58

Al-Mujadila

Madaniyah 22 Ayat Juz 28
المجادلة
Basmalah
بِسْمِ dengan nama bis'mi
dengan nama
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
ٱلرَّحْمَـٰنِ Maha Pengasih l-raḥmāni
Maha Pengasih
ٱلرَّحِيمِ Maha Penyayang l-raḥīmi
Maha Penyayang
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
58:1
قَدْ sesungguhnya qad
sesungguhnya
سَمِعَ mendengar samiʿa
mendengar
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
قَوْلَ perkataan qawla
perkataan
ٱلَّتِى yang (wanita) allatī
yang (wanita)
تُجَـٰدِلُكَ ia mengajukan gugatan kepadamu tujādiluka
ia mengajukan gugatan kepadamu
فِى pada/tentang
pada/tentang
زَوْجِهَا suaminya/pasangannya zawjihā
suaminya/pasangannya
وَتَشْتَكِىٓ dan ia mengadukan watashtakī
dan ia mengadukan
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يَسْمَعُ mendengar yasmaʿu
mendengar
تَحَاوُرَكُمَآ ۚ soal jawab kamu berdua taḥāwurakumā
soal jawab kamu berdua
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
سَمِيعٌۢ Maha Mendengar samīʿun
Maha Mendengar
بَصِيرٌ Maha Melihat baṣīrun
Maha Melihat
١ (1)
(1)
Sungguh, Allah telah mendengar ucapan perempuan yang mengajukan gugatan kepadamu (Muhammad) tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah, dan Allah mendengar percakapan antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.
58:2
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يُظَـٰهِرُونَ (mereka) menzihar yuẓāhirūna
(mereka) menzihar
مِنكُم diantara kamu minkum
diantara kamu
مِّن dari min
dari
نِّسَآئِهِم istri-istri mereka nisāihim
istri-istri mereka
مَّا tidak
tidak
هُنَّ mereka (istri-istri) hunna
mereka (istri-istri)
أُمَّهَـٰتِهِمْ ۖ ibu-ibu mereka ummahātihim
ibu-ibu mereka
إِنْ bahwa in
bahwa
أُمَّهَـٰتُهُمْ ibu mereka ummahātuhum
ibu mereka
إِلَّا kecuali illā
kecuali
ٱلَّـٰٓـِٔى yang (ibu-ibu) allāī
yang (ibu-ibu)
وَلَدْنَهُمْ ۚ melahirkan mereka waladnahum
melahirkan mereka
وَإِنَّهُمْ dan sesungguhnya mereka wa-innahum
dan sesungguhnya mereka
لَيَقُولُونَ benar-benar mengatakan layaqūlūna
benar-benar mengatakan
مُنكَرًۭا mungkar munkaran
mungkar
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْقَوْلِ perkataan l-qawli
perkataan
وَزُورًۭا ۚ dan dusta wazūran
dan dusta
وَإِنَّ dan sesungguhnya wa-inna
dan sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
لَعَفُوٌّ benar-benar Maha Pemaaf laʿafuwwun
benar-benar Maha Pemaaf
غَفُورٌۭ Maha Pengampun ghafūrun
Maha Pengampun
٢ (2)
(2)
Orang-orang di antara kamu yang menzihar istrinya, (menganggap istrinya sebagai ibunya, padahal) istri mereka itu bukanlah ibunya. Ibu-ibu mereka hanyalah perempuan yang melahirkannya. Dan sesungguhnya mereka benar-benar telah mengucapkan suatu perkataan yang mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf, Maha Pengampun.
58:3
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
يُظَـٰهِرُونَ (mereka) menzhihar yuẓāhirūna
(mereka) menzhihar
مِن dari min
dari
نِّسَآئِهِمْ istri-istri mereka nisāihim
istri-istri mereka
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
يَعُودُونَ mereka kembali yaʿūdūna
mereka kembali
لِمَا terhadap apa-apa limā
terhadap apa-apa
قَالُوا۟ mereka katakan/ucapkan qālū
mereka katakan/ucapkan
فَتَحْرِيرُ maka memerdekakan fataḥrīru
maka memerdekakan
رَقَبَةٍۢ seorang budak raqabatin
seorang budak
مِّن dari min
dari
قَبْلِ sebelum qabli
sebelum
أَن bahwa an
bahwa
يَتَمَآسَّا ۚ keduanya bercampur yatamāssā
keduanya bercampur
ذَٰلِكُمْ demikian itu dhālikum
demikian itu
تُوعَظُونَ kamu diajar tūʿaẓūna
kamu diajar
بِهِۦ ۚ dengannya bihi
dengannya
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
بِمَا terhadap apa bimā
terhadap apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
خَبِيرٌۭ Maha Mengetahui khabīrun
Maha Mengetahui
٣ (3)
(3)
Dan mereka yang menzihar istrinya, kemudian menarik kembali apa yang telah mereka ucapkan, maka (mereka diwajibkan) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami istri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepadamu, dan Allah Mahateliti atas apa yang kamu kerjakan.
58:4
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
لَّمْ tidak lam
tidak
يَجِدْ mendapatkan yajid
mendapatkan
فَصِيَامُ maka berpuasalah faṣiyāmu
maka berpuasalah
شَهْرَيْنِ dua bulan shahrayni
dua bulan
مُتَتَابِعَيْنِ berturut-turut mutatābiʿayni
berturut-turut
مِن dari min
dari
قَبْلِ sebelum qabli
sebelum
أَن bahwa an
bahwa
يَتَمَآسَّا ۖ keduanya bercampur yatamāssā
keduanya bercampur
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
لَّمْ tidak lam
tidak
يَسْتَطِعْ kuasa yastaṭiʿ
kuasa
فَإِطْعَامُ maka memberi makan fa-iṭ'ʿāmu
maka memberi makan
سِتِّينَ enam puluh sittīna
enam puluh
مِسْكِينًۭا ۚ orang miskin mis'kīnan
orang miskin
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
لِتُؤْمِنُوا۟ supaya kamu beriman litu'minū
supaya kamu beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَرَسُولِهِۦ ۚ dan rasulnya warasūlihi
dan rasulnya
وَتِلْكَ dan itulah watil'ka
dan itulah
حُدُودُ batas/batas/hukum-hukum ḥudūdu
batas/batas/hukum-hukum
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
وَلِلْكَـٰفِرِينَ dan orang-orang kafir walil'kāfirīna
dan orang-orang kafir
عَذَابٌ azab ʿadhābun
azab
أَلِيمٌ pedih alīmun
pedih
٤ (4)
(4)
Maka barangsiapa tidak dapat (memerdekakan hamba sahaya), maka (dia wajib) berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Tetapi barangsiapa tidak mampu, maka (wajib) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah agar kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Itulah hukum-hukum Allah, dan bagi orang-orang yang mengingkarinya akan mendapat azab yang sangat pedih.
58:5
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يُحَآدُّونَ (mereka) menentang yuḥāddūna
(mereka) menentang
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَرَسُولَهُۥ dan rasulnya warasūlahu
dan rasulnya
كُبِتُوا۟ mereka dihinakan kubitū
mereka dihinakan
كَمَا sebagaimana kamā
sebagaimana
كُبِتَ dihinakan kubita
dihinakan
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
مِن dari min
dari
قَبْلِهِمْ ۚ sebelum mereka qablihim
sebelum mereka
وَقَدْ dan sesungguhnya waqad
dan sesungguhnya
أَنزَلْنَآ Kami menurunkan anzalnā
Kami menurunkan
ءَايَـٰتٍۭ ayat-ayat āyātin
ayat-ayat
بَيِّنَـٰتٍۢ ۚ jelas/nyata bayyinātin
jelas/nyata
وَلِلْكَـٰفِرِينَ dan bagi orang-orang kafir walil'kāfirīna
dan bagi orang-orang kafir
عَذَابٌۭ azab ʿadhābun
azab
مُّهِينٌۭ menghinakan muhīnun
menghinakan
٥ (5)
(5)
Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan sebagaimana kehinaan yang telah didapat oleh orang-orang sebelum mereka. Dan sungguh, kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata. Dan bagi orang-orang yang mengingkarinya akan mendapat azab yang menghinakan.
58:6
يَوْمَ pada hari yawma
pada hari
يَبْعَثُهُمُ membangkitkan mereka yabʿathuhumu
membangkitkan mereka
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
جَمِيعًۭا semuanya jamīʿan
semuanya
فَيُنَبِّئُهُم lalu Dia memberi tahu mereka fayunabbi-uhum
lalu Dia memberi tahu mereka
بِمَا tentang apa-apa bimā
tentang apa-apa
عَمِلُوٓا۟ ۚ mereka kerjakan ʿamilū
mereka kerjakan
أَحْصَىٰهُ menghitungnya aḥṣāhu
menghitungnya
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
وَنَسُوهُ ۚ dan mereka melupakannya wanasūhu
dan mereka melupakannya
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
كُلِّ setiap/segala kulli
setiap/segala
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
شَهِيدٌ Maha Menyaksikan shahīdun
Maha Menyaksikan
٦ (6)
(6)
Pada hari itu mereka semuanya dibangkitkan Allah, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah menghitungnya (semua amal perbuatan itu), meskipun mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
58:7
أَلَمْ tidaklah alam
tidaklah
تَرَ kamu lihat tara
kamu lihat
أَنَّ sesungguhnya anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يَعْلَمُ mengetahui yaʿlamu
mengetahui
مَا apa-apa
apa-apa
فِى pada
pada
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَمَا dan apa-apa wamā
dan apa-apa
فِى pada
pada
ٱلْأَرْضِ ۖ bumi l-arḍi
bumi
مَا tidak
tidak
يَكُونُ adalah yakūnu
adalah
مِن dari min
dari
نَّجْوَىٰ pembicaraan rahasia najwā
pembicaraan rahasia
ثَلَـٰثَةٍ tiga thalāthatin
tiga
إِلَّا kecuali illā
kecuali
هُوَ Dia huwa
Dia
رَابِعُهُمْ keempat mereka rābiʿuhum
keempat mereka
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
خَمْسَةٍ kelima khamsatin
kelima
إِلَّا kecuali illā
kecuali
هُوَ Dia huwa
Dia
سَادِسُهُمْ keenam mereka sādisuhum
keenam mereka
وَلَآ dan tidak walā
dan tidak
أَدْنَىٰ lebih kurang adnā
lebih kurang
مِن dari min
dari
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
وَلَآ dan tidak walā
dan tidak
أَكْثَرَ lebih banyak akthara
lebih banyak
إِلَّا kecuali illā
kecuali
هُوَ Dia huwa
Dia
مَعَهُمْ bersama mereka maʿahum
bersama mereka
أَيْنَ dimana ayna
dimana
مَا apa
apa
كَانُوا۟ ۖ adalah mereka kānū
adalah mereka
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
يُنَبِّئُهُم Dia memberitahukan kepada mereka yunabbi-uhum
Dia memberitahukan kepada mereka
بِمَا tentang apa-apa bimā
tentang apa-apa
عَمِلُوا۟ mereka telah kerjakan ʿamilū
mereka telah kerjakan
يَوْمَ hari yawma
hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ ۚ kiamat l-qiyāmati
kiamat
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
بِكُلِّ dengan segala bikulli
dengan segala
شَىْءٍ sesuatu shayin
sesuatu
عَلِيمٌ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
٧ (7)
(7)
Tidakkah engkau perhatikan, bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tidak ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah yang keempatnya. Dan tidak ada lima orang, melainkan Dialah yang keenamnya. Dan tidak ada yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia pasti ada bersama mereka di mana pun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari Kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
58:8
أَلَمْ tidaklah alam
tidaklah
تَرَ kamu lihat tara
kamu lihat
إِلَى atas ilā
atas
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
نُهُوا۟ (mereka) dilarang nuhū
(mereka) dilarang
عَنِ dari ʿani
dari
ٱلنَّجْوَىٰ pembicaraan rahasia l-najwā
pembicaraan rahasia
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
يَعُودُونَ mereka kembali yaʿūdūna
mereka kembali
لِمَا kepada apa limā
kepada apa
نُهُوا۟ mereka dilarang nuhū
mereka dilarang
عَنْهُ dari padanya ʿanhu
dari padanya
وَيَتَنَـٰجَوْنَ dan mereka berbicara rahasia wayatanājawna
dan mereka berbicara rahasia
بِٱلْإِثْمِ untuk berbuat dosa bil-ith'mi
untuk berbuat dosa
وَٱلْعُدْوَٰنِ dan permungsuhan wal-ʿud'wāni
dan permungsuhan
وَمَعْصِيَتِ dan mendurhakai wamaʿṣiyati
dan mendurhakai
ٱلرَّسُولِ rasul l-rasūli
rasul
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
جَآءُوكَ mereka datang kepadamu jāūka
mereka datang kepadamu
حَيَّوْكَ mereka mengucapkan salam kehormatan kepadamu ḥayyawka
mereka mengucapkan salam kehormatan kepadamu
بِمَا dengan apa-apa bimā
dengan apa-apa
لَمْ tidak lam
tidak
يُحَيِّكَ menurut salam kehormatan kepadamu yuḥayyika
menurut salam kehormatan kepadamu
بِهِ dengannya bihi
dengannya
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
وَيَقُولُونَ dan mereka mengatakan wayaqūlūna
dan mereka mengatakan
فِىٓ pada
pada
أَنفُسِهِمْ diri mereka sendiri anfusihim
diri mereka sendiri
لَوْلَا mengapa tidak lawlā
mengapa tidak
يُعَذِّبُنَا menyiksa kita yuʿadhibunā
menyiksa kita
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِمَا dengan apa/disebabkan bimā
dengan apa/disebabkan
نَقُولُ ۚ kita katakan naqūlu
kita katakan
حَسْبُهُمْ cukup bagi mereka ḥasbuhum
cukup bagi mereka
جَهَنَّمُ neraka jahanam jahannamu
neraka jahanam
يَصْلَوْنَهَا ۖ mereka memasukinya yaṣlawnahā
mereka memasukinya
فَبِئْسَ maka seburuk-buruk fabi'sa
maka seburuk-buruk
ٱلْمَصِيرُ tempat kembali l-maṣīru
tempat kembali
٨ (8)
(8)
Tidakkah engkau perhatikan orang-orang yang telah dilarang mengadakan pembicaraan rahasia, kemudian mereka kembali (mengerjakan) larangan itu dan mereka mengadakan pembicaraan rahasia untuk berbuat dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Dan apabila mereka datang kepadamu (Muhammad), mereka mengucapkan salam dengan cara yang bukan seperti yang ditentukan Allah untukmu. Dan mereka mengatakan pada diri mereka sendiri, "Mengapa Allah tidak menyiksa kita atas apa yang kita katakan itu?" Cukuplah bagi mereka neraka Jahanam yang akan mereka masuki. Maka neraka itu seburuk-buruk tempat kembali.
58:9
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ beriman āmanū
beriman
إِذَا apabila idhā
apabila
تَنَـٰجَيْتُمْ kamu bicara rahasia tanājaytum
kamu bicara rahasia
فَلَا maka jangan falā
maka jangan
تَتَنَـٰجَوْا۟ kamu bicara rahasia tatanājaw
kamu bicara rahasia
بِٱلْإِثْمِ dengan berbuat dosa bil-ith'mi
dengan berbuat dosa
وَٱلْعُدْوَٰنِ dan permungsuhan wal-ʿud'wāni
dan permungsuhan
وَمَعْصِيَتِ dan mendurhakai wamaʿṣiyati
dan mendurhakai
ٱلرَّسُولِ rasul l-rasūli
rasul
وَتَنَـٰجَوْا۟ dan berbicara rahasia watanājaw
dan berbicara rahasia
بِٱلْبِرِّ dengan kebaikan bil-biri
dengan kebaikan
وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ dan takwa wal-taqwā
dan takwa
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
ٱلَّذِىٓ orang-orang yang alladhī
orang-orang yang
إِلَيْهِ kepada-Nya ilayhi
kepada-Nya
تُحْشَرُونَ kamu dikembalikan tuḥ'sharūna
kamu dikembalikan
٩ (9)
(9)
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan perbuatan dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Tetapi bicarakanlah tentang perbuatan kebajikan dan takwa. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikumpulkan kembali.
58:10
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah innamā
sesungguhnya hanyalah
ٱلنَّجْوَىٰ pembicaraan rahasia l-najwā
pembicaraan rahasia
مِنَ dari mina
dari
ٱلشَّيْطَـٰنِ syaitan l-shayṭāni
syaitan
لِيَحْزُنَ supaya berduka cita liyaḥzuna
supaya berduka cita
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
وَلَيْسَ dan tidaklah walaysa
dan tidaklah
بِضَآرِّهِمْ memberi mudarat kepada mereka biḍārrihim
memberi mudarat kepada mereka
شَيْـًٔا sesuatu/sedikitpun shayan
sesuatu/sedikitpun
إِلَّا kecuali illā
kecuali
بِإِذْنِ dengan izin bi-idh'ni
dengan izin
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
وَعَلَى dan atas waʿalā
dan atas
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
فَلْيَتَوَكَّلِ bertawakal falyatawakkali
bertawakal
ٱلْمُؤْمِنُونَ orang-orang yang beriman l-mu'minūna
orang-orang yang beriman
١٠ (10)
(10)
Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu termasuk (perbuatan) setan, agar orang-orang yang beriman itu bersedih hati, sedang (pembicaraan) itu tidaklah memberi bencana sedikit pun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah. Dan kepada Allah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal.
58:11
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ beriman āmanū
beriman
إِذَا apabila idhā
apabila
قِيلَ dikatakan qīla
dikatakan
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
تَفَسَّحُوا۟ berlapang-lapanglah tafassaḥū
berlapang-lapanglah
فِى dalam
dalam
ٱلْمَجَـٰلِسِ majlis l-majālisi
majlis
فَٱفْسَحُوا۟ maka lapangkanlah fa-if'saḥū
maka lapangkanlah
يَفْسَحِ melapangkan yafsaḥi
melapangkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَكُمْ ۖ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
قِيلَ dikatakan qīla
dikatakan
ٱنشُزُوا۟ bangunlah unshuzū
bangunlah
فَٱنشُزُوا۟ maka bangunlah fa-unshuzū
maka bangunlah
يَرْفَعِ meninggikan yarfaʿi
meninggikan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ yang beriman āmanū
yang beriman
مِنكُمْ diantara kamu minkum
diantara kamu
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang wa-alladhīna
dan orang-orang
أُوتُوا۟ (mereka) diberi ūtū
(mereka) diberi
ٱلْعِلْمَ ilmu l-ʿil'ma
ilmu
دَرَجَـٰتٍۢ ۚ derajat darajātin
derajat
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
بِمَا dengan apa-apa bimā
dengan apa-apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
خَبِيرٌۭ Maha Mengetahui khabīrun
Maha Mengetahui
١١ (11)
(11)
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, "Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis," maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, "Berdirilah kamu," maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti atas apa yang kamu kerjakan.
58:12
يَـٰٓأَيُّهَا Wahai yāayyuhā
Wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ beriman āmanū
beriman
إِذَا apabila idhā
apabila
نَـٰجَيْتُمُ kamu berbicara rahasia nājaytumu
kamu berbicara rahasia
ٱلرَّسُولَ rasul l-rasūla
rasul
فَقَدِّمُوا۟ maka dahulukan faqaddimū
maka dahulukan
بَيْنَ diantara bayna
diantara
يَدَىْ hadapan (sebelum) yaday
hadapan (sebelum)
نَجْوَىٰكُمْ pembicaraan rahasiamu najwākum
pembicaraan rahasiamu
صَدَقَةًۭ ۚ bersedekahlah ṣadaqatan
bersedekahlah
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
خَيْرٌۭ lebih baik khayrun
lebih baik
لَّكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَأَطْهَرُ ۚ dan lebih bersih wa-aṭharu
dan lebih bersih
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
لَّمْ tidak lam
tidak
تَجِدُوا۟ kamu mendapatkan tajidū
kamu mendapatkan
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
غَفُورٌۭ maha Pengampun ghafūrun
maha Pengampun
رَّحِيمٌ Maha Penyayang raḥīmun
Maha Penyayang
١٢ (12)
(12)
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasul, hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum (melakukan) pembicaraan itu. Yang demikian itu lebih baik bagimu dan lebih bersih. Tetapi jika kamu tidak memperoleh (yang akan disedekahkan) maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
58:13
ءَأَشْفَقْتُمْ apakah kamu takut a-ashfaqtum
apakah kamu takut
أَن bahwa an
bahwa
تُقَدِّمُوا۟ mendahulukan tuqaddimū
mendahulukan
بَيْنَ diantara bayna
diantara
يَدَىْ hadapan (sebelum) yaday
hadapan (sebelum)
نَجْوَىٰكُمْ pembicaraan rahasiamu najwākum
pembicaraan rahasiamu
صَدَقَـٰتٍۢ ۚ bersedekah ṣadaqātin
bersedekah
فَإِذْ maka jika fa-idh
maka jika
لَمْ tidak lam
tidak
تَفْعَلُوا۟ kalian kerjakan tafʿalū
kalian kerjakan
وَتَابَ dan menerima taubat watāba
dan menerima taubat
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
فَأَقِيمُوا۟ maka dirikanlah fa-aqīmū
maka dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ sholat l-ṣalata
sholat
وَءَاتُوا۟ dan tunaikan waātū
dan tunaikan
ٱلزَّكَوٰةَ zakat l-zakata
zakat
وَأَطِيعُوا۟ dan taatlah wa-aṭīʿū
dan taatlah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَرَسُولَهُۥ ۚ dan rasul-Nya warasūlahu
dan rasul-Nya
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
خَبِيرٌۢ Maha Mengetahui khabīrun
Maha Mengetahui
بِمَا dengan/terhadap apa-apa bimā
dengan/terhadap apa-apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
١٣ (13)
(13)
Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum (melakukan) pembicaraan dengan Rasul? Tetapi jika kamu tidak melakukannya dan Allah telah memberi ampun kepadamu, maka laksanakanlah salat, dan tunaikanlah zakat serta taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya! Dan Allah Mahateliti atas apa yang kamu kerjakan.
58:14
۞ أَلَمْ tidakkah alam
tidakkah
تَرَ kamu perhatikan tara
kamu perhatikan
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
تَوَلَّوْا۟ (mereka) menjadikan pemimpin tawallaw
(mereka) menjadikan pemimpin
قَوْمًا kaum qawman
kaum
غَضِبَ memurkai ghaḍiba
memurkai
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَيْهِم atas mereka ʿalayhim
atas mereka
مَّا tidak
tidak
هُم mereka hum
mereka
مِّنكُمْ dari kamu minkum
dari kamu
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
مِنْهُمْ dari mereka min'hum
dari mereka
وَيَحْلِفُونَ dan mereka bersumpah wayaḥlifūna
dan mereka bersumpah
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْكَذِبِ kebohongan l-kadhibi
kebohongan
وَهُمْ dan mereka wahum
dan mereka
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui yaʿlamūna
mereka mengetahui
١٤ (14)
(14)
Tidakkah engkau perhatikan orang-orang (munafik) yang menjadikan suatu kaum yang telah dimurkai Allah sebagai sahabat? Orang-orang itu bukan dari (kaum) kamu dan bukan dari (kaum) mereka. Dan mereka bersumpah atas kebohongan, sedang mereka mengetahuinya.
58:15
أَعَدَّ menyediakan aʿadda
menyediakan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
عَذَابًۭا azab ʿadhāban
azab
شَدِيدًا ۖ sangat keras shadīdan
sangat keras
إِنَّهُمْ sesungguhnya mereka innahum
sesungguhnya mereka
سَآءَ amat buruk sāa
amat buruk
مَا apa
apa
كَانُوا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
يَعْمَلُونَ mereka kerjakan yaʿmalūna
mereka kerjakan
١٥ (15)
(15)
Allah telah menyediakan azab yang sangat keras bagi mereka. Sungguh, betapa buruknya apa yang telah mereka kerjakan.
58:16
ٱتَّخَذُوٓا۟ mereka menjadikan ittakhadhū
mereka menjadikan
أَيْمَـٰنَهُمْ sumpah-sumpah mereka aymānahum
sumpah-sumpah mereka
جُنَّةًۭ perisai junnatan
perisai
فَصَدُّوا۟ lalu mereka menghalangi faṣaddū
lalu mereka menghalangi
عَن dari ʿan
dari
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
فَلَهُمْ maka bagi mereka falahum
maka bagi mereka
عَذَابٌۭ azab/siksa ʿadhābun
azab/siksa
مُّهِينٌۭ hina muhīnun
hina
١٦ (16)
(16)
Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah; maka bagi mereka azab yang menghinakan.
58:17
لَّن tidak lan
tidak
تُغْنِىَ berguna tugh'niya
berguna
عَنْهُمْ dari mereka ʿanhum
dari mereka
أَمْوَٰلُهُمْ harta benda mereka amwāluhum
harta benda mereka
وَلَآ dan tidak walā
dan tidak
أَوْلَـٰدُهُم anak-anak mereka awlāduhum
anak-anak mereka
مِّنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
شَيْـًٔا ۚ sedikitpun shayan
sedikitpun
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
أَصْحَـٰبُ penghuni aṣḥābu
penghuni
ٱلنَّارِ ۖ neraka l-nāri
neraka
هُمْ mereka hum
mereka
فِيهَا didalamnya fīhā
didalamnya
خَـٰلِدُونَ kekal khālidūna
kekal
١٧ (17)
(17)
Harta benda dan anak-anak mereka tidak berguna sedikit pun (untuk menolong) mereka dari azab Allah. Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.
58:18
يَوْمَ hari yawma
hari
يَبْعَثُهُمُ membangkitkan mereka yabʿathuhumu
membangkitkan mereka
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
جَمِيعًۭا semuanya jamīʿan
semuanya
فَيَحْلِفُونَ lalu mereka bersumpah fayaḥlifūna
lalu mereka bersumpah
لَهُۥ kepada-Nya lahu
kepada-Nya
كَمَا sebagaimana kamā
sebagaimana
يَحْلِفُونَ mereka bersumpah yaḥlifūna
mereka bersumpah
لَكُمْ ۖ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَيَحْسَبُونَ dan mereka mengira wayaḥsabūna
dan mereka mengira
أَنَّهُمْ bahwasanya mereka annahum
bahwasanya mereka
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
شَىْءٍ ۚ sesuatu shayin
sesuatu
أَلَآ ketahuilah alā
ketahuilah
إِنَّهُمْ sesungguhnya mereka innahum
sesungguhnya mereka
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلْكَـٰذِبُونَ orang-orang pendusta l-kādhibūna
orang-orang pendusta
١٨ (18)
(18)
(Ingatlah) pada hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah, lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan orang musyrik) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu; dan mereka menyangka bahwa mereka akan memperoleh sesuatu (manfaat). Ketahuilah, bahwa mereka orang-orang pendusta.
58:19
ٱسْتَحْوَذَ menguasai is'taḥwadha
menguasai
عَلَيْهِمُ atas mereka ʿalayhimu
atas mereka
ٱلشَّيْطَـٰنُ syaitan l-shayṭānu
syaitan
فَأَنسَىٰهُمْ lalu menjadikan mereka lupa fa-ansāhum
lalu menjadikan mereka lupa
ذِكْرَ mengingat dhik'ra
mengingat
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
حِزْبُ golongan ḥiz'bu
golongan
ٱلشَّيْطَـٰنِ ۚ syaitan l-shayṭāni
syaitan
أَلَآ ketahuilah alā
ketahuilah
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
حِزْبَ golongan ḥiz'ba
golongan
ٱلشَّيْطَـٰنِ syaitan l-shayṭāni
syaitan
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلْخَـٰسِرُونَ lemah l-khāsirūna
lemah
١٩ (19)
(19)
Setan telah menguasai mereka, lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan setan. Ketahuilah, bahwa golongan setan itulah golongan yang merugi.
58:20
إِنَّ sesunguhnya inna
sesunguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يُحَآدُّونَ (mereka) menentang yuḥāddūna
(mereka) menentang
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَرَسُولَهُۥٓ dan rasul-Nya warasūlahu
dan rasul-Nya
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
فِى dalam
dalam
ٱلْأَذَلِّينَ orang-orang yang hina l-adhalīna
orang-orang yang hina
٢٠ (20)
(20)
Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina.
58:21
كَتَبَ menulis/menetapkan kataba
menulis/menetapkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَأَغْلِبَنَّ pasti mengalahkan la-aghlibanna
pasti mengalahkan
أَنَا۠ Aku anā
Aku
وَرُسُلِىٓ ۚ dan rasul-Ku warusulī
dan rasul-Ku
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
قَوِىٌّ Maha Kuat qawiyyun
Maha Kuat
عَزِيزٌۭ Maha Perkasa ʿazīzun
Maha Perkasa
٢١ (21)
(21)
Allah telah menetapkan, "Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang." Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa.
58:22
لَّا tidak
tidak
تَجِدُ akan mendapati tajidu
akan mendapati
قَوْمًۭا suatu kaum qawman
suatu kaum
يُؤْمِنُونَ mereka beriman yu'minūna
mereka beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَٱلْيَوْمِ dan hari wal-yawmi
dan hari
ٱلْـَٔاخِرِ akhir l-ākhiri
akhir
يُوَآدُّونَ mereka berkasih sayang yuwāddūna
mereka berkasih sayang
مَنْ siapa/orang man
siapa/orang
حَآدَّ ia menentang ḥādda
ia menentang
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَرَسُولَهُۥ dan rasul-Nya warasūlahu
dan rasul-Nya
وَلَوْ walaupun walaw
walaupun
كَانُوٓا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
ءَابَآءَهُمْ bapak-bapak mereka ābāahum
bapak-bapak mereka
أَوْ atau aw
atau
أَبْنَآءَهُمْ anak-anak mereka abnāahum
anak-anak mereka
أَوْ atau aw
atau
إِخْوَٰنَهُمْ saudara-saudara mereka ikh'wānahum
saudara-saudara mereka
أَوْ atau aw
atau
عَشِيرَتَهُمْ ۚ keluarga mereka ʿashīratahum
keluarga mereka
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
كَتَبَ (Allah) menetapkan kataba
(Allah) menetapkan
فِى dalam
dalam
قُلُوبِهِمُ hati mereka qulūbihimu
hati mereka
ٱلْإِيمَـٰنَ keimanan l-īmāna
keimanan
وَأَيَّدَهُم dan Dia menguatkan mereka wa-ayyadahum
dan Dia menguatkan mereka
بِرُوحٍۢ dengan roh pertolongan birūḥin
dengan roh pertolongan
مِّنْهُ ۖ dari pada-Nya min'hu
dari pada-Nya
وَيُدْخِلُهُمْ dan Dia memasukkan mereka wayud'khiluhum
dan Dia memasukkan mereka
جَنَّـٰتٍۢ surga jannātin
surga
تَجْرِى mengalir tajrī
mengalir
مِن dari min
dari
تَحْتِهَا bawahnya taḥtihā
bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ sungai-sungai l-anhāru
sungai-sungai
خَـٰلِدِينَ mereka kekal khālidīna
mereka kekal
فِيهَا ۚ di dalamnya fīhā
di dalamnya
رَضِىَ meridai raḍiya
meridai
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَنْهُمْ dari mereka ʿanhum
dari mereka
وَرَضُوا۟ dan mereka rida waraḍū
dan mereka rida
عَنْهُ ۚ dari pada-Nya ʿanhu
dari pada-Nya
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
حِزْبُ golongan ḥiz'bu
golongan
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
أَلَآ ketahuilah alā
ketahuilah
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
حِزْبَ golongan ḥiz'ba
golongan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلْمُفْلِحُونَ orang-orang yang beruntung l-muf'liḥūna
orang-orang yang beruntung
٢٢ (22)
(22)
Engkau (Muhammad) tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapaknya, anaknya, saudaranya atau keluarganya. Mereka itulah orang-orang yang dalam hatinya telah ditanamkan Allah keimanan dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan1 yang datang dari Dia. Lalu dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Merekalah golongan Allah. Ingatlah, sesungguhnya golongan Allah itulah yang beruntung.