Kami bangkitkan kamu
مِّنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مَوْتِكُمْ matimu mawtikum
matimu
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تَشْكُرُونَ kalian bersyukur tashkurūna
kalian bersyukur
٥٦ (56)
(56)
Kemudian, Kami membangkitkan kamu setelah kamu mati, agar kamu bersyukur.
2:57
وَظَلَّلْنَا dan Kami naungi waẓallalnā
dan Kami naungi
عَلَيْكُمُ atas kalian ʿalaykumu
atas kalian
ٱلْغَمَامَ awan l-ghamāma
awan
وَأَنزَلْنَا dan Kami turunkan wa-anzalnā
dan Kami turunkan
عَلَيْكُمُ atas kalian ʿalaykumu
atas kalian
ٱلْمَنَّ manna (makanan manis seperti madu) l-mana
manna (makanan manis seperti madu)
وَٱلسَّلْوَىٰ ۖ dan salwa (burung sebangsa puyuh) wal-salwā
dan salwa (burung sebangsa puyuh)
كُلُوا۟ makanlah kulū
makanlah
مِن dari min
dari
طَيِّبَـٰتِ yang baik-baik ṭayyibāti
yang baik-baik
مَا apa
apa
رَزَقْنَـٰكُمْ ۖ Kami rezkikan kepadamu razaqnākum
Kami rezkikan kepadamu
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
ظَلَمُونَا mereka menganiaya Kami ẓalamūnā
mereka menganiaya Kami
وَلَـٰكِن akan tetapi walākin
akan tetapi
كَانُوٓا۟ mereka adalah kānū
mereka adalah
أَنفُسَهُمْ diri mereka anfusahum
diri mereka
يَظْلِمُونَ mereka menganiaya yaẓlimūna
mereka menganiaya
٥٧ (57)
(57)
Dan Kami menaungi kamu dengan awan, dan Kami menurunkan kepadamu manna dan salwa. Makanlah (makanan) yang baik-baik dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu. Mereka tidak menzalimi Kami, tetapi justru merekalah yang menzalimi diri sendiri.
2:58
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
قُلْنَا Kami berfirman qul'nā
Kami berfirman
ٱدْخُلُوا۟ masuklah ud'khulū
masuklah
هَـٰذِهِ ini hādhihi
ini
ٱلْقَرْيَةَ negeri l-qaryata
negeri
فَكُلُوا۟ maka makanlah fakulū
maka makanlah
مِنْهَا daripadanya min'hā
daripadanya
حَيْثُ apa saja ḥaythu
apa saja
شِئْتُمْ kalian kehendaki shi'tum
kalian kehendaki
رَغَدًۭا sepuas hati raghadan
sepuas hati
وَٱدْخُلُوا۟ dan masuklah wa-ud'khulū
dan masuklah
ٱلْبَابَ pintu gerbang l-bāba
pintu gerbang
سُجَّدًۭا bersujud sujjadan
bersujud
وَقُولُوا۟ dan katakanlah waqūlū
dan katakanlah
حِطَّةٌۭ bebaskan dosa ḥiṭṭatun
bebaskan dosa
نَّغْفِرْ Kami mengampuni naghfir
Kami mengampuni
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
خَطَـٰيَـٰكُمْ ۚ kesalahan-kesalahanmu khaṭāyākum
kesalahan-kesalahanmu
وَسَنَزِيدُ dan Kami akan menambah wasanazīdu
dan Kami akan menambah
ٱلْمُحْسِنِينَ orang-orang yang berbuat baik l-muḥ'sinīna
orang-orang yang berbuat baik
٥٨ (58)
(58)
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman, "Masuklah kamu ke negeri ini (Baitulmaqdis), maka makanlah dengan nikmat (berbagai makanan) yang ada di sana sesukamu. Dan masukilah pintu gerbangnya sambil membungkuk, dan katakanlah, "Bebaskanlah kami (dari dosa-dosa kami)," niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu. Dan Kami akan menambah (karunia) bagi orang-orang yang berbuat kebaikan."
2:59
فَبَدَّلَ maka telah mengganti fabaddala
maka telah mengganti
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ظَلَمُوا۟ (mereka) dzalim ẓalamū
(mereka) dzalim
قَوْلًا perkataan qawlan
perkataan
غَيْرَ selain ghayra
selain
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
قِيلَ dikatakan qīla
dikatakan
لَهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
فَأَنزَلْنَا maka Kami turunkan fa-anzalnā
maka Kami turunkan
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ظَلَمُوا۟ dzalim ẓalamū
dzalim
رِجْزًۭا siksa rij'zan
siksa
مِّنَ dari mina
dari
ٱلسَّمَآءِ langit l-samāi
langit
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
كَانُوا۟ mereka adalah kānū
mereka adalah
يَفْسُقُونَ mereka berbuat fasik yafsuqūna
mereka berbuat fasik
٥٩ (59)
(59)
Lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan (perintah lain) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Maka Kami turunkan malapetaka dari langit kepada orang-orang yang zalim itu, karena mereka (selalu) berbuat fasik.
2:60
۞ وَإِذِ dan ketika wa-idhi
dan ketika
ٱسْتَسْقَىٰ memohon air is'tasqā
memohon air
مُوسَىٰ Musa mūsā
Musa
لِقَوْمِهِۦ untuk kaumnya liqawmihi
untuk kaumnya
فَقُلْنَا Kami mengatakan faqul'nā
Kami mengatakan
ٱضْرِب pukullah iḍ'rib
pukullah
بِّعَصَاكَ dengan tongkatmu biʿaṣāka
dengan tongkatmu
ٱلْحَجَرَ ۖ batu l-ḥajara
batu
فَٱنفَجَرَتْ maka memancarlah fa-infajarat
maka memancarlah
مِنْهُ daripadanya min'hu
daripadanya
ٱثْنَتَا dua ith'natā
dua
عَشْرَةَ belas ʿashrata
belas
عَيْنًۭا ۖ mata air ʿaynan
mata air
قَدْ sungguh qad
sungguh
عَلِمَ mengetahui ʿalima
mengetahui
كُلُّ tiap-tiap kullu
tiap-tiap
أُنَاسٍۢ manusia unāsin
manusia
مَّشْرَبَهُمْ ۖ tempat minum mereka mashrabahum
tempat minum mereka
كُلُوا۟ makanlah kulū
makanlah
وَٱشْرَبُوا۟ dan minumlah wa-ish'rabū
dan minumlah
مِن dari min
dari
رِّزْقِ rizki riz'qi
rizki
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَعْثَوْا۟ berkeliaran taʿthaw
berkeliaran
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ bumi l-arḍi
bumi
مُفْسِدِينَ berbuat kerusakan muf'sidīna
berbuat kerusakan
٦٠ (60)
(60)
Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, "Pukullah batu itu dengan tongkatmu!" Maka memacarlah darinya dua belas mata air. Setiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing). Makan dan minumlah dari rezeki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu melakukan kejahatan di bumi dengan berbuat kerusakan.
2:61
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
قُلْتُمْ kamu berkata qul'tum
kamu berkata
يَـٰمُوسَىٰ wahai musa yāmūsā
wahai musa
لَن tidak lan
tidak
نَّصْبِرَ kami bersabar naṣbira
kami bersabar
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
طَعَامٍۢ makanan ṭaʿāmin
makanan
وَٰحِدٍۢ satu macam wāḥidin
satu macam
فَٱدْعُ maka mohonlah fa-ud'ʿu
maka mohonlah
لَنَا untuk kami lanā
untuk kami
رَبَّكَ Tuhanmu rabbaka
Tuhanmu
يُخْرِجْ agar Dia mengeluarkan yukh'rij
agar Dia mengeluarkan
لَنَا untuk kami lanā
untuk kami
مِمَّا dari apa mimmā
dari apa
تُنۢبِتُ menumbuhkan tunbitu
menumbuhkan
ٱلْأَرْضُ bumi l-arḍu
bumi
مِنۢ dari min
dari
بَقْلِهَا sayur-mayurnya baqlihā
sayur-mayurnya
وَقِثَّآئِهَا dan ketimunnya waqithāihā
dan ketimunnya
وَفُومِهَا dan bawang putihnya wafūmihā
dan bawang putihnya
وَعَدَسِهَا dan kacang adas waʿadasihā
dan kacang adas
وَبَصَلِهَا ۖ dan bawang merahnya wabaṣalihā
dan bawang merahnya
قَالَ (Musa) berkata qāla
(Musa) berkata
أَتَسْتَبْدِلُونَ maukah kamu mengganti atastabdilūna
maukah kamu mengganti
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
هُوَ ia (sesuatu) huwa
ia (sesuatu)
أَدْنَىٰ lebih rendah adnā
lebih rendah
بِٱلَّذِى dengan yang bi-alladhī
dengan yang
هُوَ ia (sesuatu) huwa
ia (sesuatu)
خَيْرٌ ۚ lebih baik khayrun
lebih baik
ٱهْبِطُوا۟ pergilah kalian ih'biṭū
pergilah kalian
مِصْرًۭا kota miṣ'ran
kota
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
لَكُم bagi kalian lakum
bagi kalian
مَّا apa
apa
سَأَلْتُمْ ۗ kamu pinta sa-altum
kamu pinta
وَضُرِبَتْ dan ditimpakan waḍuribat
dan ditimpakan
عَلَيْهِمُ atas mereka ʿalayhimu
atas mereka
ٱلذِّلَّةُ kehinaan l-dhilatu
kehinaan
وَٱلْمَسْكَنَةُ dan kenistaan wal-maskanatu
dan kenistaan
وَبَآءُو dan mereka kembali wabāū
dan mereka kembali
بِغَضَبٍۢ dengan kemurkaan bighaḍabin
dengan kemurkaan
مِّنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
بِأَنَّهُمْ karena sesungguhnya mereka bi-annahum
karena sesungguhnya mereka
كَانُوا۟ mereka adalah kānū
mereka adalah
يَكْفُرُونَ mereka mengingkari yakfurūna
mereka mengingkari
بِـَٔايَـٰتِ dengan ayat-ayat biāyāti
dengan ayat-ayat
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَيَقْتُلُونَ dan mereka membunuh wayaqtulūna
dan mereka membunuh
ٱلنَّبِيِّـۧنَ para Nabi l-nabiyīna
para Nabi
بِغَيْرِ dengan tidak bighayri
dengan tidak
ٱلْحَقِّ ۗ hak/benar l-ḥaqi
hak/benar
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
عَصَوا۟ mereka durhaka ʿaṣaw
mereka durhaka
وَّكَانُوا۟ dan mereka adalah wakānū
dan mereka adalah
يَعْتَدُونَ mereka melampaui batas yaʿtadūna
mereka melampaui batas
٦١ (61)
(61)
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata, "Wahai Musa! Kami tidak tahan hanya (makan) dengan satu macam makanan saja, maka mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia memberi kami apa yang ditumbuhkan bumi, seperti: sayur-mayur, mentimun, bawang putih, kacang adas dan bawang merah." Dia (Musa) menjawab, "Apakah kamu meminta sesuatu yang buruk sebagai ganti dari sesuatu yang baik? Pergilah ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta." Kemudian mereka ditimpa kenistaan dan kemiskinan, dan mereka (kembali) mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang benar). Yang demikian itu karena mereka durhaka dan melampaui batas.
2:62
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
هَادُوا۟ yahudi hādū
yahudi
وَٱلنَّصَـٰرَىٰ dan Nasrani wal-naṣārā
dan Nasrani
وَٱلصَّـٰبِـِٔينَ dan Shabi'in wal-ṣābiīna
dan Shabi'in
مَنْ orang/siapa man
orang/siapa
ءَامَنَ beriman āmana
beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَٱلْيَوْمِ dan hari wal-yawmi
dan hari
ٱلْـَٔاخِرِ akhirat l-ākhiri
akhirat
وَعَمِلَ dan berbuat waʿamila
dan berbuat
صَـٰلِحًۭا kebaikan ṣāliḥan
kebaikan
فَلَهُمْ maka bagi mereka falahum
maka bagi mereka
أَجْرُهُمْ pahala mereka ajruhum
pahala mereka
عِندَ disisi ʿinda
disisi
رَبِّهِمْ Tuhan mereka rabbihim
Tuhan mereka
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
خَوْفٌ ada kekhawatiran khawfun
ada kekhawatiran
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
هُمْ mereka hum
mereka
يَحْزَنُونَ mereka bersedih hati yaḥzanūna
mereka bersedih hati
٦٢ (62)
(62)
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang ṣābiīn, siapa saja (diantara mereka) yang beriman kepada Allah dan hari akhir, dan melakukan kebajikan, mereka mendapat pahala dari Tuhannya, tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati.
2:63
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
أَخَذْنَا Kami mengambil akhadhnā
Kami mengambil
مِيثَـٰقَكُمْ perjanjianmu mīthāqakum
perjanjianmu
وَرَفَعْنَا dan Kami angkat warafaʿnā
dan Kami angkat
فَوْقَكُمُ diatasmu fawqakumu
diatasmu
ٱلطُّورَ gunung Thur l-ṭūra
gunung Thur
خُذُوا۟ ambilah khudhū
ambilah
مَآ apa
apa
ءَاتَيْنَـٰكُم telah Kami berikan kepadamu ātaynākum
telah Kami berikan kepadamu
بِقُوَّةٍۢ dengan teguh biquwwatin
dengan teguh
وَٱذْكُرُوا۟ dan ingatlah wa-udh'kurū
dan ingatlah
مَا apa yang
apa yang
فِيهِ didalamnya fīhi
didalamnya
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تَتَّقُونَ kamu bertakwa tattaqūna
kamu bertakwa
٦٣ (63)
(63)
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji kamu dan Kami angkat gunung (Sinai) di atasmu (seraya berfirman), "Pegang teguhlah apa yang telah Kami berikan kepadamu dan ingatlah apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertakwa."
2:64
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
تَوَلَّيْتُم kamu berpaling tawallaytum
kamu berpaling
مِّنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
ذَٰلِكَ ۖ demikian/itu dhālika
demikian/itu
فَلَوْلَا maka jika tidak falawlā
maka jika tidak
فَضْلُ karunia faḍlu
karunia
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَرَحْمَتُهُۥ dan rahmatNya waraḥmatuhu
dan rahmatNya
لَكُنتُم niscaya kamu adalah lakuntum
niscaya kamu adalah
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْخَـٰسِرِينَ orang-orang yang rugi l-khāsirīna
orang-orang yang rugi
٦٤ (64)
(64)
Kemudian setelah itu kamu berpaling. Maka sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, pasti kamu termasuk orang yang rugi.
2:65
وَلَقَدْ dan sesungguhnya walaqad
dan sesungguhnya
عَلِمْتُمُ kamu telah mengetahui ʿalim'tumu
kamu telah mengetahui
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ٱعْتَدَوْا۟ (mereka) melampaui batas iʿ'tadaw
(mereka) melampaui batas
مِنكُمْ diantara kamu minkum
diantara kamu
فِى pada
pada
ٱلسَّبْتِ hari Sabtu l-sabti
hari Sabtu
فَقُلْنَا maka Kami berfirman faqul'nā
maka Kami berfirman
لَهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
كُونُوا۟ jadilah kamu kūnū
jadilah kamu
قِرَدَةً kera qiradatan
kera
خَـٰسِـِٔينَ hina (dibenci) khāsiīna
hina (dibenci)
٦٥ (65)
(65)
Dan sungguh, kamu telah mengetahui orang-orang yang melakukan pelanggaran di antara kamu pada hari Sabat, lalu Kami katakan kepada mereka, "Jadilah kamu kera yang hina!"2
2:66
فَجَعَلْنَـٰهَا maka Kami jadikannya fajaʿalnāhā
maka Kami jadikannya
نَكَـٰلًۭا peringatan nakālan
peringatan
لِّمَا bagi apa limā
bagi apa
بَيْنَ diantara bayna
diantara
يَدَيْهَا dua tangannya yadayhā
dua tangannya
وَمَا dan apa wamā
dan apa
خَلْفَهَا dibelakangnya/kemudian khalfahā
dibelakangnya/kemudian
وَمَوْعِظَةًۭ dan pelajaran wamawʿiẓatan
dan pelajaran
لِّلْمُتَّقِينَ bagi orang-orang yang bertakwa lil'muttaqīna
bagi orang-orang yang bertakwa
٦٦ (66)
(66)
Maka Kami jadikan (yang demikian) itu peringatan bagi orang-orang pada masa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
2:67
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
قَالَ berkata qāla
berkata
مُوسَىٰ Musa mūsā
Musa
لِقَوْمِهِۦٓ kepada kaumnya liqawmihi
kepada kaumnya
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يَأْمُرُكُمْ Dia menyuruh kamu yamurukum
Dia menyuruh kamu
أَن untuk an
untuk
تَذْبَحُوا۟ kamu menyembelih tadhbaḥū
kamu menyembelih
بَقَرَةًۭ ۖ sapi betina baqaratan
sapi betina
قَالُوٓا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
أَتَتَّخِذُنَا apakah kamu menjadikan kami atattakhidhunā
apakah kamu menjadikan kami
هُزُوًۭا ۖ bahan ejekan huzuwan
bahan ejekan
قَالَ (Musa) berkata qāla
(Musa) berkata
أَعُوذُ aku berlindung aʿūdhu
aku berlindung
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
أَنْ bahwa an
bahwa
أَكُونَ aku menjadi akūna
aku menjadi
مِنَ dari mina
dari
ٱلْجَـٰهِلِينَ orang-orang yang jail l-jāhilīna
orang-orang yang jail
٦٧ (67)
(67)
Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Allah memerintahkan kamu agar menyembelih seekor sapi betina." Mereka bertanya, "Apakah engkau akan menjadikan kami sebagai ejekan?" Dia (Musa) menjawab, "Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi orang-orang yang bodoh."
2:68
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
ٱدْعُ serulah/mintalah ud'ʿu
serulah/mintalah
لَنَا untuk kami lanā
untuk kami
رَبَّكَ Tuhanmu rabbaka
Tuhanmu
يُبَيِّن agar Dia menerangkan yubayyin
agar Dia menerangkan
لَّنَا untuk kami lanā
untuk kami
مَا apa
apa
هِىَ ۚ ia (sapi betina) hiya
ia (sapi betina)
قَالَ (Musa) berkata qāla
(Musa) berkata
إِنَّهُۥ sesungguhnya Dia innahu
sesungguhnya Dia
يَقُولُ Dia berfirman yaqūlu
Dia berfirman
إِنَّهَا bahwasanya ia innahā
bahwasanya ia
بَقَرَةٌۭ sapi betina baqaratun
sapi betina
لَّا tidak
tidak
فَارِضٌۭ tua fāriḍun
tua
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
بِكْرٌ muda bik'run
muda
عَوَانٌۢ pertengahan ʿawānun
pertengahan
بَيْنَ diantara bayna
diantara
ذَٰلِكَ ۖ demikian itu dhālika
demikian itu
فَٱفْعَلُوا۟ maka kerjakanlah fa-if'ʿalū
maka kerjakanlah
مَا apa yang
apa yang
تُؤْمَرُونَ kamu diperintahkan tu'marūna
kamu diperintahkan
٦٨ (68)
(68)
Mereka berkata, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami tentang (sapi betina) itu." Dia (Musa) menjawab, "Dia (Allah) berfirman, bahwa sapi betina itu tidak tua dan tidak muda, (tetapi) pertengahan antara itu. Maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu!"
2:69
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
ٱدْعُ mohonkan ud'ʿu
mohonkan
لَنَا bagi kami lanā
bagi kami
رَبَّكَ Tuhanmu rabbaka
Tuhanmu
يُبَيِّن agar Dia menerangkan yubayyin
agar Dia menerangkan
لَّنَا bagi kami lanā
bagi kami
مَا apa
apa
لَوْنُهَا ۚ warnanya lawnuhā
warnanya
قَالَ (Musa) berkata qāla
(Musa) berkata
إِنَّهُۥ sesungguhnya Dia innahu
sesungguhnya Dia
يَقُولُ Dia berfirman yaqūlu
Dia berfirman
إِنَّهَا bahwasanya ia innahā
bahwasanya ia
بَقَرَةٌۭ sapi betina baqaratun
sapi betina
صَفْرَآءُ kuning ṣafrāu
kuning
فَاقِعٌۭ sangat kuning (kuning tua) fāqiʿun
sangat kuning (kuning tua)
لَّوْنُهَا warnanya lawnuhā
warnanya
تَسُرُّ menarik hati tasurru
menarik hati
ٱلنَّـٰظِرِينَ orang-orang yang memandang l-nāẓirīna
orang-orang yang memandang
٦٩ (69)
(69)
Mereka berkata, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami apa warnanya." Dia (Musa) menjawab, "Dia Allah berfirman, bahwa (sapi) itu adalah sapi betina yang kuning cerah warnanya, yang menyenangkan orang-orang yang memandang(nya)."
2:70
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
ٱدْعُ mohonkanlah ud'ʿu
mohonkanlah
لَنَا bagi kami lanā
bagi kami
رَبَّكَ Tuhanmu rabbaka
Tuhanmu
يُبَيِّن agar Dia menerangkan yubayyin
agar Dia menerangkan
لَّنَا bagi kami lanā
bagi kami
مَا apa
apa
هِىَ ia hiya
ia
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلْبَقَرَ sapi betina l-baqara
sapi betina
تَشَـٰبَهَ samar/tidak jelas tashābaha
samar/tidak jelas
عَلَيْنَا atas kami ʿalaynā
atas kami
وَإِنَّآ dan sesungguhnya kami wa-innā
dan sesungguhnya kami
إِن jika in
jika
شَآءَ menghendaki shāa
menghendaki
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَمُهْتَدُونَ sungguh orang-orang yang mendapat petunjuk lamuh'tadūna
sungguh orang-orang yang mendapat petunjuk
٧٠ (70)
(70)
Mereka berkata, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami tentang (sapi betina) itu. (Karena) sesungguhnya sapi itu belum jelas bagi kami, dan jika Allah menghendaki, niscaya kami mendapat petunjuk."
2:71
قَالَ (Musa) berkata qāla
(Musa) berkata
إِنَّهُۥ sesungguhnya Dia innahu
sesungguhnya Dia
يَقُولُ Dia berfirman yaqūlu
Dia berfirman
إِنَّهَا bahwasanya ia innahā
bahwasanya ia
بَقَرَةٌۭ sapi betina baqaratun
sapi betina
لَّا tidak
tidak
ذَلُولٌۭ pernah dipakai dhalūlun
pernah dipakai
تُثِيرُ membajak tuthīru
membajak
ٱلْأَرْضَ bumi/tanah l-arḍa
bumi/tanah
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
تَسْقِى mengairi tasqī
mengairi
ٱلْحَرْثَ tanaman l-ḥartha
tanaman
مُسَلَّمَةٌۭ sehat/tidak cacat musallamatun
sehat/tidak cacat
لَّا tidak
tidak
شِيَةَ belang shiyata
belang
فِيهَا ۚ padanya fīhā
padanya
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
ٱلْـَٔـٰنَ sekarang l-āna
sekarang
جِئْتَ kamu telah menerangkan ji'ta
kamu telah menerangkan
بِٱلْحَقِّ ۚ dengan sebenarnya bil-ḥaqi
dengan sebenarnya
فَذَبَحُوهَا maka mereka menyembelihnya fadhabaḥūhā
maka mereka menyembelihnya
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
كَادُوا۟ hampir kādū
hampir
يَفْعَلُونَ mereka laksanakan yafʿalūna
mereka laksanakan
٧١ (71)
(71)
Dia (Musa) menjawab, "Dia (Allah) berfirman, (sapi) itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak (pula) untuk mengairi tanaman, sehat, dan tidak belang." Mereka berkata, "Sekarang barulah engkau menerangkan (hal) yang sebenarnya." Lalu mereka menyembelihnya, dan nyaris mereka tidak melaksanakan (perintah) itu.
2:72
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
قَتَلْتُمْ kamu membunuh qataltum
kamu membunuh
نَفْسًۭا seseorang nafsan
seseorang
فَٱدَّٰرَْٰٔتُمْ lalu kamu saling menuduh fa-iddāratum
lalu kamu saling menuduh
فِيهَا ۖ tentang hal itu fīhā
tentang hal itu
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
مُخْرِجٌۭ mengeluarkan mukh'rijun
mengeluarkan
مَّا apa
apa
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
تَكْتُمُونَ kamu sembunyikan taktumūna
kamu sembunyikan
٧٢ (72)
(72)
Dan (ingatlah) ketika kamu membunuh seseorang, lalu kamu tuduh-menuduh tentang itu. Tetapi Allah menyingkapkan apa yang kamu sembunyikan.
2:73
فَقُلْنَا maka Kami berfirman faqul'nā
maka Kami berfirman
ٱضْرِبُوهُ pukullah ia iḍ'ribūhu
pukullah ia
بِبَعْضِهَا ۚ dengan sebagiannya bibaʿḍihā
dengan sebagiannya
كَذَٰلِكَ demikianlah kadhālika
demikianlah
يُحْىِ menghidupkan yuḥ'yī
menghidupkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلْمَوْتَىٰ yang mati l-mawtā
yang mati
وَيُرِيكُمْ dan Dia memperlihatkan wayurīkum
dan Dia memperlihatkan
ءَايَـٰتِهِۦ tanda-tanda kekuasaannya āyātihi
tanda-tanda kekuasaannya
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تَعْقِلُونَ kalian menggunakan akal taʿqilūna
kalian menggunakan akal
٧٣ (73)
(73)
Lalu Kami berfirman, "Pukullah (mayat) itu dengan bagian dari (sapi) itu!" Demikianlah Allah menghidupkan (orang) yang telah mati, dan Dia memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan-Nya) agar kamu mengerti.
2:74
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
قَسَتْ menjadi keras qasat
menjadi keras
قُلُوبُكُم hatimu qulūbukum
hatimu
مِّنۢ dari min
dari
بَعْدِ setelah baʿdi
setelah
ذَٰلِكَ demikian dhālika
demikian
فَهِىَ maka ia fahiya
maka ia
كَٱلْحِجَارَةِ seperti batu kal-ḥijārati
seperti batu
أَوْ atau aw
atau
أَشَدُّ lebih/sangat ashaddu
lebih/sangat
قَسْوَةًۭ ۚ keras qaswatan
keras
وَإِنَّ dan sesungguhnya wa-inna
dan sesungguhnya
مِنَ dari mina
dari
ٱلْحِجَارَةِ batu-batu l-ḥijārati
batu-batu
لَمَا sungguh ada lamā
sungguh ada
يَتَفَجَّرُ mengalir yatafajjaru
mengalir
مِنْهُ daripadanya min'hu
daripadanya
ٱلْأَنْهَـٰرُ ۚ sungai-sungai l-anhāru
sungai-sungai
وَإِنَّ dan sesungguhnya wa-inna
dan sesungguhnya
مِنْهَا daripadanya min'hā
daripadanya
لَمَا sungguh ada lamā
sungguh ada
يَشَّقَّقُ terbelah yashaqqaqu
terbelah
فَيَخْرُجُ lalu keluar fayakhruju
lalu keluar
مِنْهُ daripadanya min'hu
daripadanya
ٱلْمَآءُ ۚ air l-māu
air
وَإِنَّ dan sesungguhnya wa-inna
dan sesungguhnya
مِنْهَا daripadanya min'hā
daripadanya
لَمَا sungguh ada lamā
sungguh ada
يَهْبِطُ terjatuh (meluncur) yahbiṭu
terjatuh (meluncur)
مِنْ dari min
dari
خَشْيَةِ takut khashyati
takut
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِغَـٰفِلٍ dengan lengah bighāfilin
dengan lengah
عَمَّا dari apa ʿammā
dari apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
٧٤ (74)
(74)
Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras, sehingga (hatimu) seperti batu, bahkan lebih keras. Padahal dari batu-batu itu pasti ada sungai-sungai yang (airnya) memancar darinya. Ada pula yang terbelah lalu keluarlah mata air darinya. Dan ada pula yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah. Dan Allah tidaklah lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.
2:75
۞ أَفَتَطْمَعُونَ apakah kamu mengharapkan afataṭmaʿūna
apakah kamu mengharapkan
أَن bahwa an
bahwa
يُؤْمِنُوا۟ mereka akan dipercaya yu'minū
mereka akan dipercaya
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَقَدْ dan sungguh waqad
dan sungguh
كَانَ adalah kāna
adalah
فَرِيقٌۭ segolongan farīqun
segolongan
مِّنْهُمْ dari mereka min'hum
dari mereka
يَسْمَعُونَ mereka mendengarkan yasmaʿūna
mereka mendengarkan
كَلَـٰمَ firman kalāma
firman
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
يُحَرِّفُونَهُۥ mereka merubahnya yuḥarrifūnahu
mereka merubahnya
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مَا apa
apa
عَقَلُوهُ mereka memahaminya ʿaqalūhu
mereka memahaminya
وَهُمْ dan mereka wahum
dan mereka
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui yaʿlamūna
mereka mengetahui
٧٥ (75)
(75)
Maka apakah kamu (muslimin) sangat mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, sedangkan segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah memahaminya, padahal mereka mengetahuinya?
2:76
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
لَقُوا۟ mereka berjumpa laqū
mereka berjumpa
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
قَالُوٓا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
ءَامَنَّا kami telah beriman āmannā
kami telah beriman
وَإِذَا dan bila wa-idhā
dan bila
خَلَا berkumpul khalā
berkumpul
بَعْضُهُمْ sebagian mereka baʿḍuhum
sebagian mereka
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
بَعْضٍۢ sebagian yang lain baʿḍin
sebagian yang lain
قَالُوٓا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
أَتُحَدِّثُونَهُم apakah kamu menceritakan kepada mereka atuḥaddithūnahum
apakah kamu menceritakan kepada mereka
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
فَتَحَ terangkan fataḥa
terangkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
لِيُحَآجُّوكُم supaya mereka mengalahkan hujjah (bantahan)mu liyuḥājjūkum
supaya mereka mengalahkan hujjah (bantahan)mu
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
عِندَ disisi ʿinda
disisi
رَبِّكُمْ ۚ Tuhan kalian rabbikum
Tuhan kalian
أَفَلَا maka tidakkah afalā
maka tidakkah
تَعْقِلُونَ kalian menggunakan akal taʿqilūna
kalian menggunakan akal
٧٦ (76)
(76)
Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata, "Kami telah beriman." Tetapi apabila kembali kepada sesamanya, mereka bertanya, "Apakah akan kamu ceritakan kepada mereka apa yang telah diterangkan Allah kepadamu, sehingga mereka dapat menyanggah kamu di hadapan Tuhanmu? Tidakkah kamu mengerti?"
2:77
أَوَلَا tidakkah awalā
tidakkah
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui yaʿlamūna
mereka mengetahui
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يَعْلَمُ mengetahui yaʿlamu
mengetahui
مَا apa
apa
يُسِرُّونَ mereka rahasiakan yusirrūna
mereka rahasiakan
وَمَا dan apa wamā
dan apa
يُعْلِنُونَ mereka nyatakan yuʿ'linūna
mereka nyatakan
٧٧ (77)
(77)
Dan tidakkah mereka tahu bahwa Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka tampakkan?
2:78
وَمِنْهُمْ dan diantara mereka wamin'hum
dan diantara mereka
أُمِّيُّونَ mereka buta huruf ummiyyūna
mereka buta huruf
لَا tidak
tidak
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui yaʿlamūna
mereka mengetahui
ٱلْكِتَـٰبَ Al Kitab l-kitāba
Al Kitab
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
أَمَانِىَّ dongengan amāniyya
dongengan
وَإِنْ dan jika wa-in
dan jika
هُمْ mereka hum
mereka
إِلَّا kecuali illā
kecuali
يَظُنُّونَ mereka menduga-duga yaẓunnūna
mereka menduga-duga
٧٨ (78)
(78)
Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak memahami Kitab (Taurat), kecuali hanya berangan-angan dan mereka hanya menduga-duga.
2:79
فَوَيْلٌۭ maka celakalah fawaylun
maka celakalah
لِّلَّذِينَ bagi orang-orang yang lilladhīna
bagi orang-orang yang
يَكْتُبُونَ (mereka) menulis yaktubūna
(mereka) menulis
ٱلْكِتَـٰبَ Al Kitab l-kitāba
Al Kitab
بِأَيْدِيهِمْ dengan tangan mereka bi-aydīhim
dengan tangan mereka
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
يَقُولُونَ mereka mengatakan yaqūlūna
mereka mengatakan
هَـٰذَا ini hādhā
ini
مِنْ dari min
dari
عِندِ sisi ʿindi
sisi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
لِيَشْتَرُوا۟ mereka hendak menukar liyashtarū
mereka hendak menukar
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
ثَمَنًۭا harga thamanan
harga
قَلِيلًۭا ۖ sedikit qalīlan
sedikit
فَوَيْلٌۭ maka kecelakaan fawaylun
maka kecelakaan
لَّهُم bagi mereka lahum
bagi mereka
مِّمَّا dari apa yang mimmā
dari apa yang
كَتَبَتْ menulis katabat
menulis
أَيْدِيهِمْ tangan mereka aydīhim
tangan mereka
وَوَيْلٌۭ dan celakalah wawaylun
dan celakalah
لَّهُم bagi mereka lahum
bagi mereka
مِّمَّا dari apa yang mimmā
dari apa yang
يَكْسِبُونَ mereka kerjakan yaksibūna
mereka kerjakan
٧٩ (79)
(79)
Maka celakalah orang-orang yang menulis kitab dengan tangan mereka (sendiri), kemudian berkata, "Ini dari Allah," (dengan maksud) untuk menjualnya dengan harga murah. Maka celakalah mereka, karena tulisan tangan mereka, dan celakalah mereka karena apa yang mereka perbuat.
2:80
وَقَالُوا۟ dan mereka berkata waqālū
dan mereka berkata
لَن tidak akan lan
tidak akan
تَمَسَّنَا menyentuh kami tamassanā
menyentuh kami
ٱلنَّارُ neraka l-nāru
neraka
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
أَيَّامًۭا beberapa hari ayyāman
beberapa hari
مَّعْدُودَةًۭ ۚ tertentu maʿdūdatan
tertentu
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
أَتَّخَذْتُمْ sudahkah kamu mengambil attakhadhtum
sudahkah kamu mengambil
عِندَ disisi ʿinda
disisi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
عَهْدًۭا janji ʿahdan
janji
فَلَن maka tidak falan
maka tidak
يُخْلِفَ memungkiri yukh'lifa
memungkiri
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَهْدَهُۥٓ ۖ janjiNya ʿahdahu
janjiNya
أَمْ atau am
atau
تَقُولُونَ kamu mengatakan taqūlūna
kamu mengatakan
عَلَى atas/terhadap ʿalā
atas/terhadap
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مَا apa
apa
لَا tidak
tidak
تَعْلَمُونَ (kalian) mengetahui taʿlamūna
(kalian) mengetahui
٨٠ (80)
(80)
Dan mereka berkata, "Neraka tidak akan menyentuh kami, kecuali beberapa hari saja." Katakanlah, "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah, sehingga Allah tidak akan mengingkari janji-Nya, ataukah kamu mengatakan tentang Allah, sesuatu yang tidak kamu ketahui?"
2:81
بَلَىٰ ya balā
ya
مَن barang siapa man
barang siapa
كَسَبَ berbuat kasaba
berbuat
سَيِّئَةًۭ jahat/dosa sayyi-atan
jahat/dosa
وَأَحَـٰطَتْ dan diliputi wa-aḥāṭat
dan diliputi
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
خَطِيٓـَٔتُهُۥ kesalahannya/dosanya khaṭīatuhu
kesalahannya/dosanya
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itulah fa-ulāika
maka mereka itulah
أَصْحَـٰبُ penghuni aṣḥābu
penghuni
ٱلنَّارِ ۖ neraka l-nāri
neraka
هُمْ mereka hum
mereka
فِيهَا di dalamnya fīhā
di dalamnya
خَـٰلِدُونَ mereka kekal khālidūna
mereka kekal
٨١ (81)
(81)
Tidaklah demikian! Barang siapa berbuat keburukan dan dosanya telah menenggelamkannya, maka mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
2:82
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
وَعَمِلُوا۟ dan mereka mengerjakan waʿamilū
dan mereka mengerjakan
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ kebajikan l-ṣāliḥāti
kebajikan
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
أَصْحَـٰبُ penghuni aṣḥābu
penghuni
ٱلْجَنَّةِ ۖ surga l-janati
surga
هُمْ mereka hum
mereka
فِيهَا didalamnya fīhā
didalamnya
خَـٰلِدُونَ mereka kekal khālidūna
mereka kekal
٨٢ (82)
(82)
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya.
2:83
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
أَخَذْنَا Kami mengambil akhadhnā
Kami mengambil
مِيثَـٰقَ janji mīthāqa
janji
بَنِىٓ Bani banī
Bani
إِسْرَٰٓءِيلَ Israil is'rāīla
Israil
لَا tidak
tidak
تَعْبُدُونَ kamu menyembah taʿbudūna
kamu menyembah
إِلَّا selain illā
selain
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ dan kepada orang tua wabil-wālidayni
dan kepada orang tua
إِحْسَانًۭا (berbuat) kebaikan iḥ'sānan
(berbuat) kebaikan
وَذِى dan kaum wadhī
dan kaum
ٱلْقُرْبَىٰ kerabat l-qur'bā
kerabat
وَٱلْيَتَـٰمَىٰ dan anak yatim wal-yatāmā
dan anak yatim
وَٱلْمَسَـٰكِينِ dan orang-orang miskin wal-masākīni
dan orang-orang miskin
وَقُولُوا۟ dan katakanlah waqūlū
dan katakanlah
لِلنَّاسِ kepada manusia lilnnāsi
kepada manusia
حُسْنًۭا baik ḥus'nan
baik
وَأَقِيمُوا۟ dan dirikanlah wa-aqīmū
dan dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ sholat l-ṣalata
sholat
وَءَاتُوا۟ dan tunaikan waātū
dan tunaikan
ٱلزَّكَوٰةَ zakat l-zakata
zakat
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
تَوَلَّيْتُمْ kamu berpaling tawallaytum
kamu berpaling
إِلَّا kecuali illā
kecuali
قَلِيلًۭا sedikit qalīlan
sedikit
مِّنكُمْ daripadamu minkum
daripadamu
وَأَنتُم dan kalian wa-antum
dan kalian
مُّعْرِضُونَ orang-orang yang berpaling muʿ'riḍūna
orang-orang yang berpaling
٨٣ (83)
(83)
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil, "Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Dan bertutur katalah yang baik kepada manusia, laksanakan salat dan tunaikanlah zakat." Tetapi kemudian kamu berpaling (mengingkari), kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu (masih menjadi) pembangkang.
2:84
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
أَخَذْنَا Kami mengambil akhadhnā
Kami mengambil
مِيثَـٰقَكُمْ janjimu mīthāqakum
janjimu
لَا tidak
tidak
تَسْفِكُونَ kamu menumpahkan tasfikūna
kamu menumpahkan
دِمَآءَكُمْ darahmu dimāakum
darahmu
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
تُخْرِجُونَ kamu mengeluarkan tukh'rijūna
kamu mengeluarkan
أَنفُسَكُم diri kalian sendiri anfusakum
diri kalian sendiri
مِّن dari min
dari
دِيَـٰرِكُمْ rumah/kampung halaman diyārikum
rumah/kampung halaman
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
أَقْرَرْتُمْ kamu berikrar aqrartum
kamu berikrar
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
تَشْهَدُونَ kamu menyaksikan tashhadūna
kamu menyaksikan
٨٤ (84)
(84)
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji kamu, "Janganlah kamu menumpahkan darahmu (membunuh orang), dan mengusir dirimu (saudara sebangsamu) dari kampung halamanmu." kemudian kamu berikrar dan bersaksi.
2:85
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
أَنتُمْ kamu antum
kamu
هَـٰٓؤُلَآءِ ini (Bani Israil) hāulāi
ini (Bani Israil)
تَقْتُلُونَ kamu membunuh taqtulūna
kamu membunuh
أَنفُسَكُمْ diri kalian sendiri anfusakum
diri kalian sendiri
وَتُخْرِجُونَ dan kamu mengusir watukh'rijūna
dan kamu mengusir
فَرِيقًۭا segolongan farīqan
segolongan
مِّنكُم daripadamu minkum
daripadamu
مِّن dari min
dari
دِيَـٰرِهِمْ rumah/kampung halaman mereka diyārihim
rumah/kampung halaman mereka
تَظَـٰهَرُونَ kamu membantu taẓāharūna
kamu membantu
عَلَيْهِم atas mereka ʿalayhim
atas mereka
بِٱلْإِثْمِ dengan dosa bil-ith'mi
dengan dosa
وَٱلْعُدْوَٰنِ dan permusuhan wal-ʿud'wāni
dan permusuhan
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
يَأْتُوكُمْ mereka datang kepadamu yatūkum
mereka datang kepadamu
أُسَـٰرَىٰ tawanan usārā
tawanan
تُفَـٰدُوهُمْ kamu tebus mereka tufādūhum
kamu tebus mereka
وَهُوَ dan ia wahuwa
dan ia
مُحَرَّمٌ terlarang muḥarramun
terlarang
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
إِخْرَاجُهُمْ ۚ pengusiran mereka ikh'rājuhum
pengusiran mereka
أَفَتُؤْمِنُونَ apakah kamu beriman afatu'minūna
apakah kamu beriman
بِبَعْضِ sebagian bibaʿḍi
sebagian
ٱلْكِتَـٰبِ Al Kitab l-kitābi
Al Kitab
وَتَكْفُرُونَ dan kamu ingkar watakfurūna
dan kamu ingkar
بِبَعْضٍۢ ۚ dengan sebagian bibaʿḍin
dengan sebagian
فَمَا maka tidak famā
maka tidak
جَزَآءُ balasan jazāu
balasan
مَن orang man
orang
يَفْعَلُ berbuat yafʿalu
berbuat
ذَٰلِكَ demikian dhālika
demikian
مِنكُمْ daripadamu minkum
daripadamu
إِلَّا kecuali illā
kecuali
خِزْىٌۭ kenistaan khiz'yun
kenistaan
فِى dalam
dalam
ٱلْحَيَوٰةِ kehidupan l-ḥayati
kehidupan
ٱلدُّنْيَا ۖ dunia l-dun'yā
dunia
وَيَوْمَ dan pada hari wayawma
dan pada hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ kiamat l-qiyāmati
kiamat
يُرَدُّونَ mereka dikembalikan yuraddūna
mereka dikembalikan
إِلَىٰٓ kepada ilā
kepada
أَشَدِّ sangat berat/keras ashaddi
sangat berat/keras
ٱلْعَذَابِ ۗ siksa l-ʿadhābi
siksa
وَمَا dan tidaklah wamā
dan tidaklah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِغَـٰفِلٍ dengan lengah bighāfilin
dengan lengah
عَمَّا dari apa ʿammā
dari apa
تَعْمَلُونَ kamu perbuat taʿmalūna
kamu perbuat
٨٥ (85)
(85)
Kemudian kamu (Bani Israil) membunuh dirimu (sesamamu), dan mengusir segolongan dari kamu dari kampung halamannya. Kamu saling membantu (menghadapi) mereka dalam kejahatan dan permusuhan. Dan jika mereka datang kepadamu sebagai tawanan, kamu tebus mereka, padahal kamu dilarang mengusir mereka. Apakah kamu beriman kepada sebagian Kitab (Taurat) dan ingkar kepada sebagian (yang lain)? Maka tidak ada balasan (yang pantas) bagi orang yang berbuat demikian di antara kamu selain kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari Kiamat mereka dikembalikan kepada azab yang paling berat. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.
2:86
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ٱشْتَرَوُا۟ (mereka) membeli ish'tarawū
(mereka) membeli
ٱلْحَيَوٰةَ kehidupan l-ḥayata
kehidupan
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
بِٱلْـَٔاخِرَةِ ۖ dengan akhirat bil-ākhirati
dengan akhirat
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
يُخَفَّفُ mereka diringankan yukhaffafu
mereka diringankan
عَنْهُمُ dari mereka ʿanhumu
dari mereka
ٱلْعَذَابُ siksa l-ʿadhābu
siksa
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
هُمْ mereka hum
mereka
يُنصَرُونَ mereka ditolong yunṣarūna
mereka ditolong
٨٦ (86)
(86)
Mereka itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat. Maka tidak akan diringankan azabnya dan mereka tidak akan ditolong.
2:87
وَلَقَدْ dan sesungguhnya walaqad
dan sesungguhnya
ءَاتَيْنَا Kami telah datangkan ātaynā
Kami telah datangkan
مُوسَى Musa mūsā
Musa
ٱلْكِتَـٰبَ Al Kitab l-kitāba
Al Kitab
وَقَفَّيْنَا dan Kami iringkan waqaffaynā
dan Kami iringkan
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِهِۦ sesudahnya baʿdihi
sesudahnya
بِٱلرُّسُلِ ۖ dengan Rasul-Rasul bil-rusuli
dengan Rasul-Rasul
وَءَاتَيْنَا dan Kami datangkan waātaynā
dan Kami datangkan
عِيسَى Isa ʿīsā
Isa
ٱبْنَ putera ib'na
putera
مَرْيَمَ Maryam maryama
Maryam
ٱلْبَيِّنَـٰتِ bukti-bukti kebenaran l-bayināti
bukti-bukti kebenaran
وَأَيَّدْنَـٰهُ dan Kami perkuat dia wa-ayyadnāhu
dan Kami perkuat dia
بِرُوحِ dengan Roh birūḥi
dengan Roh
ٱلْقُدُسِ ۗ Kudus (Jibril) l-qudusi
Kudus (Jibril)
أَفَكُلَّمَا apakah setiap afakullamā
apakah setiap
جَآءَكُمْ datang kepada mereka jāakum
datang kepada mereka
رَسُولٌۢ seorang Rasul rasūlun
seorang Rasul
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
لَا tidak
tidak
تَهْوَىٰٓ menginginkan tahwā
menginginkan
أَنفُسُكُمُ diri kalian sendiri anfusukumu
diri kalian sendiri
ٱسْتَكْبَرْتُمْ kamu menyombongkan diri is'takbartum
kamu menyombongkan diri
فَفَرِيقًۭا maka beberapa golongan fafarīqan
maka beberapa golongan
كَذَّبْتُمْ kamu mendustakan kadhabtum
kamu mendustakan
وَفَرِيقًۭا dan beberapa golongan wafarīqan
dan beberapa golongan
تَقْتُلُونَ kamu bunuh taqtulūna
kamu bunuh
٨٧ (87)
(87)
Dan sungguh, Kami telah memberikan Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami susulkan setelahnya dengan Rasul-rasul, dan kami telah berikan kepada Isa putra Maryam bukti-bukti kebenaran serta Kami perkuat dia dengan Ruhulkudus (Jibril). Mengapa setiap Rasul yang datang kepadamu (membawa) sesuatu (pelajaran) yang tidak kamu inginkan, kamu menyombongkan diri, lalu sebagian kamu dustakan dan sebagian kamu bunuh?
2:88
وَقَالُوا۟ dan mereka berkata waqālū
dan mereka berkata
قُلُوبُنَا hati kami qulūbunā
hati kami
غُلْفٌۢ ۚ tertutup ghul'fun
tertutup
بَل tetapi bal
tetapi
لَّعَنَهُمُ mengutuk mereka laʿanahumu
mengutuk mereka
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِكُفْرِهِمْ dengan kekafiran mereka bikuf'rihim
dengan kekafiran mereka
فَقَلِيلًۭا maka sedikit faqalīlan
maka sedikit
مَّا apa
apa
يُؤْمِنُونَ mereka yang beriman yu'minūna
mereka yang beriman
٨٨ (88)
(88)
Dan mereka berkata, "Hati kami tertutup." Tidak! Allah telah melaknat mereka itu karena keingkaran mereka, tetapi sedikit sekali mereka yang beriman.
2:89
وَلَمَّا dan setelah walammā
dan setelah
جَآءَهُمْ datang kepada mereka jāahum
datang kepada mereka
كِتَـٰبٌۭ Kitab kitābun
Kitab
مِّنْ dari min
dari
عِندِ sisi ʿindi
sisi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مُصَدِّقٌۭ membenarkan muṣaddiqun
membenarkan
لِّمَا terhadap apa limā
terhadap apa
مَعَهُمْ bersama mereka maʿahum
bersama mereka
وَكَانُوا۟ dan mereka adalah wakānū
dan mereka adalah
مِن dari min
dari
قَبْلُ sebelum qablu
sebelum
يَسْتَفْتِحُونَ mereka meminta kemenangan yastaftiḥūna
mereka meminta kemenangan
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
فَلَمَّا maka setelah falammā
maka setelah
جَآءَهُم datang kepada mereka jāahum
datang kepada mereka
مَّا apa
apa
عَرَفُوا۟ mereka ketahui ʿarafū
mereka ketahui
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
بِهِۦ ۚ dengannya bihi
dengannya
فَلَعْنَةُ maka kutukan falaʿnatu
maka kutukan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْكَـٰفِرِينَ orang-orang yang ingkar l-kāfirīna
orang-orang yang ingkar
٨٩ (89)
(89)
Dan setelah sampai kepada mereka Kitab (Alquran) dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka1 sedangkan sebelumnya mereka memohon kemenangan atas orang-orang kafir, ternyata setelah sampai kepada mereka apa yang telah mereka ketahui itu, mereka mengingkarinya. Maka laknat Allah bagi orang-orang yang ingkar.
2:90
بِئْسَمَا alangkah buruknya bi'samā
alangkah buruknya
ٱشْتَرَوْا۟ mereka menjual ish'taraw
mereka menjual
بِهِۦٓ dengannya bihi
dengannya
أَنفُسَهُمْ diri mereka anfusahum
diri mereka
أَن bahwa an
bahwa
يَكْفُرُوا۟ mereka kafir yakfurū
mereka kafir
بِمَآ dengan apa bimā
dengan apa
أَنزَلَ menurunkan anzala
menurunkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بَغْيًا dengki baghyan
dengki
أَن bahwa an
bahwa
يُنَزِّلَ menurunkan yunazzila
menurunkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
مِن dari min
dari
فَضْلِهِۦ karuniaNya faḍlihi
karuniaNya
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
مَن orang/siapa man
orang/siapa
يَشَآءُ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
مِنْ dari min
dari
عِبَادِهِۦ ۖ hamba-hambaNya ʿibādihi
hamba-hambaNya
فَبَآءُو maka mereka kembali fabāū
maka mereka kembali
بِغَضَبٍ dengan kemurkaan bighaḍabin
dengan kemurkaan
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
غَضَبٍۢ ۚ kemurkaan ghaḍabin
kemurkaan
وَلِلْكَـٰفِرِينَ dan bagi orang-orang kafir walil'kāfirīna
dan bagi orang-orang kafir
عَذَابٌۭ siksaan ʿadhābun
siksaan
مُّهِينٌۭ yang menghinakan muhīnun
yang menghinakan
٩٠ (90)
(90)
Sangatlah buruk (perbuatan) mereka menjual dirinya, dengan mengingkari apa yang diturunkan Allah karena dengki, bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Karena itulah mereka menanggung kemurkaan demi kemurkaan. Dan kepada orang-orang kafir (ditimpakan) azab yang menghinakan.
2:91
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
قِيلَ dikatakan qīla
dikatakan
لَهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
ءَامِنُوا۟ berimanlah kamu āminū
berimanlah kamu
بِمَآ dengan apa (Al Quran) bimā
dengan apa (Al Quran)
أَنزَلَ menurunkan anzala
menurunkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
نُؤْمِنُ kami beriman nu'minu
kami beriman
بِمَآ dengan apa bimā
dengan apa
أُنزِلَ diturunkan unzila
diturunkan
عَلَيْنَا atas kami ʿalaynā
atas kami
وَيَكْفُرُونَ dan mereka kafir wayakfurūna
dan mereka kafir
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
وَرَآءَهُۥ di belakangnya warāahu
di belakangnya
وَهُوَ dan ia (Al quran) wahuwa
dan ia (Al quran)
ٱلْحَقُّ hak/benar l-ḥaqu
hak/benar
مُصَدِّقًۭا membenarkan muṣaddiqan
membenarkan
لِّمَا terhadap apa limā
terhadap apa
مَعَهُمْ ۗ ada pada mereka maʿahum
ada pada mereka
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
فَلِمَ maka mengapa falima
maka mengapa
تَقْتُلُونَ kamu membunuh taqtulūna
kamu membunuh
أَنۢبِيَآءَ Nabi-Nabi anbiyāa
Nabi-Nabi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مِن dari min
dari
قَبْلُ sebelum qablu
sebelum
إِن jika in
jika
كُنتُم kalian adalah kuntum
kalian adalah
مُّؤْمِنِينَ orang-orang yang beriman mu'minīna
orang-orang yang beriman
٩١ (91)
(91)
Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Berimanlah kepada apa yang diturunkan Allah (Alquran)," mereka menjawab, "Kami beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami."Dan mereka ingkar kepada apa yang setelahnya, padahal (Alquran) itu adalah hak yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah (Muhammad), "Mengapa kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika kamu orang-orang beriman?"
2:92
۞ وَلَقَدْ dan sesungguhnya walaqad
dan sesungguhnya
جَآءَكُم datang kepadamu jāakum
datang kepadamu
مُّوسَىٰ Musa mūsā
Musa
بِٱلْبَيِّنَـٰتِ dengan bukti-bukti bil-bayināti
dengan bukti-bukti
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
ٱتَّخَذْتُمُ kalian menjadikan ittakhadhtumu
kalian menjadikan
ٱلْعِجْلَ anak sapi l-ʿij'la
anak sapi
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِهِۦ sesudahnya baʿdihi
sesudahnya
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
ظَـٰلِمُونَ orang-orang yang dzalim ẓālimūna
orang-orang yang dzalim
٩٢ (92)
(92)
Dan sungguh, Musa telah datang kepadamu dengan bukti-bukti kebenaran, kemudian kamu mengambil (patung) anak sapi (sebagai sesembahan) setelah (kepergian) nya, dan kamu (menjadi) orang-orang zalim.
2:93
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
أَخَذْنَا Kami mengambil akhadhnā
Kami mengambil
مِيثَـٰقَكُمْ janji (dari) kamu mīthāqakum
janji (dari) kamu
وَرَفَعْنَا dan Kami angkat warafaʿnā
dan Kami angkat
فَوْقَكُمُ diatasmu fawqakumu
diatasmu
ٱلطُّورَ bukit Thursina l-ṭūra
bukit Thursina
خُذُوا۟ ambillah khudhū
ambillah
مَآ apa
apa
ءَاتَيْنَـٰكُم Kami berikan kepadamu ātaynākum
Kami berikan kepadamu
بِقُوَّةٍۢ dengan kuat biquwwatin
dengan kuat
وَٱسْمَعُوا۟ ۖ dan dengarkanlah wa-is'maʿū
dan dengarkanlah
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
سَمِعْنَا kami mendengar samiʿ'nā
kami mendengar
وَعَصَيْنَا dan kami ingkar waʿaṣaynā
dan kami ingkar
وَأُشْرِبُوا۟ dan diminumkan wa-ush'ribū
dan diminumkan
فِى dalam
dalam
قُلُوبِهِمُ hati mereka qulūbihimu
hati mereka
ٱلْعِجْلَ anak sapi l-ʿij'la
anak sapi
بِكُفْرِهِمْ ۚ karena kekafiran mereka bikuf'rihim
karena kekafiran mereka
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
بِئْسَمَا amat buruk/jahat bi'samā
amat buruk/jahat
يَأْمُرُكُم memerintahkan kepadamu yamurukum
memerintahkan kepadamu
بِهِۦٓ dengannya bihi
dengannya
إِيمَـٰنُكُمْ imanmu īmānukum
imanmu
إِن jika in
jika
كُنتُم kalian adalah kuntum
kalian adalah
مُّؤْمِنِينَ orang-orang yang beriman mu'minīna
orang-orang yang beriman
٩٣ (93)
(93)
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji kamu dan Kami angkat gunung (Sinai) di atasmu (seraya berfirman), "Pegang teguhlah apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!" Mereka menjawab, "Kami mendengarkan tetapi kami tidak menaati." Dan diresapkanlah ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah patung) anak sapi karena kekafiran mereka. Katakanlah, "Sangat buruk apa yang diperintahkan oleh kepercayaanmu kepadamu jika kamu orang-orang beriman!"
2:94
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
إِن jika in
jika
كَانَتْ ada kānat
ada
لَكُمُ bagi kalian lakumu
bagi kalian
ٱلدَّارُ rumah/kampung l-dāru
rumah/kampung
ٱلْـَٔاخِرَةُ akhirat l-ākhiratu
akhirat
عِندَ di sisi ʿinda
di sisi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
خَالِصَةًۭ khusus khāliṣatan
khusus
مِّن dari min
dari
دُونِ selain dūni
selain
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
فَتَمَنَّوُا۟ maka berharaplah fatamannawū
maka berharaplah
ٱلْمَوْتَ kematian l-mawta
kematian
إِن jika in
jika
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
صَـٰدِقِينَ yang benar ṣādiqīna
yang benar
٩٤ (94)
(94)
Katakanlah (Muhammad), "Jika negeri akhirat di sisi Allah, khusus untukmu saja bukan untuk orang lain, maka mintalah kematian jika kamu orang yang benar."
2:95
وَلَن dan tidak walan
dan tidak
يَتَمَنَّوْهُ mereka mengharapkan yatamannawhu
mereka mengharapkan
أَبَدًۢا selama-lamanya abadan
selama-lamanya
بِمَا karena apa bimā
karena apa
قَدَّمَتْ telah diperbuat qaddamat
telah diperbuat
أَيْدِيهِمْ ۗ tangan-tangan mereka aydīhim
tangan-tangan mereka
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
عَلِيمٌۢ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
بِٱلظَّـٰلِمِينَ terhadap orang-orang yang aniaya bil-ẓālimīna
terhadap orang-orang yang aniaya
٩٥ (95)
(95)
Tetapi mereka tidak akan menginginkan kematian itu sama sekali, karena dosa-dosa yang telah dilakukan tangan-tangan mereka. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang zalim.
2:96
وَلَتَجِدَنَّهُمْ dan sungguh kamu mendapati mereka walatajidannahum
dan sungguh kamu mendapati mereka
أَحْرَصَ sangat serakah aḥraṣa
sangat serakah
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
حَيَوٰةٍۢ kehidupan ḥayatin
kehidupan
وَمِنَ dan dari wamina
dan dari
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
أَشْرَكُوا۟ ۚ (mereka) musyrik ashrakū
(mereka) musyrik
يَوَدُّ menginginkan yawaddu
menginginkan
أَحَدُهُمْ masing-masing mereka aḥaduhum
masing-masing mereka
لَوْ sekiranya law
sekiranya
يُعَمَّرُ diberi umur yuʿammaru
diberi umur
أَلْفَ seribu alfa
seribu
سَنَةٍۢ tahun sanatin
tahun
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
هُوَ dia huwa
dia
بِمُزَحْزِحِهِۦ dengan melepaskannya bimuzaḥziḥihi
dengan melepaskannya
مِنَ dari mina
dari
ٱلْعَذَابِ siksaan l-ʿadhābi
siksaan
أَن bahwa an
bahwa
يُعَمَّرَ ۗ dipanjangkan umur yuʿammara
dipanjangkan umur
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
بَصِيرٌۢ Maha Melihat baṣīrun
Maha Melihat
بِمَا terhadap apa bimā
terhadap apa
يَعْمَلُونَ mereka kerjakan yaʿmalūna
mereka kerjakan
٩٦ (96)
(96)
Dan sungguh, engkau (Muhammad) akan mendapati mereka (orang-orang Yahudi), manusia yang paling tamak akan kehidupan (dunia), bahkan (lebih tamak) dari orang-orang musyrik. Masing-masing dari mereka, ingin diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu tidak akan menjauhkan mereka dari azab. Dan Allah Maha melihat apa yang mereka kerjakan.
2:97
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
مَن barang siapa man
barang siapa
كَانَ menjadi kāna
menjadi
عَدُوًّۭا musuh ʿaduwwan
musuh
لِّجِبْرِيلَ bagi Jibril lijib'rīla
bagi Jibril
فَإِنَّهُۥ maka sesungguhnya dia fa-innahu
maka sesungguhnya dia
نَزَّلَهُۥ dia menurunkannya nazzalahu
dia menurunkannya
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
قَلْبِكَ hatimu qalbika
hatimu
بِإِذْنِ dengan izin bi-idh'ni
dengan izin
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مُصَدِّقًۭا membenarkan muṣaddiqan
membenarkan
لِّمَا pada apa limā
pada apa
بَيْنَ antara bayna
antara
يَدَيْهِ kedua tangannya yadayhi
kedua tangannya
وَهُدًۭى dan petunjuk wahudan
dan petunjuk
وَبُشْرَىٰ dan berita gembira wabush'rā
dan berita gembira
لِلْمُؤْمِنِينَ bagi orang-orang yang beriman lil'mu'minīna
bagi orang-orang yang beriman
٩٧ (97)
(97)
Katakanlah (Muhammad), "Barang siapa menjadi musuh Jibril, maka (ketahuilah) bahwa dialah yang telah menurunkan (Alquran) ke dalam hatimu dengan izin Allah membenarkan apa (kitab-kitab) yang terdahulu, dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang beriman."
2:98
مَن barang siapa man
barang siapa
كَانَ menjadi kāna
menjadi
عَدُوًّۭا musuh ʿaduwwan
musuh
لِّلَّهِ bagi Allah lillahi
bagi Allah
وَمَلَـٰٓئِكَتِهِۦ dan Malaikat-MalaikatNya wamalāikatihi
dan Malaikat-MalaikatNya
وَرُسُلِهِۦ dan Rasul-RasulNya warusulihi
dan Rasul-RasulNya
وَجِبْرِيلَ dan Jibril wajib'rīla
dan Jibril
وَمِيكَىٰلَ dan Mikail wamīkāla
dan Mikail
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَدُوٌّۭ musuh ʿaduwwun
musuh
لِّلْكَـٰفِرِينَ bagi orang-orang kafir lil'kāfirīna
bagi orang-orang kafir
٩٨ (98)
(98)
Barang siapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah musuh bagi orang-orang kafir.
2:99
وَلَقَدْ dan sesungguhnya walaqad
dan sesungguhnya
أَنزَلْنَآ Kami telah menurunkan anzalnā
Kami telah menurunkan
إِلَيْكَ kepadamu ilayka
kepadamu
ءَايَـٰتٍۭ ayat-ayat āyātin
ayat-ayat
بَيِّنَـٰتٍۢ ۖ jelas bayyinātin
jelas
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
يَكْفُرُ mengingkari yakfuru
mengingkari
بِهَآ dengannya bihā
dengannya
إِلَّا kecuali illā
kecuali
ٱلْفَـٰسِقُونَ orang-orang yang fasik l-fāsiqūna
orang-orang yang fasik
٩٩ (99)
(99)
Dan sungguh, Kami telah menurunkan ayat-ayat yang jelas kepadamu (Muhammad), dan tidaklah ada yang mengingkarinya selain orang-orang fasik.
2:100
أَوَكُلَّمَا Apakah setiap kali awakullamā
Apakah setiap kali
عَـٰهَدُوا۟ mereka berjanji ʿāhadū
mereka berjanji
عَهْدًۭا janji ʿahdan
janji
نَّبَذَهُۥ melemparkannya nabadhahu
melemparkannya
فَرِيقٌۭ segolongan farīqun
segolongan
مِّنْهُم ۚ dari mereka min'hum
dari mereka
بَلْ bahkan bal
bahkan
أَكْثَرُهُمْ kebanyakan mereka aktharuhum
kebanyakan mereka
لَا tidak
tidak
يُؤْمِنُونَ mereka beriman yu'minūna
mereka beriman
١٠٠ (100)
(100)
Dan mengapa setiap kali mereka mengikat janji, sekelompok mereka melanggarnya? Sedangkan sebagian besar mereka tidak beriman.
2:101
وَلَمَّا dan setelah walammā
dan setelah
جَآءَهُمْ datang kepada mereka jāahum
datang kepada mereka
رَسُولٌۭ seorang Rasul rasūlun
seorang Rasul
مِّنْ dari min
dari
عِندِ sisi ʿindi
sisi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مُصَدِّقٌۭ membenarkan muṣaddiqun
membenarkan
لِّمَا pada apa limā
pada apa
مَعَهُمْ ada pada mereka maʿahum
ada pada mereka
نَبَذَ melemparkan nabadha
melemparkan
فَرِيقٌۭ segolongan farīqun
segolongan
مِّنَ dari mina
dari
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
أُوتُوا۟ diberi ūtū
diberi
ٱلْكِتَـٰبَ Kitab l-kitāba
Kitab
كِتَـٰبَ Kitab kitāba
Kitab
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَرَآءَ belakang warāa
belakang
ظُهُورِهِمْ punggung mereka ẓuhūrihim
punggung mereka
كَأَنَّهُمْ seolah-olah mereka ka-annahum
seolah-olah mereka
لَا tidak
tidak
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui yaʿlamūna
mereka mengetahui
١٠١ (101)
(101)
Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul (Muhammad) dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, sebagian dari orang-orang yang diberi Kitab (Taurat) melemparkan Kitab Allah itu ke belakang (punggung), seakan-akan mereka tidak tahu.
2:102
وَٱتَّبَعُوا۟ dan mereka mengikuti wa-ittabaʿū
dan mereka mengikuti
مَا apa
apa
تَتْلُوا۟ membaca tatlū
membaca
ٱلشَّيَـٰطِينُ syaitan l-shayāṭīnu
syaitan
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
مُلْكِ kerajaan mul'ki
kerajaan
سُلَيْمَـٰنَ ۖ Sulaiman sulaymāna
Sulaiman
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
كَفَرَ kafir kafara
kafir
سُلَيْمَـٰنُ Sulaiman sulaymānu
Sulaiman
وَلَـٰكِنَّ akan tetapi walākinna
akan tetapi
ٱلشَّيَـٰطِينَ syaitan l-shayāṭīna
syaitan
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
يُعَلِّمُونَ mereka mengajarkan yuʿallimūna
mereka mengajarkan
ٱلنَّاسَ manusia l-nāsa
manusia
ٱلسِّحْرَ sihir l-siḥ'ra
sihir
وَمَآ dan apa wamā
dan apa
أُنزِلَ diturunkan unzila
diturunkan
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْمَلَكَيْنِ dua Malaikat l-malakayni
dua Malaikat
بِبَابِلَ di negeri Babil bibābila
di negeri Babil
هَـٰرُوتَ Harut hārūta
Harut
وَمَـٰرُوتَ ۚ dan Marut wamārūta
dan Marut
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
يُعَلِّمَانِ keduanya mengajarkan yuʿallimāni
keduanya mengajarkan
مِنْ dari min
dari
أَحَدٍ seseorang aḥadin
seseorang
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
يَقُولَآ berkata keduanya yaqūlā
berkata keduanya
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah innamā
sesungguhnya hanyalah
نَحْنُ kami naḥnu
kami
فِتْنَةٌۭ cobaan fit'natun
cobaan
فَلَا maka jangan falā
maka jangan
تَكْفُرْ ۖ kamu kafir takfur
kamu kafir
فَيَتَعَلَّمُونَ maka mereka belajar fayataʿallamūna
maka mereka belajar
مِنْهُمَا dari keduanya min'humā
dari keduanya
مَا apa
apa
يُفَرِّقُونَ mereka menceraikan yufarriqūna
mereka menceraikan
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
بَيْنَ antara bayna
antara
ٱلْمَرْءِ seseorang l-mari
seseorang
وَزَوْجِهِۦ ۚ dan istrinya wazawjihi
dan istrinya
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
هُم mereka hum
mereka
بِضَآرِّينَ dengan mudharat biḍārrīna
dengan mudharat
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
مِنْ dari min
dari
أَحَدٍ seseorang aḥadin
seseorang
إِلَّا kecuali illā
kecuali
بِإِذْنِ dengan izin bi-idh'ni
dengan izin
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
وَيَتَعَلَّمُونَ dan mereka mempelajari wayataʿallamūna
dan mereka mempelajari
مَا tidak
tidak
يَضُرُّهُمْ memberi mudharat kepada mereka yaḍurruhum
memberi mudharat kepada mereka
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَنفَعُهُمْ ۚ memberi manfaat kepada mereka yanfaʿuhum
memberi manfaat kepada mereka
وَلَقَدْ dan sesungguhnya walaqad
dan sesungguhnya
عَلِمُوا۟ mereka telah mengetahui ʿalimū
mereka telah mengetahui
لَمَنِ bagi siapa lamani
bagi siapa
ٱشْتَرَىٰهُ mereka menukar ish'tarāhu
mereka menukar
مَا tidak
tidak
لَهُۥ bagi mereka lahu
bagi mereka
فِى di
di
ٱلْـَٔاخِرَةِ akhirat l-ākhirati
akhirat
مِنْ dari min
dari
خَلَـٰقٍۢ ۚ keuntungan khalāqin
keuntungan
وَلَبِئْسَ dan sungguh buruk/jahat walabi'sa
dan sungguh buruk/jahat
مَا apa
apa
شَرَوْا۟ mereka menukar sharaw
mereka menukar
بِهِۦٓ dengannya bihi
dengannya
أَنفُسَهُمْ ۚ diri mereka anfusahum
diri mereka
لَوْ kalau law
kalau
كَانُوا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui yaʿlamūna
mereka mengetahui
١٠٢ (102)
(102)
Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia yaitu Harut dan Marut. Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan, "Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir!" Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan isterinya. Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka. Dan sungguh, mereka sudah tahu, barang siapa membeli (menggunakan sihir) itu, niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu.
2:103
وَلَوْ dan kalau walaw
dan kalau
أَنَّهُمْ sesungguhnya mereka annahum
sesungguhnya mereka
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
وَٱتَّقَوْا۟ dan mereka bertakwa wa-ittaqaw
dan mereka bertakwa
لَمَثُوبَةٌۭ sungguh pahala lamathūbatun
sungguh pahala
مِّنْ dari min
dari
عِندِ sisi ʿindi
sisi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
خَيْرٌۭ ۖ lebih baik khayrun
lebih baik
لَّوْ kalau law
kalau
كَانُوا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui yaʿlamūna
mereka mengetahui
١٠٣ (103)
(103)
Dan jika mereka beriman dan bertakwa, pahala dari Allah pasti lebih baik, sekiranya mereka tahu.
2:104
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
لَا jangan
jangan
تَقُولُوا۟ kamu berkata taqūlū
kamu berkata
رَٰعِنَا peliharalah kami rāʿinā
peliharalah kami
وَقُولُوا۟ dan katakanlah waqūlū
dan katakanlah
ٱنظُرْنَا perhatikan kami unẓur'nā
perhatikan kami
وَٱسْمَعُوا۟ ۗ dan dengarkanlah wa-is'maʿū
dan dengarkanlah
وَلِلْكَـٰفِرِينَ dan bagi orang-orang kafir walil'kāfirīna
dan bagi orang-orang kafir
عَذَابٌ siksaan ʿadhābun
siksaan
أَلِيمٌۭ yang pedih alīmun
yang pedih
١٠٤ (104)
(104)
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu katakan, Rā'inā, tetapi katakanlah, "Unẓurnā," dan "dengarkanlah. Dan orang-orang kafir akan mendapat azab yang pedih.
2:105
مَّا tidak
tidak
يَوَدُّ menginginkan yawaddu
menginginkan
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
مِنْ dari min
dari
أَهْلِ Ahli ahli
Ahli
ٱلْكِتَـٰبِ Kitab l-kitābi
Kitab
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
ٱلْمُشْرِكِينَ orang-orang musyrik l-mush'rikīna
orang-orang musyrik
أَن bahwa an
bahwa
يُنَزَّلَ mereka menurunkan yunazzala
mereka menurunkan
عَلَيْكُم atas kalian ʿalaykum
atas kalian
مِّنْ dari min
dari
خَيْرٍۢ kebaikan khayrin
kebaikan
مِّن dari min
dari
رَّبِّكُمْ ۗ Tuhan kalian rabbikum
Tuhan kalian
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يَخْتَصُّ Dia menentukan yakhtaṣṣu
Dia menentukan
بِرَحْمَتِهِۦ dengan rahmatNya biraḥmatihi
dengan rahmatNya
مَن orang/siapa man
orang/siapa
يَشَآءُ ۚ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
ذُو mempunyai dhū
mempunyai
ٱلْفَضْلِ karunia l-faḍli
karunia
ٱلْعَظِيمِ besar l-ʿaẓīmi
besar
١٠٥ (105)
(105)
Orang-orang yang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak menginginkan diturunkannya kepadamu suatu kebaikan dari Tuhanmu. Tetapi secara khusus Allah memberikan rahmat-Nya kepada orang yang Dia kehendaki. Dan Allah pemilik karunia yang besar.
2:106
۞ مَا tidak
tidak
نَنسَخْ Kami hapuskan nansakh
Kami hapuskan
مِنْ dari min
dari
ءَايَةٍ sebuah ayat āyatin
sebuah ayat
أَوْ atau aw
atau
نُنسِهَا Kami jadikannya lupa nunsihā
Kami jadikannya lupa
نَأْتِ Kami datangkan nati
Kami datangkan
بِخَيْرٍۢ dengan yang lebih baik bikhayrin
dengan yang lebih baik
مِّنْهَآ daripadanya min'hā
daripadanya
أَوْ atau aw
atau
مِثْلِهَآ ۗ sebanding dengannya mith'lihā
sebanding dengannya
أَلَمْ tidakkah alam
tidakkah
تَعْلَمْ kamu ketahui taʿlam
kamu ketahui
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
كُلِّ segala kulli
segala
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
قَدِيرٌ Maha Kuasa qadīrun
Maha Kuasa
١٠٦ (106)
(106)
Ayat yang Kami batalkan atau Kami hilangkan dari ingatan, pasti Kami ganti dengan yang lebih baik atau yang sebanding dengannya. Tidakkah kamu tahu bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu?
2:107
أَلَمْ tidak alam
tidak
تَعْلَمْ kamu ketahui taʿlam
kamu ketahui
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
لَهُۥ bagiNya lahu
bagiNya
مُلْكُ kerajaan mul'ku
kerajaan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۗ dan bumi wal-arḍi
dan bumi
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
لَكُم bagi kalian lakum
bagi kalian
مِّن dari min
dari
دُونِ selain dūni
selain
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مِن dari min
dari
وَلِىٍّۢ seorang pelindung waliyyin
seorang pelindung
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
نَصِيرٍ seorang penolong naṣīrin
seorang penolong
١٠٧ (107)
(107)
Tidakkah kamu tahu bahwa Allah memiliki kerajaan langit dan bumi? Dan tidak ada bagimu pelindung dan penolong selain Allah.
2:108
أَمْ apakah am
apakah
تُرِيدُونَ kamu menghendaki turīdūna
kamu menghendaki
أَن bahwa an
bahwa
تَسْـَٔلُوا۟ kamu meminta tasalū
kamu meminta
رَسُولَكُمْ Rasul kamu rasūlakum
Rasul kamu
كَمَا sebagaimana kamā
sebagaimana
سُئِلَ ditanya su-ila
ditanya
مُوسَىٰ Musa mūsā
Musa
مِن dari min
dari
قَبْلُ ۗ sebelum qablu
sebelum
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَتَبَدَّلِ mengganti/menukar yatabaddali
mengganti/menukar
ٱلْكُفْرَ kekafiran l-kuf'ra
kekafiran
بِٱلْإِيمَـٰنِ dengan iman bil-īmāni
dengan iman
فَقَدْ maka sungguh faqad
maka sungguh
ضَلَّ ia sesat ḍalla
ia sesat
سَوَآءَ lurus sawāa
lurus
ٱلسَّبِيلِ jalan l-sabīli
jalan
١٠٨ (108)
(108)
Ataukah kamu hendak meminta kepada Rasulmu (Muhammad) seperti halnya Musa (pernah) diminta (Bani Israil) dahulu? Barang siapa mengganti iman dengan kekafiran, maka sungguh, dia telah tersesat dari jalan yang lurus.
2:109
وَدَّ ingin wadda
ingin
كَثِيرٌۭ kebanyakan kathīrun
kebanyakan
مِّنْ dari min
dari
أَهْلِ Ahli ahli
Ahli
ٱلْكِتَـٰبِ Kitab l-kitābi
Kitab
لَوْ sekiranya law
sekiranya
يَرُدُّونَكُم mereka mengembalikan kamu yaruddūnakum
mereka mengembalikan kamu
مِّنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
إِيمَـٰنِكُمْ imanmu īmānikum
imanmu
كُفَّارًا kekafiran kuffāran
kekafiran
حَسَدًۭا dengki ḥasadan
dengki
مِّنْ dari min
dari
عِندِ sisi ʿindi
sisi
أَنفُسِهِم diri mereka anfusihim
diri mereka
مِّنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مَا apa
apa
تَبَيَّنَ jelas/nyata tabayyana
jelas/nyata
لَهُمُ bagi mereka lahumu
bagi mereka
ٱلْحَقُّ ۖ kebenaran l-ḥaqu
kebenaran
فَٱعْفُوا۟ maka maafkanlah fa-iʿ'fū
maka maafkanlah
وَٱصْفَحُوا۟ dan berlapang dadalah wa-iṣ'faḥū
dan berlapang dadalah
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
يَأْتِىَ mendatangkan yatiya
mendatangkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِأَمْرِهِۦٓ ۗ dengan perintahNya bi-amrihi
dengan perintahNya
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
كُلِّ segala kulli
segala
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
قَدِيرٌۭ Maha Kuasa qadīrun
Maha Kuasa
١٠٩ (109)
(109)
Banyak di antara Ahli Kitab menginginkan sekiranya mereka dapat mengembalikan kamu setelah kamu beriman, menjadi kafir kembali, karena rasa dengki dalam diri mereka, setelah kebenaran jelas bagi mereka. Maka maafkanlah dan berlapang dadalah, sampai Allah memberikan perintah-Nya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
2:110
وَأَقِيمُوا۟ dan dirikanlah wa-aqīmū
dan dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ sholat l-ṣalata
sholat
وَءَاتُوا۟ dan tunaikan waātū
dan tunaikan
ٱلزَّكَوٰةَ ۚ zakat l-zakata
zakat
وَمَا dan apa wamā
dan apa
تُقَدِّمُوا۟ kamu kerjakan tuqaddimū
kamu kerjakan
لِأَنفُسِكُم untuk dirimu li-anfusikum
untuk dirimu
مِّنْ dari min
dari
خَيْرٍۢ kebaikan khayrin
kebaikan
تَجِدُوهُ kamu mendapatinya tajidūhu
kamu mendapatinya
عِندَ di sisi ʿinda
di sisi
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
بَصِيرٌۭ Maha Melihat baṣīrun
Maha Melihat
١١٠ (110)
(110)
Dan laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, kamu akan mendapatkannya (pahala) di sisi Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
2:111
وَقَالُوا۟ dan mereka berkata waqālū
dan mereka berkata
لَن tidak lan
tidak
يَدْخُلَ mereka masuk yadkhula
mereka masuk
ٱلْجَنَّةَ surga l-janata
surga
إِلَّا kecuali illā
kecuali
مَن orang man
orang
كَانَ adalah kāna
adalah
هُودًا Yahudi hūdan
Yahudi
أَوْ atau aw
atau
نَصَـٰرَىٰ ۗ Nasrani naṣārā
Nasrani
تِلْكَ itu til'ka
itu
أَمَانِيُّهُمْ ۗ angan-angan mereka amāniyyuhum
angan-angan mereka
قُلْ katakan qul
katakan
هَاتُوا۟ tunjukkan hātū
tunjukkan
بُرْهَـٰنَكُمْ bukti kebenaranmu bur'hānakum
bukti kebenaranmu
إِن jika in
jika
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
صَـٰدِقِينَ orang-orang yang benar ṣādiqīna
orang-orang yang benar
١١١ (111)
(111)
Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata, "Tidak akan masuk surga kecuali orang Yahudi atau Nasrani."1 Itu (hanya) angan-angan mereka. Katakanlah, "Tunjukkan bukti kebenaranmu jika kamu orang yang benar."
2:112
بَلَىٰ bahkan balā
bahkan
مَنْ barang siapa man
barang siapa
أَسْلَمَ menyerahkan diri aslama
menyerahkan diri
وَجْهَهُۥ dirinya wajhahu
dirinya
لِلَّهِ kepada Allah lillahi
kepada Allah
وَهُوَ dan Dia wahuwa
dan Dia
مُحْسِنٌۭ berbuat kebaikan muḥ'sinun
berbuat kebaikan
فَلَهُۥٓ maka baginya falahu
maka baginya
أَجْرُهُۥ pahalanya ajruhu
pahalanya
عِندَ disisi ʿinda
disisi
رَبِّهِۦ Tuhannya rabbihi
Tuhannya
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
خَوْفٌ takut/khawatir khawfun
takut/khawatir
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
هُمْ mereka hum
mereka
يَحْزَنُونَ mereka bersedih hati yaḥzanūna
mereka bersedih hati
١١٢ (112)
(112)
Tidak! Barang siapa menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, dan dia berbuat baik, dia mendapat pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.
2:113
وَقَالَتِ dan berkata waqālati
dan berkata
ٱلْيَهُودُ orang Yahudi l-yahūdu
orang Yahudi
لَيْسَتِ tidak mempunyai laysati
tidak mempunyai
ٱلنَّصَـٰرَىٰ Nasrani l-naṣārā
Nasrani
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
وَقَالَتِ dan berkata waqālati
dan berkata
ٱلنَّصَـٰرَىٰ Nasrani l-naṣārā
Nasrani
لَيْسَتِ tidak (mempunyai) laysati
tidak (mempunyai)
ٱلْيَهُودُ orang Yahudi l-yahūdu
orang Yahudi
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
وَهُمْ dan mereka wahum
dan mereka
يَتْلُونَ mereka membaca yatlūna
mereka membaca
ٱلْكِتَـٰبَ ۗ Kitab l-kitāba
Kitab
كَذَٰلِكَ seperti demikian kadhālika
seperti demikian
قَالَ berkata qāla
berkata
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
لَا tidak
tidak
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui yaʿlamūna
mereka mengetahui
مِثْلَ seperti mith'la
seperti
قَوْلِهِمْ ۚ ucapan mereka qawlihim
ucapan mereka
فَٱللَّهُ maka Allah fal-lahu
maka Allah
يَحْكُمُ Dia mengadili yaḥkumu
Dia mengadili
بَيْنَهُمْ diantara mereka baynahum
diantara mereka
يَوْمَ hari yawma
hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ kiamat l-qiyāmati
kiamat
فِيمَا didalam apa fīmā
didalam apa
كَانُوا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
فِيهِ didalamnya fīhi
didalamnya
يَخْتَلِفُونَ mereka perselisihkan yakhtalifūna
mereka perselisihkan
١١٣ (113)
(113)
Dan orang Yahudi berkata, "Orang Nasrani itu tidak memiliki sesuatu (pegangan)," dan orang-orang Nasrani (juga) berkata, "Orang-orang Yahudi tidak memiliki sesuatu (pegangan)," padahal mereka membaca Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak berilmu, berkata seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili mereka pada hari Kiamat, tentang apa yang mereka perselisihkan.
2:114
وَمَنْ dan siapa waman
dan siapa
أَظْلَمُ lebih aniaya aẓlamu
lebih aniaya
مِمَّن dari orang mimman
dari orang
مَّنَعَ mencegah manaʿa
mencegah
مَسَـٰجِدَ masjid-masjid masājida
masjid-masjid
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
أَن bahwa an
bahwa
يُذْكَرَ disebut yudh'kara
disebut
فِيهَا didalamnya fīhā
didalamnya
ٱسْمُهُۥ namaNya us'muhu
namaNya
وَسَعَىٰ dan ia berusaha wasaʿā
dan ia berusaha
فِى dalam
dalam
خَرَابِهَآ ۚ merobohkannya kharābihā
merobohkannya
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
مَا tidak
tidak
كَانَ ada kāna
ada
لَهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
أَن bahwa an
bahwa
يَدْخُلُوهَآ mereka memasukinya yadkhulūhā
mereka memasukinya
إِلَّا kecuali illā
kecuali
خَآئِفِينَ ۚ orang-orang takut khāifīna
orang-orang takut
لَهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
فِى di
di
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
خِزْىٌۭ kehinaan khiz'yun
kehinaan
وَلَهُمْ dan bagi mereka walahum
dan bagi mereka
فِى di
di
ٱلْـَٔاخِرَةِ akhirat l-ākhirati
akhirat
عَذَابٌ siksa ʿadhābun
siksa
عَظِيمٌۭ besar ʿaẓīmun
besar
١١٤ (114)
(114)
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang melarang di dalam masjid-masjid Allah untuk menyebut nama-Nya, dan berusaha merobohkannya? Mereka itu tidak pantas memasukinya kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka mendapat kehinaan di dunia dan di akhirat mendapat azab yang berat.
2:115
وَلِلَّهِ dan milik Allah walillahi
dan milik Allah
ٱلْمَشْرِقُ timur l-mashriqu
timur
وَٱلْمَغْرِبُ ۚ dan barat wal-maghribu
dan barat
فَأَيْنَمَا maka dimana saja fa-aynamā
maka dimana saja
تُوَلُّوا۟ kamu menghadap tuwallū
kamu menghadap
فَثَمَّ disitulah fathamma
disitulah
وَجْهُ wajah wajhu
wajah
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَٰسِعٌ Maha Luas wāsiʿun
Maha Luas
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
١١٥ (115)
(115)
Dan milik Allah timur dan barat. Ke manapun kamu menghadap di sanalah wajah Allah. Sungguh, Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.
2:116
وَقَالُوا۟ dan mereka berkata waqālū
dan mereka berkata
ٱتَّخَذَ mempunyai ittakhadha
mempunyai
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
وَلَدًۭا ۗ anak waladan
anak
سُبْحَـٰنَهُۥ ۖ Maha Suci Dia sub'ḥānahu
Maha Suci Dia
بَل bahkan bal
bahkan
لَّهُۥ milikNya lahu
milikNya
مَا apa
apa
فِى di
di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۖ dan bumi wal-arḍi
dan bumi
كُلٌّۭ tiap-tiap kullun
tiap-tiap
لَّهُۥ kepadaNya lahu
kepadaNya
قَـٰنِتُونَ mereka tunduk qānitūna
mereka tunduk
١١٦ (116)
(116)
Dan mereka berkata, "Allah mempunyai anak." Mahasuci Allah, bahkan milik-Nyalah apa yang di langit dan di bumi. Semua tunduk kepada-Nya.
2:117
بَدِيعُ (Allah) pencipta badīʿu
(Allah) pencipta
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۖ dan bumi wal-arḍi
dan bumi
وَإِذَا dan bila wa-idhā
dan bila
قَضَىٰٓ Dia memutuskan qaḍā
Dia memutuskan
أَمْرًۭا suatu perkara amran
suatu perkara
فَإِنَّمَا maka sesungguhnya hanyalah fa-innamā
maka sesungguhnya hanyalah
يَقُولُ Dia berkata yaqūlu
Dia berkata
لَهُۥ kepadanya lahu
kepadanya
كُن jadilah kun
jadilah
فَيَكُونُ maka jadilah ia fayakūnu
maka jadilah ia
١١٧ (117)
(117)
(Allah) Pencipta langit dan bumi. Apabila Dia hendak menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu.
2:118
وَقَالَ dan berkata waqāla
dan berkata
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
لَا tidak
tidak
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui yaʿlamūna
mereka mengetahui
لَوْلَا mengapa tidak lawlā
mengapa tidak
يُكَلِّمُنَا berbicara pada kami yukallimunā
berbicara pada kami
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
أَوْ atau aw
atau
تَأْتِينَآ datang kepada kami tatīnā
datang kepada kami
ءَايَةٌۭ ۗ tanda-tanda āyatun
tanda-tanda
كَذَٰلِكَ seperti demikian kadhālika
seperti demikian
قَالَ mengatakan qāla
mengatakan
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
مِن dari min
dari
قَبْلِهِم sebelum mereka qablihim
sebelum mereka
مِّثْلَ seperti mith'la
seperti
قَوْلِهِمْ ۘ ucapan mereka qawlihim
ucapan mereka
تَشَـٰبَهَتْ serupa tashābahat
serupa
قُلُوبُهُمْ ۗ hati mereka qulūbuhum
hati mereka
قَدْ sungguh qad
sungguh
بَيَّنَّا telah Kami jelaskan bayyannā
telah Kami jelaskan
ٱلْـَٔايَـٰتِ tanda-tanda l-āyāti
tanda-tanda
لِقَوْمٍۢ kepada kaum liqawmin
kepada kaum
يُوقِنُونَ mereka yakin yūqinūna
mereka yakin
١١٨ (118)
(118)
Dan orang-orang yang tidak mengetahui berkata, "Mengapa Allah tidak berbicara dengan kita atau datang tanda-tanda (kekuasaan-Nya) kepada kita?" Demikian pula orang-orang yang sebelum mereka telah berkata seperti ucapan mereka itu. Hati mereka serupa. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda (kekuasaan Kami) kepada orang-orang yang yakin.
2:119
إِنَّآ sesungguhnya Kami innā
sesungguhnya Kami
أَرْسَلْنَـٰكَ Kami telah mengutusmu arsalnāka
Kami telah mengutusmu
بِٱلْحَقِّ dengan kebenaran bil-ḥaqi
dengan kebenaran
بَشِيرًۭا pembawa berita gembira bashīran
pembawa berita gembira
وَنَذِيرًۭا ۖ dan pemberi peringatan wanadhīran
dan pemberi peringatan
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
تُسْـَٔلُ kamu ditanya tus'alu
kamu ditanya
عَنْ dari ʿan
dari
أَصْحَـٰبِ penghuni-penghuni aṣḥābi
penghuni-penghuni
ٱلْجَحِيمِ neraka l-jaḥīmi
neraka
١١٩ (119)
(119)
Sungguh, Kami telah mengutusmu (Muhammad) dengan kebenaran, sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Dan engkau tidak akan diminta (pertang­­­gung­­­­­ jawaban) tentang penghuni-penghuni neraka.
2:120
وَلَن dan tidak walan
dan tidak
تَرْضَىٰ senang tarḍā
senang
عَنكَ padamu ʿanka
padamu
ٱلْيَهُودُ orang-orang Yahudi l-yahūdu
orang-orang Yahudi
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
ٱلنَّصَـٰرَىٰ orang Nasrani l-naṣārā
orang Nasrani
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
تَتَّبِعَ kamu mengikuti tattabiʿa
kamu mengikuti
مِلَّتَهُمْ ۗ agama mereka millatahum
agama mereka
قُلْ katakan qul
katakan
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
هُدَى petunjuk hudā
petunjuk
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
هُوَ ialah huwa
ialah
ٱلْهُدَىٰ ۗ petunjuk l-hudā
petunjuk
وَلَئِنِ dan jika wala-ini
dan jika
ٱتَّبَعْتَ kamu mengikuti ittabaʿta
kamu mengikuti
أَهْوَآءَهُم kemauan mereka ahwāahum
kemauan mereka
بَعْدَ sesudah baʿda
sesudah
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
جَآءَكَ telah datang kepadamu jāaka
telah datang kepadamu
مِنَ dari mina
dari
ٱلْعِلْمِ ۙ pengetahuan l-ʿil'mi
pengetahuan
مَا tidak
tidak
لَكَ bagimu laka
bagimu
مِنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مِن dari min
dari
وَلِىٍّۢ pelindung waliyyin
pelindung
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
نَصِيرٍ penolong naṣīrin
penolong
١٢٠ (120)
(120)
Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)." Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah.
2:121
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَاتَيْنَـٰهُمُ Kami telah berikan kepada mereka ātaynāhumu
Kami telah berikan kepada mereka
ٱلْكِتَـٰبَ Al Kitab l-kitāba
Al Kitab
يَتْلُونَهُۥ mereka membacanya yatlūnahu
mereka membacanya
حَقَّ benar ḥaqqa
benar
تِلَاوَتِهِۦٓ bacaannya tilāwatihi
bacaannya
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
يُؤْمِنُونَ mereka beriman yu'minūna
mereka beriman
بِهِۦ ۗ kepadanya bihi
kepadanya
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَكْفُرْ ingkar yakfur
ingkar
بِهِۦ kepadanya bihi
kepadanya
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itulah fa-ulāika
maka mereka itulah
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلْخَـٰسِرُونَ orang-orang yang rugi l-khāsirūna
orang-orang yang rugi
١٢١ (121)
(121)
Orang-orang yang telah Kami beri Kitab, mereka membacanya sebagaimana mestinya, mereka itulah yang beriman kepadanya. Dan barang siapa ingkar kepadanya, mereka itulah orang-orang yang rugi.
2:122
يَـٰبَنِىٓ Wahai keturunan yābanī
Wahai keturunan
إِسْرَٰٓءِيلَ Israil is'rāīla
Israil
ٱذْكُرُوا۟ ingatlah udh'kurū
ingatlah
نِعْمَتِىَ nikmatKu niʿ'matiya
nikmatKu
ٱلَّتِىٓ yang allatī
yang
أَنْعَمْتُ Aku anugerahkan anʿamtu
Aku anugerahkan
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَأَنِّى dan bahwa Aku wa-annī
dan bahwa Aku
فَضَّلْتُكُمْ Aku telah melebihkan kalian faḍḍaltukum
Aku telah melebihkan kalian
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْعَـٰلَمِينَ segala umat l-ʿālamīna
segala umat
١٢٢ (122)
(122)
Wahai Bani Israil! Ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu dari semua umat yang lain di alam ini (pada masa itu).
2:123
وَٱتَّقُوا۟ dan takutlah kamu wa-ittaqū
dan takutlah kamu
يَوْمًۭا suatu hari yawman
suatu hari
لَّا tidak dapat
tidak dapat
تَجْزِى menggantikan tajzī
menggantikan
نَفْسٌ seseorang nafsun
seseorang
عَن dari ʿan
dari
نَّفْسٍۢ seseorang nafsin
seseorang
شَيْـًۭٔا sesuatu/sedikitpun shayan
sesuatu/sedikitpun
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يُقْبَلُ diterima yuq'balu
diterima
مِنْهَا daripadanya min'hā
daripadanya
عَدْلٌۭ tebusan ʿadlun
tebusan
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
تَنفَعُهَا memberi manfaat tanfaʿuhā
memberi manfaat
شَفَـٰعَةٌۭ syafa'at/pertolongan shafāʿatun
syafa'at/pertolongan
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
هُمْ mereka hum
mereka
يُنصَرُونَ mereka ditolong yunṣarūna
mereka ditolong
١٢٣ (123)
(123)
Dan takutlah kamu pada hari, (ketika) tidak seorangpun dapat menggantikan (membela) orang lain sedikit pun, tebusan tidak diterima, bantuan tidak berguna baginya, dan mereka tidak akan ditolong.
2:124
۞ وَإِذِ dan apabila wa-idhi
dan apabila
ٱبْتَلَىٰٓ menguji ib'talā
menguji
إِبْرَٰهِـۧمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
رَبُّهُۥ Tuhannya rabbuhu
Tuhannya
بِكَلِمَـٰتٍۢ dengan beberapa kalimat bikalimātin
dengan beberapa kalimat
فَأَتَمَّهُنَّ ۖ maka ia menunaikannya fa-atammahunna
maka ia menunaikannya
قَالَ Dia berfirman qāla
Dia berfirman
إِنِّى sesungguhnya Aku innī
sesungguhnya Aku
جَاعِلُكَ menjadikan kamu jāʿiluka
menjadikan kamu
لِلنَّاسِ bagi manusia lilnnāsi
bagi manusia
إِمَامًۭا ۖ imam/pemimpin imāman
imam/pemimpin
قَالَ ia berkata qāla
ia berkata
وَمِن dan dia wamin
dan dia
ذُرِّيَّتِى ۖ keturunanku dhurriyyatī
keturunanku
قَالَ Dia berfirman qāla
Dia berfirman
لَا tidak
tidak
يَنَالُ mengenai yanālu
mengenai
عَهْدِى janjiKu ʿahdī
janjiKu
ٱلظَّـٰلِمِينَ orang-orang yang dzalim l-ẓālimīna
orang-orang yang dzalim
١٢٤ (124)
(124)
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu dia melaksanakannya dengan sempurna. Dia (Allah) berfirman, "Sesungguhnya Aku menjadikan engkau sebagai pemimpin bagi seluruh manusia." Dia (Ibrahim) berkata, "Dan (juga) dari anak cucuku?" Allah berfirman, "(Benar, tetapi) janji-Ku tidak berlaku bagi orang-orang zalim."
2:125
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
جَعَلْنَا Kami jadikan jaʿalnā
Kami jadikan
ٱلْبَيْتَ rumah l-bayta
rumah
مَثَابَةًۭ tempat ziarah/berkumpul mathābatan
tempat ziarah/berkumpul
لِّلنَّاسِ bagi manusia lilnnāsi
bagi manusia
وَأَمْنًۭا dan tempat aman wa-amnan
dan tempat aman
وَٱتَّخِذُوا۟ dan jadikanlah wa-ittakhidhū
dan jadikanlah
مِن dari min
dari
مَّقَامِ makam maqāmi
makam
إِبْرَٰهِـۧمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
مُصَلًّۭى ۖ tempat sholat muṣallan
tempat sholat
وَعَهِدْنَآ dan Kami memerintahkan waʿahid'nā
dan Kami memerintahkan
إِلَىٰٓ kepada ilā
kepada
إِبْرَٰهِـۧمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
وَإِسْمَـٰعِيلَ dan Ismail wa-is'māʿīla
dan Ismail
أَن bahwa an
bahwa
طَهِّرَا mensucikan ṭahhirā
mensucikan
بَيْتِىَ rumahKu baytiya
rumahKu
لِلطَّآئِفِينَ untuk orang-orang yang thawaf lilṭṭāifīna
untuk orang-orang yang thawaf
وَٱلْعَـٰكِفِينَ dan orang-orang yang i'tikaf wal-ʿākifīna
dan orang-orang yang i'tikaf
وَٱلرُّكَّعِ dan orang-orang yang ruku wal-rukaʿi
dan orang-orang yang ruku
ٱلسُّجُودِ orang-orang yang sujud l-sujūdi
orang-orang yang sujud
١٢٥ (125)
(125)
Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah (Ka'bah) tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia. Dan jadikanlah maqam Ibrahim itu tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, orang yang itikaf, orang yang rukuk dan orang yang sujud!"
2:126
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
قَالَ berkata qāla
berkata
إِبْرَٰهِـۧمُ Ibrahim ib'rāhīmu
Ibrahim
رَبِّ Tuhanku rabbi
Tuhanku
ٱجْعَلْ jadikanlah ij'ʿal
jadikanlah
هَـٰذَا ini hādhā
ini
بَلَدًا negeri baladan
negeri
ءَامِنًۭا aman āminan
aman
وَٱرْزُقْ dan berilah rezki wa-ur'zuq
dan berilah rezki
أَهْلَهُۥ penduduknya ahlahu
penduduknya
مِنَ dari mina
dari
ٱلثَّمَرَٰتِ buah-buahan l-thamarāti
buah-buahan
مَنْ orang man
orang
ءَامَنَ beriman āmana
beriman
مِنْهُم diantara mereka min'hum
diantara mereka
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَٱلْيَوْمِ dan hari wal-yawmi
dan hari
ٱلْـَٔاخِرِ ۖ akhirat l-ākhiri
akhirat
قَالَ Dia berfirman qāla
Dia berfirman
وَمَن dan orang waman
dan orang
كَفَرَ kafir kafara
kafir
فَأُمَتِّعُهُۥ maka Aku beri kesenangan ia fa-umattiʿuhu
maka Aku beri kesenangan ia
قَلِيلًۭا sedikit qalīlan
sedikit
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
أَضْطَرُّهُۥٓ Aku paksa ia aḍṭarruhu
Aku paksa ia
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
عَذَابِ siksa ʿadhābi
siksa
ٱلنَّارِ ۖ neraka l-nāri
neraka
وَبِئْسَ dan amat buruk wabi'sa
dan amat buruk
ٱلْمَصِيرُ tempat kembali l-maṣīru
tempat kembali
١٢٦ (126)
(126)
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa, "Ya Tuhanku, jadikanlah (negeri Mekkah) ini negeri yang aman dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya, yaitu diantara mereka yang beriman kepada Allah dan hari kemudian," Dia (Allah) berfirman, "Dan kepada orang yang kafir akan Aku beri kesenangan sementara, kemudian akan Aku paksa dia ke dalam azab neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali."
2:127
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
يَرْفَعُ meninggikan yarfaʿu
meninggikan
إِبْرَٰهِـۧمُ Ibrahim ib'rāhīmu
Ibrahim
ٱلْقَوَاعِدَ dasar-dasar l-qawāʿida
dasar-dasar
مِنَ dari mina
dari
ٱلْبَيْتِ rumah/Baitullah l-bayti
rumah/Baitullah
وَإِسْمَـٰعِيلُ dan Ismail wa-is'māʿīlu
dan Ismail
رَبَّنَا ya Tuhan kami rabbanā
ya Tuhan kami
تَقَبَّلْ terimalah taqabbal
terimalah
مِنَّآ ۖ daripada kami minnā
daripada kami
إِنَّكَ sesungguhnya Engkau innaka
sesungguhnya Engkau
أَنتَ Engkau anta
Engkau
ٱلسَّمِيعُ Maha Mendengar l-samīʿu
Maha Mendengar
ٱلْعَلِيمُ Maha Mengetahui l-ʿalīmu
Maha Mengetahui
١٢٧ (127)
(127)
Dan (ingatlah) ketika Ibrahim meninggikan pondasi Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa), "Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui".
2:128
رَبَّنَا ya Tuhan kami rabbanā
ya Tuhan kami
وَٱجْعَلْنَا dan jadikanlah kami wa-ij'ʿalnā
dan jadikanlah kami
مُسْلِمَيْنِ dua orang yang tunduk/patuh mus'limayni
dua orang yang tunduk/patuh
لَكَ pada Engkau laka
pada Engkau
وَمِن dan dari wamin
dan dari
ذُرِّيَّتِنَآ keturunan/anak cucu kami dhurriyyatinā
keturunan/anak cucu kami
أُمَّةًۭ umat ummatan
umat
مُّسْلِمَةًۭ orang-orang yang tunduk/patuh mus'limatan
orang-orang yang tunduk/patuh
لَّكَ pada Engkau laka
pada Engkau
وَأَرِنَا dan tunjukkan pada kami wa-arinā
dan tunjukkan pada kami
مَنَاسِكَنَا cara beribadah haji kami manāsikanā
cara beribadah haji kami
وَتُبْ dan terimalah taubat watub
dan terimalah taubat
عَلَيْنَآ ۖ atas kami ʿalaynā
atas kami
إِنَّكَ sesungguhnya Engkau innaka
sesungguhnya Engkau
أَنتَ Engkau anta
Engkau
ٱلتَّوَّابُ Maha Penerima taubat l-tawābu
Maha Penerima taubat
ٱلرَّحِيمُ Maha Penyayang l-raḥīmu
Maha Penyayang
١٢٨ (128)
(128)
Ya Tuhan kami, jadikanlah kami orang yang berserah diri kepada-Mu, dan anak cucu kami (juga) umat yang berserah diri kepada-Mu dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara melakukan (ibadah) haji kami, dan terimalah tobat kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.
2:129
رَبَّنَا ya Tuhan kami rabbanā
ya Tuhan kami
وَٱبْعَثْ dan utuslah wa-ib'ʿath
dan utuslah
فِيهِمْ pada/untuk mereka fīhim
pada/untuk mereka
رَسُولًۭا seorang Rasul rasūlan
seorang Rasul
مِّنْهُمْ dari (kalangan) mereka min'hum
dari (kalangan) mereka
يَتْلُوا۟ akan membacakan yatlū
akan membacakan
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
ءَايَـٰتِكَ ayat-ayat Engkau āyātika
ayat-ayat Engkau
وَيُعَلِّمُهُمُ dan ia mengajar mereka wayuʿallimuhumu
dan ia mengajar mereka
ٱلْكِتَـٰبَ Al Kitab l-kitāba
Al Kitab
وَٱلْحِكْمَةَ dan hikmat wal-ḥik'mata
dan hikmat
وَيُزَكِّيهِمْ ۚ dan mensucikan mereka wayuzakkīhim
dan mensucikan mereka
إِنَّكَ sesungguhnya Engkau innaka
sesungguhnya Engkau
أَنتَ Engkau anta
Engkau
ٱلْعَزِيزُ Maha Perkasa l-ʿazīzu
Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمُ Maha Bijaksana l-ḥakīmu
Maha Bijaksana
١٢٩ (129)
(129)
Ya Tuhan kami, utuslah di tengah mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu, dan mengajarkan Kitab dan Hikmah kepada mereka, dan menyucikan mereka. Sungguh, Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
2:130
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَرْغَبُ membenci yarghabu
membenci
عَن dari ʿan
dari
مِّلَّةِ agama millati
agama
إِبْرَٰهِـۧمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
إِلَّا kecuali/hanyalah illā
kecuali/hanyalah
مَن orang man
orang
سَفِهَ membodohi safiha
membodohi
نَفْسَهُۥ ۚ dirinya sendiri nafsahu
dirinya sendiri
وَلَقَدِ dan sesungguhnya walaqadi
dan sesungguhnya
ٱصْطَفَيْنَـٰهُ Kami telah memilihnya iṣ'ṭafaynāhu
Kami telah memilihnya
فِى di
di
ٱلدُّنْيَا ۖ dunia l-dun'yā
dunia
وَإِنَّهُۥ dan sesungguhnya ia wa-innahu
dan sesungguhnya ia
فِى di
di
ٱلْـَٔاخِرَةِ akhirat l-ākhirati
akhirat
لَمِنَ benar-benar termasuk lamina
benar-benar termasuk
ٱلصَّـٰلِحِينَ orang-orang yang soleh l-ṣāliḥīna
orang-orang yang soleh
١٣٠ (130)
(130)
Dan orang yang membenci agama Ibrahim, hanyalah orang yang memperbodoh dirinya sendiri. Dan sungguh, Kami telah memilihnya (Ibrahim) di dunia ini. Dan sesungguhnya di akhirat dia termasuk orang-orang yang saleh.
2:131
إِذْ ketika idh
ketika
قَالَ berfirman qāla
berfirman
لَهُۥ kepadanya lahu
kepadanya
رَبُّهُۥٓ Tuhannya rabbuhu
Tuhannya
أَسْلِمْ ۖ tunduk/patuhlah aslim
tunduk/patuhlah
قَالَ dia berkata qāla
dia berkata
أَسْلَمْتُ aku tunduk/patuh aslamtu
aku tunduk/patuh
لِرَبِّ kepada Tuhan lirabbi
kepada Tuhan
ٱلْعَـٰلَمِينَ semesta alam l-ʿālamīna
semesta alam
١٣١ (131)
(131)
(Ingatlah) ketika Tuhan berfirman kepadanya (Ibrahim), "Berserah dirilah!" Dia menjawab, "Aku berserah diri kepada Tuhan seluruh alam."
2:132
وَوَصَّىٰ dan telah mewasiatkan wawaṣṣā
dan telah mewasiatkan
بِهَآ dengannya bihā
dengannya
إِبْرَٰهِـۧمُ Ibrahim ib'rāhīmu
Ibrahim
بَنِيهِ anak-anaknya banīhi
anak-anaknya
وَيَعْقُوبُ dan Yaqub wayaʿqūbu
dan Yaqub
يَـٰبَنِىَّ Wahai keturunan yābaniyya
Wahai keturunan
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
ٱصْطَفَىٰ telah memilih iṣ'ṭafā
telah memilih
لَكُمُ bagi kalian lakumu
bagi kalian
ٱلدِّينَ agama l-dīna
agama
فَلَا maka jangan falā
maka jangan
تَمُوتُنَّ kamu mati tamūtunna
kamu mati
إِلَّا kecuali illā
kecuali
وَأَنتُم dan kalian wa-antum
dan kalian
مُّسْلِمُونَ orang-orang yang tunduk (muslim) mus'limūna
orang-orang yang tunduk (muslim)
١٣٢ (132)
(132)
Dan Ibrahim mewasiatkan (ucapan) itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. "Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini untukmu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim."
2:133
أَمْ atau/apakah am
atau/apakah
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
شُهَدَآءَ menyaksikan shuhadāa
menyaksikan
إِذْ ketika idh
ketika
حَضَرَ hadir ḥaḍara
hadir
يَعْقُوبَ Yaqub yaʿqūba
Yaqub
ٱلْمَوْتُ mati l-mawtu
mati
إِذْ ketika idh
ketika
قَالَ dia berkata qāla
dia berkata
لِبَنِيهِ kepada anak-anaknya libanīhi
kepada anak-anaknya
مَا apa
apa
تَعْبُدُونَ kamu sembah taʿbudūna
kamu sembah
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِى sesudah/sepeninggalku baʿdī
sesudah/sepeninggalku
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
نَعْبُدُ kami akan menyembah naʿbudu
kami akan menyembah
إِلَـٰهَكَ Tuhanmu ilāhaka
Tuhanmu
وَإِلَـٰهَ dan Tuhan wa-ilāha
dan Tuhan
ءَابَآئِكَ bapak-bapakmu ābāika
bapak-bapakmu
إِبْرَٰهِـۧمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
وَإِسْمَـٰعِيلَ dan Ismail wa-is'māʿīla
dan Ismail
وَإِسْحَـٰقَ dan Ishaq wa-is'ḥāqa
dan Ishaq
إِلَـٰهًۭا Tuhan ilāhan
Tuhan
وَٰحِدًۭا satu/Esa wāḥidan
satu/Esa
وَنَحْنُ dan kami wanaḥnu
dan kami
لَهُۥ kepadaNya lahu
kepadaNya
مُسْلِمُونَ orang-orang yang tunduk/patuh mus'limūna
orang-orang yang tunduk/patuh
١٣٣ (133)
(133)
Apakah kamu menjadi saksi saat maut akan menjemput Yakub, ketika dia berkata kepada anak-anaknya, "Apa yang kamu sembah sepeninggalku?" Mereka menjawab, "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yaitu Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Mahaesa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya."
2:134
تِلْكَ itulah til'ka
itulah
أُمَّةٌۭ umat ummatun
umat
قَدْ sungguh qad
sungguh
خَلَتْ ۖ telah lalu khalat
telah lalu
لَهَا baginya lahā
baginya
مَا apa
apa
كَسَبَتْ telah ia usahakan kasabat
telah ia usahakan
وَلَكُم dan bagimu walakum
dan bagimu
مَّا apa
apa
كَسَبْتُمْ ۖ sudah kamu usahakan kasabtum
sudah kamu usahakan
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
تُسْـَٔلُونَ kamu akan ditanya tus'alūna
kamu akan ditanya
عَمَّا tentang apa ʿammā
tentang apa
كَانُوا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
يَعْمَلُونَ mereka kerjakan yaʿmalūna
mereka kerjakan
١٣٤ (134)
(134)
Itulah umat yang telah lalu. Baginya apa yang telah mereka usahakan dan bagimu apa yang telah kamu usahakan. Dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang apa yang dahulu mereka kerjakan.
2:135
وَقَالُوا۟ dan mereka berkata waqālū
dan mereka berkata
كُونُوا۟ jadilah kamu kūnū
jadilah kamu
هُودًا Yahudi hūdan
Yahudi
أَوْ atau aw
atau
نَصَـٰرَىٰ Nasrani naṣārā
Nasrani
تَهْتَدُوا۟ ۗ kamu akan mendapat petunjuk tahtadū
kamu akan mendapat petunjuk
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
بَلْ bahkan bal
bahkan
مِلَّةَ agama millata
agama
إِبْرَٰهِـۧمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
حَنِيفًۭا ۖ lurus ḥanīfan
lurus
وَمَا dan bukan wamā
dan bukan
كَانَ dia menjadi kāna
dia menjadi
مِنَ dari mina
dari
ٱلْمُشْرِكِينَ (golongan) orang musyrik l-mush'rikīna
(golongan) orang musyrik
١٣٥ (135)
(135)
Dan mereka berkata, "Jadilah kamu (penganut) Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk." Katakanlah, "(Tidak!) Tetapi (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus dan dia termasuk golongan orang yang mempersekutukan Tuhan."
2:136
قُولُوٓا۟ katakanlah qūlū
katakanlah
ءَامَنَّا kami beriman āmannā
kami beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَمَآ dan apa wamā
dan apa
أُنزِلَ diturunkan unzila
diturunkan
إِلَيْنَا kepada kami ilaynā
kepada kami
وَمَآ dan apa wamā
dan apa
أُنزِلَ diturunkan unzila
diturunkan
إِلَىٰٓ kepada ilā
kepada
إِبْرَٰهِـۧمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
وَإِسْمَـٰعِيلَ dan Ismail wa-is'māʿīla
dan Ismail
وَإِسْحَـٰقَ dan Ishaq wa-is'ḥāqa
dan Ishaq
وَيَعْقُوبَ dan Yaqub wayaʿqūba
dan Yaqub
وَٱلْأَسْبَاطِ dan anak-cucunya wal-asbāṭi
dan anak-cucunya
وَمَآ dan apa wamā
dan apa
أُوتِىَ diberikan ūtiya
diberikan
مُوسَىٰ Musa mūsā
Musa
وَعِيسَىٰ dan Isa waʿīsā
dan Isa
وَمَآ dan apa wamā
dan apa
أُوتِىَ diberikan ūtiya
diberikan
ٱلنَّبِيُّونَ Nabi-Nabi l-nabiyūna
Nabi-Nabi
مِن dari min
dari
رَّبِّهِمْ Tuhan mereka rabbihim
Tuhan mereka
لَا tidak
tidak
نُفَرِّقُ kami membeda-bedakan nufarriqu
kami membeda-bedakan
بَيْنَ di antara bayna
di antara
أَحَدٍۢ seseorang aḥadin
seseorang
مِّنْهُمْ dari mereka min'hum
dari mereka
وَنَحْنُ dan kami wanaḥnu
dan kami
لَهُۥ kepadaNya lahu
kepadaNya
مُسْلِمُونَ orang-orang yang tunduk/patuh mus'limūna
orang-orang yang tunduk/patuh
١٣٦ (136)
(136)
Katakanlah, "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami, dan kepada apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan kepada apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta kepada apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami berserah diri kepada-Nya."
2:137
فَإِنْ maka jika fa-in
maka jika
ءَامَنُوا۟ mereka beriman āmanū
mereka beriman
بِمِثْلِ seperti bimith'li
seperti
مَآ apa
apa
ءَامَنتُم kamu telah beriman āmantum
kamu telah beriman
بِهِۦ dengannya/kepadanya bihi
dengannya/kepadanya
فَقَدِ maka sungguh faqadi
maka sungguh
ٱهْتَدَوا۟ ۖ mereka mendapat petunjuk ih'tadaw
mereka mendapat petunjuk
وَّإِن dan jika wa-in
dan jika
تَوَلَّوْا۟ berpaling tawallaw
berpaling
فَإِنَّمَا maka sesungguhnya hanyalah fa-innamā
maka sesungguhnya hanyalah
هُمْ mereka hum
mereka
فِى dalam
dalam
شِقَاقٍۢ ۖ perpecahan/permusuhan shiqāqin
perpecahan/permusuhan
فَسَيَكْفِيكَهُمُ maka memelihara kamu terhadap mereka fasayakfīkahumu
maka memelihara kamu terhadap mereka
ٱللَّهُ ۚ Allah l-lahu
Allah
وَهُوَ dan Dia wahuwa
dan Dia
ٱلسَّمِيعُ Maha Mendengar l-samīʿu
Maha Mendengar
ٱلْعَلِيمُ Maha Mengetahui l-ʿalīmu
Maha Mengetahui
١٣٧ (137)
(137)
Maka jika mereka telah beriman sebagaimana yang kamu imani, sungguh, mereka telah mendapat petunjuk. Tetapi jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (denganmu), maka Allah mencukupkan engkau (Muhammad) terhadap mereka (dengan pertolongan-Nya). Dan Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
2:138
صِبْغَةَ agama ṣib'ghata
agama
ٱللَّهِ ۖ Allah l-lahi
Allah
وَمَنْ dan barang siapa waman
dan barang siapa
أَحْسَنُ lebih baik aḥsanu
lebih baik
مِنَ daripada mina
daripada
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
صِبْغَةًۭ ۖ celupan ṣib'ghatan
celupan
وَنَحْنُ dan kami wanaḥnu
dan kami
لَهُۥ kepadanya lahu
kepadanya
عَـٰبِدُونَ orang-orang yang menyembah ʿābidūna
orang-orang yang menyembah
١٣٨ (138)
(138)
"Ṣibgah Allah"1 Siapa yang lebih baik ṣibgah-nya daripada Allah? Dan kepada-Nya kami menyembah.
2:139
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
أَتُحَآجُّونَنَا apakah kamu akan memperdebatkan Kami atuḥājjūnanā
apakah kamu akan memperdebatkan Kami
فِى tentang
tentang
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَهُوَ dan Dia wahuwa
dan Dia
رَبُّنَا Tuhan kami rabbunā
Tuhan kami
وَرَبُّكُمْ dan Tuhanmu warabbukum
dan Tuhanmu
وَلَنَآ dan bagi kami walanā
dan bagi kami
أَعْمَـٰلُنَا amalan kami aʿmālunā
amalan kami
وَلَكُمْ dan bagi kamu walakum
dan bagi kamu
أَعْمَـٰلُكُمْ amalan kamu aʿmālukum
amalan kamu
وَنَحْنُ dan kami wanaḥnu
dan kami
لَهُۥ kepadaNya lahu
kepadaNya
مُخْلِصُونَ orang-orang yang mengikhlaskan hati mukh'liṣūna
orang-orang yang mengikhlaskan hati
١٣٩ (139)
(139)
Katakanlah (Muhammad), "Apakah kamu hendak berdebat dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami amalan kami, bagi kamu amalan kamu, dan hanya kepada-Nya kami dengan tulus mengabdikan diri.
2:140
أَمْ ataukah/apakah am
ataukah/apakah
تَقُولُونَ kamu mengatakan taqūlūna
kamu mengatakan
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
إِبْرَٰهِـۧمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
وَإِسْمَـٰعِيلَ dan Ismail wa-is'māʿīla
dan Ismail
وَإِسْحَـٰقَ dan Ishaq wa-is'ḥāqa
dan Ishaq
وَيَعْقُوبَ dan Yaqub wayaʿqūba
dan Yaqub
وَٱلْأَسْبَاطَ dan anak-cucunya wal-asbāṭa
dan anak-cucunya
كَانُوا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
هُودًا orang Yahudi hūdan
orang Yahudi
أَوْ atau aw
atau
نَصَـٰرَىٰ ۗ Nasrani naṣārā
Nasrani
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
ءَأَنتُمْ apakah kamu a-antum
apakah kamu
أَعْلَمُ lebih mengetahui aʿlamu
lebih mengetahui
أَمِ ataukah/apakah ami
ataukah/apakah
ٱللَّهُ ۗ Allah l-lahu
Allah
وَمَنْ dan siapa waman
dan siapa
أَظْلَمُ lebih dzalim aẓlamu
lebih dzalim
مِمَّن daripada orang mimman
daripada orang
كَتَمَ menyembunyikan katama
menyembunyikan
شَهَـٰدَةً kesaksian shahādatan
kesaksian
عِندَهُۥ disisinya ʿindahu
disisinya
مِنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
وَمَا dan tidaklah wamā
dan tidaklah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِغَـٰفِلٍ lengah bighāfilin
lengah
عَمَّا dari apa ʿammā
dari apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
١٤٠ (140)
(140)
Ataukah kamu (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata bahwa Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya adalah penganut Yahudi atau Nasrani? Katakanlah, "Kamukah yang lebih tahu atau Allah, dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang menyembunyikan kesaksian dari Allah1 yang ada padanya?" Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.
2:141
تِلْكَ itulah til'ka
itulah
أُمَّةٌۭ umat ummatun
umat
قَدْ sungguh qad
sungguh
خَلَتْ ۖ telah lalu khalat
telah lalu
لَهَا baginya lahā
baginya
مَا apa
apa
كَسَبَتْ ia usahakan kasabat
ia usahakan
وَلَكُم dan bagimu walakum
dan bagimu
مَّا apa
apa
كَسَبْتُمْ ۖ kamu usahakan kasabtum
kamu usahakan
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
تُسْـَٔلُونَ kamu ditanya tus'alūna
kamu ditanya
عَمَّا dari/tentang apa ʿammā
dari/tentang apa
كَانُوا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
يَعْمَلُونَ mereka kerjakan yaʿmalūna
mereka kerjakan
١٤١ (141)
(141)
Itulah umat yang telah lalu. Baginya apa yang telah mereka usahakan dan bagimu apa yang telah kamu usahakan. Dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang apa yang dahulu mereka kerjakan.
2:142
۞ سَيَقُولُ akan berkata sayaqūlu
akan berkata
ٱلسُّفَهَآءُ orang-orang bodoh l-sufahāu
orang-orang bodoh
مِنَ dari/diantara mina
dari/diantara
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
مَا apakah
apakah
وَلَّىٰهُمْ memalingkan mereka wallāhum
memalingkan mereka
عَن dari ʿan
dari
قِبْلَتِهِمُ kiblat mereka qib'latihimu
kiblat mereka
ٱلَّتِى yang allatī
yang
كَانُوا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
عَلَيْهَا ۚ atasnya/kepadanya ʿalayhā
atasnya/kepadanya
قُل katakanlah qul
katakanlah
لِّلَّهِ milik Allah lillahi
milik Allah
ٱلْمَشْرِقُ timur l-mashriqu
timur
وَٱلْمَغْرِبُ ۚ dan barat wal-maghribu
dan barat
يَهْدِى Dia memberi petunjuk yahdī
Dia memberi petunjuk
مَن orang/siapa man
orang/siapa
يَشَآءُ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
صِرَٰطٍۢ jalan ṣirāṭin
jalan
مُّسْتَقِيمٍۢ lurus mus'taqīmin
lurus
١٤٢ (142)
(142)
Orang-orang yang kurang akal di antara manusia akan berkata, "Apakah yang memalingkan mereka (muslim) dari kiblat yang dahulu mereka (berkiblat) kepadanya?" Katakanlah (Muhammad), "Milik Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus."
2:143
وَكَذَٰلِكَ dan demikian itu wakadhālika
dan demikian itu
جَعَلْنَـٰكُمْ Kami telah menjadikan kamu jaʿalnākum
Kami telah menjadikan kamu
أُمَّةًۭ umat ummatan
umat
وَسَطًۭا pertengahan wasaṭan
pertengahan
لِّتَكُونُوا۟ agar kamu menjadi litakūnū
agar kamu menjadi
شُهَدَآءَ saksi-saksi shuhadāa
saksi-saksi
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
وَيَكُونَ dan adalah wayakūna
dan adalah
ٱلرَّسُولُ Rasul l-rasūlu
Rasul
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
شَهِيدًۭا ۗ saksi shahīdan
saksi
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
جَعَلْنَا Kami jadikan jaʿalnā
Kami jadikan
ٱلْقِبْلَةَ kiblat l-qib'lata
kiblat
ٱلَّتِى yang allatī
yang
كُنتَ adalah kamu kunta
adalah kamu
عَلَيْهَآ kepadanya (Baitul Maqdis) ʿalayhā
kepadanya (Baitul Maqdis)
إِلَّا kecuali/melainkan illā
kecuali/melainkan
لِنَعْلَمَ agar Kami mengetahui linaʿlama
agar Kami mengetahui
مَن orang/siapa man
orang/siapa
يَتَّبِعُ ia mengikuti yattabiʿu
ia mengikuti
ٱلرَّسُولَ Rasul l-rasūla
Rasul
مِمَّن daripada orang/siapa mimman
daripada orang/siapa
يَنقَلِبُ ia berbalik yanqalibu
ia berbalik
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
عَقِبَيْهِ ۚ dua tumitnya ʿaqibayhi
dua tumitnya
وَإِن dan sebenarnya wa-in
dan sebenarnya
كَانَتْ adalah kānat
adalah
لَكَبِيرَةً sungguh berat lakabīratan
sungguh berat
إِلَّا kecuali illā
kecuali
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
هَدَى memberi petunjuk hadā
memberi petunjuk
ٱللَّهُ ۗ Allah l-lahu
Allah
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
كَانَ ada kāna
ada
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لِيُضِيعَ hendak menyia-nyiakan liyuḍīʿa
hendak menyia-nyiakan
إِيمَـٰنَكُمْ ۚ iman kamu īmānakum
iman kamu
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
بِٱلنَّاسِ dengan/kepada manusia bil-nāsi
dengan/kepada manusia
لَرَءُوفٌۭ amat Pengasih laraūfun
amat Pengasih
رَّحِيمٌۭ Maha Penyayang raḥīmun
Maha Penyayang
١٤٣ (143)
(143)
Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) "umat pertengahan"1 agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menjadikan kiblat yang (dahulu) kamu (berkiblat) kepadanya melainkan agar kami mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sungguh, (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sungguh, Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang kepada manusia.
2:144
قَدْ sungguh qad
sungguh
نَرَىٰ Kami melihat narā
Kami melihat
تَقَلُّبَ menengadah taqalluba
menengadah
وَجْهِكَ mukamu wajhika
mukamu
فِى di/ke
di/ke
ٱلسَّمَآءِ ۖ langit l-samāi
langit
فَلَنُوَلِّيَنَّكَ lalu Kami hadapkan kamu falanuwalliyannaka
lalu Kami hadapkan kamu
قِبْلَةًۭ kiblat qib'latan
kiblat
تَرْضَىٰهَا ۚ kamu sukai tarḍāhā
kamu sukai
فَوَلِّ maka palingkan fawalli
maka palingkan
وَجْهَكَ mukamu wajhaka
mukamu
شَطْرَ ke arah shaṭra
ke arah
ٱلْمَسْجِدِ Masjidil l-masjidi
Masjidil
ٱلْحَرَامِ ۚ Haram l-ḥarāmi
Haram
وَحَيْثُ dan dimana waḥaythu
dan dimana
مَا apa/saja
apa/saja
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
فَوَلُّوا۟ maka palingkanlah fawallū
maka palingkanlah
وُجُوهَكُمْ mukamu wujūhakum
mukamu
شَطْرَهُۥ ۗ kearahnya shaṭrahu
kearahnya
وَإِنَّ dan sesungguhnya wa-inna
dan sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
أُوتُوا۟ (mereka) diberi ūtū
(mereka) diberi
ٱلْكِتَـٰبَ Al Kitab l-kitāba
Al Kitab
لَيَعْلَمُونَ sungguh mereka mengetahui layaʿlamūna
sungguh mereka mengetahui
أَنَّهُ sesungguhnya itu annahu
sesungguhnya itu
ٱلْحَقُّ benar l-ḥaqu
benar
مِن dari min
dari
رَّبِّهِمْ ۗ Tuhan mereka rabbihim
Tuhan mereka
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِغَـٰفِلٍ dengan lengah/lalai bighāfilin
dengan lengah/lalai
عَمَّا dari apa ʿammā
dari apa
يَعْمَلُونَ mereka kerjakan yaʿmalūna
mereka kerjakan
١٤٤ (144)
(144)
Kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja engkau berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi Kitab (Taurat dan Injil) tahu, bahwa (pemindahan kiblat) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.
2:145
وَلَئِنْ dan sungguh jika wala-in
dan sungguh jika
أَتَيْتَ kamu mendatangkan atayta
kamu mendatangkan
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
أُوتُوا۟ (mereka) diberi ūtū
(mereka) diberi
ٱلْكِتَـٰبَ Al Kitab l-kitāba
Al Kitab
بِكُلِّ dengan tiap-tiap/semua bikulli
dengan tiap-tiap/semua
ءَايَةٍۢ ayat/keterangan āyatin
ayat/keterangan
مَّا tidak
tidak
تَبِعُوا۟ mereka mengikuti tabiʿū
mereka mengikuti
قِبْلَتَكَ ۚ kiblatmu qib'lataka
kiblatmu
وَمَآ dan tidak wamā
dan tidak
أَنتَ kamu anta
kamu
بِتَابِعٍۢ dengan mengikuti bitābiʿin
dengan mengikuti
قِبْلَتَهُمْ ۚ kiblat mereka qib'latahum
kiblat mereka
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
بَعْضُهُم sebagian mereka baʿḍuhum
sebagian mereka
بِتَابِعٍۢ dengan mengikuti bitābiʿin
dengan mengikuti
قِبْلَةَ kiblat qib'lata
kiblat
بَعْضٍۢ ۚ sebagian yang lain baʿḍin
sebagian yang lain
وَلَئِنِ dan sungguh jika wala-ini
dan sungguh jika
ٱتَّبَعْتَ kamu mengikuti ittabaʿta
kamu mengikuti
أَهْوَآءَهُم keinginan mereka ahwāahum
keinginan mereka
مِّنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مَا apa
apa
جَآءَكَ datang kepadamu jāaka
datang kepadamu
مِنَ dari mina
dari
ٱلْعِلْمِ ۙ ilmu pengetahuan l-ʿil'mi
ilmu pengetahuan
إِنَّكَ sesungguhnya kamu innaka
sesungguhnya kamu
إِذًۭا kalau begitu idhan
kalau begitu
لَّمِنَ termasuk dari/golongan lamina
termasuk dari/golongan
ٱلظَّـٰلِمِينَ orang-orang yang dzalim l-ẓālimīna
orang-orang yang dzalim
١٤٥ (145)
(145)
Dan walaupun engkau (Muhammad) memberikan semua ayat (keterangan) kepada orang-orang yang diberi kitab itu, mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan engkau pun tidak akan mengikuti kiblat mereka. Sebagian mereka tidak akan mengikuti kiblat sebagian yang lain. Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah sampai ilmu kepadamu, niscaya engkau termasuk orang-orang zalim.
2:146
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَاتَيْنَـٰهُمُ Kami telah berikan mereka ātaynāhumu
Kami telah berikan mereka
ٱلْكِتَـٰبَ Al Kitab l-kitāba
Al Kitab
يَعْرِفُونَهُۥ mereka mengenalnya (Muhammad) yaʿrifūnahu
mereka mengenalnya (Muhammad)
كَمَا sebagaimana/seperti kamā
sebagaimana/seperti
يَعْرِفُونَ mereka mengenal yaʿrifūna
mereka mengenal
أَبْنَآءَهُمْ ۖ anak-anak mereka abnāahum
anak-anak mereka
وَإِنَّ dan sesungguhnya mereka wa-inna
dan sesungguhnya mereka
فَرِيقًۭا segolongan farīqan
segolongan
مِّنْهُمْ dari/diantara mereka min'hum
dari/diantara mereka
لَيَكْتُمُونَ sungguh mereka menyembunyikan layaktumūna
sungguh mereka menyembunyikan
ٱلْحَقَّ kebenaran l-ḥaqa
kebenaran
وَهُمْ dan mereka wahum
dan mereka
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui yaʿlamūna
mereka mengetahui
١٤٦ (146)
(146)
Orang-orang yang telah Kami beri Kitab (Taurat dan Injil) mengenalnya (Muhammad)1 seperti mereka mengenal anak-anak mereka sendiri. Sesungguhnya sebagian mereka pasti menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui(nya).
2:147
ٱلْحَقُّ kebenaran al-ḥaqu
kebenaran
مِن dari min
dari
رَّبِّكَ ۖ Tuhanmu rabbika
Tuhanmu
فَلَا maka jangan falā
maka jangan
تَكُونَنَّ sekali-kali kamu adalah takūnanna
sekali-kali kamu adalah
مِنَ dari mina
dari
ٱلْمُمْتَرِينَ orang-orang yang ragu l-mum'tarīna
orang-orang yang ragu
١٤٧ (147)
(147)
Kebenaran itu dari Tuhanmu, maka janganlah sekali-kali engkau (Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.
2:148
وَلِكُلٍّۢ dan bagi tiap-tiap orang/umat walikullin
dan bagi tiap-tiap orang/umat
وِجْهَةٌ tujuan/kiblat wij'hatun
tujuan/kiblat
هُوَ ia huwa
ia
مُوَلِّيهَا ۖ menghadap kepadanya muwallīhā
menghadap kepadanya
فَٱسْتَبِقُوا۟ maka berlomba-lombalah kamu fa-is'tabiqū
maka berlomba-lombalah kamu
ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ kebaikan l-khayrāti
kebaikan
أَيْنَ dimana ayna
dimana
مَا saja
saja
تَكُونُوا۟ kalian menjadi takūnū
kalian menjadi
يَأْتِ mendatangkan/mengumpulkan yati
mendatangkan/mengumpulkan
بِكُمُ dengan/untuk kalian bikumu
dengan/untuk kalian
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
جَمِيعًا ۚ semua jamīʿan
semua
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
كُلِّ segala kulli
segala
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
قَدِيرٌۭ Maha Kuasa qadīrun
Maha Kuasa
١٤٨ (148)
(148)
Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
2:149
وَمِنْ dan dari wamin
dan dari
حَيْثُ mana saja ḥaythu
mana saja
خَرَجْتَ kamu keluar kharajta
kamu keluar
فَوَلِّ maka hadapkanlah fawalli
maka hadapkanlah
وَجْهَكَ wajahmu wajhaka
wajahmu
شَطْرَ kearah shaṭra
kearah
ٱلْمَسْجِدِ Masjidil l-masjidi
Masjidil
ٱلْحَرَامِ ۖ Haram l-ḥarāmi
Haram
وَإِنَّهُۥ dan sesungguhnya wa-innahu
dan sesungguhnya
لَلْحَقُّ benar-benar hak lalḥaqqu
benar-benar hak
مِن dari min
dari
رَّبِّكَ ۗ Tuhanmu rabbika
Tuhanmu
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِغَـٰفِلٍ dengan lalai/lengah bighāfilin
dengan lalai/lengah
عَمَّا dari apa yang ʿammā
dari apa yang
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
١٤٩ (149)
(149)
Dan dari mana pun engkau (Muhammad) keluar, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam, sesungguhnya itu benar-benar ketentuan dari Tuhanmu. Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.
2:150
وَمِنْ dan dari wamin
dan dari
حَيْثُ mana saja ḥaythu
mana saja
خَرَجْتَ kamu keluar kharajta
kamu keluar
فَوَلِّ maka hadapkanlah fawalli
maka hadapkanlah
وَجْهَكَ wajahmu wajhaka
wajahmu
شَطْرَ kearah shaṭra
kearah
ٱلْمَسْجِدِ Masjidil l-masjidi
Masjidil
ٱلْحَرَامِ ۚ Haram l-ḥarāmi
Haram
وَحَيْثُ dan dimana waḥaythu
dan dimana
مَا apa/saja
apa/saja
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
فَوَلُّوا۟ maka hadapkan fawallū
maka hadapkan
وُجُوهَكُمْ wajahmu wujūhakum
wajahmu
شَطْرَهُۥ kearahnya shaṭrahu
kearahnya
لِئَلَّا agar tidak li-allā
agar tidak
يَكُونَ mereka adalah yakūna
mereka adalah
لِلنَّاسِ bagi manusia lilnnāsi
bagi manusia
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
حُجَّةٌ alasan ḥujjatun
alasan
إِلَّا kecuali illā
kecuali
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ظَلَمُوا۟ (mereka) dzalim ẓalamū
(mereka) dzalim
مِنْهُمْ diantara mereka min'hum
diantara mereka
فَلَا maka janganlah falā
maka janganlah
تَخْشَوْهُمْ kamu takut pada mereka takhshawhum
kamu takut pada mereka
وَٱخْشَوْنِى dan takutlah kepadaKu wa-ikh'shawnī
dan takutlah kepadaKu
وَلِأُتِمَّ dan agar Aku sempurnakan wali-utimma
dan agar Aku sempurnakan
نِعْمَتِى nikmatKu niʿ'matī
nikmatKu
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَلَعَلَّكُمْ dan supaya kamu walaʿallakum
dan supaya kamu
تَهْتَدُونَ kalian mendapat petunjuk tahtadūna
kalian mendapat petunjuk
١٥٠ (150)
(150)
Dan dari mana pun engkau (Muhammad) keluar, maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, maka hadapkanlah wajahmu ke arah itu, agar tidak ada alasan bagi manusia (untuk menentangmu), kecuali orang-orang yang zalim di antara mereka. Janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, agar Aku sempurnakan nikmat-Ku kepadamu, dan agar kamu mendapat petunjuk.
2:151
كَمَآ sebagaimana kamā
sebagaimana
أَرْسَلْنَا Kami telah mengutus arsalnā
Kami telah mengutus
فِيكُمْ kepadamu fīkum
kepadamu
رَسُولًۭا seorang Rasul rasūlan
seorang Rasul
مِّنكُمْ diantara kamu minkum
diantara kamu
يَتْلُوا۟ dia membacakan yatlū
dia membacakan
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
ءَايَـٰتِنَا ayat-ayat Kami āyātinā
ayat-ayat Kami
وَيُزَكِّيكُمْ dan dia mensucikan kamu wayuzakkīkum
dan dia mensucikan kamu
وَيُعَلِّمُكُمُ dan dia mengajarkan kamu wayuʿallimukumu
dan dia mengajarkan kamu
ٱلْكِتَـٰبَ Al Kitab l-kitāba
Al Kitab
وَٱلْحِكْمَةَ dan hikmah wal-ḥik'mata
dan hikmah
وَيُعَلِّمُكُم dan dia mengajarkan kamu wayuʿallimukum
dan dia mengajarkan kamu
مَّا apa
apa
لَمْ belum lam
belum
تَكُونُوا۟ kalian menjadi takūnū
kalian menjadi
تَعْلَمُونَ (kalian) mengetahui taʿlamūna
(kalian) mengetahui
١٥١ (151)
(151)
Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu seorang Rasul (Muhammad) dari (kalangan) kamu yang membacakan ayat-ayat Kami, menyucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Kitab (Alquran) dan Hikmah (Sunah), serta mengajarkan apa yang belum kamu ketahui.
2:152
فَٱذْكُرُونِىٓ maka ingatlah kepadaKU fa-udh'kurūnī
maka ingatlah kepadaKU
أَذْكُرْكُمْ Aku ingat kepadamu adhkur'kum
Aku ingat kepadamu
وَٱشْكُرُوا۟ dan bersyukurlah wa-ush'kurū
dan bersyukurlah
لِى kepadaKu
kepadaKu
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَكْفُرُونِ kalian kafir takfurūni
kalian kafir
١٥٢ (152)
(152)
Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.
2:153
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
ٱسْتَعِينُوا۟ mohonlah pertolongan is'taʿīnū
mohonlah pertolongan
بِٱلصَّبْرِ dengan sabar bil-ṣabri
dengan sabar
وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ dan sholat wal-ṣalati
dan sholat
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
مَعَ beserta maʿa
beserta
ٱلصَّـٰبِرِينَ orang-orang yang sabar l-ṣābirīna
orang-orang yang sabar
١٥٣ (153)
(153)
Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.
2:154
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَقُولُوا۟ kamu mengatakan taqūlū
kamu mengatakan
لِمَن bagi/terhadap orang liman
bagi/terhadap orang
يُقْتَلُ terbunuh yuq'talu
terbunuh
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
أَمْوَٰتٌۢ ۚ mati amwātun
mati
بَلْ bahkan/tetapi bal
bahkan/tetapi
أَحْيَآءٌۭ hidup aḥyāon
hidup
وَلَـٰكِن akan tetapi walākin
akan tetapi
لَّا tidak
tidak
تَشْعُرُونَ kamu menyadari tashʿurūna
kamu menyadari
١٥٤ (154)
(154)
Dan janganlah kamu mengatakan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah (mereka) telah mati. Sebenarnya (mereka) hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.
2:155
وَلَنَبْلُوَنَّكُم dan sungguh akan Kami beri cobaan walanabluwannakum
dan sungguh akan Kami beri cobaan
بِشَىْءٍۢ dengan sesuatu bishayin
dengan sesuatu
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْخَوْفِ ketakutan l-khawfi
ketakutan
وَٱلْجُوعِ dan kelaparan wal-jūʿi
dan kelaparan
وَنَقْصٍۢ dan kekurangan wanaqṣin
dan kekurangan
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْأَمْوَٰلِ harta l-amwāli
harta
وَٱلْأَنفُسِ dan jiwa wal-anfusi
dan jiwa
وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ dan buah-buahan wal-thamarāti
dan buah-buahan
وَبَشِّرِ dan berikan berita gembira wabashiri
dan berikan berita gembira
ٱلصَّـٰبِرِينَ orang-orang yang sabar l-ṣābirīna
orang-orang yang sabar
١٥٥ (155)
(155)
Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,
2:156
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
إِذَآ apabila idhā
apabila
أَصَـٰبَتْهُم menimpa mereka aṣābathum
menimpa mereka
مُّصِيبَةٌۭ musibah muṣībatun
musibah
قَالُوٓا۟ mereka mengucapkan qālū
mereka mengucapkan
إِنَّا sesungguhnya kami innā
sesungguhnya kami
لِلَّهِ milik Allah lillahi
milik Allah
وَإِنَّآ dan sesungguhnya kami wa-innā
dan sesungguhnya kami
إِلَيْهِ kepadaNya ilayhi
kepadaNya
رَٰجِعُونَ mereka kembali rājiʿūna
mereka kembali
١٥٦ (156)
(156)
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata "Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn" (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).
2:157
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
صَلَوَٰتٌۭ kehormatan/keberkatan ṣalawātun
kehormatan/keberkatan
مِّن dari min
dari
رَّبِّهِمْ Tuhan mereka rabbihim
Tuhan mereka
وَرَحْمَةٌۭ ۖ dan rahmat waraḥmatun
dan rahmat
وَأُو۟لَـٰٓئِكَ dan mereka itu wa-ulāika
dan mereka itu
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلْمُهْتَدُونَ orang-orang yang mendapat petunjuk l-muh'tadūna
orang-orang yang mendapat petunjuk
١٥٧ (157)
(157)
Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.
2:158
۞ إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلصَّفَا Shafa l-ṣafā
Shafa
وَٱلْمَرْوَةَ dan Marwa wal-marwata
dan Marwa
مِن daripada min
daripada
شَعَآئِرِ tanda-tanda/syi'ar shaʿāiri
tanda-tanda/syi'ar
ٱللَّهِ ۖ Allah l-lahi
Allah
فَمَنْ maka barang siapa faman
maka barang siapa
حَجَّ beribadah haji ḥajja
beribadah haji
ٱلْبَيْتَ rumah/Baitullah l-bayta
rumah/Baitullah
أَوِ atau awi
atau
ٱعْتَمَرَ berumrah iʿ'tamara
berumrah
فَلَا maka/mengapa tidak falā
maka/mengapa tidak
جُنَاحَ berdosa junāḥa
berdosa
عَلَيْهِ atasnya ʿalayhi
atasnya
أَن untuk an
untuk
يَطَّوَّفَ bertawaf/mengerjakan sa'i yaṭṭawwafa
bertawaf/mengerjakan sa'i
بِهِمَا ۚ diantara keduanya bihimā
diantara keduanya
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
تَطَوَّعَ mengerjakan dengan kerelaan taṭawwaʿa
mengerjakan dengan kerelaan
خَيْرًۭا kebaikan khayran
kebaikan
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
شَاكِرٌ Maha Mensyukuri shākirun
Maha Mensyukuri
عَلِيمٌ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
١٥٨ (158)
(158)
Sesungguhnya Safa dan Marwah merupakan sebagian syiar (agama) Allah. Maka barang siapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tidak ada dosa baginya mengerjakan sai2 antara keduanya. Dan barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui.
2:159
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَكْتُمُونَ (mereka) menyembunyikan yaktumūna
(mereka) menyembunyikan
مَآ apa
apa
أَنزَلْنَا Kami turunkan anzalnā
Kami turunkan
مِنَ dari mina
dari
ٱلْبَيِّنَـٰتِ keterangan/keterangan l-bayināti
keterangan/keterangan
وَٱلْهُدَىٰ dan petunjuk wal-hudā
dan petunjuk
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مَا apa
apa
بَيَّنَّـٰهُ telah Kami terangkan bayyannāhu
telah Kami terangkan
لِلنَّاسِ kepada manusia lilnnāsi
kepada manusia
فِى dalam
dalam
ٱلْكِتَـٰبِ ۙ Al Kitab l-kitābi
Al Kitab
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
يَلْعَنُهُمُ melaknati/mengutuk mereka yalʿanuhumu
melaknati/mengutuk mereka
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
وَيَلْعَنُهُمُ dan melaknati/mengutuk mereka wayalʿanuhumu
dan melaknati/mengutuk mereka
ٱللَّـٰعِنُونَ para pelaknat/pengutuk l-lāʿinūna
para pelaknat/pengutuk
١٥٩ (159)
(159)
Sungguh, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah Kami jelaskan kepada manusia dalam Kitab (Alquran), mereka itulah yang dilaknat Allah dan dilaknat (pula) oleh orang-orang yang melaknat,
2:160
إِلَّا kecuali illā
kecuali
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
تَابُوا۟ (mereka) bertaubat tābū
(mereka) bertaubat
وَأَصْلَحُوا۟ dan mengadakan perbaikan wa-aṣlaḥū
dan mengadakan perbaikan
وَبَيَّنُوا۟ dan mereka menerangkan wabayyanū
dan mereka menerangkan
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itulah fa-ulāika
maka mereka itulah
أَتُوبُ Aku penerima taubat atūbu
Aku penerima taubat
عَلَيْهِمْ ۚ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
وَأَنَا dan Aku wa-anā
dan Aku
ٱلتَّوَّابُ Maha Penerima taubat l-tawābu
Maha Penerima taubat
ٱلرَّحِيمُ Maha Penyayang l-raḥīmu
Maha Penyayang
١٦٠ (160)
(160)
kecuali mereka yang telah bertobat, mengadakan perbaikan dan menjelaskan(nya), mereka itulah yang Aku terima tobatnya dan Akulah Yang Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.
2:161
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
وَمَاتُوا۟ dan mereka mati wamātū
dan mereka mati
وَهُمْ dan mereka wahum
dan mereka
كُفَّارٌ orang-orang kafir kuffārun
orang-orang kafir
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
لَعْنَةُ kutukan/laknat laʿnatu
kutukan/laknat
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ dan para Malaikat wal-malāikati
dan para Malaikat
وَٱلنَّاسِ manusia wal-nāsi
manusia
أَجْمَعِينَ seluruhnya ajmaʿīna
seluruhnya
١٦١ (161)
(161)
Sungguh, orang-orang yang kafir dan mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya,
2:162
خَـٰلِدِينَ mereka kekal khālidīna
mereka kekal
فِيهَا ۖ didalamnya fīhā
didalamnya
لَا tidak
tidak
يُخَفَّفُ diringankan yukhaffafu
diringankan
عَنْهُمُ dari mereka ʿanhumu
dari mereka
ٱلْعَذَابُ siksa l-ʿadhābu
siksa
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
هُمْ mereka hum
mereka
يُنظَرُونَ mereka diberi tangguh yunẓarūna
mereka diberi tangguh
١٦٢ (162)
(162)
mereka kekal di dalamnya (laknat), tidak akan diringankan azabnya, dan mereka tidak diberi penangguhan.
2:163
وَإِلَـٰهُكُمْ dan Tuhanmu wa-ilāhukum
dan Tuhanmu
إِلَـٰهٌۭ Tuhan ilāhun
Tuhan
وَٰحِدٌۭ ۖ satu/esa wāḥidun
satu/esa
لَّآ tidak ada
tidak ada
إِلَـٰهَ Tuhan ilāha
Tuhan
إِلَّا melainkan illā
melainkan
هُوَ Dia huwa
Dia
ٱلرَّحْمَـٰنُ Maha Pengasih l-raḥmānu
Maha Pengasih
ٱلرَّحِيمُ Maha Penyayang l-raḥīmu
Maha Penyayang
١٦٣ (163)
(163)
Dan Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
2:164
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
فِى dalam/pada
dalam/pada
خَلْقِ kejadian/penciptaan khalqi
kejadian/penciptaan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ dan bumi wal-arḍi
dan bumi
وَٱخْتِلَـٰفِ dan pergantian wa-ikh'tilāfi
dan pergantian
ٱلَّيْلِ malam al-layli
malam
وَٱلنَّهَارِ dan siang wal-nahāri
dan siang
وَٱلْفُلْكِ dan bahtera wal-ful'ki
dan bahtera
ٱلَّتِى yang allatī
yang
تَجْرِى berlayar tajrī
berlayar
فِى di
di
ٱلْبَحْرِ laut l-baḥri
laut
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
يَنفَعُ memberi manfaat yanfaʿu
memberi manfaat
ٱلنَّاسَ manusia l-nāsa
manusia
وَمَآ dan apa wamā
dan apa
أَنزَلَ menurunkan anzala
menurunkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
مِنَ dari mina
dari
ٱلسَّمَآءِ langit l-samāi
langit
مِن dari min
dari
مَّآءٍۢ air māin
air
فَأَحْيَا maka/lalu Dia menghidupkan fa-aḥyā
maka/lalu Dia menghidupkan
بِهِ dengannya bihi
dengannya
ٱلْأَرْضَ bumi l-arḍa
bumi
بَعْدَ sesudah baʿda
sesudah
مَوْتِهَا matinya mawtihā
matinya
وَبَثَّ dan Dia sebarkan wabatha
dan Dia sebarkan
فِيهَا di dalamnya fīhā
di dalamnya
مِن dari min
dari
كُلِّ segala kulli
segala
دَآبَّةٍۢ hewan dābbatin
hewan
وَتَصْرِيفِ dan pergerakan wataṣrīfi
dan pergerakan
ٱلرِّيَـٰحِ angin l-riyāḥi
angin
وَٱلسَّحَابِ dan awan wal-saḥābi
dan awan
ٱلْمُسَخَّرِ dikendalikan l-musakhari
dikendalikan
بَيْنَ antara bayna
antara
ٱلسَّمَآءِ langit l-samāi
langit
وَٱلْأَرْضِ dan bumi wal-arḍi
dan bumi
لَـَٔايَـٰتٍۢ sungguh tanda-tanda laāyātin
sungguh tanda-tanda
لِّقَوْمٍۢ bagi kaum liqawmin
bagi kaum
يَعْقِلُونَ mereka berakal (memikirkan) yaʿqilūna
mereka berakal (memikirkan)
١٦٤ (164)
(164)
Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, kapal yang berlayar di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia, apa yang diturunkan Allah dari langit berupa air, lalu dengan itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati (kering), dan Dia tebarkan di dalamnya bermacam-macam binatang, dan perkisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, (semua itu) sungguh, merupakan tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mengerti.
2:165
وَمِنَ dan dari/sebagian wamina
dan dari/sebagian
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
مَن orang man
orang
يَتَّخِذُ dia mengambil/menyembah yattakhidhu
dia mengambil/menyembah
مِن dari min
dari
دُونِ selain dūni
selain
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
أَندَادًۭا sekutu-sekutu/tandingan andādan
sekutu-sekutu/tandingan
يُحِبُّونَهُمْ mereka mencintainya yuḥibbūnahum
mereka mencintainya
كَحُبِّ sebagaimana mencintai kaḥubbi
sebagaimana mencintai
ٱللَّهِ ۖ Allah l-lahi
Allah
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ beriman āmanū
beriman
أَشَدُّ amat sangat ashaddu
amat sangat
حُبًّۭا cinta ḥubban
cinta
لِّلَّهِ ۗ kepada Allah lillahi
kepada Allah
وَلَوْ dan seandainya walaw
dan seandainya
يَرَى mengetahui/melihat yarā
mengetahui/melihat
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ظَلَمُوٓا۟ (mereka) dzalim ẓalamū
(mereka) dzalim
إِذْ ketika idh
ketika
يَرَوْنَ mereka melihat yarawna
mereka melihat
ٱلْعَذَابَ siksa l-ʿadhāba
siksa
أَنَّ bahwasanya anna
bahwasanya
ٱلْقُوَّةَ kekuatan l-quwata
kekuatan
لِلَّهِ milik Allah lillahi
milik Allah
جَمِيعًۭا semuanya jamīʿan
semuanya
وَأَنَّ dan bahwasanya wa-anna
dan bahwasanya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
شَدِيدُ amat berat shadīdu
amat berat
ٱلْعَذَابِ siksa(Nya) l-ʿadhābi
siksa(Nya)
١٦٥ (165)
(165)
Dan di antara manusia ada orang yang menyembah tuhan selain Allah sebagai tandingan, yang mereka cintai seperti mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah. Sekiranya orang-orang yang berbuat zalim itu1 melihat, ketika mereka melihat azab (pada hari Kiamat), bahwa kekuatan itu semuanya milik Allah dan bahwa Allah sangat berat azab-Nya (niscaya mereka menyesal).
2:166
إِذْ ketika idh
ketika
تَبَرَّأَ berlepas tangan tabarra-a
berlepas tangan
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ٱتُّبِعُوا۟ (mereka) diikuti ittubiʿū
(mereka) diikuti
مِنَ dari mina
dari
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ٱتَّبَعُوا۟ (mereka) mengikuti ittabaʿū
(mereka) mengikuti
وَرَأَوُا۟ dan mereka melihat wara-awū
dan mereka melihat
ٱلْعَذَابَ siksa l-ʿadhāba
siksa
وَتَقَطَّعَتْ dan terputuslah wataqaṭṭaʿat
dan terputuslah
بِهِمُ dengan mereka bihimu
dengan mereka
ٱلْأَسْبَابُ sebab-sebab/hubungan l-asbābu
sebab-sebab/hubungan
١٦٦ (166)
(166)
(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti berlepas tangan dari orang-orang yang mengikuti, dan mereka melihat azab, dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus.
2:167
وَقَالَ dan berkata waqāla
dan berkata
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ٱتَّبَعُوا۟ (mereka) mengikuti ittabaʿū
(mereka) mengikuti
لَوْ seandainya law
seandainya
أَنَّ bahwa anna
bahwa
لَنَا bagi kami lanā
bagi kami
كَرَّةًۭ kembali lagi karratan
kembali lagi
فَنَتَبَرَّأَ maka kami berlepas diri fanatabarra-a
maka kami berlepas diri
مِنْهُمْ dari mereka min'hum
dari mereka
كَمَا sebagaimana kamā
sebagaimana
تَبَرَّءُوا۟ mereka berlepas diri tabarraū
mereka berlepas diri
مِنَّا ۗ dari kami minnā
dari kami
كَذَٰلِكَ demikianlah kadhālika
demikianlah
يُرِيهِمُ memperlihatkan kepada mereka yurīhimu
memperlihatkan kepada mereka
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
أَعْمَـٰلَهُمْ amal perbuatan mereka aʿmālahum
amal perbuatan mereka
حَسَرَٰتٍ penyesalan ḥasarātin
penyesalan
عَلَيْهِمْ ۖ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
هُم mereka hum
mereka
بِخَـٰرِجِينَ sebagai orang-orang yang keluar bikhārijīna
sebagai orang-orang yang keluar
مِنَ dari mina
dari
ٱلنَّارِ neraka l-nāri
neraka
١٦٧ (167)
(167)
Dan orang-orang yang mengikuti berkata, "Sekiranya kami mendapat kesempatan (kembali ke dunia), tentu kami akan berlepas tangan dari mereka, sebagaimana mereka berlepas tangan dari kami." Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka perbuatan mereka yang menjadi penyesalan mereka. Dan mereka tidak akan ke luar dari api neraka.
2:168
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلنَّاسُ manusia l-nāsu
manusia
كُلُوا۟ makanlah kulū
makanlah
مِمَّا dariapa mimmā
dariapa
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ bumi l-arḍi
bumi
حَلَـٰلًۭا halal ḥalālan
halal
طَيِّبًۭا baik/bersih ṭayyiban
baik/bersih
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَتَّبِعُوا۟ kamu mengikuti tattabiʿū
kamu mengikuti
خُطُوَٰتِ langkah-langkah khuṭuwāti
langkah-langkah
ٱلشَّيْطَـٰنِ ۚ syaitan l-shayṭāni
syaitan
إِنَّهُۥ sesungguhnya ia innahu
sesungguhnya ia
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
عَدُوٌّۭ musuh ʿaduwwun
musuh
مُّبِينٌ yang nyata mubīnun
yang nyata
١٦٨ (168)
(168)
Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.
2:169
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah innamā
sesungguhnya hanyalah
يَأْمُرُكُم ia menyuruh kamu yamurukum
ia menyuruh kamu
بِٱلسُّوٓءِ dengan kejahatan bil-sūi
dengan kejahatan
وَٱلْفَحْشَآءِ dan perbuatan keji wal-faḥshāi
dan perbuatan keji
وَأَن dan supaya wa-an
dan supaya
تَقُولُوا۟ kamu mengatakan taqūlū
kamu mengatakan
عَلَى atas/terhadap ʿalā
atas/terhadap
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مَا apa
apa
لَا yang tidak
yang tidak
تَعْلَمُونَ (kalian) mengetahui taʿlamūna
(kalian) mengetahui
١٦٩ (169)
(169)
Sesungguhnya (setan) itu hanya menyuruh kamu agar berbuat jahat dan keji, dan mengatakan apa yang tidak kamu ketahui tentang Allah.
2:170
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
قِيلَ dikatakan qīla
dikatakan
لَهُمُ kepada mereka lahumu
kepada mereka
ٱتَّبِعُوا۟ ikutilah ittabiʿū
ikutilah
مَآ apa
apa
أَنزَلَ menurunkan anzala
menurunkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
بَلْ tidak/bahkan bal
tidak/bahkan
نَتَّبِعُ kami mengikuti nattabiʿu
kami mengikuti
مَآ apa
apa
أَلْفَيْنَا kami dapati alfaynā
kami dapati
عَلَيْهِ atasnya ʿalayhi
atasnya
ءَابَآءَنَآ ۗ bapak-bapak kami ābāanā
bapak-bapak kami
أَوَلَوْ apakah walaupun awalaw
apakah walaupun
كَانَ adalah kāna
adalah
ءَابَآؤُهُمْ bapak-bapak mereka ābāuhum
bapak-bapak mereka
لَا tidak
tidak
يَعْقِلُونَ berakal/mengerti yaʿqilūna
berakal/mengerti
شَيْـًۭٔا sesuatu/sedikitpun shayan
sesuatu/sedikitpun
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَهْتَدُونَ mereka mendapat petunjuk yahtadūna
mereka mendapat petunjuk
١٧٠ (170)
(170)
Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab, "(Tidak!) Kami mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami (melakukannya)." Padahal, nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa pun, dan tidak mendapat petunjuk.
2:171
وَمَثَلُ dan perumpamaan wamathalu
dan perumpamaan
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
كَمَثَلِ seperti perumpamaan kamathali
seperti perumpamaan
ٱلَّذِى yang/orang alladhī
yang/orang
يَنْعِقُ dia berteriak/memanggil yanʿiqu
dia berteriak/memanggil
بِمَا dengan/kepada apa bimā
dengan/kepada apa
لَا tidak
tidak
يَسْمَعُ ia mendengar yasmaʿu
ia mendengar
إِلَّا kecuali/selain illā
kecuali/selain
دُعَآءًۭ panggilan duʿāan
panggilan
وَنِدَآءًۭ ۚ dan seruan wanidāan
dan seruan
صُمٌّۢ (mereka) tuli ṣummun
(mereka) tuli
بُكْمٌ dengan/untuk kalian buk'mun
dengan/untuk kalian
عُمْىٌۭ (mereka) buta ʿum'yun
(mereka) buta
فَهُمْ maka mereka fahum
maka mereka
لَا tidak
tidak
يَعْقِلُونَ mereka mengerti yaʿqilūna
mereka mengerti
١٧١ (171)
(171)
Dan perumpamaan bagi (penyeru) orang yang kafir adalah seperti (penggembala) yang meneriaki (binatang) yang tidak mendengar selain panggilan dan teriakan. (Mereka) tuli, bisu dan buta, maka mereka tidak mengerti.
2:172
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
كُلُوا۟ makanlah kulū
makanlah
مِن dari min
dari
طَيِّبَـٰتِ yang baik-baik ṭayyibāti
yang baik-baik
مَا apa
apa
رَزَقْنَـٰكُمْ Kami rezkikan kepadamu razaqnākum
Kami rezkikan kepadamu
وَٱشْكُرُوا۟ dan bersyukurlah wa-ush'kurū
dan bersyukurlah
لِلَّهِ kepada Allah lillahi
kepada Allah
إِن jika in
jika
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
إِيَّاهُ kepadaNya iyyāhu
kepadaNya
تَعْبُدُونَ kamu menyembah taʿbudūna
kamu menyembah
١٧٢ (172)
(172)
Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.
2:173
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah innamā
sesungguhnya hanyalah
حَرَّمَ Dia mengharamkan ḥarrama
Dia mengharamkan
عَلَيْكُمُ atas kalian ʿalaykumu
atas kalian
ٱلْمَيْتَةَ bangkai l-maytata
bangkai
وَٱلدَّمَ dan darah wal-dama
dan darah
وَلَحْمَ dan daging walaḥma
dan daging
ٱلْخِنزِيرِ babi l-khinzīri
babi
وَمَآ dan apa-apa wamā
dan apa-apa
أُهِلَّ disembelih uhilla
disembelih
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
لِغَيْرِ selain lighayri
selain
ٱللَّهِ ۖ Allah l-lahi
Allah
فَمَنِ maka barang siapa famani
maka barang siapa
ٱضْطُرَّ terpaksa uḍ'ṭurra
terpaksa
غَيْرَ selain/tidak ghayra
selain/tidak
بَاغٍۢ sengaja bāghin
sengaja
وَلَا maka tidak walā
maka tidak
عَادٍۢ melampaui batas ʿādin
melampaui batas
فَلَآ maka tidak falā
maka tidak
إِثْمَ berdosa ith'ma
berdosa
عَلَيْهِ ۚ atas/terhadapnya ʿalayhi
atas/terhadapnya
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
غَفُورٌۭ Maha Pengampun ghafūrun
Maha Pengampun
رَّحِيمٌ Maha Penyayang raḥīmun
Maha Penyayang
١٧٣ (173)
(173)
Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan atasmu bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih dengan (menyebut nama) selain Allah. Tetapi barang siapa terpaksa (memakannya), bukan karena menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
2:174
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَكْتُمُونَ (mereka) menyembunyikan yaktumūna
(mereka) menyembunyikan
مَآ apa
apa
أَنزَلَ menurunkan anzala
menurunkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
مِنَ dari mina
dari
ٱلْكِتَـٰبِ Al Kitab l-kitābi
Al Kitab
وَيَشْتَرُونَ dan mereka menjual wayashtarūna
dan mereka menjual
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
ثَمَنًۭا harga thamanan
harga
قَلِيلًا ۙ sedikit/murah qalīlan
sedikit/murah
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
مَا tidak
tidak
يَأْكُلُونَ mereka memakan yakulūna
mereka memakan
فِى dalam
dalam
بُطُونِهِمْ perut mereka buṭūnihim
perut mereka
إِلَّا kecuali/melainkan illā
kecuali/melainkan
ٱلنَّارَ api l-nāra
api
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يُكَلِّمُهُمُ berbicara kepada mereka yukallimuhumu
berbicara kepada mereka
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
يَوْمَ hari yawma
hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ kiamat l-qiyāmati
kiamat
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يُزَكِّيهِمْ Dia mensucikan mereka yuzakkīhim
Dia mensucikan mereka
وَلَهُمْ dan bagi mereka walahum
dan bagi mereka
عَذَابٌ siksa ʿadhābun
siksa
أَلِيمٌ pedih alīmun
pedih
١٧٤ (174)
(174)
Sungguh, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Kitab, dan menjualnya dengan harga murah, mereka hanya menelan api neraka ke dalam perutnya, dan Allah tidak akan menyapa mereka pada hari Kiamat dan tidak akan menyucikan mereka. Mereka akan mendapat azab yang sangat pedih.
2:175
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ٱشْتَرَوُا۟ (mereka) membeli ish'tarawū
(mereka) membeli
ٱلضَّلَـٰلَةَ kesesatan l-ḍalālata
kesesatan
بِٱلْهُدَىٰ dengan petunjuk bil-hudā
dengan petunjuk
وَٱلْعَذَابَ dan siksa wal-ʿadhāba
dan siksa
بِٱلْمَغْفِرَةِ ۚ dengan ampunan bil-maghfirati
dengan ampunan
فَمَآ maka alangkah famā
maka alangkah
أَصْبَرَهُمْ sangat tahan/sabarnya mereka aṣbarahum
sangat tahan/sabarnya mereka
عَلَى diatas ʿalā
diatas
ٱلنَّارِ neraka l-nāri
neraka
١٧٥ (175)
(175)
Mereka itulah yang membeli kesesatan dengan petunjuk dan azab dengan ampunan. Maka alangkah beraninya mereka menentang api neraka!
2:176
ذَٰلِكَ yang demikian itu dhālika
yang demikian itu
بِأَنَّ karena sesungguhnya bi-anna
karena sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
نَزَّلَ Dia menurunkan nazzala
Dia menurunkan
ٱلْكِتَـٰبَ Al Kitab l-kitāba
Al Kitab
بِٱلْحَقِّ ۗ dengan kebenaran bil-ḥaqi
dengan kebenaran
وَإِنَّ dan sesungguhnya wa-inna
dan sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ٱخْتَلَفُوا۟ (mereka) berselisih ikh'talafū
(mereka) berselisih
فِى didalam/tentang
didalam/tentang
ٱلْكِتَـٰبِ Al Kitab l-kitābi
Al Kitab
لَفِى tentu dalam lafī
tentu dalam
شِقَاقٍۭ perpecahan shiqāqin
perpecahan
بَعِيدٍۢ yang jauh baʿīdin
yang jauh
١٧٦ (176)
(176)
Yang demikian itu karena Allah telah menurunkan Kitab (Alquran) dengan (membawa) kebenaran, dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (kebenaran) Kitab itu, mereka dalam perpecahan yang parah.
2:177
۞ لَّيْسَ bukanlah laysa
bukanlah
ٱلْبِرَّ kebaikan/kebaktian l-bira
kebaikan/kebaktian
أَن bahwa an
bahwa
تُوَلُّوا۟ kamu menghadapkan tuwallū
kamu menghadapkan
وُجُوهَكُمْ wajahmu wujūhakum
wajahmu
قِبَلَ kearah qibala
kearah
ٱلْمَشْرِقِ timur l-mashriqi
timur
وَٱلْمَغْرِبِ dan barat wal-maghribi
dan barat
وَلَـٰكِنَّ akan tetapi walākinna
akan tetapi
ٱلْبِرَّ kebaikan/kebaktian l-bira
kebaikan/kebaktian
مَنْ orang man
orang
ءَامَنَ dia beriman āmana
dia beriman
بِٱللَّهِ dengan/kepada Allah bil-lahi
dengan/kepada Allah
وَٱلْيَوْمِ dan hari wal-yawmi
dan hari
ٱلْـَٔاخِرِ akhirat l-ākhiri
akhirat
وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ dan malaikat wal-malāikati
dan malaikat
وَٱلْكِتَـٰبِ dan Kitab wal-kitābi
dan Kitab
وَٱلنَّبِيِّـۧنَ dan Nabi-Nabi wal-nabiyīna
dan Nabi-Nabi
وَءَاتَى dan memberikan waātā
dan memberikan
ٱلْمَالَ harta l-māla
harta
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
حُبِّهِۦ dicintainya ḥubbihi
dicintainya
ذَوِى kelompok dhawī
kelompok
ٱلْقُرْبَىٰ kerabat l-qur'bā
kerabat
وَٱلْيَتَـٰمَىٰ dan anak-anak yatim wal-yatāmā
dan anak-anak yatim
وَٱلْمَسَـٰكِينَ dan orang-orang miskin wal-masākīna
dan orang-orang miskin
وَٱبْنَ dan orang wa-ib'na
dan orang
ٱلسَّبِيلِ (dalam) perjalanan l-sabīli
(dalam) perjalanan
وَٱلسَّآئِلِينَ dan orang yang minta-minta wal-sāilīna
dan orang yang minta-minta
وَفِى dan didalam wafī
dan didalam
ٱلرِّقَابِ memerdekakan hamba sahaya l-riqābi
memerdekakan hamba sahaya
وَأَقَامَ dan mendirikan wa-aqāma
dan mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَ sholat l-ṣalata
sholat
وَءَاتَى dan menunaikan waātā
dan menunaikan
ٱلزَّكَوٰةَ zakat l-zakata
zakat
وَٱلْمُوفُونَ dan orang-orang yang menepati wal-mūfūna
dan orang-orang yang menepati
بِعَهْدِهِمْ pada janji mereka biʿahdihim
pada janji mereka
إِذَا apabila idhā
apabila
عَـٰهَدُوا۟ ۖ mereka berjanji ʿāhadū
mereka berjanji
وَٱلصَّـٰبِرِينَ dan orang-orang yang sabar wal-ṣābirīna
dan orang-orang yang sabar
فِى dalam
dalam
ٱلْبَأْسَآءِ kesempitan l-basāi
kesempitan
وَٱلضَّرَّآءِ dan kemelaratan wal-ḍarāi
dan kemelaratan
وَحِينَ dan ketika waḥīna
dan ketika
ٱلْبَأْسِ ۗ perang l-basi
perang
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
صَدَقُوا۟ ۖ mereka benar ṣadaqū
mereka benar
وَأُو۟لَـٰٓئِكَ dan mereka itu wa-ulāika
dan mereka itu
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلْمُتَّقُونَ orang-orang yang bertakwa l-mutaqūna
orang-orang yang bertakwa
١٧٧ (177)
(177)
Kebajikan itu bukanlah mengahadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
2:178
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
كُتِبَ diwajibkan kutiba
diwajibkan
عَلَيْكُمُ atas kalian ʿalaykumu
atas kalian
ٱلْقِصَاصُ hukum Qishash l-qiṣāṣu
hukum Qishash
فِى didalam
didalam
ٱلْقَتْلَى ۖ pembunuhan l-qatlā
pembunuhan
ٱلْحُرُّ orang merdeka l-ḥuru
orang merdeka
بِٱلْحُرِّ dengan orang merdeka bil-ḥuri
dengan orang merdeka
وَٱلْعَبْدُ dan hamba sahaya wal-ʿabdu
dan hamba sahaya
بِٱلْعَبْدِ dengan hamba sahaya bil-ʿabdi
dengan hamba sahaya
وَٱلْأُنثَىٰ dan wanita wal-unthā
dan wanita
بِٱلْأُنثَىٰ ۚ dengan wanita bil-unthā
dengan wanita
فَمَنْ maka barang siapa faman
maka barang siapa
عُفِىَ dimaafkan ʿufiya
dimaafkan
لَهُۥ padanya lahu
padanya
مِنْ dari min
dari
أَخِيهِ saudaranya akhīhi
saudaranya
شَىْءٌۭ sesuatu shayon
sesuatu
فَٱتِّبَاعٌۢ maka hendaklah mengikuti fa-ittibāʿun
maka hendaklah mengikuti
بِٱلْمَعْرُوفِ dengan cara yang baik bil-maʿrūfi
dengan cara yang baik
وَأَدَآءٌ dan membayar diat wa-adāon
dan membayar diat
إِلَيْهِ kepadanya ilayhi
kepadanya
بِإِحْسَـٰنٍۢ ۗ dengan baik bi-iḥ'sānin
dengan baik
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
تَخْفِيفٌۭ keringanan takhfīfun
keringanan
مِّن dari min
dari
رَّبِّكُمْ Tuhan kalian rabbikum
Tuhan kalian
وَرَحْمَةٌۭ ۗ dan rahmat waraḥmatun
dan rahmat
فَمَنِ maka barang siapa famani
maka barang siapa
ٱعْتَدَىٰ melampaui batas iʿ'tadā
melampaui batas
بَعْدَ sesudah baʿda
sesudah
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
فَلَهُۥ maka baginya falahu
maka baginya
عَذَابٌ siksa ʿadhābun
siksa
أَلِيمٌۭ sangat pedih alīmun
sangat pedih
١٧٨ (178)
(178)
Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu (melaksanakan) kisas1 berkenaan dengan orang yang dibunuh. Orang merdeka dengan orang merdeka, hamba sahaya dengan hamba sahaya, perempuan dengan perempuan. Tetapi barang siapa memperoleh maaf dari saudaranya, hendaklah dia mengikutinya dengan baik, dan membayar diat (tebusan) kepadanya dengan baik (pula). Yang demikian itu adalah keringanan dan rahmat dari Tuhanmu. Barang siapa melampaui batas setelah itu, maka ia akan mendapat azab yang sangat pedih.
2:179
وَلَكُمْ dan bagimu walakum
dan bagimu
فِى dalam
dalam
ٱلْقِصَاصِ qishash l-qiṣāṣi
qishash
حَيَوٰةٌۭ kehidupan ḥayatun
kehidupan
يَـٰٓأُو۟لِى wahai orang-orang yāulī
wahai orang-orang
ٱلْأَلْبَـٰبِ yang berakal l-albābi
yang berakal
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تَتَّقُونَ kamu bertakwa tattaqūna
kamu bertakwa
١٧٩ (179)
(179)
Dan dalam kisas itu ada (jaminan) kehidupan bagimu, wahai orang-orang yang berakal, agar kamu bertakwa.
2:180
كُتِبَ diwajibkan kutiba
diwajibkan
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
إِذَا apabila idhā
apabila
حَضَرَ datang ḥaḍara
datang
أَحَدَكُمُ seorang diantara kamu aḥadakumu
seorang diantara kamu
ٱلْمَوْتُ maut/kematian l-mawtu
maut/kematian
إِن jika in
jika
تَرَكَ ia meninggalkan taraka
ia meninggalkan
خَيْرًا kebaikan khayran
kebaikan
ٱلْوَصِيَّةُ wasiat l-waṣiyatu
wasiat
لِلْوَٰلِدَيْنِ untuk kedua orang tua lil'wālidayni
untuk kedua orang tua
وَٱلْأَقْرَبِينَ dan para kerabat wal-aqrabīna
dan para kerabat
بِٱلْمَعْرُوفِ ۖ dengan cara yang baik bil-maʿrūfi
dengan cara yang baik
حَقًّا kewajiban ḥaqqan
kewajiban
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْمُتَّقِينَ orang-orang yang bertakwa l-mutaqīna
orang-orang yang bertakwa
١٨٠ (180)
(180)
Diwajibkan atas kamu, apabila maut hendak menjemput seseorang diantara kamu, jika dia meninggalkan harta, berwasiat untuk kedua orang tua dan karib kerabat dengan cara yang baik, (sebagai) kewajiban bagi orang-orang yang bertakwa.
2:181
فَمَنۢ maka barang siapa faman
maka barang siapa
بَدَّلَهُۥ mengubahnya baddalahu
mengubahnya
بَعْدَ مَا setelah baʿdamā
setelah
سَمِعَهُۥ apa samiʿahu
apa
فَإِنَّمَآ yang mendengarnya fa-innamā
yang mendengarnya
إِثْمُهُۥ maka sesungguhnya hanyalah ith'muhu
maka sesungguhnya hanyalah
عَلَى dosanya ʿalā
dosanya
ٱلَّذِينَ atas alladhīna
atas
يُبَدِّلُونَهُۥٓ ۚ orang-orang yang yubaddilūnahu
orang-orang yang
إِنَّ (mereka) mengubahnya inna
(mereka) mengubahnya
ٱللَّهَ sesungguhnya al-laha
sesungguhnya
سَمِيعٌ Allah sami'un
Allah
عَلِيمٌۭ Maha Mendengar alimun
Maha Mendengar
١٨١ (181)
(181)
Barang siapa mengubahnya (wasiat itu), setelah mendengarnya, maka sesungguhnya dosanya hanya bagi orang yang mengubahnya. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
2:182
فَمَنْ maka barang siapa faman
maka barang siapa
خَافَ khawatir khāfa
khawatir
مِن dari min
dari
مُّوصٍۢ orang yang berwasiat mūṣin
orang yang berwasiat
جَنَفًا berat sebelah janafan
berat sebelah
أَوْ atau aw
atau
إِثْمًۭا berbuat dosa ith'man
berbuat dosa
فَأَصْلَحَ maka ia mendamaikan fa-aṣlaḥa
maka ia mendamaikan
بَيْنَهُمْ diantara mereka baynahum
diantara mereka
فَلَآ maka tidak ada falā
maka tidak ada
إِثْمَ dosa ith'ma
dosa
عَلَيْهِ ۚ atasnya/baginya ʿalayhi
atasnya/baginya
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
غَفُورٌۭ Maha Pengampun ghafūrun
Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ Maha Penyayang raḥīmun
Maha Penyayang
١٨٢ (182)
(182)
Tetapi barang siapa khawatir bahwa pemberi wasiat (berlaku) berat sebelah atau berbuat salah, lalu dia mendamaikan1 antara mereka, maka dia tidak berdosa. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
2:183
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
كُتِبَ diwajibkan kutiba
diwajibkan
عَلَيْكُمُ atas kalian ʿalaykumu
atas kalian
ٱلصِّيَامُ berpuasa l-ṣiyāmu
berpuasa
كَمَا sebagaimana kamā
sebagaimana
كُتِبَ diwajibkan kutiba
diwajibkan
عَلَى atas/terhadap ʿalā
atas/terhadap
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
مِن dari min
dari
قَبْلِكُمْ sebelum kalian qablikum
sebelum kalian
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تَتَّقُونَ kamu bertakwa tattaqūna
kamu bertakwa
١٨٣ (183)
(183)
Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
2:184
أَيَّامًۭا beberapa hari ayyāman
beberapa hari
مَّعْدُودَٰتٍۢ ۚ yang tertentu maʿdūdātin
yang tertentu
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
كَانَ adalah ia kāna
adalah ia
مِنكُم diantara kamu minkum
diantara kamu
مَّرِيضًا sakit marīḍan
sakit
أَوْ atau aw
atau
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
سَفَرٍۢ perjalanan safarin
perjalanan
فَعِدَّةٌۭ maka hitunglah faʿiddatun
maka hitunglah
مِّنْ dari min
dari
أَيَّامٍ hari-hari ayyāmin
hari-hari
أُخَرَ ۚ lain ukhara
lain
وَعَلَى dan atas waʿalā
dan atas
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يُطِيقُونَهُۥ mereka berat menjalankannya yuṭīqūnahu
mereka berat menjalankannya
فِدْيَةٌۭ fidyah/denda fid'yatun
fidyah/denda
طَعَامُ memberi makan ṭaʿāmu
memberi makan
مِسْكِينٍۢ ۖ seorang miskin mis'kīnin
seorang miskin
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
تَطَوَّعَ ia mengerjakan taṭawwaʿa
ia mengerjakan
خَيْرًۭا kebaikan/kebajikan khayran
kebaikan/kebajikan
فَهُوَ maka ia fahuwa
maka ia
خَيْرٌۭ lebih baik khayrun
lebih baik
لَّهُۥ ۚ baginya lahu
baginya
وَأَن dan bahwa wa-an
dan bahwa
تَصُومُوا۟ kamu berpuasa taṣūmū
kamu berpuasa
خَيْرٌۭ lebih baik khayrun
lebih baik
لَّكُمْ ۖ bagi kalian lakum
bagi kalian
إِن jika in
jika
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
تَعْلَمُونَ (kalian) mengetahui taʿlamūna
(kalian) mengetahui
١٨٤ (184)
(184)
(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
2:185
شَهْرُ bulan shahru
bulan
رَمَضَانَ Ramadhan ramaḍāna
Ramadhan
ٱلَّذِىٓ yang alladhī
yang
أُنزِلَ diturunkan unzila
diturunkan
فِيهِ didalamnya fīhi
didalamnya
ٱلْقُرْءَانُ Al Quran l-qur'ānu
Al Quran
هُدًۭى petunjuk hudan
petunjuk
لِّلنَّاسِ bagi manusia lilnnāsi
bagi manusia
وَبَيِّنَـٰتٍۢ dan penjelasan-penjelasan wabayyinātin
dan penjelasan-penjelasan
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْهُدَىٰ petunjuk l-hudā
petunjuk
وَٱلْفُرْقَانِ ۚ dan Furqan (pembeda) wal-fur'qāni
dan Furqan (pembeda)
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
شَهِدَ menyaksikan shahida
menyaksikan
مِنكُمُ diantara kamu minkumu
diantara kamu
ٱلشَّهْرَ bulan l-shahra
bulan
فَلْيَصُمْهُ ۖ maka hendaklah ia berpuasa falyaṣum'hu
maka hendaklah ia berpuasa
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
كَانَ adalah ia kāna
adalah ia
مَرِيضًا sakit marīḍan
sakit
أَوْ atau aw
atau
عَلَىٰ atas/dalam ʿalā
atas/dalam
سَفَرٍۢ perjalanan safarin
perjalanan
فَعِدَّةٌۭ maka hitunglah (berpuasalah) faʿiddatun
maka hitunglah (berpuasalah)
مِّنْ dari min
dari
أَيَّامٍ hari-hari ayyāmin
hari-hari
أُخَرَ ۗ lain ukhara
lain
يُرِيدُ menghendaki yurīdu
menghendaki
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِكُمُ dengan/untuk kalian bikumu
dengan/untuk kalian
ٱلْيُسْرَ kemudahan l-yus'ra
kemudahan
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يُرِيدُ dan tidak Dia menghendaki yurīdu
dan tidak Dia menghendaki
بِكُمُ dengan/untuk kalian bikumu
dengan/untuk kalian
ٱلْعُسْرَ kesukaran l-ʿus'ra
kesukaran
وَلِتُكْمِلُوا۟ dan agar kamu mencukupkan walituk'milū
dan agar kamu mencukupkan
ٱلْعِدَّةَ bilangan l-ʿidata
bilangan
وَلِتُكَبِّرُوا۟ dan hendaklah kamu mengagungkan walitukabbirū
dan hendaklah kamu mengagungkan
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
مَا apa
apa
هَدَىٰكُمْ Dia memberi petunjuk padamu hadākum
Dia memberi petunjuk padamu
وَلَعَلَّكُمْ supaya kamu walaʿallakum
supaya kamu
تَشْكُرُونَ kalian bersyukur tashkurūna
kalian bersyukur
١٨٥ (185)
(185)
Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Alquran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu mendapati bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.
2:186
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
سَأَلَكَ bertanya kepadamu sa-alaka
bertanya kepadamu
عِبَادِى hamba-hambaKu ʿibādī
hamba-hambaKu
عَنِّى tentang Aku ʿannī
tentang Aku
فَإِنِّى maka sesungguhnya Aku fa-innī
maka sesungguhnya Aku
قَرِيبٌ ۖ dekat qarībun
dekat
أُجِيبُ Aku mengabulkan ujību
Aku mengabulkan
دَعْوَةَ permohonan daʿwata
permohonan
ٱلدَّاعِ orang yang mendoa l-dāʿi
orang yang mendoa
إِذَا apabila idhā
apabila
دَعَانِ ۖ ia berdoa kepadaKu daʿāni
ia berdoa kepadaKu
فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ maka hendaklah mereka memenuhi falyastajībū
maka hendaklah mereka memenuhi
لِى bagiKu/kepadaKu
bagiKu/kepadaKu
وَلْيُؤْمِنُوا۟ dan hendaklah mereka beriman walyu'minū
dan hendaklah mereka beriman
بِى kepadaKu
kepadaKu
لَعَلَّهُمْ agar mereka laʿallahum
agar mereka
يَرْشُدُونَ mereka mendapat petunjuk/kebenaran yarshudūna
mereka mendapat petunjuk/kebenaran
١٨٦ (186)
(186)
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.
2:187
أُحِلَّ dihalalkan uḥilla
dihalalkan
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
لَيْلَةَ malam laylata
malam
ٱلصِّيَامِ puasa l-ṣiyāmi
puasa
ٱلرَّفَثُ bercampur l-rafathu
bercampur
إِلَىٰ kepada/dengan ilā
kepada/dengan
نِسَآئِكُمْ ۚ isteri-isterimu nisāikum
isteri-isterimu
هُنَّ mereka hunna
mereka
لِبَاسٌۭ pakaian libāsun
pakaian
لَّكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
لِبَاسٌۭ pakaian libāsun
pakaian
لَّهُنَّ ۗ bagi mereka lahunna
bagi mereka
عَلِمَ telah mengetahui ʿalima
telah mengetahui
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
أَنَّكُمْ bahwasanya kamu annakum
bahwasanya kamu
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
تَخْتَانُونَ kamu khianat takhtānūna
kamu khianat
أَنفُسَكُمْ diri kalian sendiri anfusakum
diri kalian sendiri
فَتَابَ maka Dia mengampuni fatāba
maka Dia mengampuni
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَعَفَا dan Dia memaafkan waʿafā
dan Dia memaafkan
عَنكُمْ ۖ dari kalian ʿankum
dari kalian
فَٱلْـَٔـٰنَ maka sekarang fal-āna
maka sekarang
بَـٰشِرُوهُنَّ campurilah mereka bāshirūhunna
campurilah mereka
وَٱبْتَغُوا۟ dan carilah olehmu wa-ib'taghū
dan carilah olehmu
مَا apa
apa
كَتَبَ telah menetapkan kataba
telah menetapkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَكُمْ ۚ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَكُلُوا۟ dan makanlah wakulū
dan makanlah
وَٱشْرَبُوا۟ dan minumlah wa-ish'rabū
dan minumlah
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
يَتَبَيَّنَ nyata/jelas yatabayyana
nyata/jelas
لَكُمُ bagi kalian lakumu
bagi kalian
ٱلْخَيْطُ benang l-khayṭu
benang
ٱلْأَبْيَضُ putih l-abyaḍu
putih
مِنَ dari mina
dari
ٱلْخَيْطِ benang l-khayṭi
benang
ٱلْأَسْوَدِ hitam l-aswadi
hitam
مِنَ dari mina
dari
ٱلْفَجْرِ ۖ waktu fajar l-fajri
waktu fajar
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
أَتِمُّوا۟ sempurnakanlah atimmū
sempurnakanlah
ٱلصِّيَامَ puasa l-ṣiyāma
puasa
إِلَى sampai ilā
sampai
ٱلَّيْلِ ۚ malam al-layli
malam
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
تُبَـٰشِرُوهُنَّ kamu mencampuri mereka tubāshirūhunna
kamu mencampuri mereka
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
عَـٰكِفُونَ orang yang i'tikaf ʿākifūna
orang yang i'tikaf
فِى dalam
dalam
ٱلْمَسَـٰجِدِ ۗ masjid l-masājidi
masjid
تِلْكَ itulah til'ka
itulah
حُدُودُ batas-batas (hukum) ḥudūdu
batas-batas (hukum)
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
فَلَا maka janganlah falā
maka janganlah
تَقْرَبُوهَا ۗ kamu mendekatinya taqrabūhā
kamu mendekatinya
كَذَٰلِكَ demikianlah kadhālika
demikianlah
يُبَيِّنُ menerangkan yubayyinu
menerangkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ءَايَـٰتِهِۦ ayat-ayatNya āyātihi
ayat-ayatNya
لِلنَّاسِ kepada manusia lilnnāsi
kepada manusia
لَعَلَّهُمْ supaya mereka laʿallahum
supaya mereka
يَتَّقُونَ bertakwa yattaqūna
bertakwa
١٨٧ (187)
(187)
Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan isterimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beriktikaf1 dalam masjid. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, agar mereka bertakwa.
2:188
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
تَأْكُلُوٓا۟ kamu memakan takulū
kamu memakan
أَمْوَٰلَكُم hartamu amwālakum
hartamu
بَيْنَكُم antara kamu baynakum
antara kamu
بِٱلْبَـٰطِلِ dengan batil bil-bāṭili
dengan batil
وَتُدْلُوا۟ dan kamu membawa watud'lū
dan kamu membawa
بِهَآ dengannya (harta) bihā
dengannya (harta)
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلْحُكَّامِ hakim l-ḥukāmi
hakim
لِتَأْكُلُوا۟ supaya kamu dapat memakan litakulū
supaya kamu dapat memakan
فَرِيقًۭا sebagian farīqan
sebagian
مِّنْ dari min
dari
أَمْوَٰلِ harta amwāli
harta
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
بِٱلْإِثْمِ dengan dosa bil-ith'mi
dengan dosa
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
تَعْلَمُونَ (kalian) mengetahui taʿlamūna
(kalian) mengetahui
١٨٨ (188)
(188)
Dan janganlah kamu makan harta di antara kamu dengan jalan yang batil, dan (janganlah) kamu menyuap dengan harta itu kepada para hakim, dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui.
2:189
۞ يَسْـَٔلُونَكَ mereka bertanya kepadamu yasalūnaka
mereka bertanya kepadamu
عَنِ tentang ʿani
tentang
ٱلْأَهِلَّةِ ۖ bulan baru/sabit l-ahilati
bulan baru/sabit
قُلْ katakan qul
katakan
هِىَ ia (bulan sabit) hiya
ia (bulan sabit)
مَوَٰقِيتُ tanda-tanda waktu tertentu mawāqītu
tanda-tanda waktu tertentu
لِلنَّاسِ bagi manusia lilnnāsi
bagi manusia
وَٱلْحَجِّ ۗ dan (ibadah) haji wal-ḥaji
dan (ibadah) haji
وَلَيْسَ dan bukanlah walaysa
dan bukanlah
ٱلْبِرُّ kebaikan l-biru
kebaikan
بِأَن bahwa bi-an
bahwa
تَأْتُوا۟ kamu memasuki/datang tatū
kamu memasuki/datang
ٱلْبُيُوتَ rumah-rumah l-buyūta
rumah-rumah
مِن dari min
dari
ظُهُورِهَا belakangnya ẓuhūrihā
belakangnya
وَلَـٰكِنَّ akan tetapi walākinna
akan tetapi
ٱلْبِرَّ kebaikan l-bira
kebaikan
مَنِ siapa/orang mani
siapa/orang
ٱتَّقَىٰ ۗ bertakwa ittaqā
bertakwa
وَأْتُوا۟ dan masukilah watū
dan masukilah
ٱلْبُيُوتَ rumah-rumah l-buyūta
rumah-rumah
مِنْ dari min
dari
أَبْوَٰبِهَا ۚ pintu-pintunya abwābihā
pintu-pintunya
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تُفْلِحُونَ kamu beruntung tuf'liḥūna
kamu beruntung
١٨٩ (189)
(189)
Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang bulan sabit. Katakanlah, "itu adalah (penunjuk) waktu bagi manusia dan (ibadah) haji." Dan bukanlah suatu kebajikan memasuki rumah dari atasnya, tetapi kebajikan adalah (kebajikan) orang yang bertakwa. Masukilah rumah-rumah dari pintu-pintunya, dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.
2:190
وَقَـٰتِلُوا۟ dan perangilah waqātilū
dan perangilah
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يُقَـٰتِلُونَكُمْ (mereka) memerangi kamu yuqātilūnakum
(mereka) memerangi kamu
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَعْتَدُوٓا۟ ۚ kamu melampaui batas taʿtadū
kamu melampaui batas
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
لَا tidak
tidak
يُحِبُّ Dia menyukai yuḥibbu
Dia menyukai
ٱلْمُعْتَدِينَ orang-orang yang melampaui batas l-muʿ'tadīna
orang-orang yang melampaui batas
١٩٠ (190)
(190)
Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
2:191
وَٱقْتُلُوهُمْ dan bunuhlah mereka wa-uq'tulūhum
dan bunuhlah mereka
حَيْثُ dimana saja ḥaythu
dimana saja
ثَقِفْتُمُوهُمْ kamu jumpai mereka thaqif'tumūhum
kamu jumpai mereka
وَأَخْرِجُوهُم dan usirlah mereka wa-akhrijūhum
dan usirlah mereka
مِّنْ dari min
dari
حَيْثُ mana saja ḥaythu
mana saja
أَخْرَجُوكُمْ ۚ mereka mengusir kamu akhrajūkum
mereka mengusir kamu
وَٱلْفِتْنَةُ dan fitnah wal-fit'natu
dan fitnah
أَشَدُّ lebih besar ashaddu
lebih besar
مِنَ dari mina
dari
ٱلْقَتْلِ ۚ pembunuhan l-qatli
pembunuhan
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تُقَـٰتِلُوهُمْ kamu memerangi mereka tuqātilūhum
kamu memerangi mereka
عِندَ di ʿinda
di
ٱلْمَسْجِدِ Masjidil l-masjidi
Masjidil
ٱلْحَرَامِ Haram l-ḥarāmi
Haram
حَتَّىٰ hingga/kecuali ḥattā
hingga/kecuali
يُقَـٰتِلُوكُمْ mereka memerangi kamu yuqātilūkum
mereka memerangi kamu
فِيهِ ۖ didalamnya fīhi
didalamnya
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
قَـٰتَلُوكُمْ mereka memerangi kamu qātalūkum
mereka memerangi kamu
فَٱقْتُلُوهُمْ ۗ maka bunuhlah mereka fa-uq'tulūhum
maka bunuhlah mereka
كَذَٰلِكَ demikianlah kadhālika
demikianlah
جَزَآءُ balasan jazāu
balasan
ٱلْكَـٰفِرِينَ orang-orang kafir l-kāfirīna
orang-orang kafir
١٩١ (191)
(191)
Dan bunuhlah mereka di mana kamu temui mereka, dan usirlah mereka dari mana mereka telah mengusir kamu. Dan fitnah1 itu lebih kejam daripada pembunuhan. Dan janganlah kamu perangi mereka di Masjidilharam, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu, maka perangilah mereka. Demikianlah balasan bagi orang kafir.
2:192
فَإِنِ maka jika fa-ini
maka jika
ٱنتَهَوْا۟ mereka berhenti intahaw
mereka berhenti
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
غَفُورٌۭ Maha Pengampun ghafūrun
Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ Maha Penyayang raḥīmun
Maha Penyayang
١٩٢ (192)
(192)
Tetapi jika mereka berhenti, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
2:193
وَقَـٰتِلُوهُمْ dan perangilah mereka waqātilūhum
dan perangilah mereka
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
لَا tidak
tidak
تَكُونَ ada lagi takūna
ada lagi
فِتْنَةٌۭ fitnah fit'natun
fitnah
وَيَكُونَ dan adalah wayakūna
dan adalah
ٱلدِّينُ agama l-dīnu
agama
لِلَّهِ ۖ untuk Allah lillahi
untuk Allah
فَإِنِ maka jika fa-ini
maka jika
ٱنتَهَوْا۟ mereka berhenti intahaw
mereka berhenti
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
عُدْوَٰنَ permusuhan ʿud'wāna
permusuhan
إِلَّا kecuali illā
kecuali
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلظَّـٰلِمِينَ orang-orang yang zalim l-ẓālimīna
orang-orang yang zalim
١٩٣ (193)
(193)
Dan perangilah mereka itu sampai tidak ada lagi fitnah, dan agama hanya bagi Allah semata. Jika mereka berhenti, maka tidak ada (lagi) permusuhan, kecuali terhadap orang-orang zalim.
2:194
ٱلشَّهْرُ bulan al-shahru
bulan
ٱلْحَرَامُ haram l-ḥarāmu
haram
بِٱلشَّهْرِ dengan bulan bil-shahri
dengan bulan
ٱلْحَرَامِ haram l-ḥarāmi
haram
وَٱلْحُرُمَـٰتُ dan sesuatu yang dihormati wal-ḥurumātu
dan sesuatu yang dihormati
قِصَاصٌۭ ۚ qishash qiṣāṣun
qishash
فَمَنِ maka barang siapa famani
maka barang siapa
ٱعْتَدَىٰ menyerang iʿ'tadā
menyerang
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
فَٱعْتَدُوا۟ maka seranglah fa-iʿ'tadū
maka seranglah
عَلَيْهِ atasnya ʿalayhi
atasnya
بِمِثْلِ seperti/seimbang bimith'li
seperti/seimbang
مَا apa
apa
ٱعْتَدَىٰ ia menyerang iʿ'tadā
ia menyerang
عَلَيْكُمْ ۚ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَٱعْلَمُوٓا۟ dan ketahuilah wa-iʿ'lamū
dan ketahuilah
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
مَعَ beserta maʿa
beserta
ٱلْمُتَّقِينَ orang-orang yang bertakwa l-mutaqīna
orang-orang yang bertakwa
١٩٤ (194)
(194)
Bulan haram dengan bulan haram, dan (terhadap) sesuatu yang dihormati2 berlaku (hukum) kisas. Oleh sebab itu barang siapa menyerang kamu, maka seranglah dia setimpal dengan serangannya terhadap kamu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.
2:195
وَأَنفِقُوا۟ dan belanjakanlah wa-anfiqū
dan belanjakanlah
فِى di/pada
di/pada
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تُلْقُوا۟ kamu menjatuhkan tul'qū
kamu menjatuhkan
بِأَيْدِيكُمْ dengan tangan/dirimu bi-aydīkum
dengan tangan/dirimu
إِلَى kepada/kedalam ilā
kepada/kedalam
ٱلتَّهْلُكَةِ ۛ kebinasaan l-tahlukati
kebinasaan
وَأَحْسِنُوٓا۟ ۛ dan berbuat baiklah wa-aḥsinū
dan berbuat baiklah
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يُحِبُّ Dia menyukai yuḥibbu
Dia menyukai
ٱلْمُحْسِنِينَ orang-orang yang berbuat baik l-muḥ'sinīna
orang-orang yang berbuat baik
١٩٥ (195)
(195)
Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
2:196
وَأَتِمُّوا۟ dan sempurnakanlah wa-atimmū
dan sempurnakanlah
ٱلْحَجَّ ibadah haji l-ḥaja
ibadah haji
وَٱلْعُمْرَةَ dan umrah wal-ʿum'rata
dan umrah
لِلَّهِ ۚ karena Allah lillahi
karena Allah
فَإِنْ maka jika fa-in
maka jika
أُحْصِرْتُمْ kamu terkepung uḥ'ṣir'tum
kamu terkepung
فَمَا maka apa famā
maka apa
ٱسْتَيْسَرَ mudah didapat is'taysara
mudah didapat
مِنَ dari mina
dari
ٱلْهَدْىِ ۖ binatang kurban l-hadyi
binatang kurban
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَحْلِقُوا۟ kamu mencukur taḥliqū
kamu mencukur
رُءُوسَكُمْ kepalamu ruūsakum
kepalamu
حَتَّىٰ sehingga/sebelum ḥattā
sehingga/sebelum
يَبْلُغَ sampai yablugha
sampai
ٱلْهَدْىُ binatang kurban l-hadyu
binatang kurban
مَحِلَّهُۥ ۚ tempat penyembelihannya maḥillahu
tempat penyembelihannya
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
كَانَ adalah kāna
adalah
مِنكُم diantara kamu minkum
diantara kamu
مَّرِيضًا sakit marīḍan
sakit
أَوْ atau aw
atau
بِهِۦٓ dengannya/padanya bihi
dengannya/padanya
أَذًۭى gangguan (penyakit) adhan
gangguan (penyakit)
مِّن dari min
dari
رَّأْسِهِۦ kepalanya rasihi
kepalanya
فَفِدْيَةٌۭ maka bayarlah fidyah fafid'yatun
maka bayarlah fidyah
مِّن dari min
dari
صِيَامٍ berpuasa ṣiyāmin
berpuasa
أَوْ atau aw
atau
صَدَقَةٍ bersedekah ṣadaqatin
bersedekah
أَوْ atau aw
atau
نُسُكٍۢ ۚ berkurban nusukin
berkurban
فَإِذَآ maka apabila fa-idhā
maka apabila
أَمِنتُمْ kamu merasa aman amintum
kamu merasa aman
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
تَمَتَّعَ tamattu'/ingin tamattaʿa
tamattu'/ingin
بِٱلْعُمْرَةِ dengan ibadah umrah bil-ʿum'rati
dengan ibadah umrah
إِلَى kepada (sebelum) ilā
kepada (sebelum)
ٱلْحَجِّ haji l-ḥaji
haji
فَمَا maka apa famā
maka apa
ٱسْتَيْسَرَ mudah didapat is'taysara
mudah didapat
مِنَ dari mina
dari
ٱلْهَدْىِ ۚ binatang kurban l-hadyi
binatang kurban
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
لَّمْ tidak lam
tidak
يَجِدْ ia mendapatkan yajid
ia mendapatkan
فَصِيَامُ maka berpuasalah faṣiyāmu
maka berpuasalah
ثَلَـٰثَةِ tiga thalāthati
tiga
أَيَّامٍۢ hari ayyāmin
hari
فِى didalam
didalam
ٱلْحَجِّ haji l-ḥaji
haji
وَسَبْعَةٍ dan tujuh wasabʿatin
dan tujuh
إِذَا apabila idhā
apabila
رَجَعْتُمْ ۗ kamu kembali rajaʿtum
kamu kembali
تِلْكَ itulah til'ka
itulah
عَشَرَةٌۭ sepuluh ʿasharatun
sepuluh
كَامِلَةٌۭ ۗ sempurna kāmilatun
sempurna
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
لِمَن bagi orang liman
bagi orang
لَّمْ tidak lam
tidak
يَكُنْ ada yakun
ada
أَهْلُهُۥ keluarganya ahluhu
keluarganya
حَاضِرِى berada ḥāḍirī
berada
ٱلْمَسْجِدِ Masjidil l-masjidi
Masjidil
ٱلْحَرَامِ ۚ Haram l-ḥarāmi
Haram
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَٱعْلَمُوٓا۟ dan ketahuilah wa-iʿ'lamū
dan ketahuilah
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
شَدِيدُ amat berat shadīdu
amat berat
ٱلْعِقَابِ siksa(Nya) l-ʿiqābi
siksa(Nya)
١٩٦ (196)
(196)
Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah. Tetapi jika kamu terkepung (oleh musuh), maka (sembelihlah) hadyu1 yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu, sebelum hadyu sampai di tempat penyembelihannya. Jika ada di antara kamu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu dia bercukur), maka dia wajib berfidyah, yaitu berpuasa, bersedekah atau berkurban. Apabila kamu dalam keadaan aman, maka barang siapa mengerjakan umrah sebelum haji, dia (wajib menyembelih) hadyu yang mudah didapat. Tetapi jika dia tidak mendapatkannya, maka dia (wajib) berpuasa tiga hari dalam (musim) haji dan tujuh (hari) setelah kamu kembali. Itulah sepuluh (hari) yang lengkap. Demikian itu, bagi orang yang keluarganya tidak ada (tinggal) disekitar Masjidilharam. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras hukuman-Nya.
2:197
ٱلْحَجُّ haji al-ḥaju
haji
أَشْهُرٌۭ bulan-bulan ashhurun
bulan-bulan
مَّعْلُومَـٰتٌۭ ۚ dimaklumi maʿlūmātun
dimaklumi
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
فَرَضَ menetapkan (niatnya) faraḍa
menetapkan (niatnya)
فِيهِنَّ didalamnya fīhinna
didalamnya
ٱلْحَجَّ berhaji l-ḥaja
berhaji
فَلَا maka tidak boleh falā
maka tidak boleh
رَفَثَ bercampur dengan isteri rafatha
bercampur dengan isteri
وَلَا dan tidak boleh walā
dan tidak boleh
فُسُوقَ berbuat fasik fusūqa
berbuat fasik
وَلَا dan tidak boleh walā
dan tidak boleh
جِدَالَ bertengkar jidāla
bertengkar
فِى didalam
didalam
ٱلْحَجِّ ۗ masa mengerjakan haji l-ḥaji
masa mengerjakan haji
وَمَا dan apa wamā
dan apa
تَفْعَلُوا۟ kalian kerjakan tafʿalū
kalian kerjakan
مِنْ dari min
dari
خَيْرٍۢ kebaikan khayrin
kebaikan
يَعْلَمْهُ niscaya mengetahuinya yaʿlamhu
niscaya mengetahuinya
ٱللَّهُ ۗ Allah l-lahu
Allah
وَتَزَوَّدُوا۟ dan berbekallah kamu watazawwadū
dan berbekallah kamu
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
خَيْرَ sebaik-baik khayra
sebaik-baik
ٱلزَّادِ bekal l-zādi
bekal
ٱلتَّقْوَىٰ ۚ takwa l-taqwā
takwa
وَٱتَّقُونِ dan bertakwalah kepadaKu wa-ittaqūni
dan bertakwalah kepadaKu
يَـٰٓأُو۟لِى wahai orang-orang yāulī
wahai orang-orang
ٱلْأَلْبَـٰبِ yang berakal l-albābi
yang berakal
١٩٧ (197)
(197)
(Musim) haji itu (pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi. Barang siapa mengerjakan (ibadah) haji dalam (bulan-bulan) itu, maka janganlah dia berkata jorok (rafaṡ), berbuat maksiat dan bertengkar dalam (melakukan ibadah) haji. Segala yang baik yang kamu kerjakan, Allah mengetahuinya. Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku Wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat!
2:198
لَيْسَ tidak ada laysa
tidak ada
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
جُنَاحٌ dosa junāḥun
dosa
أَن untuk an
untuk
تَبْتَغُوا۟ kamu mencari tabtaghū
kamu mencari
فَضْلًۭا karunia faḍlan
karunia
مِّن dari min
dari
رَّبِّكُمْ ۚ Tuhan kalian rabbikum
Tuhan kalian
فَإِذَآ maka apabila fa-idhā
maka apabila
أَفَضْتُم kamu telah bertolak afaḍtum
kamu telah bertolak
مِّنْ dari min
dari
عَرَفَـٰتٍۢ Arafah ʿarafātin
Arafah
فَٱذْكُرُوا۟ maka berdzikirlah fa-udh'kurū
maka berdzikirlah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عِندَ disisi ʿinda
disisi
ٱلْمَشْعَرِ Masy'aril l-mashʿari
Masy'aril
ٱلْحَرَامِ ۖ Haram l-ḥarāmi
Haram
وَٱذْكُرُوهُ dan berdzikirlah padaNya wa-udh'kurūhu
dan berdzikirlah padaNya
كَمَا sebagaimana kamā
sebagaimana
هَدَىٰكُمْ Dia telah memberi petunjuk kepadamu hadākum
Dia telah memberi petunjuk kepadamu
وَإِن dan sungguh wa-in
dan sungguh
كُنتُم kalian adalah kuntum
kalian adalah
مِّن dari min
dari
قَبْلِهِۦ sebelumnya qablihi
sebelumnya
لَمِنَ sungguh dari/termasuk lamina
sungguh dari/termasuk
ٱلضَّآلِّينَ orang-orang yang sesat l-ḍālīna
orang-orang yang sesat
١٩٨ (198)
(198)
Bukanlah suatu dosa bagimu mencari karunia dari Tuhanmu. Maka apabila kamu bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masy'arilharam. Dan berzikirlah kepada-Nya sebagaimana Dia telah memberi petunjuk kepadamu, sekalipun sebelumnya kamu benar-benar termasuk orang yang tidak tahu.
2:199
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
أَفِيضُوا۟ bertolaklah kamu afīḍū
bertolaklah kamu
مِنْ dari min
dari
حَيْثُ tempat ḥaythu
tempat
أَفَاضَ telah bertolak afāḍa
telah bertolak
ٱلنَّاسُ manusia/orang-orang l-nāsu
manusia/orang-orang
وَٱسْتَغْفِرُوا۟ dan mohonlah ampun wa-is'taghfirū
dan mohonlah ampun
ٱللَّهَ ۚ Allah l-laha
Allah
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
غَفُورٌۭ Maha Pengampun ghafūrun
Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ Maha Penyayang raḥīmun
Maha Penyayang
١٩٩ (199)
(199)
Kemudian bertolaklah kamu dari tempat orang banyak bertolak (Arafah) dan mohonlah ampunan kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
2:200
فَإِذَا maka apabila fa-idhā
maka apabila
قَضَيْتُم kamu telah menyelesaikan qaḍaytum
kamu telah menyelesaikan
مَّنَـٰسِكَكُمْ ibadah hajimu manāsikakum
ibadah hajimu
فَٱذْكُرُوا۟ maka berdzikirlah fa-udh'kurū
maka berdzikirlah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَذِكْرِكُمْ sebagaimana kamu menyebut kadhik'rikum
sebagaimana kamu menyebut
ءَابَآءَكُمْ bapak-bapakmu ābāakum
bapak-bapakmu
أَوْ atau aw
atau
أَشَدَّ lebih dari (banyak) itu ashadda
lebih dari (banyak) itu
ذِكْرًۭا ۗ berdzikir dhik'ran
berdzikir
فَمِنَ maka dari/diantara famina
maka dari/diantara
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
مَن orang man
orang
يَقُولُ dia berkata yaqūlu
dia berkata
رَبَّنَآ ya Tuhan kami rabbanā
ya Tuhan kami
ءَاتِنَا berilah kami ātinā
berilah kami
فِى di
di
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
وَمَا dan tidaklah wamā
dan tidaklah
لَهُۥ baginya lahu
baginya
فِى di
di
ٱلْـَٔاخِرَةِ akhirat l-ākhirati
akhirat
مِنْ dari min
dari
خَلَـٰقٍۢ bagian khalāqin
bagian
٢٠٠ (200)
(200)
Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka berzikirlah kepada Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut nenek moyang kamu, bahkan berzikirlah lebih dari itu. Maka di antara manusia ada orang berdoa, "Ya Tuhan Kami, berilah kami (kebaikan) di dunia," dan di akhirat dia tidak memperoleh bagian apa pun.
2:201
وَمِنْهُم dan dari/diantara mereka wamin'hum
dan dari/diantara mereka
مَّن orang man
orang
يَقُولُ dia berkata/berdoa yaqūlu
dia berkata/berdoa
رَبَّنَآ ya Tuhan kami rabbanā
ya Tuhan kami
ءَاتِنَا berilah kami ātinā
berilah kami
فِى di
di
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
حَسَنَةًۭ kebaikan ḥasanatan
kebaikan
وَفِى dan di wafī
dan di
ٱلْـَٔاخِرَةِ akhirat l-ākhirati
akhirat
حَسَنَةًۭ kebaikan ḥasanatan
kebaikan
وَقِنَا dan peliharalah kami waqinā
dan peliharalah kami
عَذَابَ siksa ʿadhāba
siksa
ٱلنَّارِ neraka l-nāri
neraka
٢٠١ (201)
(201)
Dan di antara mereka ada orang yang berdoa, "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."
2:202
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
لَهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
نَصِيبٌۭ (mendapat) bagian naṣībun
(mendapat) bagian
مِّمَّا dari apa mimmā
dari apa
كَسَبُوا۟ ۚ mereka usahakan kasabū
mereka usahakan
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
سَرِيعُ sangat cepat sarīʿu
sangat cepat
ٱلْحِسَابِ perhitunganNya l-ḥisābi
perhitunganNya
٢٠٢ (202)
(202)
Mereka itulah orang yang memperoleh bagian dari apa yang telah mereka kerjakan, dan Allah Mahacepat perhitungan-Nya.
2:203
۞ وَٱذْكُرُوا۟ dan berdzikirlah kamu wa-udh'kurū
dan berdzikirlah kamu
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
فِىٓ dalam
dalam
أَيَّامٍۢ beberapa hari ayyāmin
beberapa hari
مَّعْدُودَٰتٍۢ ۚ berbilang maʿdūdātin
berbilang
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
تَعَجَّلَ cepat-cepat taʿajjala
cepat-cepat
فِى dalam
dalam
يَوْمَيْنِ dua hari yawmayni
dua hari
فَلَآ maka tidak falā
maka tidak
إِثْمَ berdosa ith'ma
berdosa
عَلَيْهِ atasnya/baginya ʿalayhi
atasnya/baginya
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
تَأَخَّرَ mengakhirkan ta-akhara
mengakhirkan
فَلَآ maka tidak falā
maka tidak
إِثْمَ berdosa ith'ma
berdosa
عَلَيْهِ ۚ atas/baginya ʿalayhi
atas/baginya
لِمَنِ bagi orang limani
bagi orang
ٱتَّقَىٰ ۗ bertakwa ittaqā
bertakwa
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَٱعْلَمُوٓا۟ dan ketahuilah wa-iʿ'lamū
dan ketahuilah
أَنَّكُمْ bahwasanya kamu annakum
bahwasanya kamu
إِلَيْهِ kepadaNya ilayhi
kepadaNya
تُحْشَرُونَ kamu dikumpulkan tuḥ'sharūna
kamu dikumpulkan
٢٠٣ (203)
(203)
Dan berzikirlah kepada Allah pada hari yang telah ditentukan jumlahnya. Barang siapa mempercepat (meninggalkan Mina) setelah dua hari, maka ia tak berdosa. Dan barang siapa mengakhirkannya tidak ada dosa (pula) baginya, (yakni) bagi orang yang bertakwa. Dan bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa kamu akan dikumpulkan pada-Nya.
2:204
وَمِنَ dan dari/diantara wamina
dan dari/diantara
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
مَن orang man
orang
يُعْجِبُكَ menarik hatimu yuʿ'jibuka
menarik hatimu
قَوْلُهُۥ ucapannya qawluhu
ucapannya
فِى dalam
dalam
ٱلْحَيَوٰةِ kehidupan l-ḥayati
kehidupan
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
وَيُشْهِدُ dan ia mempersaksikan wayush'hidu
dan ia mempersaksikan
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
مَا apa
apa
فِى dalam
dalam
قَلْبِهِۦ hatinya qalbihi
hatinya
وَهُوَ dan/padahal ia wahuwa
dan/padahal ia
أَلَدُّ paling keras aladdu
paling keras
ٱلْخِصَامِ penentang l-khiṣāmi
penentang
٢٠٤ (204)
(204)
Dan di antara manusia ada yang pembicaraannya tentang kehidupan dunia mengagumkan engkau (Muhammad), dan dia bersaksi kepada Allah mengenai isi hatinya, padahal dia adalah penentang yang paling keras.
2:205
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
تَوَلَّىٰ ia berpaling tawallā
ia berpaling
سَعَىٰ ia berjalan saʿā
ia berjalan
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ bumi l-arḍi
bumi
لِيُفْسِدَ untuk membuat kerusakan liyuf'sida
untuk membuat kerusakan
فِيهَا didalamnya fīhā
didalamnya
وَيُهْلِكَ dan ia merusak wayuh'lika
dan ia merusak
ٱلْحَرْثَ tanam-tanaman l-ḥartha
tanam-tanaman
وَٱلنَّسْلَ ۗ dan binatang ternak wal-nasla
dan binatang ternak
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
لَا tidak
tidak
يُحِبُّ menyukai yuḥibbu
menyukai
ٱلْفَسَادَ kerusakan l-fasāda
kerusakan
٢٠٥ (205)
(205)
Dan apabila dia berpaling (dari engkau), dia berusaha untuk berbuat kerusakan di bumi, serta merusak tanam-tanaman dan ternak, sedang Allah tidak menyukai kerusakan.
2:206
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
قِيلَ dikatakan qīla
dikatakan
لَهُ kepadanya lahu
kepadanya
ٱتَّقِ bertakwalah ittaqi
bertakwalah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
أَخَذَتْهُ ia mengambilnya/bangkit akhadhathu
ia mengambilnya/bangkit
ٱلْعِزَّةُ kesombongan l-ʿizatu
kesombongan
بِٱلْإِثْمِ ۚ dengan berbuat dosa bil-ith'mi
dengan berbuat dosa
فَحَسْبُهُۥ maka cukuplah ia faḥasbuhu
maka cukuplah ia
جَهَنَّمُ ۚ neraka jahanam jahannamu
neraka jahanam
وَلَبِئْسَ dan seburuk-buruk walabi'sa
dan seburuk-buruk
ٱلْمِهَادُ tempat tinggal l-mihādu
tempat tinggal
٢٠٦ (206)
(206)
Dan apabila dikatakan kepadanya, "Bertakwalah kepada Allah," bangkitlah kesom­bongannya untuk berbuat dosa. Maka pantaslah baginya neraka Jahanam, dan sungguh (Jahanam itu) tempat tinggal yang terburuk.
2:207
وَمِنَ dan dari wamina
dan dari
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
مَن orang man
orang
يَشْرِى ia menjual/mengorbankan yashrī
ia menjual/mengorbankan
نَفْسَهُ dirinya nafsahu
dirinya
ٱبْتِغَآءَ karena mencari ib'tighāa
karena mencari
مَرْضَاتِ keridhaan marḍāti
keridhaan
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
رَءُوفٌۢ Maha Penyantun raūfun
Maha Penyantun
بِٱلْعِبَادِ pada hamba-hambaNya bil-ʿibādi
pada hamba-hambaNya
٢٠٧ (207)
(207)
Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya untuk mencari keridaan Allah. Dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.
2:208
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
ٱدْخُلُوا۟ masuklah ud'khulū
masuklah
فِى kedalam
kedalam
ٱلسِّلْمِ Islam l-sil'mi
Islam
كَآفَّةًۭ keseluruhan kāffatan
keseluruhan
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
تَتَّبِعُوا۟ kamu ikuti tattabiʿū
kamu ikuti
خُطُوَٰتِ langkah-langkah khuṭuwāti
langkah-langkah
ٱلشَّيْطَـٰنِ ۚ syaitan l-shayṭāni
syaitan
إِنَّهُۥ sesungguhnya ia innahu
sesungguhnya ia
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
عَدُوٌّۭ musuh ʿaduwwun
musuh
مُّبِينٌۭ nyata mubīnun
nyata
٢٠٨ (208)
(208)
Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.
2:209
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
زَلَلْتُم kamu tergelincir zalaltum
kamu tergelincir
مِّنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مَا apa
apa
جَآءَتْكُمُ datang kepadamu jāatkumu
datang kepadamu
ٱلْبَيِّنَـٰتُ bukti-bukti (kebenaran) l-bayinātu
bukti-bukti (kebenaran)
فَٱعْلَمُوٓا۟ maka ketahuilah fa-iʿ'lamū
maka ketahuilah
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَزِيزٌ Maha Perkasa ʿazīzun
Maha Perkasa
حَكِيمٌ Maha Bijaksana ḥakīmun
Maha Bijaksana
٢٠٩ (209)
(209)
Tetapi jika kamu tergelincir setelah bukti-bukti yang nyata sampai kepadamu, ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
2:210
هَلْ apakah/tidakkah hal
apakah/tidakkah
يَنظُرُونَ mereka menanti-nanti yanẓurūna
mereka menanti-nanti
إِلَّآ kecuali/melainkan illā
kecuali/melainkan
أَن bahwa an
bahwa
يَأْتِيَهُمُ datang kepada mereka yatiyahumu
datang kepada mereka
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
فِى dalam
dalam
ظُلَلٍۢ naungan ẓulalin
naungan
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْغَمَامِ awan l-ghamāmi
awan
وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ dan Malaikat wal-malāikatu
dan Malaikat
وَقُضِىَ dan telah diputuskan waquḍiya
dan telah diputuskan
ٱلْأَمْرُ ۚ perkara l-amru
perkara
وَإِلَى dan kepada wa-ilā
dan kepada
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
تُرْجَعُ dikembalikan tur'jaʿu
dikembalikan
ٱلْأُمُورُ perkara l-umūru
perkara
٢١٠ (210)
(210)
Tidak ada yang mereka tunggu-tunggu kecuali datangnya (azab) Allah bersama malaikat dalam naungan awan, sedangkan perkara (mereka) telah diputuskan. Dan kepada Allahlah segala perkara dikembalikan.
2:211
سَلْ tanyakan sal
tanyakan
بَنِىٓ bani banī
bani
إِسْرَٰٓءِيلَ Israil is'rāīla
Israil
كَمْ berapa banyak kam
berapa banyak
ءَاتَيْنَـٰهُم telah kami berikan kepada mereka ātaynāhum
telah kami berikan kepada mereka
مِّنْ dari min
dari
ءَايَةٍۭ ayat/tanda-tanda āyatin
ayat/tanda-tanda
بَيِّنَةٍۢ ۗ nyata bayyinatin
nyata
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يُبَدِّلْ ia menukar yubaddil
ia menukar
نِعْمَةَ nikmat niʿ'mata
nikmat
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مَا apa
apa
جَآءَتْهُ datang kepadanya jāathu
datang kepadanya
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
شَدِيدُ amat keras shadīdu
amat keras
ٱلْعِقَابِ siksaNya l-ʿiqābi
siksaNya
٢١١ (211)
(211)
Tanyakanlah kepada Bani Israil, berapa banyak bukti nyata yang telah Kami berikan kepada mereka. Barang siapa menukar nikmat Allah setelah (nikmat itu) datang kepadanya, maka sungguh, Allah sangat keras hukuman-Nya.
2:212
زُيِّنَ dijadikan indah pandangan zuyyina
dijadikan indah pandangan
لِلَّذِينَ bagi orang-orang yang lilladhīna
bagi orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
ٱلْحَيَوٰةُ kehidupan l-ḥayatu
kehidupan
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
وَيَسْخَرُونَ dan mereka memandang hina wayaskharūna
dan mereka memandang hina
مِنَ dari/kepada mina
dari/kepada
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ ۘ beriman āmanū
beriman
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
ٱتَّقَوْا۟ bertakwa ittaqaw
bertakwa
فَوْقَهُمْ diatas mereka (lebih mulia) fawqahum
diatas mereka (lebih mulia)
يَوْمَ hari yawma
hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ ۗ kiamat l-qiyāmati
kiamat
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يَرْزُقُ memberi rezki yarzuqu
memberi rezki
مَن orang man
orang
يَشَآءُ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
بِغَيْرِ dengan tidak bighayri
dengan tidak
حِسَابٍۢ perhitungan/batas ḥisābin
perhitungan/batas
٢١٢ (212)
(212)
Kehidupan dunia dijadikan terasa indah dalam pandangan orang-orang yang kafir, dan mereka menghina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu berada di atas mereka pada hari Kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.
2:213
كَانَ adalah kāna
adalah
ٱلنَّاسُ manusia l-nāsu
manusia
أُمَّةًۭ umat ummatan
umat
وَٰحِدَةًۭ (yang) satu wāḥidatan
(yang) satu
فَبَعَثَ maka mengutus fabaʿatha
maka mengutus
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلنَّبِيِّـۧنَ para Nabi l-nabiyīna
para Nabi
مُبَشِّرِينَ pembawa kabar gembira mubashirīna
pembawa kabar gembira
وَمُنذِرِينَ dan pemberi peringatan wamundhirīna
dan pemberi peringatan
وَأَنزَلَ dan Dia menurunkan wa-anzala
dan Dia menurunkan
مَعَهُمُ bersama mereka maʿahumu
bersama mereka
ٱلْكِتَـٰبَ Kitab l-kitāba
Kitab
بِٱلْحَقِّ dengan hak/benar bil-ḥaqi
dengan hak/benar
لِيَحْكُمَ untuk memberi keputusan liyaḥkuma
untuk memberi keputusan
بَيْنَ diantara bayna
diantara
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
فِيمَا tentang apa fīmā
tentang apa
ٱخْتَلَفُوا۟ mereka perselisihkan ikh'talafū
mereka perselisihkan
فِيهِ ۚ didalamnya fīhi
didalamnya
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
ٱخْتَلَفَ berselisih ikh'talafa
berselisih
فِيهِ didalamnya fīhi
didalamnya
إِلَّا kecuali/melainkan illā
kecuali/melainkan
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
أُوتُوهُ (mereka) diberinya ūtūhu
(mereka) diberinya
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مَا apa
apa
جَآءَتْهُمُ datang kepada mereka jāathumu
datang kepada mereka
ٱلْبَيِّنَـٰتُ keterangan-keterangan l-bayinātu
keterangan-keterangan
بَغْيًۢا dengki baghyan
dengki
بَيْنَهُمْ ۖ diantara mereka baynahum
diantara mereka
فَهَدَى maka memberi petunjuk fahadā
maka memberi petunjuk
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
لِمَا tentang apa limā
tentang apa
ٱخْتَلَفُوا۟ mereka perselisihkan ikh'talafū
mereka perselisihkan
فِيهِ didalamnya fīhi
didalamnya
مِنَ dari mina
dari
ٱلْحَقِّ kebenaran l-ḥaqi
kebenaran
بِإِذْنِهِۦ ۗ dengan izinnya bi-idh'nihi
dengan izinnya
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يَهْدِى Dia memberi petunjuk yahdī
Dia memberi petunjuk
مَن orang/siapa man
orang/siapa
يَشَآءُ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
صِرَٰطٍۢ jalan ṣirāṭin
jalan
مُّسْتَقِيمٍ lurus mus'taqīmin
lurus
٢١٣ (213)
(213)
Manusia itu (dahulunya) satu umat. Lalu Allah mengutus para nabi (untuk) menyampaikan kabar gembira dan peringatan. Dan diturunkan-Nya bersama mereka Kitab yang mengandung kebenaran, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Dan yang berselisih hanyalah orang-orang yang telah diberi (Kitab), setelah bukti-bukti yang nyata sampai kepada mereka, karena kedengkian di antara mereka sendiri. Maka dengan kehendak-Nya, Allah memberi petunjuk kepada mereka yang beriman tentang kebenaran yang mereka perselisihkan. Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.
2:214
أَمْ apakah am
apakah
حَسِبْتُمْ kamu mengira ḥasib'tum
kamu mengira
أَن bahwa an
bahwa
تَدْخُلُوا۟ kamu akan masuk tadkhulū
kamu akan masuk
ٱلْجَنَّةَ surga l-janata
surga
وَلَمَّا padahal belum walammā
padahal belum
يَأْتِكُم datang kepadamu yatikum
datang kepadamu
مَّثَلُ seperti (halnya) mathalu
seperti (halnya)
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
خَلَوْا۟ terdahulu khalaw
terdahulu
مِن dari min
dari
قَبْلِكُم ۖ sebelum kalian qablikum
sebelum kalian
مَّسَّتْهُمُ telah menimpa mereka massathumu
telah menimpa mereka
ٱلْبَأْسَآءُ malapetaka l-basāu
malapetaka
وَٱلضَّرَّآءُ dan kesengsaraan wal-ḍarāu
dan kesengsaraan
وَزُلْزِلُوا۟ dan mereka digoncangkan wazul'zilū
dan mereka digoncangkan
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
يَقُولَ berkata yaqūla
berkata
ٱلرَّسُولُ Rasul l-rasūlu
Rasul
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
مَعَهُۥ bersamanya maʿahu
bersamanya
مَتَىٰ bilakah matā
bilakah
نَصْرُ pertolongan naṣru
pertolongan
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
أَلَآ ingatlah alā
ingatlah
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
نَصْرَ pertolongan naṣra
pertolongan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
قَرِيبٌۭ amat dekat qarībun
amat dekat
٢١٤ (214)
(214)
Ataukah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti (yang dialami) orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan dan diguncang (dengan berbagai cobaan), sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, "Kapankah datang pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.
2:215
يَسْـَٔلُونَكَ mereka bertanya kepadamu yasalūnaka
mereka bertanya kepadamu
مَاذَا apa yang mādhā
apa yang
يُنفِقُونَ ۖ mereka nafkahkan yunfiqūna
mereka nafkahkan
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
مَآ apa
apa
أَنفَقْتُم kamu nafkahkan anfaqtum
kamu nafkahkan
مِّنْ dari min
dari
خَيْرٍۢ kebajikan/harta khayrin
kebajikan/harta
فَلِلْوَٰلِدَيْنِ maka untuk kedua orang tuamu falil'wālidayni
maka untuk kedua orang tuamu
وَٱلْأَقْرَبِينَ dan kaum kerabat wal-aqrabīna
dan kaum kerabat
وَٱلْيَتَـٰمَىٰ dan anak-anak yatim wal-yatāmā
dan anak-anak yatim
وَٱلْمَسَـٰكِينِ dan orang-orang miskin wal-masākīni
dan orang-orang miskin
وَٱبْنِ dan orang-orang yang wa-ib'ni
dan orang-orang yang
ٱلسَّبِيلِ ۗ perjalanan l-sabīli
perjalanan
وَمَا dan apa saja wamā
dan apa saja
تَفْعَلُوا۟ kalian kerjakan tafʿalū
kalian kerjakan
مِنْ dari min
dari
خَيْرٍۢ kebajikan khayrin
kebajikan
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢١٥ (215)
(215)
Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, "Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin dan orang yang dalam perjalanan." Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.
2:216
كُتِبَ diwajibkan kutiba
diwajibkan
عَلَيْكُمُ atas kalian ʿalaykumu
atas kalian
ٱلْقِتَالُ berperang l-qitālu
berperang
وَهُوَ dan ia wahuwa
dan ia
كُرْهٌۭ kebencian kur'hun
kebencian
لَّكُمْ ۖ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَعَسَىٰٓ dan boleh jadi waʿasā
dan boleh jadi
أَن bahwa an
bahwa
تَكْرَهُوا۟ kamu membenci takrahū
kamu membenci
شَيْـًۭٔا sesuatu shayan
sesuatu
وَهُوَ dan/padahal ia wahuwa
dan/padahal ia
خَيْرٌۭ baik khayrun
baik
لَّكُمْ ۖ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَعَسَىٰٓ dan boleh jadi waʿasā
dan boleh jadi
أَن bahwa an
bahwa
تُحِبُّوا۟ kamu menyukai tuḥibbū
kamu menyukai
شَيْـًۭٔا sesuatu shayan
sesuatu
وَهُوَ dan ia wahuwa
dan ia
شَرٌّۭ buruk sharrun
buruk
لَّكُمْ ۗ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يَعْلَمُ Dia mengetahui yaʿlamu
Dia mengetahui
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
لَا tidak
tidak
تَعْلَمُونَ (kalian) mengetahui taʿlamūna
(kalian) mengetahui
٢١٦ (216)
(216)
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
2:217
يَسْـَٔلُونَكَ mereka bertanya kepadamu yasalūnaka
mereka bertanya kepadamu
عَنِ dari/pada ʿani
dari/pada
ٱلشَّهْرِ bulan l-shahri
bulan
ٱلْحَرَامِ Haram l-ḥarāmi
Haram
قِتَالٍۢ berperang qitālin
berperang
فِيهِ ۖ didalamnya fīhi
didalamnya
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
قِتَالٌۭ berperang qitālun
berperang
فِيهِ didalamnya fīhi
didalamnya
كَبِيرٌۭ ۖ besar (dosanya) kabīrun
besar (dosanya)
وَصَدٌّ dan menghalangi waṣaddun
dan menghalangi
عَن dari ʿan
dari
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَكُفْرٌۢ dan kafir wakuf'run
dan kafir
بِهِۦ kepadaNya bihi
kepadaNya
وَٱلْمَسْجِدِ dan Masjidil wal-masjidi
dan Masjidil
ٱلْحَرَامِ Haram l-ḥarāmi
Haram
وَإِخْرَاجُ dan mengusir wa-ikh'rāju
dan mengusir
أَهْلِهِۦ penduduknya ahlihi
penduduknya
مِنْهُ daripadanya min'hu
daripadanya
أَكْبَرُ lebih besar akbaru
lebih besar
عِندَ disisi ʿinda
disisi
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
وَٱلْفِتْنَةُ dan berbuat fitnah wal-fit'natu
dan berbuat fitnah
أَكْبَرُ lebih besar akbaru
lebih besar
مِنَ daripada mina
daripada
ٱلْقَتْلِ ۗ pembunuhan l-qatli
pembunuhan
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَزَالُونَ mereka berhenti yazālūna
mereka berhenti
يُقَـٰتِلُونَكُمْ mereka memerangi kamu yuqātilūnakum
mereka memerangi kamu
حَتَّىٰ hingga/sampai ḥattā
hingga/sampai
يَرُدُّوكُمْ mereka mengembalikan kamu yaruddūkum
mereka mengembalikan kamu
عَن dari ʿan
dari
دِينِكُمْ agamamu dīnikum
agamamu
إِنِ seandainya ini
seandainya
ٱسْتَطَـٰعُوا۟ ۚ mereka sanggup is'taṭāʿū
mereka sanggup
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَرْتَدِدْ dia murtad yartadid
dia murtad
مِنكُمْ diantara kamu minkum
diantara kamu
عَن dari ʿan
dari
دِينِهِۦ agamanya dīnihi
agamanya
فَيَمُتْ maka/lalu dia mati fayamut
maka/lalu dia mati
وَهُوَ dan dia wahuwa
dan dia
كَافِرٌۭ (dalam) kekafiran kāfirun
(dalam) kekafiran
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itu fa-ulāika
maka mereka itu
حَبِطَتْ sia-sia ḥabiṭat
sia-sia
أَعْمَـٰلُهُمْ amal mereka aʿmāluhum
amal mereka
فِى di
di
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
وَٱلْـَٔاخِرَةِ ۖ dan akhirat wal-ākhirati
dan akhirat
وَأُو۟لَـٰٓئِكَ dan mereka itu wa-ulāika
dan mereka itu
أَصْحَـٰبُ penghuni aṣḥābu
penghuni
ٱلنَّارِ ۖ neraka l-nāri
neraka
هُمْ mereka hum
mereka
فِيهَا didalamnya fīhā
didalamnya
خَـٰلِدُونَ mereka kekal khālidūna
mereka kekal
٢١٧ (217)
(217)
Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang berperang pada bulan haram. Katakanlah, "Berperang dalam bulan itu adalah (dosa) besar. Tetapi menghalangi (orang) dari jalan Allah, ingkar kepada-Nya, (menghalangi orang masuk) Masjidilharam, dan mengusir penduduk dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) dalam pandangan Allah. Sedangkan fitnah1 lebih kejam daripada pembunuhan. Mereka tidak akan berhenti memerangi kamu sampai kamu murtad (keluar) dari agamamu, jika mereka sanggup. Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itu sia-sia amalnya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya."
2:218
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
هَاجَرُوا۟ (mereka) hijrah hājarū
(mereka) hijrah
وَجَـٰهَدُوا۟ dan mereka berjihad wajāhadū
dan mereka berjihad
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
يَرْجُونَ mereka mengharapkan yarjūna
mereka mengharapkan
رَحْمَتَ rahmat raḥmata
rahmat
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
غَفُورٌۭ Maha Pengampun ghafūrun
Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ Maha Penyayang raḥīmun
Maha Penyayang
٢١٨ (218)
(218)
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharapkan rahmat Allah. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
2:219
۞ يَسْـَٔلُونَكَ mereka bertanya kepadamu yasalūnaka
mereka bertanya kepadamu
عَنِ dari/tentang ʿani
dari/tentang
ٱلْخَمْرِ minuman keras l-khamri
minuman keras
وَٱلْمَيْسِرِ ۖ dan judi wal-maysiri
dan judi
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
فِيهِمَآ pada keduanya fīhimā
pada keduanya
إِثْمٌۭ dosa ith'mun
dosa
كَبِيرٌۭ besar kabīrun
besar
وَمَنَـٰفِعُ dan beberapa manfaat wamanāfiʿu
dan beberapa manfaat
لِلنَّاسِ bagi manusia lilnnāsi
bagi manusia
وَإِثْمُهُمَآ dan dosa keduanya wa-ith'muhumā
dan dosa keduanya
أَكْبَرُ lebih besar akbaru
lebih besar
مِن daripada min
daripada
نَّفْعِهِمَا ۗ manfaat keduanya nafʿihimā
manfaat keduanya
وَيَسْـَٔلُونَكَ dan mereka bertanya kepadamu wayasalūnaka
dan mereka bertanya kepadamu
مَاذَا apa yang mādhā
apa yang
يُنفِقُونَ mereka nafkahkan yunfiqūna
mereka nafkahkan
قُلِ katakanlah quli
katakanlah
ٱلْعَفْوَ ۗ lebih dari keperluan l-ʿafwa
lebih dari keperluan
كَذَٰلِكَ demikianlah kadhālika
demikianlah
يُبَيِّنُ menerangkan yubayyinu
menerangkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَكُمُ bagi kalian lakumu
bagi kalian
ٱلْـَٔايَـٰتِ ayat-ayat l-āyāti
ayat-ayat
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تَتَفَكَّرُونَ kamu berfikir tatafakkarūna
kamu berfikir
٢١٩ (219)
(219)
Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang khamar1 dan judi. Katakanlah, "Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya." Dan mereka menanyakan kepadamu (tentang) apa yang (harus) mereka infakkan. Katakanlah, "Kelebihan (dari apa yang diperlukan)." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu memikirkan,
2:220
فِى di/pada
di/pada
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
وَٱلْـَٔاخِرَةِ ۗ dan akhirat wal-ākhirati
dan akhirat
وَيَسْـَٔلُونَكَ dan mereka bertanya kepadamu wayasalūnaka
dan mereka bertanya kepadamu
عَنِ dari/tentang ʿani
dari/tentang
ٱلْيَتَـٰمَىٰ ۖ anak yatim l-yatāmā
anak yatim
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
إِصْلَاحٌۭ mengurus secara patut iṣ'lāḥun
mengurus secara patut
لَّهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
خَيْرٌۭ ۖ baik khayrun
baik
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تُخَالِطُوهُمْ kamu menggauli mereka tukhāliṭūhum
kamu menggauli mereka
فَإِخْوَٰنُكُمْ ۚ maka mereka itu saudaramu fa-ikh'wānukum
maka mereka itu saudaramu
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يَعْلَمُ dia mengetahui yaʿlamu
dia mengetahui
ٱلْمُفْسِدَ pembuat kerusakan l-muf'sida
pembuat kerusakan
مِنَ dari mina
dari
ٱلْمُصْلِحِ ۚ mengadakan perbaikan l-muṣ'liḥi
mengadakan perbaikan
وَلَوْ dan jikalau walaw
dan jikalau
شَآءَ menghendaki shāa
menghendaki
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَأَعْنَتَكُمْ ۚ niscaya Dia mempersulit kamu la-aʿnatakum
niscaya Dia mempersulit kamu
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَزِيزٌ Maha Perkasa ʿazīzun
Maha Perkasa
حَكِيمٌۭ Maha Bijaksana ḥakīmun
Maha Bijaksana
٢٢٠ (220)
(220)
tentang dunia dan akhirat. Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang anak-anak yatim. Katakanlah, "Memperbaiki keadaan mereka adalah baik!" Dan jika kamu mempergauli mereka, maka mereka adalah saudara-saudaramu. Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dan yang berbuat kebaikan. Dan jika Allah menghendaki, niscaya Dia datangkan kesulitan kepadamu. Sungguh, Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
2:221
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَنكِحُوا۟ kamu nikahi tankiḥū
kamu nikahi
ٱلْمُشْرِكَـٰتِ wanita-wanita musyrik l-mush'rikāti
wanita-wanita musyrik
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
يُؤْمِنَّ ۚ mereka beriman yu'minna
mereka beriman
وَلَأَمَةٌۭ dan sungguh budak wanita wala-amatun
dan sungguh budak wanita
مُّؤْمِنَةٌ beriman mu'minatun
beriman
خَيْرٌۭ baik khayrun
baik
مِّن daripada min
daripada
مُّشْرِكَةٍۢ wanita musyrik mush'rikatin
wanita musyrik
وَلَوْ walaupun walaw
walaupun
أَعْجَبَتْكُمْ ۗ ia menarik hatimu aʿjabatkum
ia menarik hatimu
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تُنكِحُوا۟ kamu menikahkan tunkiḥū
kamu menikahkan
ٱلْمُشْرِكِينَ orang-orang musyrik l-mush'rikīna
orang-orang musyrik
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
يُؤْمِنُوا۟ ۚ mereka beriman yu'minū
mereka beriman
وَلَعَبْدٌۭ dan sungguh budak walaʿabdun
dan sungguh budak
مُّؤْمِنٌ beriman mu'minun
beriman
خَيْرٌۭ lebih baik khayrun
lebih baik
مِّن daripada min
daripada
مُّشْرِكٍۢ orang musyrik mush'rikin
orang musyrik
وَلَوْ walaupun walaw
walaupun
أَعْجَبَكُمْ ۗ dia menarik hatimu aʿjabakum
dia menarik hatimu
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
يَدْعُونَ mereka mengajak yadʿūna
mereka mengajak
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلنَّارِ ۖ neraka l-nāri
neraka
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يَدْعُوٓا۟ Dia mengajak yadʿū
Dia mengajak
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلْجَنَّةِ surga l-janati
surga
وَٱلْمَغْفِرَةِ dan ampunan wal-maghfirati
dan ampunan
بِإِذْنِهِۦ ۖ dengan izinNya bi-idh'nihi
dengan izinNya
وَيُبَيِّنُ dan Dia menerangkan wayubayyinu
dan Dia menerangkan
ءَايَـٰتِهِۦ ayat-ayatNya āyātihi
ayat-ayatNya
لِلنَّاسِ kepada manusia lilnnāsi
kepada manusia
لَعَلَّهُمْ supaya mereka laʿallahum
supaya mereka
يَتَذَكَّرُونَ mereka ingat / mengambil pelajaran yatadhakkarūna
mereka ingat / mengambil pelajaran
٢٢١ (221)
(221)
Dan janganlah kamu nikahi perempuan musyrik, sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya perempuan yang beriman lebih baik daripada perempuan musyrik meskipun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu nikahkan orang (laki-laki) musyrik (dengan perempuan yang beriman) sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya laki-laki yang beriman lebih baik daripada laki-laki musyrik meskipun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedangkan Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. (Allah) menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka mengambil pelajaran.
2:222
وَيَسْـَٔلُونَكَ dan mereka bertanya kepadanya wayasalūnaka
dan mereka bertanya kepadanya
عَنِ dari/tentang ʿani
dari/tentang
ٱلْمَحِيضِ ۖ haid l-maḥīḍi
haid
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
هُوَ ia (haid) huwa
ia (haid)
أَذًۭى penyakit/kotoran adhan
penyakit/kotoran
فَٱعْتَزِلُوا۟ maka hendaklah kamu menjauhkan diri fa-iʿ'tazilū
maka hendaklah kamu menjauhkan diri
ٱلنِّسَآءَ wanita-wanita l-nisāa
wanita-wanita
فِى didalam
didalam
ٱلْمَحِيضِ ۖ waktu haid l-maḥīḍi
waktu haid
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَقْرَبُوهُنَّ kamu mendekati mereka taqrabūhunna
kamu mendekati mereka
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
يَطْهُرْنَ ۖ mereka suci yaṭhur'na
mereka suci
فَإِذَا maka apabila fa-idhā
maka apabila
تَطَهَّرْنَ mereka telah suci taṭahharna
mereka telah suci
فَأْتُوهُنَّ maka datangilah fatūhunna
maka datangilah
مِنْ dari min
dari
حَيْثُ sekira/sebagaimana ḥaythu
sekira/sebagaimana
أَمَرَكُمُ memerintahkan kamu amarakumu
memerintahkan kamu
ٱللَّهُ ۚ Allah l-lahu
Allah
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يُحِبُّ Dia menyukai yuḥibbu
Dia menyukai
ٱلتَّوَّٰبِينَ orang-orang yang taubat l-tawābīna
orang-orang yang taubat
وَيُحِبُّ dan Dia menyukai wayuḥibbu
dan Dia menyukai
ٱلْمُتَطَهِّرِينَ orang-orang yang mensucikan diri l-mutaṭahirīna
orang-orang yang mensucikan diri
٢٢٢ (222)
(222)
Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah, "Itu adalah gangguan (sesuatu yang kotor)." Karena itu jauhilah1 istri pada waktu haid; dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri.
2:223
نِسَآؤُكُمْ isteri-isterimu nisāukum
isteri-isterimu
حَرْثٌۭ ladang ḥarthun
ladang
لَّكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
فَأْتُوا۟ maka datangilah fatū
maka datangilah
حَرْثَكُمْ ladangmu ḥarthakum
ladangmu
أَنَّىٰ kapan saja annā
kapan saja
شِئْتُمْ ۖ kalian kehendaki shi'tum
kalian kehendaki
وَقَدِّمُوا۟ dan dahulukan/kerjakan waqaddimū
dan dahulukan/kerjakan
لِأَنفُسِكُمْ ۚ untuk dirimu li-anfusikum
untuk dirimu
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَٱعْلَمُوٓا۟ dan ketahuilah wa-iʿ'lamū
dan ketahuilah
أَنَّكُم bahwa kamu annakum
bahwa kamu
مُّلَـٰقُوهُ ۗ akan menemuiNya mulāqūhu
akan menemuiNya
وَبَشِّرِ dan berilah kabar gembira wabashiri
dan berilah kabar gembira
ٱلْمُؤْمِنِينَ orang-orang yang beriman l-mu'minīna
orang-orang yang beriman
٢٢٣ (223)
(223)
Istri-istrimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman.
2:224
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَجْعَلُوا۟ kalian jadikan tajʿalū
kalian jadikan
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عُرْضَةًۭ (sebagai) penghalang ʿur'ḍatan
(sebagai) penghalang
لِّأَيْمَـٰنِكُمْ bagi/dalam sumpahmu li-aymānikum
bagi/dalam sumpahmu
أَن untuk an
untuk
تَبَرُّوا۟ berbuat kebajikan tabarrū
berbuat kebajikan
وَتَتَّقُوا۟ dan bertakwa watattaqū
dan bertakwa
وَتُصْلِحُوا۟ dan mengadakan ishlah watuṣ'liḥū
dan mengadakan ishlah
بَيْنَ diantara bayna
diantara
ٱلنَّاسِ ۗ manusia l-nāsi
manusia
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
سَمِيعٌ Maha Mendengar samīʿun
Maha Mendengar
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢٢٤ (224)
(224)
Dan janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertakwa dan menciptakan kedamaian di antara manusia. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
2:225
لَّا tidak
tidak
يُؤَاخِذُكُمُ menghukum kamu yuākhidhukumu
menghukum kamu
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِٱللَّغْوِ dengan tidak sengaja bil-laghwi
dengan tidak sengaja
فِىٓ didalam
didalam
أَيْمَـٰنِكُمْ sumpahmu aymānikum
sumpahmu
وَلَـٰكِن tetapi walākin
tetapi
يُؤَاخِذُكُم Dia menghukum kamu yuākhidhukum
Dia menghukum kamu
بِمَا dengan sebab bimā
dengan sebab
كَسَبَتْ diusahakan/disengaja kasabat
diusahakan/disengaja
قُلُوبُكُمْ ۗ hatimu qulūbukum
hatimu
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
غَفُورٌ Maha Pengampun ghafūrun
Maha Pengampun
حَلِيمٌۭ Maha Penyantun ḥalīmun
Maha Penyantun
٢٢٥ (225)
(225)
Allah tidak menghukum kamu karena sumpahmu yang tidak kamu sengaja, tetapi Dia menghukum kamu karena niat yang terkandung dalam hatimu. Allah Maha Pengampun, Maha Penyantun.
2:226
لِّلَّذِينَ bagi orang-orang yang lilladhīna
bagi orang-orang yang
يُؤْلُونَ mereka meng-ila (bersumpah tidak akan mendekati) yu'lūna
mereka meng-ila (bersumpah tidak akan mendekati)
مِن dari min
dari
نِّسَآئِهِمْ isteri-isteri mereka nisāihim
isteri-isteri mereka
تَرَبُّصُ dia menanti/diberi tangguh tarabbuṣu
dia menanti/diberi tangguh
أَرْبَعَةِ empat arbaʿati
empat
أَشْهُرٍۢ ۖ bulan ashhurin
bulan
فَإِن maka jika/kemudian fa-in
maka jika/kemudian
فَآءُو mereka kembali fāū
mereka kembali
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
غَفُورٌۭ Maha Pengampun ghafūrun
Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ Maha Penyayang raḥīmun
Maha Penyayang
٢٢٦ (226)
(226)
Bagi orang yang meng-ila` istrinya1 harus menunggu empat bulan. Kemudian jika mereka kembali (kepada istrinya), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
2:227
وَإِنْ dan jika wa-in
dan jika
عَزَمُوا۟ mereka bertetap hati ʿazamū
mereka bertetap hati
ٱلطَّلَـٰقَ bertalak l-ṭalāqa
bertalak
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
سَمِيعٌ Maha Mendengar samīʿun
Maha Mendengar
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢٢٧ (227)
(227)
Dan jika mereka berketetapan hati hendak menceraikan, maka sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
2:228
وَٱلْمُطَلَّقَـٰتُ dan wanita-wanita yang ditalak wal-muṭalaqātu
dan wanita-wanita yang ditalak
يَتَرَبَّصْنَ hendaklah mereka menahan yatarabbaṣna
hendaklah mereka menahan
بِأَنفُسِهِنَّ dengan diri mereka bi-anfusihinna
dengan diri mereka
ثَلَـٰثَةَ tiga kali thalāthata
tiga kali
قُرُوٓءٍۢ ۚ suci (dari haid) qurūin
suci (dari haid)
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَحِلُّ halal/boleh yaḥillu
halal/boleh
لَهُنَّ bagi mereka lahunna
bagi mereka
أَن bahwa an
bahwa
يَكْتُمْنَ mereka menyembunyikan yaktum'na
mereka menyembunyikan
مَا apa
apa
خَلَقَ menjadikan khalaqa
menjadikan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
فِىٓ didalam
didalam
أَرْحَامِهِنَّ rahim mereka arḥāmihinna
rahim mereka
إِن jika in
jika
كُنَّ mereka adalah kunna
mereka adalah
يُؤْمِنَّ mereka beriman yu'minna
mereka beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَٱلْيَوْمِ dan hari wal-yawmi
dan hari
ٱلْـَٔاخِرِ ۚ akhirat l-ākhiri
akhirat
وَبُعُولَتُهُنَّ dan suami-suami mereka wabuʿūlatuhunna
dan suami-suami mereka
أَحَقُّ lebih berhak aḥaqqu
lebih berhak
بِرَدِّهِنَّ kembali/merujuki mereka biraddihinna
kembali/merujuki mereka
فِى pada
pada
ذَٰلِكَ demikian dhālika
demikian
إِنْ jika in
jika
أَرَادُوٓا۟ mereka (suami) menghendaki arādū
mereka (suami) menghendaki
إِصْلَـٰحًۭا ۚ ishlah/kebaikan iṣ'lāḥan
ishlah/kebaikan
وَلَهُنَّ dan bagi mereka walahunna
dan bagi mereka
مِثْلُ seperti mith'lu
seperti
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
عَلَيْهِنَّ atas mereka ʿalayhinna
atas mereka
بِٱلْمَعْرُوفِ ۚ dengan cara yang baik bil-maʿrūfi
dengan cara yang baik
وَلِلرِّجَالِ dan para lelaki/suami walilrrijāli
dan para lelaki/suami
عَلَيْهِنَّ atas mereka ʿalayhinna
atas mereka
دَرَجَةٌۭ ۗ derajat/satu tingkat kelebihan darajatun
derajat/satu tingkat kelebihan
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
عَزِيزٌ Maha Perkasa ʿazīzun
Maha Perkasa
حَكِيمٌ Maha Bijaksana ḥakīmun
Maha Bijaksana
٢٢٨ (228)
(228)
Dan para istri yang diceraikan (wajib) menahan diri mereka (menunggu) tiga kali quru`. Mereka tidak boleh menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahim mereka, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhir. Dan para suami mereka lebih berhak kembali kepada mereka dalam (masa) itu, jika mereka menghendaki perbaikan. Dan mereka (para perempuan) mempunyai hak seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang patut. Tetapi para suami, mempunyai kelebihan di atas mereka. Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
2:229
ٱلطَّلَـٰقُ talak al-ṭalāqu
talak
مَرَّتَانِ ۖ dua kali marratāni
dua kali
فَإِمْسَاكٌۢ maka menahan/rujuk lagi fa-im'sākun
maka menahan/rujuk lagi
بِمَعْرُوفٍ dengan cara yang patut bimaʿrūfin
dengan cara yang patut
أَوْ atau aw
atau
تَسْرِيحٌۢ menceraikan tasrīḥun
menceraikan
بِإِحْسَـٰنٍۢ ۗ dengan cara yang baik bi-iḥ'sānin
dengan cara yang baik
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَحِلُّ halal yaḥillu
halal
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
أَن bahwa an
bahwa
تَأْخُذُوا۟ kamu mengambil takhudhū
kamu mengambil
مِمَّآ dari apa mimmā
dari apa
ءَاتَيْتُمُوهُنَّ kamu telah berikan pada mereka ātaytumūhunna
kamu telah berikan pada mereka
شَيْـًٔا sesuatu shayan
sesuatu
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
أَن jika an
jika
يَخَافَآ keduanya khawatir yakhāfā
keduanya khawatir
أَلَّا bahwa tidak allā
bahwa tidak
يُقِيمَا keduanya melaksanakan yuqīmā
keduanya melaksanakan
حُدُودَ hukum-hukum ḥudūda
hukum-hukum
ٱللَّهِ ۖ Allah l-lahi
Allah
فَإِنْ maka jika fa-in
maka jika
خِفْتُمْ kamu khawatir khif'tum
kamu khawatir
أَلَّا bahwa tidak allā
bahwa tidak
يُقِيمَا keduanya melaksanakan yuqīmā
keduanya melaksanakan
حُدُودَ hukum-hukum ḥudūda
hukum-hukum
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
جُنَاحَ berdosa junāḥa
berdosa
عَلَيْهِمَا atas keduanya ʿalayhimā
atas keduanya
فِيمَا tentang apa fīmā
tentang apa
ٱفْتَدَتْ ia (istrinya) membayar tebusan if'tadat
ia (istrinya) membayar tebusan
بِهِۦ ۗ dengannya bihi
dengannya
تِلْكَ itulah til'ka
itulah
حُدُودُ hukum-hukum ḥudūdu
hukum-hukum
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
فَلَا maka jangan falā
maka jangan
تَعْتَدُوهَا ۚ kamu melanggarnya taʿtadūhā
kamu melanggarnya
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَتَعَدَّ melanggar yataʿadda
melanggar
حُدُودَ hukum-hukum ḥudūda
hukum-hukum
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itulah fa-ulāika
maka mereka itulah
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلظَّـٰلِمُونَ orang-orang yang dzalim l-ẓālimūna
orang-orang yang dzalim
٢٢٩ (229)
(229)
Talak (yang dapat dirujuk) itu dua kali. (Setelah itu suami dapat) menahan dengan baik, atau melepaskan dengan baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali sesuatu yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali keduanya (suami dan istri) khawatir tidak mampu menjalankan hukum-hukum Allah. Jika kamu (wali) Khawatir bahwa keduanya tidak mampu menjalankan hukum Allah, maka keduanya tidak berdosa atas bayaran yang (harus) diberikan (oleh istri) untuk menebus dirinya. Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa melanggar hukum-hukum Allah, mereka itulah orang-orang yang zalim.
2:230
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
طَلَّقَهَا ia (suami) mentalaknya ṭallaqahā
ia (suami) mentalaknya
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
تَحِلُّ halal taḥillu
halal
لَهُۥ baginya lahu
baginya
مِنۢ dari min
dari
بَعْدُ sesudah baʿdu
sesudah
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
تَنكِحَ dia kawin tankiḥa
dia kawin
زَوْجًا suami zawjan
suami
غَيْرَهُۥ ۗ lainnya ghayrahu
lainnya
فَإِن maka/kemudian jika fa-in
maka/kemudian jika
طَلَّقَهَا dia (suami lain) menceraikannya ṭallaqahā
dia (suami lain) menceraikannya
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
جُنَاحَ berdosa junāḥa
berdosa
عَلَيْهِمَآ atas keduanya ʿalayhimā
atas keduanya
أَن bahwa an
bahwa
يَتَرَاجَعَآ keduanya ruju' (kawin kembali) yatarājaʿā
keduanya ruju' (kawin kembali)
إِن jika in
jika
ظَنَّآ keduanya berpendapat ẓannā
keduanya berpendapat
أَن bahwa an
bahwa
يُقِيمَا keduanya melaksanakan yuqīmā
keduanya melaksanakan
حُدُودَ hukum-hukum ḥudūda
hukum-hukum
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
وَتِلْكَ dan itulah watil'ka
dan itulah
حُدُودُ hukum-hukum ḥudūdu
hukum-hukum
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
يُبَيِّنُهَا Dia menerangkannya yubayyinuhā
Dia menerangkannya
لِقَوْمٍۢ bagi kaum liqawmin
bagi kaum
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui yaʿlamūna
mereka mengetahui
٢٣٠ (230)
(230)
Kemudian jika dia menceraikannya (setelah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak halal lagi baginya sebelum dia menikah dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (suami pertama dan bekas istri) untuk menikah kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah ketentuan-ketentuan Allah yang diterangkan-Nya kepada orang-orang yang berpengetahuan.
2:231
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
طَلَّقْتُمُ kamu mentalak ṭallaqtumu
kamu mentalak
ٱلنِّسَآءَ isteri-isteri l-nisāa
isteri-isteri
فَبَلَغْنَ maka/lalu dia sampai fabalaghna
maka/lalu dia sampai
أَجَلَهُنَّ masanya ajalahunna
masanya
فَأَمْسِكُوهُنَّ maka tahanlah/rujuklah mereka fa-amsikūhunna
maka tahanlah/rujuklah mereka
بِمَعْرُوفٍ dengan cara yang baik bimaʿrūfin
dengan cara yang baik
أَوْ atau aw
atau
سَرِّحُوهُنَّ ceraikan mereka sarriḥūhunna
ceraikan mereka
بِمَعْرُوفٍۢ ۚ dengan cara yang baik bimaʿrūfin
dengan cara yang baik
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تُمْسِكُوهُنَّ kamu tahan mereka tum'sikūhunna
kamu tahan mereka
ضِرَارًۭا (untuk memberi) kemudharatan ḍirāran
(untuk memberi) kemudharatan
لِّتَعْتَدُوا۟ ۚ karena kamu melewati batas/menganiaya litaʿtadū
karena kamu melewati batas/menganiaya
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَفْعَلْ ia berbuat yafʿal
ia berbuat
ذَٰلِكَ demikian dhālika
demikian
فَقَدْ maka sungguh faqad
maka sungguh
ظَلَمَ ia menganiaya ẓalama
ia menganiaya
نَفْسَهُۥ ۚ dirinya nafsahu
dirinya
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَتَّخِذُوٓا۟ kamu jadikan tattakhidhū
kamu jadikan
ءَايَـٰتِ ayat-ayat āyāti
ayat-ayat
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
هُزُوًۭا ۚ permainan huzuwan
permainan
وَٱذْكُرُوا۟ dan ingatlah wa-udh'kurū
dan ingatlah
نِعْمَتَ nikmat niʿ'mata
nikmat
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَمَآ dan apa yang wamā
dan apa yang
أَنزَلَ Dia menurunkan anzala
Dia menurunkan
عَلَيْكُم atas kalian ʿalaykum
atas kalian
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْكِتَـٰبِ Al Kitab l-kitābi
Al Kitab
وَٱلْحِكْمَةِ dan hikmah wal-ḥik'mati
dan hikmah
يَعِظُكُم Dia mengajarkan kamu yaʿiẓukum
Dia mengajarkan kamu
بِهِۦ ۚ dengannya bihi
dengannya
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَٱعْلَمُوٓا۟ dan ketahuilah wa-iʿ'lamū
dan ketahuilah
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
بِكُلِّ atas segala bikulli
atas segala
شَىْءٍ sesuatu shayin
sesuatu
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢٣١ (231)
(231)
Dan apabila kamu menceraikan istri-istri (kamu), lalu sampai (akhir) idahnya, maka tahanlah mereka dengan cara yang baik, atau ceraikanlah mereka dengan cara yang baik (pula). Dan janganlah kamu tahan mereka dengan maksud jahat untuk menzalimi mereka. Barang siapa melakukan demikian, maka dia telah menzalimi dirinya sendiri. Dan janganlah kamu jadikan ayat-ayat Allah sebagai bahan ejekan. Ingatlah nikmat Allah kepada kamu, dan apa yang telah diturunkan Allah kepada kamu yaitu kitab (Alquran) dan Hikmah (Sunah), untuk memberi pengajaran kepadamu. Dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
2:232
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
طَلَّقْتُمُ kamu mentalak ṭallaqtumu
kamu mentalak
ٱلنِّسَآءَ isteri-isteri l-nisāa
isteri-isteri
فَبَلَغْنَ maka/lalu dia sampai fabalaghna
maka/lalu dia sampai
أَجَلَهُنَّ masa (iddah) mereka ajalahunna
masa (iddah) mereka
فَلَا maka jangan falā
maka jangan
تَعْضُلُوهُنَّ kamu menghalangi mereka taʿḍulūhunna
kamu menghalangi mereka
أَن bahwa an
bahwa
يَنكِحْنَ mereka kawin yankiḥ'na
mereka kawin
أَزْوَٰجَهُنَّ (bakal) suami-suami mereka azwājahunna
(bakal) suami-suami mereka
إِذَا apabila idhā
apabila
تَرَٰضَوْا۟ mereka saling rela tarāḍaw
mereka saling rela
بَيْنَهُم diantara mereka baynahum
diantara mereka
بِٱلْمَعْرُوفِ ۗ dengan cara yang baik bil-maʿrūfi
dengan cara yang baik
ذَٰلِكَ itulah dhālika
itulah
يُوعَظُ dinasehatkan yūʿaẓu
dinasehatkan
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
مَن orang man
orang
كَانَ adalah dia kāna
adalah dia
مِنكُمْ diantara kamu minkum
diantara kamu
يُؤْمِنُ dia beriman yu'minu
dia beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَٱلْيَوْمِ dan hari wal-yawmi
dan hari
ٱلْـَٔاخِرِ ۗ akhirat l-ākhiri
akhirat
ذَٰلِكُمْ demikian itu dhālikum
demikian itu
أَزْكَىٰ lebih baik azkā
lebih baik
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَأَطْهَرُ ۗ dan lebih suci wa-aṭharu
dan lebih suci
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يَعْلَمُ Dia mengetahui yaʿlamu
Dia mengetahui
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
لَا tidak
tidak
تَعْلَمُونَ (kalian) mengetahui taʿlamūna
(kalian) mengetahui
٢٣٢ (232)
(232)
Dan apabila kamu menceraikan istri-istri (kamu), lalu sampai idahnya, maka jangan kamu halangi mereka menikah (lagi) dengan calon suaminya, apabila telah terjalin kecocokan di antara mereka dengan cara yang baik. Itulah yang dinasihatkan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Itu lebih suci bagimu dan lebih bersih. Dan Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.
2:233
۞ وَٱلْوَٰلِدَٰتُ dan para ibu wal-wālidātu
dan para ibu
يُرْضِعْنَ hendaklah menyusui yur'ḍiʿ'na
hendaklah menyusui
أَوْلَـٰدَهُنَّ anak-anak mereka awlādahunna
anak-anak mereka
حَوْلَيْنِ dua tahun ḥawlayni
dua tahun
كَامِلَيْنِ ۖ sempurna/penuh kāmilayni
sempurna/penuh
لِمَنْ bagi orang liman
bagi orang
أَرَادَ (ia) ingin arāda
(ia) ingin
أَن untuk an
untuk
يُتِمَّ menyempurnakan yutimma
menyempurnakan
ٱلرَّضَاعَةَ ۚ penyusuan(nya) l-raḍāʿata
penyusuan(nya)
وَعَلَى dan atas waʿalā
dan atas
ٱلْمَوْلُودِ anak yang dilahirkan l-mawlūdi
anak yang dilahirkan
لَهُۥ baginya (ayah) lahu
baginya (ayah)
رِزْقُهُنَّ memberi rezki/makan mereka riz'quhunna
memberi rezki/makan mereka
وَكِسْوَتُهُنَّ dan pakaian mereka wakis'watuhunna
dan pakaian mereka
بِٱلْمَعْرُوفِ ۚ dengan cara yang baik bil-maʿrūfi
dengan cara yang baik
لَا tidak
tidak
تُكَلَّفُ dibebani tukallafu
dibebani
نَفْسٌ seseorang nafsun
seseorang
إِلَّا melainkan illā
melainkan
وُسْعَهَا ۚ menurut kesanggupannya wus'ʿahā
menurut kesanggupannya
لَا jangan
jangan
تُضَآرَّ menderita/sengsara tuḍārra
menderita/sengsara
وَٰلِدَةٌۢ seorang ibu wālidatun
seorang ibu
بِوَلَدِهَا dengan/karena anaknya biwaladihā
dengan/karena anaknya
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
مَوْلُودٌۭ anak yang dilahirkan mawlūdun
anak yang dilahirkan
لَّهُۥ baginya (ayah) lahu
baginya (ayah)
بِوَلَدِهِۦ ۚ dengan/karena anaknya biwaladihi
dengan/karena anaknya
وَعَلَى dan atas waʿalā
dan atas
ٱلْوَارِثِ waris l-wārithi
waris
مِثْلُ seperti mith'lu
seperti
ذَٰلِكَ ۗ demikian dhālika
demikian
فَإِنْ maka jika fa-in
maka jika
أَرَادَا keduanya ingin arādā
keduanya ingin
فِصَالًا menyapih fiṣālan
menyapih
عَن dari/dengan ʿan
dari/dengan
تَرَاضٍۢ kerelaan tarāḍin
kerelaan
مِّنْهُمَا dari keduanya min'humā
dari keduanya
وَتَشَاوُرٍۢ dan permusyawaratan watashāwurin
dan permusyawaratan
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
جُنَاحَ berdosa junāḥa
berdosa
عَلَيْهِمَا ۗ atas keduanya ʿalayhimā
atas keduanya
وَإِنْ dan jika wa-in
dan jika
أَرَدتُّمْ kamu ingin aradttum
kamu ingin
أَن untuk an
untuk
تَسْتَرْضِعُوٓا۟ menyusukan (pada orang lain) tastarḍiʿū
menyusukan (pada orang lain)
أَوْلَـٰدَكُمْ anak-anakmu awlādakum
anak-anakmu
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
جُنَاحَ berdosa junāḥa
berdosa
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
إِذَا apabila idhā
apabila
سَلَّمْتُم kamu menyerahkan (pembayaran) sallamtum
kamu menyerahkan (pembayaran)
مَّآ apa
apa
ءَاتَيْتُم kamu berikan ātaytum
kamu berikan
بِٱلْمَعْرُوفِ ۗ dengan patut bil-maʿrūfi
dengan patut
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah kamu wa-ittaqū
dan bertakwalah kamu
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَٱعْلَمُوٓا۟ dan ketahuilah wa-iʿ'lamū
dan ketahuilah
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
بَصِيرٌۭ Maha Melihat baṣīrun
Maha Melihat
٢٣٣ (233)
(233)
Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (menderita) karena anaknya. Ahli waris pun (berkewajiban) seperti itu pula. Apabila keduanya ingin menyapih dengan persetujuan dan permusyawaratan antara keduanya, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin menyusukan anakmu kepada orang lain, maka tidak ada dosa bagimu memberikan bayaran dengan cara yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
2:234
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
يُتَوَفَّوْنَ (mereka) diwafatkan/meninggal dunia yutawaffawna
(mereka) diwafatkan/meninggal dunia
مِنكُمْ diantara kamu minkum
diantara kamu
وَيَذَرُونَ dan (mereka) meninggalkan wayadharūna
dan (mereka) meninggalkan
أَزْوَٰجًۭا isteri-isteri azwājan
isteri-isteri
يَتَرَبَّصْنَ hendaklah mereka menangguhkan yatarabbaṣna
hendaklah mereka menangguhkan
بِأَنفُسِهِنَّ dengan diri mereka bi-anfusihinna
dengan diri mereka
أَرْبَعَةَ empat arbaʿata
empat
أَشْهُرٍۢ bulan ashhurin
bulan
وَعَشْرًۭا ۖ dan sepuluh (hari) waʿashran
dan sepuluh (hari)
فَإِذَا maka apabila fa-idhā
maka apabila
بَلَغْنَ mereka sampai balaghna
mereka sampai
أَجَلَهُنَّ masa (iddah) mereka ajalahunna
masa (iddah) mereka
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
جُنَاحَ berdosa junāḥa
berdosa
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
فِيمَا tentang apa fīmā
tentang apa
فَعَلْنَ mereka perbuat faʿalna
mereka perbuat
فِىٓ pada
pada
أَنفُسِهِنَّ diri mereka anfusihinna
diri mereka
بِٱلْمَعْرُوفِ ۗ menurut yang patut bil-maʿrūfi
menurut yang patut
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
خَبِيرٌۭ Maha Mengetahui khabīrun
Maha Mengetahui
٢٣٤ (234)
(234)
Dan Orang-orang yang mati di antara kamu serta meninggalkan istri-istri hendaklah mereka (istri-istri) menunggu empat bulan sepuluh hari. Kemudian apabila telah sampai (akhir) idah mereka, maka tidak ada dosa bagimu mengenai apa yang mereka lakukan terhadap diri mereka menurut cara yang patut. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
2:235
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
جُنَاحَ berdosa junāḥa
berdosa
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
فِيمَا tentang apa fīmā
tentang apa
عَرَّضْتُم kamu sendiri ʿarraḍtum
kamu sendiri
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
مِنْ daripada min
daripada
خِطْبَةِ meminang khiṭ'bati
meminang
ٱلنِّسَآءِ wanita-wanita l-nisāi
wanita-wanita
أَوْ atau aw
atau
أَكْنَنتُمْ kamu menyembunyikan aknantum
kamu menyembunyikan
فِىٓ dalam
dalam
أَنفُسِكُمْ ۚ diri kalian sendiri anfusikum
diri kalian sendiri
عَلِمَ mengetahui ʿalima
mengetahui
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
أَنَّكُمْ bahwa kamu annakum
bahwa kamu
سَتَذْكُرُونَهُنَّ kamu akan menyebut mereka satadhkurūnahunna
kamu akan menyebut mereka
وَلَـٰكِن tetapi walākin
tetapi
لَّا jangan
jangan
تُوَاعِدُوهُنَّ kamu mengadakan janji pada mereka tuwāʿidūhunna
kamu mengadakan janji pada mereka
سِرًّا rahasia sirran
rahasia
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
أَن hendaknya an
hendaknya
تَقُولُوا۟ kamu mengucapkan taqūlū
kamu mengucapkan
قَوْلًۭا perkataan qawlan
perkataan
مَّعْرُوفًۭا ۚ yang baik maʿrūfan
yang baik
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَعْزِمُوا۟ kamu bertetap hati taʿzimū
kamu bertetap hati
عُقْدَةَ berakad ʿuq'data
berakad
ٱلنِّكَاحِ nikah l-nikāḥi
nikah
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
يَبْلُغَ sampai yablugha
sampai
ٱلْكِتَـٰبُ Kitab/kepastian l-kitābu
Kitab/kepastian
أَجَلَهُۥ ۚ waktunya ajalahu
waktunya
وَٱعْلَمُوٓا۟ dan ketahuilah wa-iʿ'lamū
dan ketahuilah
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يَعْلَمُ Dia mengetahui yaʿlamu
Dia mengetahui
مَا apa
apa
فِىٓ didalam
didalam
أَنفُسِكُمْ diri kalian sendiri anfusikum
diri kalian sendiri
فَٱحْذَرُوهُ ۚ maka takutlah kepadaNya fa-iḥ'dharūhu
maka takutlah kepadaNya
وَٱعْلَمُوٓا۟ dan ketahuilah wa-iʿ'lamū
dan ketahuilah
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
غَفُورٌ Maha Pengampun ghafūrun
Maha Pengampun
حَلِيمٌۭ Maha Penyantun ḥalīmun
Maha Penyantun
٢٣٥ (235)
(235)
Dan tidak ada dosa bagimu meminang perempuan-perempuan itu dengan sindiran1 atau kamu sembunyikan (keinginanmu) dalam hati. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut kepada mereka. Tetapi janganlah kamu membuat perjanjian (untuk menikah) dengan mereka secara rahasia, kecuali sekedar mengucapkan kata-kata yang baik. Dan janganlah kamu menetapkan akad nikah, sebelum habis masa idahnya. Ketahuilah bahwa Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu, maka takutlah kepada-Nya. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun, Maha Penyantun.
2:236
لَّا tidak
tidak
جُنَاحَ berdosa junāḥa
berdosa
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
إِن jika in
jika
طَلَّقْتُمُ mentalak ṭallaqtumu
mentalak
ٱلنِّسَآءَ isteri-isteri l-nisāa
isteri-isteri
مَا apa
apa
لَمْ belum/sebelum lam
belum/sebelum
تَمَسُّوهُنَّ kamu campuri mereka tamassūhunna
kamu campuri mereka
أَوْ atau aw
atau
تَفْرِضُوا۟ kamu menentukan tafriḍū
kamu menentukan
لَهُنَّ bagi mereka lahunna
bagi mereka
فَرِيضَةًۭ ۚ ketentuan/mahar farīḍatan
ketentuan/mahar
وَمَتِّعُوهُنَّ dan berilah mut'ah (pemberian mereka) wamattiʿūhunna
dan berilah mut'ah (pemberian mereka)
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْمُوسِعِ orang yang mampu l-mūsiʿi
orang yang mampu
قَدَرُهُۥ menurut kemampuannya qadaruhu
menurut kemampuannya
وَعَلَى dan atas waʿalā
dan atas
ٱلْمُقْتِرِ orang yang miskin l-muq'tiri
orang yang miskin
قَدَرُهُۥ menurut kemampuannya qadaruhu
menurut kemampuannya
مَتَـٰعًۢا hadiah matāʿan
hadiah
بِٱلْمَعْرُوفِ ۖ dengan yang baik bil-maʿrūfi
dengan yang baik
حَقًّا ketentuan ḥaqqan
ketentuan
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْمُحْسِنِينَ orang-orang yang berbuat kebaikan l-muḥ'sinīna
orang-orang yang berbuat kebaikan
٢٣٦ (236)
(236)
Tidak ada dosa bagimu jika kamu menceraikan istri-istri kamu yang belum kamu sentuh (campuri) atau belum kamu tentukan maharnya. Dan hendaklah kamu beri mereka mut'ah, bagi yang mampu menurut kemampuannya dan bagi yang tidak mampu menurut kesanggupannya, yaitu pemberian dengan cara yang patut, yang merupakan kewajiban bagi orang-orang yang berbuat kebaikan.
2:237
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
طَلَّقْتُمُوهُنَّ kamu menceraikan mereka ṭallaqtumūhunna
kamu menceraikan mereka
مِن dari min
dari
قَبْلِ sebelum qabli
sebelum
أَن jika an
jika
تَمَسُّوهُنَّ kamu mencampuri mereka tamassūhunna
kamu mencampuri mereka
وَقَدْ dan sesungguhnya waqad
dan sesungguhnya
فَرَضْتُمْ kamu telah menentukan faraḍtum
kamu telah menentukan
لَهُنَّ bagi mereka lahunna
bagi mereka
فَرِيضَةًۭ ketentuan/mahar farīḍatan
ketentuan/mahar
فَنِصْفُ maka (bayarlah) seperdua faniṣ'fu
maka (bayarlah) seperdua
مَا apa
apa
فَرَضْتُمْ telah kamu tentukan faraḍtum
telah kamu tentukan
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
أَن bahwa/jika an
bahwa/jika
يَعْفُونَ mereka memaafkan yaʿfūna
mereka memaafkan
أَوْ atau aw
atau
يَعْفُوَا۟ dimaafkan yaʿfuwā
dimaafkan
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
بِيَدِهِۦ ditangannya biyadihi
ditangannya
عُقْدَةُ ikatan ʿuq'datu
ikatan
ٱلنِّكَاحِ ۚ nikah l-nikāḥi
nikah
وَأَن dan bahwa wa-an
dan bahwa
تَعْفُوٓا۟ pemaafanmu taʿfū
pemaafanmu
أَقْرَبُ lebih dekat aqrabu
lebih dekat
لِلتَّقْوَىٰ ۚ kepada takwa lilttaqwā
kepada takwa
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَنسَوُا۟ kamu melupakan tansawū
kamu melupakan
ٱلْفَضْلَ karunia/keutamaan l-faḍla
karunia/keutamaan
بَيْنَكُمْ ۚ diantara kamu baynakum
diantara kamu
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
بَصِيرٌ Maha Melihat baṣīrun
Maha Melihat
٢٣٧ (237)
(237)
Dan jika kamu menceraikan mereka sebelum kamu sentuh (campuri), padahal kamu sudah menentukan maharnya, maka (bayarlah) seperdua dari yang telah kamu tentukan, kecuali jika mereka (membebaskan) atau dibebaskan oleh orang yang akad nikah ada ditangannya. Pembebasan itu lebih dekat kepada takwa. Dan janganlah kamu lupa kebaikan di antara kamu. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
2:238
حَـٰفِظُوا۟ peliharalah ḥāfiẓū
peliharalah
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلصَّلَوَٰتِ segala sholat l-ṣalawāti
segala sholat
وَٱلصَّلَوٰةِ dan sholat wal-ṣalati
dan sholat
ٱلْوُسْطَىٰ wustha ('ashar) l-wus'ṭā
wustha ('ashar)
وَقُومُوا۟ dan berdirilah waqūmū
dan berdirilah
لِلَّهِ untuk Allah lillahi
untuk Allah
قَـٰنِتِينَ dengan tunduk qānitīna
dengan tunduk
٢٣٨ (238)
(238)
Peliharalah semua salat dan salat wusṭa. Dan laksanakanlah (salat) karena Allah dengan khusyuk.
2:239
فَإِنْ maka jika fa-in
maka jika
خِفْتُمْ kamu takut khif'tum
kamu takut
فَرِجَالًا maka sambil berjalan farijālan
maka sambil berjalan
أَوْ atau aw
atau
رُكْبَانًۭا ۖ berkendaraan ruk'bānan
berkendaraan
فَإِذَآ maka apabila fa-idhā
maka apabila
أَمِنتُمْ kamu telah aman amintum
kamu telah aman
فَٱذْكُرُوا۟ maka ingatlah/sebutlah fa-udh'kurū
maka ingatlah/sebutlah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَمَا sebagaimana kamā
sebagaimana
عَلَّمَكُم Dia telah mengajar kamu ʿallamakum
Dia telah mengajar kamu
مَّا apa
apa
لَمْ belum lam
belum
تَكُونُوا۟ kalian menjadi takūnū
kalian menjadi
تَعْلَمُونَ (kalian) mengetahui taʿlamūna
(kalian) mengetahui
٢٣٩ (239)
(239)
Jika kamu takut (ada bahaya), salatlah sambil berjalan kaki atau berkendaraan. Kemudian apabila telah aman, maka ingatlah Allah (salatlah), sebagaimana Dia telah mengajarkan kepadamu apa yang tidak kamu ketahui.
2:240
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
يُتَوَفَّوْنَ (mereka) diwafatkan/meninggal yutawaffawna
(mereka) diwafatkan/meninggal
مِنكُمْ diantaramu minkum
diantaramu
وَيَذَرُونَ dan mereka meninggalkan wayadharūna
dan mereka meninggalkan
أَزْوَٰجًۭا isteri azwājan
isteri
وَصِيَّةًۭ hendaklah berwasiat waṣiyyatan
hendaklah berwasiat
لِّأَزْوَٰجِهِم untuk isteri mereka li-azwājihim
untuk isteri mereka
مَّتَـٰعًا pemberian/nafkah matāʿan
pemberian/nafkah
إِلَى sampai/hingga ilā
sampai/hingga
ٱلْحَوْلِ setahun l-ḥawli
setahun
غَيْرَ dengan tidak ghayra
dengan tidak
إِخْرَاجٍۢ ۚ mengeluarkan ikh'rājin
mengeluarkan
فَإِنْ /maka jika fa-in
/maka jika
خَرَجْنَ mereka pindah kharajna
mereka pindah
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
جُنَاحَ berdosa junāḥa
berdosa
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
فِى didalam
didalam
مَا apa
apa
فَعَلْنَ mereka perbuat faʿalna
mereka perbuat
فِىٓ pada
pada
أَنفُسِهِنَّ diri mereka anfusihinna
diri mereka
مِن dari min
dari
مَّعْرُوفٍۢ ۗ yang patut maʿrūfin
yang patut
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
عَزِيزٌ Maha Perkasa ʿazīzun
Maha Perkasa
حَكِيمٌۭ Maha Bijaksana ḥakīmun
Maha Bijaksana
٢٤٠ (240)
(240)
Dan orang-orang yang akan mati di antara kamu dan meninggalkan istri-istri, hendaklah membuat wasiat untuk istri-istrinya, (yaitu) nafkah sampai setahun tanpa mengeluarkannya (dari rumah). Tetapi jika mereka keluar (sendiri), maka tidak ada dosa bagimu (mengenai apa) yang mereka lakukan terhadap diri mereka sendiri dalam hal-hal yang baik. Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
2:241
وَلِلْمُطَلَّقَـٰتِ dan bagi wanita-wanita yang diceraikan walil'muṭallaqāti
dan bagi wanita-wanita yang diceraikan
مَتَـٰعٌۢ mut'ah/hadiah matāʿun
mut'ah/hadiah
بِٱلْمَعْرُوفِ ۖ dengan yang patut bil-maʿrūfi
dengan yang patut
حَقًّا (sebagai) kebajikan ḥaqqan
(sebagai) kebajikan
عَلَى atas/bagi ʿalā
atas/bagi
ٱلْمُتَّقِينَ orang-orang yang bertakwa l-mutaqīna
orang-orang yang bertakwa
٢٤١ (241)
(241)
Dan bagi perempuan-perempuan yang diceraikan hendaklah diberi mut'ah menurut cara yang patut, sebagai suatu kewajiban bagi orang yang bertakwa.
2:242
كَذَٰلِكَ demikianlah kadhālika
demikianlah
يُبَيِّنُ menerangkan yubayyinu
menerangkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
ءَايَـٰتِهِۦ ayat-ayatNya āyātihi
ayat-ayatNya
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تَعْقِلُونَ kalian menggunakan akal taʿqilūna
kalian menggunakan akal
٢٤٢ (242)
(242)
Demikianlah Allah menerangkan kepadamu ayat-ayat-Nya agar kamu mengerti.
2:243
۞ أَلَمْ tidakkah alam
tidakkah
تَرَ kamu memperhatikan tara
kamu memperhatikan
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
خَرَجُوا۟ (mereka) keluar kharajū
(mereka) keluar
مِن dari min
dari
دِيَـٰرِهِمْ rumah/kampung halaman mereka diyārihim
rumah/kampung halaman mereka
وَهُمْ dan mereka wahum
dan mereka
أُلُوفٌ beribu-ribu ulūfun
beribu-ribu
حَذَرَ takut ḥadhara
takut
ٱلْمَوْتِ mati l-mawti
mati
فَقَالَ maka berfirman faqāla
maka berfirman
لَهُمُ kepada mereka lahumu
kepada mereka
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
مُوتُوا۟ matilah kamu mūtū
matilah kamu
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
أَحْيَـٰهُمْ ۚ Dia menghidupkan mereka aḥyāhum
Dia menghidupkan mereka
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
لَذُو sungguh mempunyai ladhū
sungguh mempunyai
فَضْلٍ karunia faḍlin
karunia
عَلَى atas/terhadap ʿalā
atas/terhadap
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
وَلَـٰكِنَّ akan tetapi walākinna
akan tetapi
أَكْثَرَ kebanyakan akthara
kebanyakan
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
لَا tidak
tidak
يَشْكُرُونَ (mereka) bersyukur yashkurūna
(mereka) bersyukur
٢٤٣ (243)
(243)
Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang keluar dari kampung halamannya, sedang jumlahnya ribuan karena takut mati? Lalu Allah berfirman kepada mereka, "Matilah kamu!" Kemudian Allah menghidupkan mereka. Sesungguhnya Allah memberikan karunia kepada manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.
2:244
وَقَـٰتِلُوا۟ dan berperanglah kamu sekalian waqātilū
dan berperanglah kamu sekalian
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَٱعْلَمُوٓا۟ dan ketahuilah wa-iʿ'lamū
dan ketahuilah
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
سَمِيعٌ Maha Mendengar samīʿun
Maha Mendengar
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢٤٤ (244)
(244)
Dan berperanglah kamu di jalan Allah, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
2:245
مَّن siapakah man
siapakah
ذَا orang dhā
orang
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
يُقْرِضُ (dia) memberi pinjaman yuq'riḍu
(dia) memberi pinjaman
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
قَرْضًا pinjaman qarḍan
pinjaman
حَسَنًۭا yang baik ḥasanan
yang baik
فَيُضَـٰعِفَهُۥ maka Dia akan melipat gandakannya fayuḍāʿifahu
maka Dia akan melipat gandakannya
لَهُۥٓ kepadanya lahu
kepadanya
أَضْعَافًۭا lipat ganda aḍʿāfan
lipat ganda
كَثِيرَةًۭ ۚ yang banyak kathīratan
yang banyak
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يَقْبِضُ Dia menyempitkan yaqbiḍu
Dia menyempitkan
وَيَبْصُۜطُ dan Dia melapangkan wayabṣuṭu
dan Dia melapangkan
وَإِلَيْهِ dan kepadaNya wa-ilayhi
dan kepadaNya
تُرْجَعُونَ kalian dikembalikan tur'jaʿūna
kalian dikembalikan
٢٤٥ (245)
(245)
Barang siapa meminjami1 Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah melipat gandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
2:246
أَلَمْ tidakkah alam
tidakkah
تَرَ kamu memperhatikan tara
kamu memperhatikan
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلْمَلَإِ pemuka-pemuka l-mala-i
pemuka-pemuka
مِنۢ dari min
dari
بَنِىٓ Bani banī
Bani
إِسْرَٰٓءِيلَ Israil is'rāīla
Israil
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مُوسَىٰٓ Musa mūsā
Musa
إِذْ ketika idh
ketika
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
لِنَبِىٍّۢ kepada seorang Nabi linabiyyin
kepada seorang Nabi
لَّهُمُ untuk mereka lahumu
untuk mereka
ٱبْعَثْ angkatlah ib'ʿath
angkatlah
لَنَا untuk kami lanā
untuk kami
مَلِكًۭا seorang raja malikan
seorang raja
نُّقَـٰتِلْ kami berperang nuqātil
kami berperang
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ ۖ Allah l-lahi
Allah
قَالَ dia (Nabi) berkata qāla
dia (Nabi) berkata
هَلْ apakah hal
apakah
عَسَيْتُمْ kamu mungkin sekali ʿasaytum
kamu mungkin sekali
إِن jika in
jika
كُتِبَ diwajibkan kutiba
diwajibkan
عَلَيْكُمُ atas kalian ʿalaykumu
atas kalian
ٱلْقِتَالُ berperang l-qitālu
berperang
أَلَّا tidak mau allā
tidak mau
تُقَـٰتِلُوا۟ ۖ kamu berperang tuqātilū
kamu berperang
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
وَمَا dan mengapa wamā
dan mengapa
لَنَآ bagi kami lanā
bagi kami
أَلَّا tidak mau allā
tidak mau
نُقَـٰتِلَ kami berperang nuqātila
kami berperang
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَقَدْ dan sesungguhnya waqad
dan sesungguhnya
أُخْرِجْنَا kami telah diusir ukh'rij'nā
kami telah diusir
مِن dari min
dari
دِيَـٰرِنَا rumah atau kampung halaman kami diyārinā
rumah atau kampung halaman kami
وَأَبْنَآئِنَا ۖ dan anak-anak kami wa-abnāinā
dan anak-anak kami
فَلَمَّا maka tatkala falammā
maka tatkala
كُتِبَ diwajibkan kutiba
diwajibkan
عَلَيْهِمُ atas mereka ʿalayhimu
atas mereka
ٱلْقِتَالُ berperang l-qitālu
berperang
تَوَلَّوْا۟ mereka berpaling tawallaw
mereka berpaling
إِلَّا kecuali illā
kecuali
قَلِيلًۭا sedikit/beberapa (orang) qalīlan
sedikit/beberapa (orang)
مِّنْهُمْ ۗ diantara mereka min'hum
diantara mereka
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
عَلِيمٌۢ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
بِٱلظَّـٰلِمِينَ terhadap orang-orang yang dzalim bil-ẓālimīna
terhadap orang-orang yang dzalim
٢٤٦ (246)
(246)
Tidakkah kamu perhatikan para pemuka Bani Israil setelah Musa wafat ketika mereka berkata kepada seorang nabi mereka, "Angkatlah seorang raja untuk kami, niscaya kami berperang di jalan Allah." Nabi mereka menjawab, "Jangan-jangan jika diwajibkan atasmu berperang, kamu tidak akan berperang juga?" Mereka menjawab, "Mengapa kami tidak akan berperang di jalan Allah, sedangkan kami telah diusir dari kampung halaman kami dan (dipisahkan dari) anak-anak kami?"1 Tetapi ketika perang itu diwajibkan atas mereka, mereka berpaling, kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang zalim.
2:247
وَقَالَ dan berkata waqāla
dan berkata
لَهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
نَبِيُّهُمْ Nabi mereka nabiyyuhum
Nabi mereka
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
قَدْ sungguh qad
sungguh
بَعَثَ Dia telah mengangkat baʿatha
Dia telah mengangkat
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
طَالُوتَ Talut ṭālūta
Talut
مَلِكًۭا ۚ raja malikan
raja
قَالُوٓا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
أَنَّىٰ apakah patut annā
apakah patut
يَكُونُ adalah/jadilah dia yakūnu
adalah/jadilah dia
لَهُ baginya lahu
baginya
ٱلْمُلْكُ kerajaan/pemerintahan l-mul'ku
kerajaan/pemerintahan
عَلَيْنَا atas kami ʿalaynā
atas kami
وَنَحْنُ dan kami wanaḥnu
dan kami
أَحَقُّ lebih berhak aḥaqqu
lebih berhak
بِٱلْمُلْكِ dengan pemerintahan/kerajaan bil-mul'ki
dengan pemerintahan/kerajaan
مِنْهُ daripadanya min'hu
daripadanya
وَلَمْ dan tidak walam
dan tidak
يُؤْتَ dia diberi yu'ta
dia diberi
سَعَةًۭ luas/cukup saʿatan
luas/cukup
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْمَالِ ۚ harta/kekayaan l-māli
harta/kekayaan
قَالَ dia (Nabi) berkata qāla
dia (Nabi) berkata
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
ٱصْطَفَىٰهُ Dia telah memilihnya iṣ'ṭafāhu
Dia telah memilihnya
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَزَادَهُۥ dan Dia menambah/menganugerahi wazādahu
dan Dia menambah/menganugerahi
بَسْطَةًۭ keluasan/keunggulan basṭatan
keluasan/keunggulan
فِى didalam
didalam
ٱلْعِلْمِ ilmu l-ʿil'mi
ilmu
وَٱلْجِسْمِ ۖ dan tubuh wal-jis'mi
dan tubuh
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يُؤْتِى Dia memberikan yu'tī
Dia memberikan
مُلْكَهُۥ kerajaanNya mul'kahu
kerajaanNya
مَن orang/siapa man
orang/siapa
يَشَآءُ ۚ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
وَٰسِعٌ Maha Luas (pemberianNya) wāsiʿun
Maha Luas (pemberianNya)
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢٤٧ (247)
(247)
Dan nabi mereka berkata kepada mereka, "Sesungguhnya Allah telah mengangkat Talut menjadi rajamu." Mereka menjawab, "Bagaimana Talut memperoleh kerajaan atas kami, sedangkan kami lebih berhak atas kerajaan itu daripadanya, dan dia tidak diberi kekayaan yang banyak?" (Nabi) menjawab, "Allah telah memilihnya (menjadi raja) kamu dan memberikan kelebihan ilmu dan fisik." Allah memberikan kerajaan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.
2:248
وَقَالَ dan berkata waqāla
dan berkata
لَهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
نَبِيُّهُمْ Nabi mereka nabiyyuhum
Nabi mereka
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ءَايَةَ tanda-tanda āyata
tanda-tanda
مُلْكِهِۦٓ kerajaannya mul'kihi
kerajaannya
أَن bahwa an
bahwa
يَأْتِيَكُمُ akan datang kepadamu yatiyakumu
akan datang kepadamu
ٱلتَّابُوتُ tabut l-tābūtu
tabut
فِيهِ didalamnya fīhi
didalamnya
سَكِينَةٌۭ ketenangan sakīnatun
ketenangan
مِّن dari min
dari
رَّبِّكُمْ Tuhan kalian rabbikum
Tuhan kalian
وَبَقِيَّةٌۭ dan sisa wabaqiyyatun
dan sisa
مِّمَّا dari apa mimmā
dari apa
تَرَكَ meninggalkan taraka
meninggalkan
ءَالُ keluarga ālu
keluarga
مُوسَىٰ Musa mūsā
Musa
وَءَالُ dan keluarga waālu
dan keluarga
هَـٰرُونَ Harun hārūna
Harun
تَحْمِلُهُ membawanya taḥmiluhu
membawanya
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ ۚ Malaikat l-malāikatu
Malaikat
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
فِى didalam
didalam
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
لَـَٔايَةًۭ terdapat tanda-tanda laāyatan
terdapat tanda-tanda
لَّكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
إِن jika in
jika
كُنتُم kalian adalah kuntum
kalian adalah
مُّؤْمِنِينَ orang-orang yang beriman mu'minīna
orang-orang yang beriman
٢٤٨ (248)
(248)
Dan nabi mereka berkata kepada mereka, "Sesungguhnya tanda kerajaannya ialah datangnya Tabut1 kepadamu, yang di dalamnya terdapat ketenangan dari Tuhanmu dan sisa peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun, yang dibawa oleh malaikat." Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah) bagimu, jika kamu orang beriman.
2:249
فَلَمَّا maka tatkala falammā
maka tatkala
فَصَلَ keluar faṣala
keluar
طَالُوتُ Talut ṭālūtu
Talut
بِٱلْجُنُودِ dengan tentaranya bil-junūdi
dengan tentaranya
قَالَ ia berkata qāla
ia berkata
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
مُبْتَلِيكُم Dia menguji kamu mub'talīkum
Dia menguji kamu
بِنَهَرٍۢ dengan sungai binaharin
dengan sungai
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
شَرِبَ dia meminum shariba
dia meminum
مِنْهُ daripadanya min'hu
daripadanya
فَلَيْسَ maka bukanlah dia falaysa
maka bukanlah dia
مِنِّى dariku minnī
dariku
وَمَن dan siapa waman
dan siapa
لَّمْ tidak lam
tidak
يَطْعَمْهُ dia merasakannya yaṭʿamhu
dia merasakannya
فَإِنَّهُۥ maka sesungguhnya dia fa-innahu
maka sesungguhnya dia
مِنِّىٓ dariku minnī
dariku
إِلَّا kecuali illā
kecuali
مَنِ orang mani
orang
ٱغْتَرَفَ menciduk igh'tarafa
menciduk
غُرْفَةًۢ seciduk ghur'fatan
seciduk
بِيَدِهِۦ ۚ dengan tangannya biyadihi
dengan tangannya
فَشَرِبُوا۟ maka mereka meminum fasharibū
maka mereka meminum
مِنْهُ daripadanya min'hu
daripadanya
إِلَّا kecuali illā
kecuali
قَلِيلًۭا sedikit/beberapa qalīlan
sedikit/beberapa
مِّنْهُمْ ۚ diantara min'hum
diantara
فَلَمَّا maka tatkala falammā
maka tatkala
جَاوَزَهُۥ mereka menyeberangi jāwazahu
mereka menyeberangi
هُوَ dia huwa
dia
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
مَعَهُۥ bersama dia maʿahu
bersama dia
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
لَا tidak
tidak
طَاقَةَ kuat/sanggup ṭāqata
kuat/sanggup
لَنَا bagi kami lanā
bagi kami
ٱلْيَوْمَ hari l-yawma
hari
بِجَالُوتَ dengan Jalut bijālūta
dengan Jalut
وَجُنُودِهِۦ ۚ dan tentaranya wajunūdihi
dan tentaranya
قَالَ berkata qāla
berkata
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَظُنُّونَ (mereka) mengira yaẓunnūna
(mereka) mengira
أَنَّهُم bahwa mereka annahum
bahwa mereka
مُّلَـٰقُوا۟ (mereka) menemui mulāqū
(mereka) menemui
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
كَم berapa banyak kam
berapa banyak
مِّن dari min
dari
فِئَةٍۢ golongan fi-atin
golongan
قَلِيلَةٍ yang sedikit qalīlatin
yang sedikit
غَلَبَتْ telah mengalahkan ghalabat
telah mengalahkan
فِئَةًۭ golongan fi-atan
golongan
كَثِيرَةًۢ yang banyak kathīratan
yang banyak
بِإِذْنِ dengan izin bi-idh'ni
dengan izin
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
مَعَ beserta maʿa
beserta
ٱلصَّـٰبِرِينَ orang-orang yang sabar l-ṣābirīna
orang-orang yang sabar
٢٤٩ (249)
(249)
Maka ketika Talut membawa bala tentaranya, dia berkata, "Allah akan menguji kamu dengan satu sungai. Maka barang siapa meminum (airnya), dia bukanlah pengikutku. Dan barang siapa tidak meminumnya, maka dia adalah pengikutku kecuali menciduk seciduk dengan tangan." Tetapi mereka meminumnya kecuali sebagian kecil dari mereka. Ketika dia (Talut) dan orang-orang yang beriman bersamanya menyeberangi sungai itu, mereka berkata, "Kami tidak kuat lagi pada hari ini melawan Jalut dan bala tentaranya." Mereka yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata, "Betapa banyak kelompok kecil mengalahkan kelompok besar dengan izin Allah." Dan Allah beserta orang-orang yang sabar."
2:250
وَلَمَّا dan tatkala walammā
dan tatkala
بَرَزُوا۟ (mereka) telah nampak barazū
(mereka) telah nampak
لِجَالُوتَ bagi/kepada Jalut lijālūta
bagi/kepada Jalut
وَجُنُودِهِۦ dan tentaranya wajunūdihi
dan tentaranya
قَالُوا۟ mereka berkata/berdoa qālū
mereka berkata/berdoa
رَبَّنَآ ya Tuhan kami rabbanā
ya Tuhan kami
أَفْرِغْ tuangkanlah afrigh
tuangkanlah
عَلَيْنَا atas kami ʿalaynā
atas kami
صَبْرًۭا kesabaran ṣabran
kesabaran
وَثَبِّتْ dan kokohkanlah wathabbit
dan kokohkanlah
أَقْدَامَنَا tapak kaki/pendirian kami aqdāmanā
tapak kaki/pendirian kami
وَٱنصُرْنَا dan tolonglah kami wa-unṣur'nā
dan tolonglah kami
عَلَى atas/terhadap ʿalā
atas/terhadap
ٱلْقَوْمِ kaum l-qawmi
kaum
ٱلْكَـٰفِرِينَ orang-orang kafir l-kāfirīna
orang-orang kafir
٢٥٠ (250)
(250)
Dan ketika mereka maju melawan Jalut dan tentaranya, mereka berdoa, "Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kokohkanlah langkah kami dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir."
2:251
فَهَزَمُوهُم maka mereka mengalahkan mereka fahazamūhum
maka mereka mengalahkan mereka
بِإِذْنِ dengan izin bi-idh'ni
dengan izin
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَقَتَلَ dan membunuh waqatala
dan membunuh
دَاوُۥدُ Daud dāwūdu
Daud
جَالُوتَ Jalut jālūta
Jalut
وَءَاتَىٰهُ dan memberikan kepadanya waātāhu
dan memberikan kepadanya
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلْمُلْكَ kerajaan/pemerintahan l-mul'ka
kerajaan/pemerintahan
وَٱلْحِكْمَةَ dan hikmah wal-ḥik'mata
dan hikmah
وَعَلَّمَهُۥ dan Dia mengajarkan waʿallamahu
dan Dia mengajarkan
مِمَّا daripada apa mimmā
daripada apa
يَشَآءُ ۗ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
وَلَوْلَا dan seandainya walawlā
dan seandainya
دَفْعُ menolak dafʿu
menolak
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
ٱلنَّاسَ manusia l-nāsa
manusia
بَعْضَهُم sebagian mereka baʿḍahum
sebagian mereka
بِبَعْضٍۢ dengan sebagian yang lain bibaʿḍin
dengan sebagian yang lain
لَّفَسَدَتِ pasti rusaklah lafasadati
pasti rusaklah
ٱلْأَرْضُ bumi l-arḍu
bumi
وَلَـٰكِنَّ tetapi walākinna
tetapi
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
ذُو mempunyai dhū
mempunyai
فَضْلٍ karunia faḍlin
karunia
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْعَـٰلَمِينَ semesta alam l-ʿālamīna
semesta alam
٢٥١ (251)
(251)
Maka mereka mengalahkannya dengan izin Allah, dan Dawud membunuh Jalut. Kemudian Allah memberinya (Dawud) kerajaan, dan hikmah, dan mengajarinya apa yang Dia kehendaki. Dan kalau Allah tidak melindungi sebagian manusia dengan sebagian yang lain, niscaya rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dilimpahkan-Nya) atas seluruh alam.
2:252
تِلْكَ itulah til'ka
itulah
ءَايَـٰتُ ayat-ayat āyātu
ayat-ayat
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
نَتْلُوهَا Kami bacakannya natlūhā
Kami bacakannya
عَلَيْكَ kepadamu ʿalayka
kepadamu
بِٱلْحَقِّ ۚ dengan benar bil-ḥaqi
dengan benar
وَإِنَّكَ dan sesungguhnya kamu wa-innaka
dan sesungguhnya kamu
لَمِنَ sungguh dari/salah seorang dari lamina
sungguh dari/salah seorang dari
ٱلْمُرْسَلِينَ orang-orang yang diutus l-mur'salīna
orang-orang yang diutus
٢٥٢ (252)
(252)
Itulah ayat-ayat Allah, Kami bacakan kepadamu dengan benar dan engkau (Muhammad) adalah benar-benar seorang rasul.
2:253
۞ تِلْكَ itu til'ka
itu
ٱلرُّسُلُ Rasul-Rasul l-rusulu
Rasul-Rasul
فَضَّلْنَا Kami telah lebihkan faḍḍalnā
Kami telah lebihkan
بَعْضَهُمْ sebagian mereka baʿḍahum
sebagian mereka
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
بَعْضٍۢ ۘ sebagian lain baʿḍin
sebagian lain
مِّنْهُم dari/diantara mereka min'hum
dari/diantara mereka
مَّن orang man
orang
كَلَّمَ berkata-kata kallama
berkata-kata
ٱللَّهُ ۖ Allah l-lahu
Allah
وَرَفَعَ dan Dia meninggikan warafaʿa
dan Dia meninggikan
بَعْضَهُمْ sebagian mereka baʿḍahum
sebagian mereka
دَرَجَـٰتٍۢ ۚ beberapa derajat darajātin
beberapa derajat
وَءَاتَيْنَا dan Kami berikan waātaynā
dan Kami berikan
عِيسَى Isa ʿīsā
Isa
ٱبْنَ anak ib'na
anak
مَرْيَمَ Maryam maryama
Maryam
ٱلْبَيِّنَـٰتِ keterangan/mukjizat l-bayināti
keterangan/mukjizat
وَأَيَّدْنَـٰهُ dan Kami perkuat dia wa-ayyadnāhu
dan Kami perkuat dia
بِرُوحِ dengan Ruhul/Ruh birūḥi
dengan Ruhul/Ruh
ٱلْقُدُسِ ۗ Qudus/suci l-qudusi
Qudus/suci
وَلَوْ dan jika walaw
dan jika
شَآءَ menghendaki shāa
menghendaki
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
مَا tidak
tidak
ٱقْتَتَلَ saling membunuh iq'tatala
saling membunuh
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِهِم sesudah mereka baʿdihim
sesudah mereka
مِّنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مَا apa
apa
جَآءَتْهُمُ datang kepada mereka jāathumu
datang kepada mereka
ٱلْبَيِّنَـٰتُ keterangan-keterangan l-bayinātu
keterangan-keterangan
وَلَـٰكِنِ akan tetapi walākini
akan tetapi
ٱخْتَلَفُوا۟ mereka berselisih ikh'talafū
mereka berselisih
فَمِنْهُم maka diantara mereka famin'hum
maka diantara mereka
مَّنْ orang man
orang
ءَامَنَ beriman āmana
beriman
وَمِنْهُم dan diantara mereka wamin'hum
dan diantara mereka
مَّن orang man
orang
كَفَرَ ۚ kafir kafara
kafir
وَلَوْ dan jika walaw
dan jika
شَآءَ menghendaki shāa
menghendaki
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
مَا tidak
tidak
ٱقْتَتَلُوا۟ mereka saling membunuh iq'tatalū
mereka saling membunuh
وَلَـٰكِنَّ akan tetapi walākinna
akan tetapi
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يَفْعَلُ Dia berbuat yafʿalu
Dia berbuat
مَا apa
apa
يُرِيدُ Dia kehendaki yurīdu
Dia kehendaki
٢٥٣ (253)
(253)
Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka dari sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang (langsung) Allah berfirman dengannya dan sebagian lagi ada yang ditinggikan-Nya beberapa derajat. Dan Kami beri Isa putra Maryam beberapa mukjizat dan Kami perkuat dia dengan Rohulkudus. Kalau Allah menghendaki, niscaya orang-orang setelah mereka tidak akan berbunuh-bunuhan, setelah bukti-bukti sampai kepada mereka. Tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) yang kafir. Kalau Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Tetapi Allah berbuat menurut kahendak-Nya.
2:254
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ beriman āmanū
beriman
أَنفِقُوا۟ belanjakanlah anfiqū
belanjakanlah
مِمَّا dari apa mimmā
dari apa
رَزَقْنَـٰكُم Kami rezkikan kepadamu razaqnākum
Kami rezkikan kepadamu
مِّن dari min
dari
قَبْلِ sebelum qabli
sebelum
أَن bahwa an
bahwa
يَأْتِىَ akan datang yatiya
akan datang
يَوْمٌۭ hari yawmun
hari
لَّا tidak
tidak
بَيْعٌۭ jual beli bayʿun
jual beli
فِيهِ didalamnya fīhi
didalamnya
وَلَا dan tidak ada walā
dan tidak ada
خُلَّةٌۭ persahabatan khullatun
persahabatan
وَلَا dan tidak ada walā
dan tidak ada
شَفَـٰعَةٌۭ ۗ syafa'at shafāʿatun
syafa'at
وَٱلْكَـٰفِرُونَ dan orang-orang kafir wal-kāfirūna
dan orang-orang kafir
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلظَّـٰلِمُونَ orang-orang yang dzalim l-ẓālimūna
orang-orang yang dzalim
٢٥٤ (254)
(254)
Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi persahabatan dan tidak ada lagi syafaat. Orang-orang kafir itulah orang yang zalim.
2:255
ٱللَّهُ Allah al-lahu
Allah
لَآ tidak
tidak
إِلَـٰهَ tuhan ilāha
tuhan
إِلَّا melainkan illā
melainkan
هُوَ Dia huwa
Dia
ٱلْحَىُّ yang hidup l-ḥayu
yang hidup
ٱلْقَيُّومُ ۚ terus menerus mengurus l-qayūmu
terus menerus mengurus
لَا tidak
tidak
تَأْخُذُهُۥ menimpaNya takhudhuhu
menimpaNya
سِنَةٌۭ kantuk sinatun
kantuk
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
نَوْمٌۭ ۚ tidur nawmun
tidur
لَّهُۥ kepunyaanNya lahu
kepunyaanNya
مَا apa
apa
فِى didalam
didalam
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَمَا dan apa wamā
dan apa
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ ۗ bumi l-arḍi
bumi
مَن siapakah man
siapakah
ذَا orang dhā
orang
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
يَشْفَعُ memberi syafa'at yashfaʿu
memberi syafa'at
عِندَهُۥٓ disisiNya ʿindahu
disisiNya
إِلَّا kecuali illā
kecuali
بِإِذْنِهِۦ ۚ dengan izinnya bi-idh'nihi
dengan izinnya
يَعْلَمُ Dia mengetahui yaʿlamu
Dia mengetahui
مَا apa
apa
بَيْنَ diantara bayna
diantara
أَيْدِيهِمْ tangan/hadapan mereka aydīhim
tangan/hadapan mereka
وَمَا dan apa wamā
dan apa
خَلْفَهُمْ ۖ dibelakang mereka khalfahum
dibelakang mereka
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يُحِيطُونَ mereka mengetahui yuḥīṭūna
mereka mengetahui
بِشَىْءٍۢ dengan sesuatu bishayin
dengan sesuatu
مِّنْ dari min
dari
عِلْمِهِۦٓ ilmu Allah ʿil'mihi
ilmu Allah
إِلَّا kecuali illā
kecuali
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
شَآءَ ۚ Dia kehendaki shāa
Dia kehendaki
وَسِعَ luas/meliputi wasiʿa
luas/meliputi
كُرْسِيُّهُ kekuasaanNya kur'siyyuhu
kekuasaanNya
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ ۖ dan bumi wal-arḍa
dan bumi
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَـُٔودُهُۥ Dia merasa berat yaūduhu
Dia merasa berat
حِفْظُهُمَا ۚ memelihara keduanya ḥif'ẓuhumā
memelihara keduanya
وَهُوَ dan Dia wahuwa
dan Dia
ٱلْعَلِىُّ Maha Tinggi l-ʿaliyu
Maha Tinggi
ٱلْعَظِيمُ Maha Besar l-ʿaẓīmu
Maha Besar
٢٥٥ (255)
(255)
Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang dihadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya1 meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.
2:256
لَآ tidak ada
tidak ada
إِكْرَاهَ paksaan ik'rāha
paksaan
فِى dalam/untuk
dalam/untuk
ٱلدِّينِ ۖ agama l-dīni
agama
قَد sungguh qad
sungguh
تَّبَيَّنَ telah jelas tabayyana
telah jelas
ٱلرُّشْدُ yang benar l-rush'du
yang benar
مِنَ dari mina
dari
ٱلْغَىِّ ۚ yang sesat l-ghayi
yang sesat
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
يَكْفُرْ (ia) ingkar yakfur
(ia) ingkar
بِٱلطَّـٰغُوتِ kepada Taghut (berhala) bil-ṭāghūti
kepada Taghut (berhala)
وَيُؤْمِنۢ dan ia beriman wayu'min
dan ia beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
فَقَدِ maka sesungguhnya faqadi
maka sesungguhnya
ٱسْتَمْسَكَ ia telah berpegang is'tamsaka
ia telah berpegang
بِٱلْعُرْوَةِ dengan/kepada tali bil-ʿur'wati
dengan/kepada tali
ٱلْوُثْقَىٰ yang teguh l-wuth'qā
yang teguh
لَا tidak akan
tidak akan
ٱنفِصَامَ putus infiṣāma
putus
لَهَا ۗ baginya lahā
baginya
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
سَمِيعٌ Maha Mendengar samīʿun
Maha Mendengar
عَلِيمٌ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢٥٦ (256)
(256)
Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Tagut1 dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
2:257
ٱللَّهُ Allah al-lahu
Allah
وَلِىُّ pelindung waliyyu
pelindung
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
يُخْرِجُهُم Dia mengeluarkan mereka yukh'rijuhum
Dia mengeluarkan mereka
مِّنَ dari mina
dari
ٱلظُّلُمَـٰتِ kegelapan l-ẓulumāti
kegelapan
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلنُّورِ ۖ cahaya l-nūri
cahaya
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
كَفَرُوٓا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
أَوْلِيَآؤُهُمُ pelindung mereka awliyāuhumu
pelindung mereka
ٱلطَّـٰغُوتُ berhala l-ṭāghūtu
berhala
يُخْرِجُونَهُم mengeluarkan mereka yukh'rijūnahum
mengeluarkan mereka
مِّنَ dari mina
dari
ٱلنُّورِ cahaya l-nūri
cahaya
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلظُّلُمَـٰتِ ۗ kegelapan l-ẓulumāti
kegelapan
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
أَصْحَـٰبُ penghuni aṣḥābu
penghuni
ٱلنَّارِ ۖ neraka l-nāri
neraka
هُمْ mereka hum
mereka
فِيهَا didalamnya fīhā
didalamnya
خَـٰلِدُونَ mereka kekal khālidūna
mereka kekal
٢٥٧ (257)
(257)
Allah pelindung orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya adalah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Mereka adalah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
2:258
أَلَمْ apakah tidak alam
apakah tidak
تَرَ kamu memperhatikan tara
kamu memperhatikan
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلَّذِى orang yang alladhī
orang yang
حَآجَّ mendebat ḥājja
mendebat
إِبْرَٰهِـۧمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
فِى dalam/tentang
dalam/tentang
رَبِّهِۦٓ Tuhannya rabbihi
Tuhannya
أَنْ karena an
karena
ءَاتَىٰهُ telah memberikan kepadanya ātāhu
telah memberikan kepadanya
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلْمُلْكَ kerajaan/pemerintahan l-mul'ka
kerajaan/pemerintahan
إِذْ ketika idh
ketika
قَالَ berkata qāla
berkata
إِبْرَٰهِـۧمُ Ibrahim ib'rāhīmu
Ibrahim
رَبِّىَ Tuhanku rabbiya
Tuhanku
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
يُحْىِۦ Dia menghidupkan yuḥ'yī
Dia menghidupkan
وَيُمِيتُ dan Dia mematikan wayumītu
dan Dia mematikan
قَالَ berkata qāla
berkata
أَنَا۠ saya anā
saya
أُحْىِۦ saya menghidupkan uḥ'yī
saya menghidupkan
وَأُمِيتُ ۖ dan saya mematikan wa-umītu
dan saya mematikan
قَالَ berkata qāla
berkata
إِبْرَٰهِـۧمُ Ibrahim ib'rāhīmu
Ibrahim
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يَأْتِى mendatangkan/menerbitkan yatī
mendatangkan/menerbitkan
بِٱلشَّمْسِ dengan matahari bil-shamsi
dengan matahari
مِنَ dari mina
dari
ٱلْمَشْرِقِ timur l-mashriqi
timur
فَأْتِ maka datang fati
maka datang
بِهَا dengannya bihā
dengannya
مِنَ dari mina
dari
ٱلْمَغْرِبِ barat l-maghribi
barat
فَبُهِتَ maka kehilangan akal fabuhita
maka kehilangan akal
ٱلَّذِى orang yang alladhī
orang yang
كَفَرَ ۗ kafir kafara
kafir
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
لَا tidak
tidak
يَهْدِى Dia memberi petunjuk yahdī
Dia memberi petunjuk
ٱلْقَوْمَ kaum l-qawma
kaum
ٱلظَّـٰلِمِينَ orang-orang yang dzalim l-ẓālimīna
orang-orang yang dzalim
٢٥٨ (258)
(258)
Tidakkah kamu memperhatikan orang1 yang mendebat Ibrahim mengenai Tuhannya, karena Allah telah memberinya kerajaan (kekuasaan). Ketika Ibrahim berkata, "Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan," dia berkata, "Aku pun dapat menghidupkan dan mematikan."2 Ibrahim berkata, "Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah ia dari barat." Maka bingunglah orang yang kafir itu. Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
2:259
أَوْ atau aw
atau
كَٱلَّذِى seperti orang yang ka-alladhī
seperti orang yang
مَرَّ melalui marra
melalui
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
قَرْيَةٍۢ suatu negeri qaryatin
suatu negeri
وَهِىَ dan (negeri) itu wahiya
dan (negeri) itu
خَاوِيَةٌ roboh khāwiyatun
roboh
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
عُرُوشِهَا atap-atapnya ʿurūshihā
atap-atapnya
قَالَ ia berkata qāla
ia berkata
أَنَّىٰ bagaimana annā
bagaimana
يُحْىِۦ menghidupkan yuḥ'yī
menghidupkan
هَـٰذِهِ (negeri) ini hādhihi
(negeri) ini
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بَعْدَ sesudah baʿda
sesudah
مَوْتِهَا ۖ matinya mawtihā
matinya
فَأَمَاتَهُ maka mematikannya fa-amātahu
maka mematikannya
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
مِا۟ئَةَ seratus mi-ata
seratus
عَامٍۢ tahun ʿāmin
tahun
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
بَعَثَهُۥ ۖ Dia menghidupkannya kembali baʿathahu
Dia menghidupkannya kembali
قَالَ Dia berkata qāla
Dia berkata
كَمْ berapa (lama) kam
berapa (lama)
لَبِثْتَ ۖ kamu tinggal labith'ta
kamu tinggal
قَالَ ia berkata qāla
ia berkata
لَبِثْتُ saya tinggal labith'tu
saya tinggal
يَوْمًا sehari yawman
sehari
أَوْ atau aw
atau
بَعْضَ setengah baʿḍa
setengah
يَوْمٍۢ ۖ hari yawmin
hari
قَالَ Dia berfirman qāla
Dia berfirman
بَل bahkan/tetapi bal
bahkan/tetapi
لَّبِثْتَ kamu tinggal labith'ta
kamu tinggal
مِا۟ئَةَ seratus mi-ata
seratus
عَامٍۢ tahun ʿāmin
tahun
فَٱنظُرْ maka lihatlah fa-unẓur
maka lihatlah
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
طَعَامِكَ makananmu ṭaʿāmika
makananmu
وَشَرَابِكَ dan minumanmu washarābika
dan minumanmu
لَمْ tidak lam
tidak
يَتَسَنَّهْ ۖ berubah yatasannah
berubah
وَٱنظُرْ dan lihatlah wa-unẓur
dan lihatlah
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
حِمَارِكَ keledai kamu ḥimārika
keledai kamu
وَلِنَجْعَلَكَ dan Kami akan jadikan kamu walinajʿalaka
dan Kami akan jadikan kamu
ءَايَةًۭ tanda/kekuasaan āyatan
tanda/kekuasaan
لِّلنَّاسِ ۖ bagi manusia lilnnāsi
bagi manusia
وَٱنظُرْ dan lihatlah wa-unẓur
dan lihatlah
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلْعِظَامِ tulang belulang l-ʿiẓāmi
tulang belulang
كَيْفَ bagaimana kayfa
bagaimana
نُنشِزُهَا Kami menyusunnya kembali nunshizuhā
Kami menyusunnya kembali
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
نَكْسُوهَا Kami membungkusnya naksūhā
Kami membungkusnya
لَحْمًۭا ۚ daging laḥman
daging
فَلَمَّا maka tatkala falammā
maka tatkala
تَبَيَّنَ telah nyata tabayyana
telah nyata
لَهُۥ kepadanya lahu
kepadanya
قَالَ ia berkata qāla
ia berkata
أَعْلَمُ saya mengetahui aʿlamu
saya mengetahui
أَنَّ bahwasanya anna
bahwasanya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
كُلِّ segala kulli
segala
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
قَدِيرٌۭ Maha Kuasa qadīrun
Maha Kuasa
٢٥٩ (259)
(259)
Atau seperti orang yang melewati suatu negeri yang (bangunan-bangunannya) telah runtuh hingga menutupi (puing-puing) atap-atapnya, dia berkata, "Bagaimana Allah menghidupkan kembali (negeri) ini setelah hancur?" Lalu Allah mematikannya (orang itu) selama seratus tahun, kemudian membangkitkannya (menghidupkannya) kembali. Dan (Allah) bertanya, "Berapa lama engkau tinggal (disini)?" Dia (orang itu) menjawab, "Aku tinggal (disini) sehari atau setengah hari." Allah berfirman, "Tidak! Engkau telah tinggal seratus tahun. Lihatlah makanan dan minumanmu yang belum berubah, tetapi lihatlah keledaimu (yang telah menjadi tulang belulang). Dan agar Kami jadikan engkau tanda kekuasaan Kami bagi manusia. Lihatlah tulang belulang (keledai itu), bagaimana Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging." Maka ketika telah nyata baginya, dia pun berkata, "Saya mengetahui (yakin) bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu."
2:260
وَإِذْ dan ketika wa-idh
dan ketika
قَالَ berkata qāla
berkata
إِبْرَٰهِـۧمُ Ibrahim ib'rāhīmu
Ibrahim
رَبِّ ya Tuhanku rabbi
ya Tuhanku
أَرِنِى perlihatkan kepadaku arinī
perlihatkan kepadaku
كَيْفَ bagaimana kayfa
bagaimana
تُحْىِ Engkau menghidupkan tuḥ'yī
Engkau menghidupkan
ٱلْمَوْتَىٰ ۖ orang-orang mati l-mawtā
orang-orang mati
قَالَ Dia berfirman qāla
Dia berfirman
أَوَلَمْ apakah tidak awalam
apakah tidak
تُؤْمِن ۖ kamu percaya tu'min
kamu percaya
قَالَ ia berkata qāla
ia berkata
بَلَىٰ ya balā
ya
وَلَـٰكِن akan tetapi walākin
akan tetapi
لِّيَطْمَئِنَّ agar menentramkan liyaṭma-inna
agar menentramkan
قَلْبِى ۖ hatiku qalbī
hatiku
قَالَ Dia berfirman qāla
Dia berfirman
فَخُذْ maka ambillah fakhudh
maka ambillah
أَرْبَعَةًۭ empat arbaʿatan
empat
مِّنَ dari mina
dari
ٱلطَّيْرِ burung l-ṭayri
burung
فَصُرْهُنَّ lalu jinakkan/potong-potonglah dari mereka faṣur'hunna
lalu jinakkan/potong-potonglah dari mereka
إِلَيْكَ kepadamu ilayka
kepadamu
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
ٱجْعَلْ jadikan/letakkan ij'ʿal
jadikan/letakkan
عَلَىٰ diatas ʿalā
diatas
كُلِّ tiap-tiap kulli
tiap-tiap
جَبَلٍۢ bukit jabalin
bukit
مِّنْهُنَّ daripadanya min'hunna
daripadanya
جُزْءًۭا (tiap) bagian juz'an
(tiap) bagian
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
ٱدْعُهُنَّ panggillah dia ud'ʿuhunna
panggillah dia
يَأْتِينَكَ niscaya dia akan datang kepadamu yatīnaka
niscaya dia akan datang kepadamu
سَعْيًۭا ۚ segera saʿyan
segera
وَٱعْلَمْ dan ketahuilah wa-iʿ'lam
dan ketahuilah
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَزِيزٌ Maha Perkasa ʿazīzun
Maha Perkasa
حَكِيمٌۭ Maha Bijaksana ḥakīmun
Maha Bijaksana
٢٦٠ (260)
(260)
Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata, "Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati." Allah berfirman, "Belum percayakah engkau?" Dia (Ibrahim) menjawab, "Aku percaya, tetapi agar hatiku tenang (mantap)." Dia (Allah) berfirman, "Kalau begitu ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah olehmu kemudian letakkan di atas masing-masing bukit satu bagian, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera." Ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
2:261
مَّثَلُ perumpamaan mathalu
perumpamaan
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يُنفِقُونَ (mereka) menafkahkan yunfiqūna
(mereka) menafkahkan
أَمْوَٰلَهُمْ harta mereka amwālahum
harta mereka
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
كَمَثَلِ seperti kamathali
seperti
حَبَّةٍ biji/benih ḥabbatin
biji/benih
أَنۢبَتَتْ ia tumbuh anbatat
ia tumbuh
سَبْعَ tujuh sabʿa
tujuh
سَنَابِلَ tangkai sanābila
tangkai
فِى di/pada
di/pada
كُلِّ tiap-tiap kulli
tiap-tiap
سُنۢبُلَةٍۢ tangkai sunbulatin
tangkai
مِّا۟ئَةُ seratus mi-atu
seratus
حَبَّةٍۢ ۗ biji/benih ḥabbatin
biji/benih
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يُضَـٰعِفُ Dia melipat gandakan yuḍāʿifu
Dia melipat gandakan
لِمَن bagi siapa yang liman
bagi siapa yang
يَشَآءُ ۗ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
وَٰسِعٌ Maha Luas (karuniaNya) wāsiʿun
Maha Luas (karuniaNya)
عَلِيمٌ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢٦١ (261)
(261)
Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, Dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.
2:262
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يُنفِقُونَ mereka menafkahkan yunfiqūna
mereka menafkahkan
أَمْوَٰلَهُمْ harta mereka amwālahum
harta mereka
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
لَا tidak
tidak
يُتْبِعُونَ mereka mengiringi yut'biʿūna
mereka mengiringi
مَآ apa
apa
أَنفَقُوا۟ mereka nafkahkan anfaqū
mereka nafkahkan
مَنًّۭا umpatan mannan
umpatan
وَلَآ dan tidak ada walā
dan tidak ada
أَذًۭى ۙ gunjingan adhan
gunjingan
لَّهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
أَجْرُهُمْ pahala mereka ajruhum
pahala mereka
عِندَ disisi ʿinda
disisi
رَبِّهِمْ Tuhan mereka rabbihim
Tuhan mereka
وَلَا dan tidak ada walā
dan tidak ada
خَوْفٌ kekhawatiran khawfun
kekhawatiran
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
هُمْ mereka hum
mereka
يَحْزَنُونَ (mereka) bersedih hati yaḥzanūna
(mereka) bersedih hati
٢٦٢ (262)
(262)
Orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah, kemudian tidak mengiringi apa yang dia infakkan itu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.
2:263
۞ قَوْلٌۭ perkataan qawlun
perkataan
مَّعْرُوفٌۭ yang baik maʿrūfun
yang baik
وَمَغْفِرَةٌ dan pemberian maaf wamaghfiratun
dan pemberian maaf
خَيْرٌۭ lebih baik khayrun
lebih baik
مِّن daripada min
daripada
صَدَقَةٍۢ sedekah ṣadaqatin
sedekah
يَتْبَعُهَآ ia mengiringinya yatbaʿuhā
ia mengiringinya
أَذًۭى ۗ gunjingan adhan
gunjingan
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
غَنِىٌّ Maha Kaya ghaniyyun
Maha Kaya
حَلِيمٌۭ Maha Penyantun ḥalīmun
Maha Penyantun
٢٦٣ (263)
(263)
Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah Mahakaya, Maha Penyantun.
2:264
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
لَا jangan
jangan
تُبْطِلُوا۟ kamu merusakkan tub'ṭilū
kamu merusakkan
صَدَقَـٰتِكُم sedekahmu ṣadaqātikum
sedekahmu
بِٱلْمَنِّ dengan umpatan bil-mani
dengan umpatan
وَٱلْأَذَىٰ dan gunjingan wal-adhā
dan gunjingan
كَٱلَّذِى seperti orang yang ka-alladhī
seperti orang yang
يُنفِقُ (ia) menafkahkan yunfiqu
(ia) menafkahkan
مَالَهُۥ hartanya mālahu
hartanya
رِئَآءَ riya (ingin dilihat) riāa
riya (ingin dilihat)
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يُؤْمِنُ ia beriman yu'minu
ia beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَٱلْيَوْمِ dan hari wal-yawmi
dan hari
ٱلْـَٔاخِرِ ۖ akhirat l-ākhiri
akhirat
فَمَثَلُهُۥ maka perumpamaannya famathaluhu
maka perumpamaannya
كَمَثَلِ seperti kamathali
seperti
صَفْوَانٍ batu licin ṣafwānin
batu licin
عَلَيْهِ atasnya ʿalayhi
atasnya
تُرَابٌۭ tanah/debu turābun
tanah/debu
فَأَصَابَهُۥ kemudian menimpanya fa-aṣābahu
kemudian menimpanya
وَابِلٌۭ hujan lebat wābilun
hujan lebat
فَتَرَكَهُۥ maka ia meninggalkan fatarakahu
maka ia meninggalkan
صَلْدًۭا ۖ bersih ṣaldan
bersih
لَّا tidak
tidak
يَقْدِرُونَ mereka menguasai yaqdirūna
mereka menguasai
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
مِّمَّا dari apa yang mimmā
dari apa yang
كَسَبُوا۟ ۗ mereka usahakan kasabū
mereka usahakan
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
لَا tidak
tidak
يَهْدِى Dia memberi petunjuk yahdī
Dia memberi petunjuk
ٱلْقَوْمَ kaum l-qawma
kaum
ٱلْكَـٰفِرِينَ orang-orang kafir l-kāfirīna
orang-orang kafir
٢٦٤ (264)
(264)
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena riya` (pamer) kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Perumpaannya (orang itu) seperti batu licin yang di atasnya ada debu, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, maka tinggallah batu itu licin lagi. Mereka tidak memperoleh sesuatu apa pun dari apa yang mereka kerjakan. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.
2:265
وَمَثَلُ dan perumpamaan wamathalu
dan perumpamaan
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يُنفِقُونَ (mereka) membelanjakan yunfiqūna
(mereka) membelanjakan
أَمْوَٰلَهُمُ harta mereka amwālahumu
harta mereka
ٱبْتِغَآءَ karena mencari ib'tighāa
karena mencari
مَرْضَاتِ keridhaan marḍāti
keridhaan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَتَثْبِيتًۭا dan untuk keteguhan watathbītan
dan untuk keteguhan
مِّنْ dari min
dari
أَنفُسِهِمْ diri/jiwa mereka anfusihim
diri/jiwa mereka
كَمَثَلِ seperti kamathali
seperti
جَنَّةٍۭ sebuah kebun jannatin
sebuah kebun
بِرَبْوَةٍ didataran tinggi birabwatin
didataran tinggi
أَصَابَهَا menimpanya/menyiramnya aṣābahā
menimpanya/menyiramnya
وَابِلٌۭ hujan lebat wābilun
hujan lebat
فَـَٔاتَتْ maka mendatangkan/menghasilkan faātat
maka mendatangkan/menghasilkan
أُكُلَهَا makanannya/buahnya ukulahā
makanannya/buahnya
ضِعْفَيْنِ dua kali lipat ḍiʿ'fayni
dua kali lipat
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
لَّمْ tidak lam
tidak
يُصِبْهَا menimpanya/menyiramnya yuṣib'hā
menimpanya/menyiramnya
وَابِلٌۭ hujan lebat wābilun
hujan lebat
فَطَلٌّۭ ۗ maka hujan gerimis faṭallun
maka hujan gerimis
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
بَصِيرٌ Maha Melihat baṣīrun
Maha Melihat
٢٦٥ (265)
(265)
Dan perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya untuk mencari rida Allah dan untuk memperteguh jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang di siram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buah-buahan dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka embun (pun memadai). Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
2:266
أَيَوَدُّ apakah ingin ayawaddu
apakah ingin
أَحَدُكُمْ seorang diantaramu aḥadukum
seorang diantaramu
أَن bahwa an
bahwa
تَكُونَ kamu adalah takūna
kamu adalah
لَهُۥ baginya/ mempunyai lahu
baginya/ mempunyai
جَنَّةٌۭ kebun jannatun
kebun
مِّن dari min
dari
نَّخِيلٍۢ kurma nakhīlin
kurma
وَأَعْنَابٍۢ dan anggur wa-aʿnābin
dan anggur
تَجْرِى mengalir tajrī
mengalir
مِن dari min
dari
تَحْتِهَا bawahnya taḥtihā
bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ sungai-sungai l-anhāru
sungai-sungai
لَهُۥ baginya lahu
baginya
فِيهَا didalamnya fīhā
didalamnya
مِن dari min
dari
كُلِّ segala macam kulli
segala macam
ٱلثَّمَرَٰتِ buah-buahan l-thamarāti
buah-buahan
وَأَصَابَهُ dan menimpanya/datang wa-aṣābahu
dan menimpanya/datang
ٱلْكِبَرُ masa tua l-kibaru
masa tua
وَلَهُۥ dan baginya walahu
dan baginya
ذُرِّيَّةٌۭ keturunan dhurriyyatun
keturunan
ضُعَفَآءُ yang lemah ḍuʿafāu
yang lemah
فَأَصَابَهَآ maka menimpanya fa-aṣābahā
maka menimpanya
إِعْصَارٌۭ angin keras iʿ'ṣārun
angin keras
فِيهِ didalamnya fīhi
didalamnya
نَارٌۭ api nārun
api
فَٱحْتَرَقَتْ ۗ maka terbakar fa-iḥ'taraqat
maka terbakar
كَذَٰلِكَ demikianlah kadhālika
demikianlah
يُبَيِّنُ menerangkan yubayyinu
menerangkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَكُمُ bagi kalian lakumu
bagi kalian
ٱلْـَٔايَـٰتِ ayat-ayat(Nya) l-āyāti
ayat-ayat(Nya)
لَعَلَّكُمْ agar kalian laʿallakum
agar kalian
تَتَفَكَّرُونَ kamu memikirkan tatafakkarūna
kamu memikirkan
٢٦٦ (266)
(266)
Adakah salah seorang di antara kamu yang ingin memiliki kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, di sana dia memiliki segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tuanya sedang dia memiliki keturunan yang masih kecil-kecil. Lalu kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, sehingga terbakar. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu memikirkannya.
2:267
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ beriman āmanū
beriman
أَنفِقُوا۟ nafkahkanlah anfiqū
nafkahkanlah
مِن dari min
dari
طَيِّبَـٰتِ yang baik-baik ṭayyibāti
yang baik-baik
مَا apa
apa
كَسَبْتُمْ kamu usahakan kasabtum
kamu usahakan
وَمِمَّآ dan dari apa yang wamimmā
dan dari apa yang
أَخْرَجْنَا Kami keluarkan akhrajnā
Kami keluarkan
لَكُم bagi kalian lakum
bagi kalian
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْأَرْضِ ۖ bumi l-arḍi
bumi
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَيَمَّمُوا۟ kamu memilih tayammamū
kamu memilih
ٱلْخَبِيثَ yang buruk-buruk l-khabītha
yang buruk-buruk
مِنْهُ daripadanya min'hu
daripadanya
تُنفِقُونَ kamu nafkahkan tunfiqūna
kamu nafkahkan
وَلَسْتُم padahal kamu tidak walastum
padahal kamu tidak
بِـَٔاخِذِيهِ dengan mengambilnya biākhidhīhi
dengan mengambilnya
إِلَّآ melainkan illā
melainkan
أَن bahwa an
bahwa
تُغْمِضُوا۟ kamu memicingkan mata tugh'miḍū
kamu memicingkan mata
فِيهِ ۚ padanya fīhi
padanya
وَٱعْلَمُوٓا۟ dan ketahuilah wa-iʿ'lamū
dan ketahuilah
أَنَّ bahwasanya anna
bahwasanya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
غَنِىٌّ Maha Kaya ghaniyyun
Maha Kaya
حَمِيدٌ Maha Terpuji ḥamīdun
Maha Terpuji
٢٦٧ (267)
(267)
Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu keluarkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Mahakaya, Maha Terpuji.
2:268
ٱلشَّيْطَـٰنُ syaitan al-shayṭānu
syaitan
يَعِدُكُمُ (ia) menjanjikan kamu yaʿidukumu
(ia) menjanjikan kamu
ٱلْفَقْرَ kemiskinan l-faqra
kemiskinan
وَيَأْمُرُكُم dan ia menyuruh kamu wayamurukum
dan ia menyuruh kamu
بِٱلْفَحْشَآءِ ۖ dengan berbuat kejahatan bil-faḥshāi
dengan berbuat kejahatan
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يَعِدُكُم Dia menjanjikan kamu yaʿidukum
Dia menjanjikan kamu
مَّغْفِرَةًۭ ampunan maghfiratan
ampunan
مِّنْهُ daripadanya min'hu
daripadanya
وَفَضْلًۭا ۗ dan karunia wafaḍlan
dan karunia
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
وَٰسِعٌ Maha Luas wāsiʿun
Maha Luas
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢٦٨ (268)
(268)
Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karunia-Nya kepadamu. Dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.
2:269
يُؤْتِى Dia memberikan yu'tī
Dia memberikan
ٱلْحِكْمَةَ hikmah l-ḥik'mata
hikmah
مَن siapa man
siapa
يَشَآءُ ۚ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
وَمَن dan siapa waman
dan siapa
يُؤْتَ diberi yu'ta
diberi
ٱلْحِكْمَةَ hikmah l-ḥik'mata
hikmah
فَقَدْ maka sungguh faqad
maka sungguh
أُوتِىَ ia diberi ūtiya
ia diberi
خَيْرًۭا kebajikan khayran
kebajikan
كَثِيرًۭا ۗ banyak kathīran
banyak
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
يَذَّكَّرُ mengambil pelajaran yadhakkaru
mengambil pelajaran
إِلَّآ melainkan illā
melainkan
أُو۟لُوا۟ golongan/kelompok ulū
golongan/kelompok
ٱلْأَلْبَـٰبِ berpengetahuan/berilmu l-albābi
berpengetahuan/berilmu
٢٦٩ (269)
(269)
Dia memberikan hikmah1 kepada siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat.
2:270
وَمَآ dan apa wamā
dan apa
أَنفَقْتُم kamu nafkahkan anfaqtum
kamu nafkahkan
مِّن dari min
dari
نَّفَقَةٍ sesuatu nafkah nafaqatin
sesuatu nafkah
أَوْ atau aw
atau
نَذَرْتُم kamu nadzarkan nadhartum
kamu nadzarkan
مِّن dari min
dari
نَّذْرٍۢ sesuatu nadzar nadhrin
sesuatu nadzar
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يَعْلَمُهُۥ ۗ Dia mengetahuinya yaʿlamuhu
Dia mengetahuinya
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
لِلظَّـٰلِمِينَ bagi orang-orang yang dzalim lilẓẓālimīna
bagi orang-orang yang dzalim
مِنْ dari min
dari
أَنصَارٍ penolong anṣārin
penolong
٢٧٠ (270)
(270)
Dan apa pun infak yang kamu berikan atau nazar1 yang kamu janjikan maka sungguh, Allah mengetahuinya. Dan bagi orang zalim tidak ada seorang penolong pun.
2:271
إِن jika in
jika
تُبْدُوا۟ kamu menampakkan tub'dū
kamu menampakkan
ٱلصَّدَقَـٰتِ sedekah l-ṣadaqāti
sedekah
فَنِعِمَّا maka itu baik faniʿimmā
maka itu baik
هِىَ ۖ ia hiya
ia
وَإِن jika wa-in
jika
تُخْفُوهَا kamu menyembunyikannya tukh'fūhā
kamu menyembunyikannya
وَتُؤْتُوهَا dan kamu berikannya watu'tūhā
dan kamu berikannya
ٱلْفُقَرَآءَ orang-orang fakir l-fuqarāa
orang-orang fakir
فَهُوَ maka itu fahuwa
maka itu
خَيْرٌۭ lebih baik khayrun
lebih baik
لَّكُمْ ۚ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَيُكَفِّرُ dan Dia akan menghapuskan wayukaffiru
dan Dia akan menghapuskan
عَنكُم dari kalian ʿankum
dari kalian
مِّن dari min
dari
سَيِّـَٔاتِكُمْ ۗ kesalahan-kesalahanmu sayyiātikum
kesalahan-kesalahanmu
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
بِمَا dengan/tentang apa bimā
dengan/tentang apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
خَبِيرٌۭ Maha Mengetahui khabīrun
Maha Mengetahui
٢٧١ (271)
(271)
Jika kamu menampakkan sedekah-sedekahmu, maka itu baik. Dan jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, maka itu lebih baik bagimu dan Allah akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahanmu. Dan Allah Mahateliti atas apa yang kamu kerjakan.
2:272
۞ لَّيْسَ bukanlah laysa
bukanlah
عَلَيْكَ atasmu ʿalayka
atasmu
هُدَىٰهُمْ menjadikan mereka mendapat petunjuk hudāhum
menjadikan mereka mendapat petunjuk
وَلَـٰكِنَّ akan tetapi walākinna
akan tetapi
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يَهْدِى Dia memberi petunjuk yahdī
Dia memberi petunjuk
مَن orang/siapa man
orang/siapa
يَشَآءُ ۗ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
وَمَا dan apa wamā
dan apa
تُنفِقُوا۟ kamu nafkahkan tunfiqū
kamu nafkahkan
مِنْ dari min
dari
خَيْرٍۢ yang baik khayrin
yang baik
فَلِأَنفُسِكُمْ ۚ maka untuk dirimu sendiri fali-anfusikum
maka untuk dirimu sendiri
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
تُنفِقُونَ kamu menafkahkan tunfiqūna
kamu menafkahkan
إِلَّا kecuali/melainkan illā
kecuali/melainkan
ٱبْتِغَآءَ karena mencari ib'tighāa
karena mencari
وَجْهِ wajah/keridhaan wajhi
wajah/keridhaan
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
وَمَا dan apa wamā
dan apa
تُنفِقُوا۟ kamu nafkahkan tunfiqū
kamu nafkahkan
مِنْ dari min
dari
خَيْرٍۢ yang baik khayrin
yang baik
يُوَفَّ akan dicukupi yuwaffa
akan dicukupi
إِلَيْكُمْ kepadamu ilaykum
kepadamu
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
لَا tidak
tidak
تُظْلَمُونَ kamu dianiaya tuẓ'lamūna
kamu dianiaya
٢٧٢ (272)
(272)
Bukanlah kewajibanmu (Muhammad) menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allahlah yang memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Apa pun harta yang kamu infakkan, maka (kebaikannya) untuk dirimu sendiri. Dan janganlah kamu berinfak melainkan karena mencari rida Allah. Dan apa pun harta yang kamu infakkan, niscaya kamu akan diberi (pahala) secara penuh dan kamu tidak akan dizalimi (dirugikan).
2:273
لِلْفُقَرَآءِ bagi orang-orang fakir lil'fuqarāi
bagi orang-orang fakir
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
أُحْصِرُوا۟ (mereka) terkepung uḥ'ṣirū
(mereka) terkepung
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
لَا tidak
tidak
يَسْتَطِيعُونَ mereka dapat yastaṭīʿūna
mereka dapat
ضَرْبًۭا berusaha ḍarban
berusaha
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ bumi l-arḍi
bumi
يَحْسَبُهُمُ menyangka mereka yaḥsabuhumu
menyangka mereka
ٱلْجَاهِلُ orang yang bodoh l-jāhilu
orang yang bodoh
أَغْنِيَآءَ orang-orang kaya aghniyāa
orang-orang kaya
مِنَ dari mina
dari
ٱلتَّعَفُّفِ meminta-minta l-taʿafufi
meminta-minta
تَعْرِفُهُم kamu kenal mereka taʿrifuhum
kamu kenal mereka
بِسِيمَـٰهُمْ dengan sifat-sifat mereka bisīmāhum
dengan sifat-sifat mereka
لَا tidak
tidak
يَسْـَٔلُونَ mereka meminta yasalūna
mereka meminta
ٱلنَّاسَ manusia l-nāsa
manusia
إِلْحَافًۭا ۗ secara mendesak il'ḥāfan
secara mendesak
وَمَا dan apa wamā
dan apa
تُنفِقُوا۟ kamu nafkahkan tunfiqū
kamu nafkahkan
مِنْ dari min
dari
خَيْرٍۢ yang baik khayrin
yang baik
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
بِهِۦ dengannya/padanya bihi
dengannya/padanya
عَلِيمٌ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢٧٣ (273)
(273)
(Apa yang kamu infakkan) adalah untuk orang-orang fakir yang terhalang (usahanya karena jihad) di jalan Allah, sehingga dia yang tidak dapat berusaha di bumi; (orang lain) yang tidak tahu, menyangka bahwa mereka adalah orang-orang kaya karena mereka menjaga diri (dari meminta-minta). Engkau (Muhammad) mengenal mereka dari ciri-cirinya, mereka tidak meminta secara paksa kepada orang lain. Apa pun harta yang baik yang kamu infakkan, sungguh Allah Maha Mengetahui.
2:274
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يُنفِقُونَ (mereka) menafkahkan yunfiqūna
(mereka) menafkahkan
أَمْوَٰلَهُم harta mereka amwālahum
harta mereka
بِٱلَّيْلِ di malam hari bi-al-layli
di malam hari
وَٱلنَّهَارِ dan siang hari wal-nahāri
dan siang hari
سِرًّۭا (secara) sembunyi sirran
(secara) sembunyi
وَعَلَانِيَةًۭ dan terang-terangan waʿalāniyatan
dan terang-terangan
فَلَهُمْ maka bagi mereka falahum
maka bagi mereka
أَجْرُهُمْ pahala mereka ajruhum
pahala mereka
عِندَ disisi ʿinda
disisi
رَبِّهِمْ Tuhan mereka rabbihim
Tuhan mereka
وَلَا dan tidak ada walā
dan tidak ada
خَوْفٌ kekhawatiran khawfun
kekhawatiran
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
هُمْ mereka hum
mereka
يَحْزَنُونَ (mereka) bersedih hati yaḥzanūna
(mereka) bersedih hati
٢٧٤ (274)
(274)
Orang-orang yang menginfakkan hartanya malam dan siang hari (secara) sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.
2:275
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَأْكُلُونَ (mereka) memakan yakulūna
(mereka) memakan
ٱلرِّبَوٰا۟ riba l-riba
riba
لَا tidak
tidak
يَقُومُونَ mereka dapat berdiri yaqūmūna
mereka dapat berdiri
إِلَّا melainkan illā
melainkan
كَمَا seperti kamā
seperti
يَقُومُ wahai kaumku yaqūmu
wahai kaumku
ٱلَّذِى orang yang alladhī
orang yang
يَتَخَبَّطُهُ masuk padanya yatakhabbaṭuhu
masuk padanya
ٱلشَّيْطَـٰنُ syaitan l-shayṭānu
syaitan
مِنَ dari mina
dari
ٱلْمَسِّ ۚ sentuhan l-masi
sentuhan
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
بِأَنَّهُمْ dengan sebab mereka bi-annahum
dengan sebab mereka
قَالُوٓا۟ (mereka) mengatakan qālū
(mereka) mengatakan
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah innamā
sesungguhnya hanyalah
ٱلْبَيْعُ jual beli l-bayʿu
jual beli
مِثْلُ seperti mith'lu
seperti
ٱلرِّبَوٰا۟ ۗ riba l-riba
riba
وَأَحَلَّ dan menghalalkan wa-aḥalla
dan menghalalkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلْبَيْعَ jual beli l-bayʿa
jual beli
وَحَرَّمَ dan Dia mengharamkan waḥarrama
dan Dia mengharamkan
ٱلرِّبَوٰا۟ ۚ riba l-riba
riba
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
جَآءَهُۥ telah sampai padanya jāahu
telah sampai padanya
مَوْعِظَةٌۭ nasehat/pelajaran mawʿiẓatun
nasehat/pelajaran
مِّن dari min
dari
رَّبِّهِۦ Tuhannya rabbihi
Tuhannya
فَٱنتَهَىٰ maka/lalu ia berhenti fa-intahā
maka/lalu ia berhenti
فَلَهُۥ maka baginya falahu
maka baginya
مَا apa
apa
سَلَفَ telah lalu salafa
telah lalu
وَأَمْرُهُۥٓ dan urusannya wa-amruhu
dan urusannya
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱللَّهِ ۖ Allah l-lahi
Allah
وَمَنْ dan barang siapa waman
dan barang siapa
عَادَ (ia) mengulangi ʿāda
(ia) mengulangi
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itu fa-ulāika
maka mereka itu
أَصْحَـٰبُ penghuni aṣḥābu
penghuni
ٱلنَّارِ ۖ neraka l-nāri
neraka
هُمْ mereka hum
mereka
فِيهَا didalamnya fīhā
didalamnya
خَـٰلِدُونَ (mereka) kekal khālidūna
(mereka) kekal
٢٧٥ (275)
(275)
Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kesurupan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli itu sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Barang siapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti, maka apa yang telah di perolehnya dahulu menjadi miliknya2 dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barang siapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.
2:276
يَمْحَقُ menghapuskan/memusnahkan yamḥaqu
menghapuskan/memusnahkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلرِّبَوٰا۟ riba l-riba
riba
وَيُرْبِى dan Dia menyuburkan wayur'bī
dan Dia menyuburkan
ٱلصَّدَقَـٰتِ ۗ sedekah l-ṣadaqāti
sedekah
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
لَا tidak
tidak
يُحِبُّ menyukai yuḥibbu
menyukai
كُلَّ setiap kulla
setiap
كَفَّارٍ orang yang tetap kafir kaffārin
orang yang tetap kafir
أَثِيمٍ yang berbuat dosa athīmin
yang berbuat dosa
٢٧٦ (276)
(276)
Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah.1Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa.
2:277
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
وَعَمِلُوا۟ dan (mereka) beramal waʿamilū
dan (mereka) beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ kebajikan/saleh l-ṣāliḥāti
kebajikan/saleh
وَأَقَامُوا۟ dan (mereka) mendirikan wa-aqāmū
dan (mereka) mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَ sholat l-ṣalata
sholat
وَءَاتَوُا۟ dan (mereka) menunaikan waātawū
dan (mereka) menunaikan
ٱلزَّكَوٰةَ zakat l-zakata
zakat
لَهُمْ maka bagi mereka lahum
maka bagi mereka
أَجْرُهُمْ pahala mereka ajruhum
pahala mereka
عِندَ disisi ʿinda
disisi
رَبِّهِمْ Tuhan mereka rabbihim
Tuhan mereka
وَلَا dan tidak ada walā
dan tidak ada
خَوْفٌ kekhawatiran khawfun
kekhawatiran
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
هُمْ mereka hum
mereka
يَحْزَنُونَ (mereka) bersedih hati yaḥzanūna
(mereka) bersedih hati
٢٧٧ (277)
(277)
Sungguh, orang-orang yang beriman, mengerjakan kebajikan, melaksanakan salat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.
2:278
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
ٱتَّقُوا۟ bertakwalah ittaqū
bertakwalah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَذَرُوا۟ dan tinggalkanlah wadharū
dan tinggalkanlah
مَا apa
apa
بَقِىَ tersisa baqiya
tersisa
مِنَ dari mina
dari
ٱلرِّبَوٰٓا۟ riba l-riba
riba
إِن jika in
jika
كُنتُم kalian adalah kuntum
kalian adalah
مُّؤْمِنِينَ orang-orang yang beriman mu'minīna
orang-orang yang beriman
٢٧٨ (278)
(278)
Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang beriman.
2:279
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
لَّمْ tidak lam
tidak
تَفْعَلُوا۟ kalian kerjakan tafʿalū
kalian kerjakan
فَأْذَنُوا۟ maka ketahuilah pernyataan fadhanū
maka ketahuilah pernyataan
بِحَرْبٍۢ dengan adanya perang biḥarbin
dengan adanya perang
مِّنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَرَسُولِهِۦ ۖ dan RasulNya warasūlihi
dan RasulNya
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تُبْتُمْ kamu bertaubat tub'tum
kamu bertaubat
فَلَكُمْ maka bagimu falakum
maka bagimu
رُءُوسُ (modal) pokok ruūsu
(modal) pokok
أَمْوَٰلِكُمْ hartamu amwālikum
hartamu
لَا tidak
tidak
تَظْلِمُونَ kamu menganiaya taẓlimūna
kamu menganiaya
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
تُظْلَمُونَ kamu dianiaya tuẓ'lamūna
kamu dianiaya
٢٧٩ (279)
(279)
Jika kamu tidak melaksanakannya, maka umumkanlah perang dari Allah dan Rasul-Nya. Tetapi jika kamu bertobat, maka kamu berhak atas pokok hartamu. Kamu tidak berbuat zalim (merugikan) dan tidak dizalimi (dirugikan).
2:280
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
كَانَ ada kāna
ada
ذُو mempunyai dhū
mempunyai
عُسْرَةٍۢ kesukaran ʿus'ratin
kesukaran
فَنَظِرَةٌ maka berilah tangguh fanaẓiratun
maka berilah tangguh
إِلَىٰ sampai ilā
sampai
مَيْسَرَةٍۢ ۚ kelapangan/kelonggaran maysaratin
kelapangan/kelonggaran
وَأَن dan jika wa-an
dan jika
تَصَدَّقُوا۟ kamu menyederhanakan taṣaddaqū
kamu menyederhanakan
خَيْرٌۭ lebih baik khayrun
lebih baik
لَّكُمْ ۖ bagi kalian lakum
bagi kalian
إِن jika in
jika
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
تَعْلَمُونَ (kalian) mengetahui taʿlamūna
(kalian) mengetahui
٢٨٠ (280)
(280)
Dan jika (orang berutang itu) dalam kesulitan, maka berilah tenggang waktu sampai dia memperoleh kelapangan. Dan jika kamu menyedekahkan, itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
2:281
وَٱتَّقُوا۟ dan peliharalah dirimu wa-ittaqū
dan peliharalah dirimu
يَوْمًۭا (pada) hari yawman
(pada) hari
تُرْجَعُونَ kalian dikembalikan tur'jaʿūna
kalian dikembalikan
فِيهِ padanya (hari itu) fīhi
padanya (hari itu)
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱللَّهِ ۖ Allah l-lahi
Allah
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
تُوَفَّىٰ dibalas dengan sempurna tuwaffā
dibalas dengan sempurna
كُلُّ tiap-tiap kullu
tiap-tiap
نَفْسٍۢ diri nafsin
diri
مَّا apa
apa
كَسَبَتْ ia kerjakan kasabat
ia kerjakan
وَهُمْ dan mereka wahum
dan mereka
لَا tidak
tidak
يُظْلَمُونَ (mereka) dianiaya yuẓ'lamūna
(mereka) dianiaya
٢٨١ (281)
(281)
Dan takutlah pada hari (ketika) kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian setiap orang diberi balasan yang sempurna sesuai dengan apa yang telah dilakukannya, dan mereka tidak dizalimi (dirugikan).
2:282
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ beriman āmanū
beriman
إِذَا apabila idhā
apabila
تَدَايَنتُم kamu berhutang piutang tadāyantum
kamu berhutang piutang
بِدَيْنٍ dengan hutang bidaynin
dengan hutang
إِلَىٰٓ sampai ilā
sampai
أَجَلٍۢ waktu ajalin
waktu
مُّسَمًّۭى yang ditentukan musamman
yang ditentukan
فَٱكْتُبُوهُ ۚ maka hendaklah kamu menuliskannya fa-uk'tubūhu
maka hendaklah kamu menuliskannya
وَلْيَكْتُب dan hendaklah menulis walyaktub
dan hendaklah menulis
بَّيْنَكُمْ diantara kamu baynakum
diantara kamu
كَاتِبٌۢ seorang penulis kātibun
seorang penulis
بِٱلْعَدْلِ ۚ dengan adil bil-ʿadli
dengan adil
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَأْبَ enggan yaba
enggan
كَاتِبٌ seorang penulis kātibun
seorang penulis
أَن bahwa an
bahwa
يَكْتُبَ menulis yaktuba
menulis
كَمَا sebagaimana kamā
sebagaimana
عَلَّمَهُ telah mengajarkannya ʿallamahu
telah mengajarkannya
ٱللَّهُ ۚ Allah l-lahu
Allah
فَلْيَكْتُبْ maka hendaklah ia menulis falyaktub
maka hendaklah ia menulis
وَلْيُمْلِلِ dan hendaklah membacakan walyum'lili
dan hendaklah membacakan
ٱلَّذِى orang yang alladhī
orang yang
عَلَيْهِ atasnya ʿalayhi
atasnya
ٱلْحَقُّ hak l-ḥaqu
hak
وَلْيَتَّقِ dan hendaklah ia bertakwa walyattaqi
dan hendaklah ia bertakwa
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
رَبَّهُۥ Tuhannya rabbahu
Tuhannya
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
يَبْخَسْ ia mengurangi yabkhas
ia mengurangi
مِنْهُ daripadanya min'hu
daripadanya
شَيْـًۭٔا ۚ sesuatu/sedikitpun shayan
sesuatu/sedikitpun
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
كَانَ ada kāna
ada
ٱلَّذِى orang yang alladhī
orang yang
عَلَيْهِ atasnya ʿalayhi
atasnya
ٱلْحَقُّ hak l-ḥaqu
hak
سَفِيهًا lemah akal safīhan
lemah akal
أَوْ atau aw
atau
ضَعِيفًا lemah (keadaannya) ḍaʿīfan
lemah (keadaannya)
أَوْ atau aw
atau
لَا tidak
tidak
يَسْتَطِيعُ ia mampu yastaṭīʿu
ia mampu
أَن untuk an
untuk
يُمِلَّ membacakan yumilla
membacakan
هُوَ ia huwa
ia
فَلْيُمْلِلْ maka hendaklah membacakan falyum'lil
maka hendaklah membacakan
وَلِيُّهُۥ walinya waliyyuhu
walinya
بِٱلْعَدْلِ ۚ dengan adil bil-ʿadli
dengan adil
وَٱسْتَشْهِدُوا۟ dan persaksikanlah wa-is'tashhidū
dan persaksikanlah
شَهِيدَيْنِ dua orang saksi shahīdayni
dua orang saksi
مِن dari min
dari
رِّجَالِكُمْ ۖ orang-orang laki-lakimu rijālikum
orang-orang laki-lakimu
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
لَّمْ tidak lam
tidak
يَكُونَا ada yakūnā
ada
رَجُلَيْنِ dua orang lelaki rajulayni
dua orang lelaki
فَرَجُلٌۭ maka seorang lelaki farajulun
maka seorang lelaki
وَٱمْرَأَتَانِ dan dua orang perempuan wa-im'ra-atāni
dan dua orang perempuan
مِمَّن dari orang mimman
dari orang
تَرْضَوْنَ kamu ridhai tarḍawna
kamu ridhai
مِنَ dari mina
dari
ٱلشُّهَدَآءِ saksi-saksi l-shuhadāi
saksi-saksi
أَن bahwa an
bahwa
تَضِلَّ lupa taḍilla
lupa
إِحْدَىٰهُمَا salah seorang dari keduanya iḥ'dāhumā
salah seorang dari keduanya
فَتُذَكِّرَ maka mengingatkan fatudhakkira
maka mengingatkan
إِحْدَىٰهُمَا salah seorang dari keduanya iḥ'dāhumā
salah seorang dari keduanya
ٱلْأُخْرَىٰ ۚ yang lain l-ukh'rā
yang lain
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
يَأْبَ enggan yaba
enggan
ٱلشُّهَدَآءُ saksi-saksi itu l-shuhadāu
saksi-saksi itu
إِذَا apabila idhā
apabila
مَا apa
apa
دُعُوا۟ ۚ mereka seru/panggil duʿū
mereka seru/panggil
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَسْـَٔمُوٓا۟ kamu jemu tasamū
kamu jemu
أَن bahwa/untuk an
bahwa/untuk
تَكْتُبُوهُ menuliskan taktubūhu
menuliskan
صَغِيرًا kecil ṣaghīran
kecil
أَوْ atau aw
atau
كَبِيرًا besar kabīran
besar
إِلَىٰٓ sampai ilā
sampai
أَجَلِهِۦ ۚ waktu ajalihi
waktu
ذَٰلِكُمْ demikian itu dhālikum
demikian itu
أَقْسَطُ lebih adil aqsaṭu
lebih adil
عِندَ disisi ʿinda
disisi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَأَقْوَمُ dan lebih menguatkan wa-aqwamu
dan lebih menguatkan
لِلشَّهَـٰدَةِ bagi persaksian lilshahādati
bagi persaksian
وَأَدْنَىٰٓ dan lebih dekat wa-adnā
dan lebih dekat
أَلَّا untuk tidak allā
untuk tidak
تَرْتَابُوٓا۟ ۖ menimbulkan keragu-raguan tartābū
menimbulkan keragu-raguan
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
أَن bahwa an
bahwa
تَكُونَ itu (muamalah) adalah takūna
itu (muamalah) adalah
تِجَـٰرَةً perdagangan tijāratan
perdagangan
حَاضِرَةًۭ tunai ḥāḍiratan
tunai
تُدِيرُونَهَا kamu jalankannya tudīrūnahā
kamu jalankannya
بَيْنَكُمْ diantaramu baynakum
diantaramu
فَلَيْسَ maka tidak ada falaysa
maka tidak ada
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
جُنَاحٌ dosa junāḥun
dosa
أَلَّا untuk tidak allā
untuk tidak
تَكْتُبُوهَا ۗ kamu menulisnya taktubūhā
kamu menulisnya
وَأَشْهِدُوٓا۟ dan persaksikanlah wa-ashhidū
dan persaksikanlah
إِذَا apabila idhā
apabila
تَبَايَعْتُمْ ۚ kamu berjual beli tabāyaʿtum
kamu berjual beli
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
يُضَآرَّ saling menyulitkan yuḍārra
saling menyulitkan
كَاتِبٌۭ penulis kātibun
penulis
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
شَهِيدٌۭ ۚ saksi shahīdun
saksi
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تَفْعَلُوا۟ kalian kerjakan tafʿalū
kalian kerjakan
فَإِنَّهُۥ maka sesungguhnya itu fa-innahu
maka sesungguhnya itu
فُسُوقٌۢ kefasikan fusūqun
kefasikan
بِكُمْ ۗ dengan/untuk kalian bikum
dengan/untuk kalian
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ ۖ Allah l-laha
Allah
وَيُعَلِّمُكُمُ dan mengajarmu wayuʿallimukumu
dan mengajarmu
ٱللَّهُ ۗ Allah l-lahu
Allah
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
بِكُلِّ dengan segala bikulli
dengan segala
شَىْءٍ sesuatu shayin
sesuatu
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢٨٢ (282)
(282)
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu melakukan utang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Janganlah penulis menolak untuk menuliskannya sebagaimana Allah telah mengajarkan kepadanya, maka hendaklah dia menuliskan. Dan hendaklah orang yang berutang itu mendiktekan, dan hendaklah dia bertakwa kepada Allah, Tuhannya, dan janganlah dia mengurangi sedikitpun daripadanya. Jika yang berutang itu orang yang kurang akalnya atau lemah (keadaannya), atau tidak mampu mendiktekan sendiri, maka hendaklah walinya mendiktekannya dengan benar. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi laki-laki diantara kamu. Jika tidak ada (saksi) dua orang laki-laki, maka (boleh) seorang laki-laki dan dua orang perempuan diantara orang-orang yang kamu sukai dari para saksi (yang ada), agar jika yang seorang lupa maka yang lain mengingatkannya. Dan janganlah saksi-saksi itu menolak apabila dipanggil. Dan janganlah kamu bosan menuliskannya, untuk batas waktunya baik (utang itu) kecil maupun besar. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah, lebih dapat menguatkan kesaksian, dan lebih mendekatkan kamu kepada ketidakraguan, kecuali jika hal itu merupakan perdagangan tunai yang kamu jalankan diantara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu jika kamu tidak menuliskannya. Dan ambillah saksi apabila kamu berjual beli, dan janganlah menulis dipersulit dan begitu juga saksi. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sungguh, hal itu suatu kefasikan pada kamu. Dan bertakwalah kepada Allah, Allah memberikan pengajaran kepadamu, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
2:283
۞ وَإِن dan jika wa-in
dan jika
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
عَلَىٰ atas/dalam ʿalā
atas/dalam
سَفَرٍۢ perjalanan safarin
perjalanan
وَلَمْ dan tidak walam
dan tidak
تَجِدُوا۟ kamu memperoleh tajidū
kamu memperoleh
كَاتِبًۭا seorang penulis kātiban
seorang penulis
فَرِهَـٰنٌۭ maka barang jaminan farihānun
maka barang jaminan
مَّقْبُوضَةٌۭ ۖ yang dipegang maqbūḍatun
yang dipegang
فَإِنْ maka jika fa-in
maka jika
أَمِنَ mempercayai amina
mempercayai
بَعْضُكُم sebagian kamu baʿḍukum
sebagian kamu
بَعْضًۭا sebagian yang lain baʿḍan
sebagian yang lain
فَلْيُؤَدِّ maka hendaklah menunaikan falyu-addi
maka hendaklah menunaikan
ٱلَّذِى orang yang alladhī
orang yang
ٱؤْتُمِنَ dipercayai u'tumina
dipercayai
أَمَـٰنَتَهُۥ amanatnya amānatahu
amanatnya
وَلْيَتَّقِ maka hendaklah bertakwa walyattaqi
maka hendaklah bertakwa
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
رَبَّهُۥ ۗ Tuhannya rabbahu
Tuhannya
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَكْتُمُوا۟ kamu sembunyikan taktumū
kamu sembunyikan
ٱلشَّهَـٰدَةَ ۚ persaksian l-shahādata
persaksian
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَكْتُمْهَا menyembunyikannya yaktum'hā
menyembunyikannya
فَإِنَّهُۥٓ maka sesungguhnya ia fa-innahu
maka sesungguhnya ia
ءَاثِمٌۭ berdosa āthimun
berdosa
قَلْبُهُۥ ۗ hatinya qalbuhu
hatinya
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
بِمَا dengan/terhadap apa bimā
dengan/terhadap apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
عَلِيمٌۭ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٢٨٣ (283)
(283)
Dan jika kamu dalam perjalanan sedang kamu tidak mendapat seorang penulis, maka hendaklah ada barang jaminan yang dipegang. Tetapi, jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (utangnya) dan hendaklah dia bertakwa kepada Allah, Tuhannya. Dan janganlah kamu menyembunyikan kesaksian, karena barang siapa menyembunyikannya, sungguh, hatinya kotor (berdosa). Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
2:284
لِّلَّهِ milik Allah lillahi
milik Allah
مَا apa
apa
فِى di
di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَمَا dan apa wamā
dan apa
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ ۗ bumi l-arḍi
bumi
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تُبْدُوا۟ kamu melahirkan tub'dū
kamu melahirkan
مَا apa
apa
فِىٓ di dalam
di dalam
أَنفُسِكُمْ diri kalian sendiri anfusikum
diri kalian sendiri
أَوْ atau aw
atau
تُخْفُوهُ kamu menyembunyikannya tukh'fūhu
kamu menyembunyikannya
يُحَاسِبْكُم akan membuat perhitungan padamu yuḥāsib'kum
akan membuat perhitungan padamu
بِهِ dengannya bihi
dengannya
ٱللَّهُ ۖ Allah l-lahu
Allah
فَيَغْفِرُ maka Dia mengampuni fayaghfiru
maka Dia mengampuni
لِمَن kepada siapa liman
kepada siapa
يَشَآءُ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
وَيُعَذِّبُ dan Dia menyiksa wayuʿadhibu
dan Dia menyiksa
مَن siapa/orang man
siapa/orang
يَشَآءُ ۗ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
كُلِّ segala kulli
segala
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
قَدِيرٌ Maha Kuasa qadīrun
Maha Kuasa
٢٨٤ (284)
(284)
Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungankannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
2:285
ءَامَنَ telah beriman āmana
telah beriman
ٱلرَّسُولُ Rasul-Rasul l-rasūlu
Rasul-Rasul
بِمَآ kepada apa bimā
kepada apa
أُنزِلَ diturunkan unzila
diturunkan
إِلَيْهِ kepadanya ilayhi
kepadanya
مِن dari min
dari
رَّبِّهِۦ Tuhannya rabbihi
Tuhannya
وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۚ dan orang-orang mukmin wal-mu'minūna
dan orang-orang mukmin
كُلٌّ semuanya kullun
semuanya
ءَامَنَ beriman āmana
beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَمَلَـٰٓئِكَتِهِۦ dan Malaikat-MalaikatNya wamalāikatihi
dan Malaikat-MalaikatNya
وَكُتُبِهِۦ dan Kitab-KitabNya wakutubihi
dan Kitab-KitabNya
وَرُسُلِهِۦ dan Rasul-RasulNya warusulihi
dan Rasul-RasulNya
لَا tidak
tidak
نُفَرِّقُ kami membeda-bedakan nufarriqu
kami membeda-bedakan
بَيْنَ diantara bayna
diantara
أَحَدٍۢ seorang aḥadin
seorang
مِّن dari min
dari
رُّسُلِهِۦ ۚ rasul-rasulNya rusulihi
rasul-rasulNya
وَقَالُوا۟ dan mereka berkata waqālū
dan mereka berkata
سَمِعْنَا kami dengar samiʿ'nā
kami dengar
وَأَطَعْنَا ۖ dan kami taat wa-aṭaʿnā
dan kami taat
غُفْرَانَكَ ampunan-Mu ghuf'rānaka
ampunan-Mu
رَبَّنَا ya Tuhan kami rabbanā
ya Tuhan kami
وَإِلَيْكَ dan kepada Engkau wa-ilayka
dan kepada Engkau
ٱلْمَصِيرُ tempat kembali l-maṣīru
tempat kembali
٢٨٥ (285)
(285)
Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Alquran) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya." Dan mereka berkata, "Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali."
2:286
لَا tidak
tidak
يُكَلِّفُ membebani yukallifu
membebani
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
نَفْسًا seseorang nafsan
seseorang
إِلَّا melainkan illā
melainkan
وُسْعَهَا ۚ kesanggupannya wus'ʿahā
kesanggupannya
لَهَا baginya lahā
baginya
مَا apa
apa
كَسَبَتْ usahakan kasabat
usahakan
وَعَلَيْهَا dan atasnya waʿalayhā
dan atasnya
مَا apa
apa
ٱكْتَسَبَتْ ۗ kerjakan ik'tasabat
kerjakan
رَبَّنَا ya Tuhan kami rabbanā
ya Tuhan kami
لَا janganlah
janganlah
تُؤَاخِذْنَآ Engkau hukum kami tuākhidh'nā
Engkau hukum kami
إِن jika in
jika
نَّسِينَآ kami lupa nasīnā
kami lupa
أَوْ atau aw
atau
أَخْطَأْنَا ۚ kami bersalah akhṭanā
kami bersalah
رَبَّنَا ya Tuhan kami rabbanā
ya Tuhan kami
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
تَحْمِلْ Engkau bebankan taḥmil
Engkau bebankan
عَلَيْنَآ atas kami ʿalaynā
atas kami
إِصْرًۭا yang berat iṣ'ran
yang berat
كَمَا sebagaimana kamā
sebagaimana
حَمَلْتَهُۥ Engkau bebankannya ḥamaltahu
Engkau bebankannya
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
مِن dari min
dari
قَبْلِنَا ۚ sebelum kami qablinā
sebelum kami
رَبَّنَا ya Tuhan kami rabbanā
ya Tuhan kami
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تُحَمِّلْنَا Engkau pikulkan pada kami tuḥammil'nā
Engkau pikulkan pada kami
مَا apa
apa
لَا tidak
tidak
طَاقَةَ sanggup ṭāqata
sanggup
لَنَا bagi kami lanā
bagi kami
بِهِۦ ۖ dengannya bihi
dengannya
وَٱعْفُ dan maafkanlah wa-uʿ'fu
dan maafkanlah
عَنَّا dari kami ʿannā
dari kami
وَٱغْفِرْ dan ampunilah wa-igh'fir
dan ampunilah
لَنَا bagi kami lanā
bagi kami
وَٱرْحَمْنَآ ۚ dan rahmatilah kami wa-ir'ḥamnā
dan rahmatilah kami
أَنتَ Engkau anta
Engkau
مَوْلَىٰنَا penolong kami mawlānā
penolong kami
فَٱنصُرْنَا maka tolonglah kami fa-unṣur'nā
maka tolonglah kami
عَلَى atas/terhadap ʿalā
atas/terhadap
ٱلْقَوْمِ kaum l-qawmi
kaum
ٱلْكَـٰفِرِينَ orang-orang kafir l-kāfirīna
orang-orang kafir
٢٨٦ (286)
(286)
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari kebajikan yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir."