4

An-Nisa

Madaniyah 176 Ayat Juz 4
النساء
Basmalah
بِسْمِ dengan nama bis'mi
dengan nama
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
ٱلرَّحْمَـٰنِ Maha Pengasih l-raḥmāni
Maha Pengasih
ٱلرَّحِيمِ Maha Penyayang l-raḥīmi
Maha Penyayang
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
4:1
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلنَّاسُ manusia l-nāsu
manusia
ٱتَّقُوا۟ bertakwalah ittaqū
bertakwalah
رَبَّكُمُ Tuhan kalian rabbakumu
Tuhan kalian
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
خَلَقَكُم menciptakan kalian khalaqakum
menciptakan kalian
مِّن dari min
dari
نَّفْسٍۢ diri nafsin
diri
وَٰحِدَةٍۢ satu/seorang wāḥidatin
satu/seorang
وَخَلَقَ dan Dia menciptakan wakhalaqa
dan Dia menciptakan
مِنْهَا daripadanya min'hā
daripadanya
زَوْجَهَا isterinya/jodohnya zawjahā
isterinya/jodohnya
وَبَثَّ dan Dia kembang-biakkan wabatha
dan Dia kembang-biakkan
مِنْهُمَا dari keduanya min'humā
dari keduanya
رِجَالًۭا laki-laki rijālan
laki-laki
كَثِيرًۭا banyak kathīran
banyak
وَنِسَآءًۭ ۚ dan perempuan wanisāan
dan perempuan
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
تَسَآءَلُونَ kamu saling meminta tasāalūna
kamu saling meminta
بِهِۦ dengan/padaNya bihi
dengan/padaNya
وَٱلْأَرْحَامَ ۚ dan hubungan keluarga wal-arḥāma
dan hubungan keluarga
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
رَقِيبًۭا Penjaga dan Pengawas raqīban
Penjaga dan Pengawas
١ (1)
(1)
Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)nya; dan dari keduanya Allah mengembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.
4:2
وَءَاتُوا۟ dan berikanlah waātū
dan berikanlah
ٱلْيَتَـٰمَىٰٓ anak-anak yatim l-yatāmā
anak-anak yatim
أَمْوَٰلَهُمْ ۖ harta-harta mereka amwālahum
harta-harta mereka
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
تَتَبَدَّلُوا۟ kamu menukar tatabaddalū
kamu menukar
ٱلْخَبِيثَ yang buruk l-khabītha
yang buruk
بِٱلطَّيِّبِ ۖ dengan yang baik bil-ṭayibi
dengan yang baik
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَأْكُلُوٓا۟ kamu makan takulū
kamu makan
أَمْوَٰلَهُمْ harta-harta mereka amwālahum
harta-harta mereka
إِلَىٰٓ pada ilā
pada
أَمْوَٰلِكُمْ ۚ hartamu amwālikum
hartamu
إِنَّهُۥ sesungguhnya ia/hal itu innahu
sesungguhnya ia/hal itu
كَانَ adalah ia kāna
adalah ia
حُوبًۭا dosa ḥūban
dosa
كَبِيرًۭا besar kabīran
besar
٢ (2)
(2)
Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah dewasa) harta mereka, janganlah kamu menukar yang baik dengan yang buruk, dan janganlah kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sungguh, (tindakan menukar dan memakan) itu adalah dosa yang besar.
4:3
وَإِنْ dan jika wa-in
dan jika
خِفْتُمْ kamu takut khif'tum
kamu takut
أَلَّا bahwa tidak allā
bahwa tidak
تُقْسِطُوا۟ kamu berlaku adil tuq'siṭū
kamu berlaku adil
فِى dalam/terhadap
dalam/terhadap
ٱلْيَتَـٰمَىٰ anak-anak yatim l-yatāmā
anak-anak yatim
فَٱنكِحُوا۟ maka nikahilah fa-inkiḥū
maka nikahilah
مَا apa
apa
طَابَ baik/senangi ṭāba
baik/senangi
لَكُم bagi kalian lakum
bagi kalian
مِّنَ dari mina
dari
ٱلنِّسَآءِ perempuan-perempuan l-nisāi
perempuan-perempuan
مَثْنَىٰ berdua mathnā
berdua
وَثُلَـٰثَ dan bertiga wathulātha
dan bertiga
وَرُبَـٰعَ ۖ dan berempat warubāʿa
dan berempat
فَإِنْ maka jika fa-in
maka jika
خِفْتُمْ kamu takut khif'tum
kamu takut
أَلَّا bahwa tidak allā
bahwa tidak
تَعْدِلُوا۟ kamu berlaku adil taʿdilū
kamu berlaku adil
فَوَٰحِدَةً maka satu saja fawāḥidatan
maka satu saja
أَوْ atau aw
atau
مَا apa
apa
مَلَكَتْ kamu miliki malakat
kamu miliki
أَيْمَـٰنُكُمْ ۚ tangan kananmu/budakmu aymānukum
tangan kananmu/budakmu
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
أَدْنَىٰٓ lebih dekat adnā
lebih dekat
أَلَّا bahwa tidak allā
bahwa tidak
تَعُولُوا۟ kamu berbuat aniaya taʿūlū
kamu berbuat aniaya
٣ (3)
(3)
Dan jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu menikahinya), maka nikahilah perempuan (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Tetapi jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja, atau hamba sahaya perempuan yang kamu miliki. Yang demikian itu lebih dekat agar kamu tidak berbuat zalim.
4:4
وَءَاتُوا۟ dan berikanlah waātū
dan berikanlah
ٱلنِّسَآءَ perempuan-perempuan l-nisāa
perempuan-perempuan
صَدُقَـٰتِهِنَّ maskawin mereka ṣaduqātihinna
maskawin mereka
نِحْلَةًۭ ۚ ikhlas/wajib niḥ'latan
ikhlas/wajib
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
طِبْنَ mereka baik hati/menyerahkan ṭib'na
mereka baik hati/menyerahkan
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
عَن dari ʿan
dari
شَىْءٍۢ sesuatu (sebagian) shayin
sesuatu (sebagian)
مِّنْهُ daripadanya (maskawin) min'hu
daripadanya (maskawin)
نَفْسًۭا sendirian/senang hati nafsan
sendirian/senang hati
فَكُلُوهُ maka makanlah ia fakulūhu
maka makanlah ia
هَنِيٓـًۭٔا dengan puas hanīan
dengan puas
مَّرِيٓـًۭٔا cukup marīan
cukup
٤ (4)
(4)
Dan berikanlah maskawin (mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin) itu dengan senang hati, maka terimalah dan nikmatillah pemberian itu dengan senang hati.
4:5
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تُؤْتُوا۟ kamu serahkan tu'tū
kamu serahkan
ٱلسُّفَهَآءَ orang-orang bodoh/belum sempurna akalnya l-sufahāa
orang-orang bodoh/belum sempurna akalnya
أَمْوَٰلَكُمُ harta kamu amwālakumu
harta kamu
ٱلَّتِى yang allatī
yang
جَعَلَ menjadikan jaʿala
menjadikan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
قِيَـٰمًۭا pemeliharaan qiyāman
pemeliharaan
وَٱرْزُقُوهُمْ dan mereka belanja wa-ur'zuqūhum
dan mereka belanja
فِيهَا darinya (hasil harta itu) fīhā
darinya (hasil harta itu)
وَٱكْسُوهُمْ dan pakaian mereka wa-ik'sūhum
dan pakaian mereka
وَقُولُوا۟ dan katakanlah waqūlū
dan katakanlah
لَهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
قَوْلًۭا perkataan qawlan
perkataan
مَّعْرُوفًۭا yang baik maʿrūfan
yang baik
٥ (5)
(5)
Dan janganlah kamu serahkan kepada orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaan) kamu yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.
4:6
وَٱبْتَلُوا۟ dan periksa/ujilah wa-ib'talū
dan periksa/ujilah
ٱلْيَتَـٰمَىٰ anak-anak yatim l-yatāmā
anak-anak yatim
حَتَّىٰٓ sehingga ḥattā
sehingga
إِذَا jika idhā
jika
بَلَغُوا۟ mereka sampai/cukup umur balaghū
mereka sampai/cukup umur
ٱلنِّكَاحَ nikah/kawin l-nikāḥa
nikah/kawin
فَإِنْ maka jika fa-in
maka jika
ءَانَسْتُم kamu anggap/melihat ānastum
kamu anggap/melihat
مِّنْهُمْ dari/diantara mereka min'hum
dari/diantara mereka
رُشْدًۭا cerdas rush'dan
cerdas
فَٱدْفَعُوٓا۟ maka serahkanlah fa-id'faʿū
maka serahkanlah
إِلَيْهِمْ kepada mereka ilayhim
kepada mereka
أَمْوَٰلَهُمْ ۖ harta-harta mereka amwālahum
harta-harta mereka
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَأْكُلُوهَآ kamu memakannya takulūhā
kamu memakannya
إِسْرَافًۭا lebih dari batas is'rāfan
lebih dari batas
وَبِدَارًا dan tergesa-gesa wabidāran
dan tergesa-gesa
أَن bahwa an
bahwa
يَكْبَرُوا۟ ۚ mereka besar yakbarū
mereka besar
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
كَانَ adalah ia kāna
adalah ia
غَنِيًّۭا kaya/mampu ghaniyyan
kaya/mampu
فَلْيَسْتَعْفِفْ ۖ maka hendaklah ia menahan diri falyastaʿfif
maka hendaklah ia menahan diri
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
كَانَ adalah ia kāna
adalah ia
فَقِيرًۭا fakir/miskin faqīran
fakir/miskin
فَلْيَأْكُلْ maka boleh ia memakan falyakul
maka boleh ia memakan
بِٱلْمَعْرُوفِ ۚ dengan baik/sepatutnya bil-maʿrūfi
dengan baik/sepatutnya
فَإِذَا maka apabila fa-idhā
maka apabila
دَفَعْتُمْ kamu menyerahkan dafaʿtum
kamu menyerahkan
إِلَيْهِمْ kepada mereka ilayhim
kepada mereka
أَمْوَٰلَهُمْ harta-harta mereka amwālahum
harta-harta mereka
فَأَشْهِدُوا۟ maka adakan saksi-saksi fa-ashhidū
maka adakan saksi-saksi
عَلَيْهِمْ ۚ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
وَكَفَىٰ dan cukuplah wakafā
dan cukuplah
بِٱللَّهِ dengan/pada Allah bil-lahi
dengan/pada Allah
حَسِيبًۭا pengawas/mempunyai perhitungan ḥasīban
pengawas/mempunyai perhitungan
٦ (6)
(6)
Dan ujilah1 anak-anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk menikah. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka hartanya. Dan janganlah kamu memakannya (harta anak yatim) melebihi batas kepatutan dan (janganlah kamu) tergesa-gesa (menyerahkannya) sebelum mereka dewasa. Barang siapa (di antara pemelihara itu) mampu, maka hendaklah dia menahan diri (dari memakan harta anak yatim itu) dan barang siapa miskin, maka bolehlah dia makan harta itu menurut cara yang patut. Kemudian, apabila kamu menyerahkan harta itu kepada mereka, maka hendaklah kamu adakan saksi-saksi. Dan cukuplah Allah sebagai pengawas.
4:7
لِّلرِّجَالِ bagi orang laki-laki lilrrijāli
bagi orang laki-laki
نَصِيبٌۭ bagian naṣībun
bagian
مِّمَّا dari apa (harta) mimmā
dari apa (harta)
تَرَكَ meninggalkan/peninggalan taraka
meninggalkan/peninggalan
ٱلْوَٰلِدَانِ kedua orang tua l-wālidāni
kedua orang tua
وَٱلْأَقْرَبُونَ dan kerabat mereka wal-aqrabūna
dan kerabat mereka
وَلِلنِّسَآءِ dan bagi orang wanita walilnnisāi
dan bagi orang wanita
نَصِيبٌۭ bagian naṣībun
bagian
مِّمَّا dari apa (harta) mimmā
dari apa (harta)
تَرَكَ meninggalkan/peninggalan taraka
meninggalkan/peninggalan
ٱلْوَٰلِدَانِ kedua orang tua l-wālidāni
kedua orang tua
وَٱلْأَقْرَبُونَ dan kerabat mereka wal-aqrabūna
dan kerabat mereka
مِمَّا dari apa (peninggalan) mimmā
dari apa (peninggalan)
قَلَّ sedikit qalla
sedikit
مِنْهُ dari padanya min'hu
dari padanya
أَوْ atau aw
atau
كَثُرَ ۚ banyak kathura
banyak
نَصِيبًۭا bagian naṣīban
bagian
مَّفْرُوضًۭا yang telah ditetapkan mafrūḍan
yang telah ditetapkan
٧ (7)
(7)
Bagi laki-laki ada hak bagian dari harta peninggalan kedua orang tua dan kerabatnya, dan bagi perempuan ada hak bagian (pula) dari harta peninggalan kedua orang tua dan kerabatnya, baik sedikit atau banyak menurut bagian yang telah ditetapkan.
4:8
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
حَضَرَ hadir ḥaḍara
hadir
ٱلْقِسْمَةَ pembagian itu l-qis'mata
pembagian itu
أُو۟لُوا۟ kelompok ulū
kelompok
ٱلْقُرْبَىٰ kerabat l-qur'bā
kerabat
وَٱلْيَتَـٰمَىٰ dan anak-anak yatim wal-yatāmā
dan anak-anak yatim
وَٱلْمَسَـٰكِينُ dan orang-orang miskin wal-masākīnu
dan orang-orang miskin
فَٱرْزُقُوهُم maka berilah mereka rezki fa-ur'zuqūhum
maka berilah mereka rezki
مِّنْهُ dari padanya/harta min'hu
dari padanya/harta
وَقُولُوا۟ dan katakanlah waqūlū
dan katakanlah
لَهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
قَوْلًۭا perkataan qawlan
perkataan
مَّعْرُوفًۭا yang baik/patut maʿrūfan
yang baik/patut
٨ (8)
(8)
Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir beberapa kerabat, anak-anak yatim dan orang-orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu2 (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.
4:9
وَلْيَخْشَ dan hendaklah takut walyakhsha
dan hendaklah takut
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
لَوْ ke dalam law
ke dalam
تَرَكُوا۟ perut mereka tarakū
perut mereka
مِنْ dari min
dari
خَلْفِهِمْ belakang mereka khalfihim
belakang mereka
ذُرِّيَّةًۭ keturunan/anak-anak dhurriyyatan
keturunan/anak-anak
ضِعَـٰفًا lemah ḍiʿāfan
lemah
خَافُوا۟ mereka khawatir khāfū
mereka khawatir
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
فَلْيَتَّقُوا۟ maka bertakwalah falyattaqū
maka bertakwalah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَلْيَقُولُوا۟ dan hendaklah mereka mengatakan walyaqūlū
dan hendaklah mereka mengatakan
قَوْلًۭا perkataan qawlan
perkataan
سَدِيدًا yang benar sadīdan
yang benar
٩ (9)
(9)
Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.
4:10
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَأْكُلُونَ (mereka) memakan yakulūna
(mereka) memakan
أَمْوَٰلَ harta amwāla
harta
ٱلْيَتَـٰمَىٰ anak yatim l-yatāmā
anak yatim
ظُلْمًا (secara) zalim ẓul'man
(secara) zalim
إِنَّمَا sesungguhnya/hanyalah innamā
sesungguhnya/hanyalah
يَأْكُلُونَ mereka memakan/menelan yakulūna
mereka memakan/menelan
فِى seandainya
seandainya
بُطُونِهِمْ mereka meninggalkan buṭūnihim
mereka meninggalkan
نَارًۭا ۖ api nāran
api
وَسَيَصْلَوْنَ dan mereka akan masuk wasayaṣlawna
dan mereka akan masuk
سَعِيرًۭا neraka yang menyala-nyala saʿīran
neraka yang menyala-nyala
١٠ (10)
(10)
Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api dalam perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).
4:11
يُوصِيكُمُ mewasiatkan kepadamu yūṣīkumu
mewasiatkan kepadamu
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
فِىٓ dalam/untuk
dalam/untuk
أَوْلَـٰدِكُمْ ۖ anak-anakmu awlādikum
anak-anakmu
لِلذَّكَرِ bagi (anak) lelaki lildhakari
bagi (anak) lelaki
مِثْلُ seperti mith'lu
seperti
حَظِّ bagian ḥaẓẓi
bagian
ٱلْأُنثَيَيْنِ ۚ dua anak perempuan l-unthayayni
dua anak perempuan
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
كُنَّ adalah mereka kunna
adalah mereka
نِسَآءًۭ perempuan nisāan
perempuan
فَوْقَ di atas fawqa
di atas
ٱثْنَتَيْنِ dua orang perempuan ith'natayni
dua orang perempuan
فَلَهُنَّ maka bagi mereka falahunna
maka bagi mereka
ثُلُثَا dua pertiga thuluthā
dua pertiga
مَا apa
apa
تَرَكَ ۖ ditingalkan taraka
ditingalkan
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
كَانَتْ adalah ia kānat
adalah ia
وَٰحِدَةًۭ seorang wāḥidatan
seorang
فَلَهَا maka baginya falahā
maka baginya
ٱلنِّصْفُ ۚ separuh l-niṣ'fu
separuh
وَلِأَبَوَيْهِ dan untuk dua ibu-bapaknya wali-abawayhi
dan untuk dua ibu-bapaknya
لِكُلِّ bagi masing-masing likulli
bagi masing-masing
وَٰحِدٍۢ seorang wāḥidin
seorang
مِّنْهُمَا dari keduanya min'humā
dari keduanya
ٱلسُّدُسُ seperenam l-sudusu
seperenam
مِمَّا dari apa/harta mimmā
dari apa/harta
تَرَكَ ia tinggalkan taraka
ia tinggalkan
إِن jika in
jika
كَانَ ia adalah kāna
ia adalah
لَهُۥ baginya lahu
baginya
وَلَدٌۭ ۚ anak laki-laki waladun
anak laki-laki
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
لَّمْ tidak lam
tidak
يَكُن adalah yakun
adalah
لَّهُۥ baginya lahu
baginya
وَلَدٌۭ anak laki-laki waladun
anak laki-laki
وَوَرِثَهُۥٓ dan mewarisinya wawarithahu
dan mewarisinya
أَبَوَاهُ ibu-bapaknya abawāhu
ibu-bapaknya
فَلِأُمِّهِ maka bagi ibunya fali-ummihi
maka bagi ibunya
ٱلثُّلُثُ ۚ sepertiga l-thuluthu
sepertiga
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
كَانَ ia adalah kāna
ia adalah
لَهُۥٓ baginya lahu
baginya
إِخْوَةٌۭ saudara-saudara ikh'watun
saudara-saudara
فَلِأُمِّهِ maka bagi ibunya fali-ummihi
maka bagi ibunya
ٱلسُّدُسُ ۚ seperenam l-sudusu
seperenam
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
وَصِيَّةٍۢ berwasiat waṣiyyatin
berwasiat
يُوصِى ia wasiatkan yūṣī
ia wasiatkan
بِهَآ baginya bihā
baginya
أَوْ atau aw
atau
دَيْنٍ ۗ (dibayar) hutang daynin
(dibayar) hutang
ءَابَآؤُكُمْ ibu-bapakmu/orang tuamu ābāukum
ibu-bapakmu/orang tuamu
وَأَبْنَآؤُكُمْ dan anak-anakmu wa-abnāukum
dan anak-anakmu
لَا tidak
tidak
تَدْرُونَ kamu mengetahui tadrūna
kamu mengetahui
أَيُّهُمْ siapa diantara mereka ayyuhum
siapa diantara mereka
أَقْرَبُ lebih dekat aqrabu
lebih dekat
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
نَفْعًۭا ۚ manfaatnya nafʿan
manfaatnya
فَرِيضَةًۭ ketetapan farīḍatan
ketetapan
مِّنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
عَلِيمًا Maha Mengetahui ʿalīman
Maha Mengetahui
حَكِيمًۭا Maha Bijaksana ḥakīman
Maha Bijaksana
١١ (11)
(11)
Allah mensyariatkan (mewajibkan) kepadamu tentang (pembagian warisan untuk) anak-anakmu, (yaitu) bagian seorang anak laki-laki sama dengan bagian dua orang anak perempuan. Dan jika anak itu semuanya perempuan yang jumlahnya lebih dari dua, maka bagian mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Jika dia (anak perempuan) itu seorang saja, maka dia memperoleh setengah (harta yang ditinggalkan). Dan untuk kedua ibu-bapak, bagian masing-masing seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika dia (yang meninggal) mempunyai anak. Jika dia (yang meninggal) tidak mempunyai anak dan dia diwarisi oleh kedua ibu-bapaknya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga. Jika dia (yang meninggal) mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) setelah (dipenuhi) wasiat yang dibuatnya atau (dan setelah dibayar) hutangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih banyak manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
4:12
۞ وَلَكُمْ dan bagi kamu walakum
dan bagi kamu
نِصْفُ separuh niṣ'fu
separuh
مَا apa/harta
apa/harta
تَرَكَ yang meninggalkan taraka
yang meninggalkan
أَزْوَٰجُكُمْ isteri-isterimu azwājukum
isteri-isterimu
إِن jika in
jika
لَّمْ tidak lam
tidak
يَكُن ada yakun
ada
لَّهُنَّ bagi mereka lahunna
bagi mereka
وَلَدٌۭ ۚ anak laki-laki waladun
anak laki-laki
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
كَانَ ada kāna
ada
لَهُنَّ bagi mereka lahunna
bagi mereka
وَلَدٌۭ anak laki-laki waladun
anak laki-laki
فَلَكُمُ maka bagimu falakumu
maka bagimu
ٱلرُّبُعُ seperempat l-rubuʿu
seperempat
مِمَّا dari apa/harta mimmā
dari apa/harta
تَرَكْنَ ۚ mereka tinggalkan tarakna
mereka tinggalkan
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudahnya baʿdi
sesudahnya
وَصِيَّةٍۢ (dipenuhi) wasiat waṣiyyatin
(dipenuhi) wasiat
يُوصِينَ mereka berwasiat yūṣīna
mereka berwasiat
بِهَآ dengannya bihā
dengannya
أَوْ atau aw
atau
دَيْنٍۢ ۚ hutang daynin
hutang
وَلَهُنَّ dan bagi mereka walahunna
dan bagi mereka
ٱلرُّبُعُ seperempat l-rubuʿu
seperempat
مِمَّا dari apa (harta) mimmā
dari apa (harta)
تَرَكْتُمْ kamu tinggalkan taraktum
kamu tinggalkan
إِن jika in
jika
لَّمْ tidak lam
tidak
يَكُن ada yakun
ada
لَّكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَلَدٌۭ ۚ anak laki-laki waladun
anak laki-laki
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
كَانَ ada kāna
ada
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَلَدٌۭ anak laki-laki waladun
anak laki-laki
فَلَهُنَّ maka bagi mereka falahunna
maka bagi mereka
ٱلثُّمُنُ seperdelapan l-thumunu
seperdelapan
مِمَّا dari apa/harta mimmā
dari apa/harta
تَرَكْتُم ۚ kamu tinggalkan taraktum
kamu tinggalkan
مِّنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
وَصِيَّةٍۢ (dipenuhi) wasiat waṣiyyatin
(dipenuhi) wasiat
تُوصُونَ kamu buat wasiat tūṣūna
kamu buat wasiat
بِهَآ dengannya bihā
dengannya
أَوْ atau aw
atau
دَيْنٍۢ ۗ hutang daynin
hutang
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
كَانَ ada kāna
ada
رَجُلٌۭ seorang laki-laki rajulun
seorang laki-laki
يُورَثُ diwariskan yūrathu
diwariskan
كَلَـٰلَةً tidak punya ibu-bapak dan anak kalālatan
tidak punya ibu-bapak dan anak
أَوِ atau awi
atau
ٱمْرَأَةٌۭ perempuan im'ra-atun
perempuan
وَلَهُۥٓ dan baginya walahu
dan baginya
أَخٌ saudara laki-laki akhun
saudara laki-laki
أَوْ atau aw
atau
أُخْتٌۭ saudara perempuan ukh'tun
saudara perempuan
فَلِكُلِّ maka bagi tiap-tiap falikulli
maka bagi tiap-tiap
وَٰحِدٍۢ seorang wāḥidin
seorang
مِّنْهُمَا dari keduanya min'humā
dari keduanya
ٱلسُّدُسُ ۚ seperenam l-sudusu
seperenam
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
كَانُوٓا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
أَكْثَرَ lebih banyak akthara
lebih banyak
مِن dari min
dari
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
فَهُمْ maka bagi mereka fahum
maka bagi mereka
شُرَكَآءُ bersekutu shurakāu
bersekutu
فِى dalam
dalam
ٱلثُّلُثِ ۚ dalam sepertiga l-thuluthi
dalam sepertiga
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
وَصِيَّةٍۢ (dipenuhi) wasiat waṣiyyatin
(dipenuhi) wasiat
يُوصَىٰ diwasiatkan yūṣā
diwasiatkan
بِهَآ dengannya bihā
dengannya
أَوْ atau aw
atau
دَيْنٍ hutang daynin
hutang
غَيْرَ tidak ghayra
tidak
مُضَآرٍّۢ ۚ memudlaratkan muḍārrin
memudlaratkan
وَصِيَّةًۭ wasiat/ketetapan waṣiyyatan
wasiat/ketetapan
مِّنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
عَلِيمٌ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
حَلِيمٌۭ Maha Penyantun ḥalīmun
Maha Penyantun
١٢ (12)
(12)
Dan bagianmu (suami-suami) adalah seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh istri-istrimu, jika mereka tidak mempunyai anak. Jika mereka (istri-istrimu) itu mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya setelah (dipenuhi) wasiat yang mereka buat atau (dan setelah dibayar) hutangnya. Para istri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para istri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan (setelah dipenuhi) wasiat yang kamu buat atau (dan setelah dibayar) hutang-hutangmu. Jika seseorang meninggal, baik laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu) atau seorang saudara perempuan (seibu), maka bagi masing-masing dari kedua jenis saudara itu seperenam harta. Tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari seorang, maka mereka bersama-sama dalam bagian yang sepertiga itu, setelah (dipenuhi wasiat) yang dibuatnya atau (dan setelah dibayar) hutangnya dengan tidak menyusahkan (kepada ahli waris). Demikianlah ketentuan Allah. Allah Maha Mengetahui, Maha Penyantun.
4:13
تِلْكَ itulah til'ka
itulah
حُدُودُ ketentuan-ketentuan ḥudūdu
ketentuan-ketentuan
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يُطِعِ mentaati yuṭiʿi
mentaati
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَرَسُولَهُۥ dan RasulNya warasūlahu
dan RasulNya
يُدْخِلْهُ Dia akan memasukkannya yud'khil'hu
Dia akan memasukkannya
جَنَّـٰتٍۢ surga jannātin
surga
تَجْرِى mengalir tajrī
mengalir
مِن dari min
dari
تَحْتِهَا bawahnya taḥtihā
bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ sungai-sungai l-anhāru
sungai-sungai
خَـٰلِدِينَ mereka kekal khālidīna
mereka kekal
فِيهَا ۚ di dalamnya fīhā
di dalamnya
وَذَٰلِكَ dan demikianitu wadhālika
dan demikianitu
ٱلْفَوْزُ keuntungan l-fawzu
keuntungan
ٱلْعَظِيمُ yang besar l-ʿaẓīmu
yang besar
١٣ (13)
(13)
Itulah batas-batas (hukum) Allah. Barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah kemenangan yang agung.
4:14
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَعْصِ mendurhakai yaʿṣi
mendurhakai
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَرَسُولَهُۥ dan RasulNya warasūlahu
dan RasulNya
وَيَتَعَدَّ dan ia melanggar wayataʿadda
dan ia melanggar
حُدُودَهُۥ ketentuan-ketentuanNya ḥudūdahu
ketentuan-ketentuanNya
يُدْخِلْهُ Dia/Allah memasukkannya yud'khil'hu
Dia/Allah memasukkannya
نَارًا neraka/api nāran
neraka/api
خَـٰلِدًۭا kekal khālidan
kekal
فِيهَا di dalamnya fīhā
di dalamnya
وَلَهُۥ dan baginya walahu
dan baginya
عَذَابٌۭ siksa ʿadhābun
siksa
مُّهِينٌۭ menghinakan muhīnun
menghinakan
١٤ (14)
(14)
Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar batas-batas hukum-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka, dia kekal di dalamnya dan dia akan mendapat azab yang menghinakan.
4:15
وَٱلَّـٰتِى dan wanita-wanita yang wa-allātī
dan wanita-wanita yang
يَأْتِينَ (mereka) mendatangkan/melakukan yatīna
(mereka) mendatangkan/melakukan
ٱلْفَـٰحِشَةَ perbuatan keji l-fāḥishata
perbuatan keji
مِن dari/diantara min
dari/diantara
نِّسَآئِكُمْ isteri-isterimu nisāikum
isteri-isterimu
فَٱسْتَشْهِدُوا۟ maka datangkanlah saksi-saksi fa-is'tashhidū
maka datangkanlah saksi-saksi
عَلَيْهِنَّ atas mereka ʿalayhinna
atas mereka
أَرْبَعَةًۭ empat (orang) arbaʿatan
empat (orang)
مِّنكُمْ ۖ diantara kamu minkum
diantara kamu
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
شَهِدُوا۟ mereka memberikan kesaksian shahidū
mereka memberikan kesaksian
فَأَمْسِكُوهُنَّ maka kurunglah mereka fa-amsikūhunna
maka kurunglah mereka
فِى dalam
dalam
ٱلْبُيُوتِ rumah l-buyūti
rumah
حَتَّىٰ sehingga/sampai ḥattā
sehingga/sampai
يَتَوَفَّىٰهُنَّ mewafatkan mereka yatawaffāhunna
mewafatkan mereka
ٱلْمَوْتُ mati/kematian l-mawtu
mati/kematian
أَوْ atau aw
atau
يَجْعَلَ memberikan/menyediakan yajʿala
memberikan/menyediakan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَهُنَّ bagi/kepada mereka lahunna
bagi/kepada mereka
سَبِيلًۭا jalan sabīlan
jalan
١٥ (15)
(15)
Dan para perempuan yang melakukan perbuatan keji1 di antara perempuan-perempuan kamu, hendaklah terhadap mereka ada empat orang saksi di antara kamu (yang menyaksikannya). Apabila mereka telah memberi kesaksian, maka kurunglah mereka (perempuan itu) dalam rumah sampai mereka menemui ajalnya, atau sampai Allah memberi jalan (yang lain) kepadanya.
4:16
وَٱلَّذَانِ dan dua orang yang wa-alladhāni
dan dua orang yang
يَأْتِيَـٰنِهَا melakukannya/perbuatan keji yatiyānihā
melakukannya/perbuatan keji
مِنكُمْ diantara kamu minkum
diantara kamu
فَـَٔاذُوهُمَا ۖ maka berilah hukuman keduanya faādhūhumā
maka berilah hukuman keduanya
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
تَابَا keduanya bertaubat tābā
keduanya bertaubat
وَأَصْلَحَا dan memperbaiki diri wa-aṣlaḥā
dan memperbaiki diri
فَأَعْرِضُوا۟ maka berpaling/biarkanlah fa-aʿriḍū
maka berpaling/biarkanlah
عَنْهُمَآ ۗ dari keduanya ʿanhumā
dari keduanya
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
تَوَّابًۭا Maha Penerima taubat tawwāban
Maha Penerima taubat
رَّحِيمًا Maha Penyayang raḥīman
Maha Penyayang
١٦ (16)
(16)
Dan terhadap dua orang yang melakukan perbuatan keji di antara kamu, maka berilah hukuman kepada keduanya. Jika keduanya tobat dan memperbaiki diri, maka biarkanlah mereka. Sungguh, Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.
4:17
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah innamā
sesungguhnya hanyalah
ٱلتَّوْبَةُ taubat itu l-tawbatu
taubat itu
عَلَى atas/di sisi ʿalā
atas/di sisi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
لِلَّذِينَ bagi orang-orang yang lilladhīna
bagi orang-orang yang
يَعْمَلُونَ (mereka) mengajarkan yaʿmalūna
(mereka) mengajarkan
ٱلسُّوٓءَ kejahatan l-sūa
kejahatan
بِجَهَـٰلَةٍۢ dengan kejahilan/kebodohan bijahālatin
dengan kejahilan/kebodohan
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
يَتُوبُونَ mereka bertaubat yatūbūna
mereka bertaubat
مِن dari min
dari
قَرِيبٍۢ dekat/dengan segera qarībin
dekat/dengan segera
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itu fa-ulāika
maka mereka itu
يَتُوبُ menerima taubat yatūbu
menerima taubat
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَيْهِمْ ۗ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلِيمًا Maha Mengetahui ʿalīman
Maha Mengetahui
حَكِيمًۭا Maha Bijaksana ḥakīman
Maha Bijaksana
١٧ (17)
(17)
Sesungguhnya bertobat kepada Allah itu hanya (pantas) bagi mereka yang melakukan kejahatan karena tidak mengerti, kemudian segera bertobat. Tobat mereka itulah yang diterima Allah. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
4:18
وَلَيْسَتِ dan tidaklah walaysati
dan tidaklah
ٱلتَّوْبَةُ taubat itu l-tawbatu
taubat itu
لِلَّذِينَ bagi orang-orang yang lilladhīna
bagi orang-orang yang
يَعْمَلُونَ (mereka) melakukan yaʿmalūna
(mereka) melakukan
ٱلسَّيِّـَٔاتِ kejahatan l-sayiāti
kejahatan
حَتَّىٰٓ sehingga ḥattā
sehingga
إِذَا apabila idhā
apabila
حَضَرَ datang ḥaḍara
datang
أَحَدَهُمُ salah seorang diantara mereka aḥadahumu
salah seorang diantara mereka
ٱلْمَوْتُ kematian l-mawtu
kematian
قَالَ ia mengatakan qāla
ia mengatakan
إِنِّى sesungguhnya saya innī
sesungguhnya saya
تُبْتُ saya bertaubat tub'tu
saya bertaubat
ٱلْـَٔـٰنَ sekarang l-āna
sekarang
وَلَا dan tidaklah walā
dan tidaklah
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَمُوتُونَ (mereka) mati yamūtūna
(mereka) mati
وَهُمْ dan/sedang mereka wahum
dan/sedang mereka
كُفَّارٌ ۚ kekafiran kuffārun
kekafiran
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
أَعْتَدْنَا Kami sediakan aʿtadnā
Kami sediakan
لَهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
عَذَابًا siksa ʿadhāban
siksa
أَلِيمًۭا yang pedih alīman
yang pedih
١٨ (18)
(18)
Dan tobat itu tidaklah (diterima Allah) dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) dia mengatakan, "Saya benar-benar bertobat sekarang." Dan tidak (pula diterima tobat) dari orang-orang yang meninggal sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan azab yang pedih.
4:19
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
لَا tidak
tidak
يَحِلُّ halal yaḥillu
halal
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
أَن bahwa an
bahwa
تَرِثُوا۟ kamu mempusakai tarithū
kamu mempusakai
ٱلنِّسَآءَ wanita-wanita l-nisāa
wanita-wanita
كَرْهًۭا ۖ dengan paksa karhan
dengan paksa
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَعْضُلُوهُنَّ kamu menyusahkan mereka taʿḍulūhunna
kamu menyusahkan mereka
لِتَذْهَبُوا۟ untuk melenyapkan/mengambil kembali litadhhabū
untuk melenyapkan/mengambil kembali
بِبَعْضِ sebagian bibaʿḍi
sebagian
مَآ apa
apa
ءَاتَيْتُمُوهُنَّ kamu telah memberikan mereka ātaytumūhunna
kamu telah memberikan mereka
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
أَن bahwa an
bahwa
يَأْتِينَ mereka melakukan yatīna
mereka melakukan
بِفَـٰحِشَةٍۢ dengan perbuatan keji bifāḥishatin
dengan perbuatan keji
مُّبَيِّنَةٍۢ ۚ yang nyata mubayyinatin
yang nyata
وَعَاشِرُوهُنَّ dan pergauillah mereka waʿāshirūhunna
dan pergauillah mereka
بِٱلْمَعْرُوفِ ۚ dengan cara yang patut bil-maʿrūfi
dengan cara yang patut
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
كَرِهْتُمُوهُنَّ kamu membenci mereka karih'tumūhunna
kamu membenci mereka
فَعَسَىٰٓ maka mungkin/barangkali faʿasā
maka mungkin/barangkali
أَن bahwa an
bahwa
تَكْرَهُوا۟ kamu tidak menyukai takrahū
kamu tidak menyukai
شَيْـًۭٔا sesuatu shayan
sesuatu
وَيَجْعَلَ dan/padahal menjadikan wayajʿala
dan/padahal menjadikan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
فِيهِ padanya fīhi
padanya
خَيْرًۭا kebaikan khayran
kebaikan
كَثِيرًۭا yang banyak kathīran
yang banyak
١٩ (19)
(19)
Wahai orang-orang yang beriman! Tidak halal bagi kamu mewarisi perempuan dengan jalan paksa1 dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, kecuali apabila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.
4:20
وَإِنْ dan jika wa-in
dan jika
أَرَدتُّمُ kamu ingin aradttumu
kamu ingin
ٱسْتِبْدَالَ mengganti is'tib'dāla
mengganti
زَوْجٍۢ isteri zawjin
isteri
مَّكَانَ tempat makāna
tempat
زَوْجٍۢ isteri (yang lain) zawjin
isteri (yang lain)
وَءَاتَيْتُمْ dan kamu telah memberi waātaytum
dan kamu telah memberi
إِحْدَىٰهُنَّ seorang diantara mereka iḥ'dāhunna
seorang diantara mereka
قِنطَارًۭا harta yang banyak qinṭāran
harta yang banyak
فَلَا maka jangan falā
maka jangan
تَأْخُذُوا۟ kamu mengambil takhudhū
kamu mengambil
مِنْهُ daripadanya min'hu
daripadanya
شَيْـًٔا ۚ akan sesuatu/sedikitpun shayan
akan sesuatu/sedikitpun
أَتَأْخُذُونَهُۥ apakah kamu mengambil kembali (milik)nya atakhudhūnahu
apakah kamu mengambil kembali (milik)nya
بُهْتَـٰنًۭا dengan cara dusta buh'tānan
dengan cara dusta
وَإِثْمًۭا dan dosa wa-ith'man
dan dosa
مُّبِينًۭا yang nyata mubīnan
yang nyata
٢٠ (20)
(20)
Dan jika kamu ingin mengganti istrimu dengan istri yang lain, sedang kamu telah memberikan kepada seorang di antara mereka harta yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali sedikit pun darinya. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata?
4:21
وَكَيْفَ dan bagaimana wakayfa
dan bagaimana
تَأْخُذُونَهُۥ kamu mengambilnya kembali takhudhūnahu
kamu mengambilnya kembali
وَقَدْ dan sungguh waqad
dan sungguh
أَفْضَىٰ telah bergaul afḍā
telah bergaul
بَعْضُكُمْ sebagian kamu baʿḍukum
sebagian kamu
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
بَعْضٍۢ sebagian yang lain baʿḍin
sebagian yang lain
وَأَخَذْنَ dan mereka telah mengambil wa-akhadhna
dan mereka telah mengambil
مِنكُم dari kamu minkum
dari kamu
مِّيثَـٰقًا janji mīthāqan
janji
غَلِيظًۭا teguh/kuat ghalīẓan
teguh/kuat
٢١ (21)
(21)
Dan bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal kamu telah bergaul satu sama lain (sebagai suami-istri). Dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil perjanjian yang kuat (ikatan pernikahan) dari kamu.
4:22
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
تَنكِحُوا۟ kamu kawini tankiḥū
kamu kawini
مَا apa
apa
نَكَحَ telah mengawini nakaḥa
telah mengawini
ءَابَآؤُكُم bapak-bapakmu ābāukum
bapak-bapakmu
مِّنَ dari mina
dari
ٱلنِّسَآءِ wanita-wanita l-nisāi
wanita-wanita
إِلَّا kecuali illā
kecuali
مَا apa/masa
apa/masa
قَدْ sungguh qad
sungguh
سَلَفَ ۚ telah berlalu salafa
telah berlalu
إِنَّهُۥ sesungguhnya itu innahu
sesungguhnya itu
كَانَ adalah itu kāna
adalah itu
فَـٰحِشَةًۭ perbuatan keji fāḥishatan
perbuatan keji
وَمَقْتًۭا dan dibenci wamaqtan
dan dibenci
وَسَآءَ dan seburuk-buruk wasāa
dan seburuk-buruk
سَبِيلًا jalan sabīlan
jalan
٢٢ (22)
(22)
Dan janganlah kamu menikahi perempuan-perempuan yang telah dinikahi oleh ayahmu, kecuali (kejadian pada masa) yang telah lampau. Sungguh, perbuatan itu sangat keji dan dibenci (oleh Allah) dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh).
4:23
حُرِّمَتْ diharamkan ḥurrimat
diharamkan
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
أُمَّهَـٰتُكُمْ ibu-ibumu ummahātukum
ibu-ibumu
وَبَنَاتُكُمْ dan anak-anak perempuanmu wabanātukum
dan anak-anak perempuanmu
وَأَخَوَٰتُكُمْ dan saudara-saudara perempuanmu wa-akhawātukum
dan saudara-saudara perempuanmu
وَعَمَّـٰتُكُمْ dan saudara-saudara perempuan bapakmu waʿammātukum
dan saudara-saudara perempuan bapakmu
وَخَـٰلَـٰتُكُمْ dan saudara-saudara perempuan ibumu wakhālātukum
dan saudara-saudara perempuan ibumu
وَبَنَاتُ dan anak-anak perempuan wabanātu
dan anak-anak perempuan
ٱلْأَخِ saudaramu laki-laki l-akhi
saudaramu laki-laki
وَبَنَاتُ dan anak-anak perempuan wabanātu
dan anak-anak perempuan
ٱلْأُخْتِ saudaramu perempuan l-ukh'ti
saudaramu perempuan
وَأُمَّهَـٰتُكُمُ dan ibu-ibumu wa-ummahātukumu
dan ibu-ibumu
ٱلَّـٰتِىٓ yang allātī
yang
أَرْضَعْنَكُمْ menyusui kamu arḍaʿnakum
menyusui kamu
وَأَخَوَٰتُكُم dan saudara-saudara perempuanmu wa-akhawātukum
dan saudara-saudara perempuanmu
مِّنَ dari mina
dari
ٱلرَّضَـٰعَةِ sepersusuan l-raḍāʿati
sepersusuan
وَأُمَّهَـٰتُ dan ibu-ibu wa-ummahātu
dan ibu-ibu
نِسَآئِكُمْ isterimu nisāikum
isterimu
وَرَبَـٰٓئِبُكُمُ dan anak-anak isterimu warabāibukumu
dan anak-anak isterimu
ٱلَّـٰتِى yang allātī
yang
فِى dalam
dalam
حُجُورِكُم pemeliharaanmu ḥujūrikum
pemeliharaanmu
مِّن dari min
dari
نِّسَآئِكُمُ isteri-isteri kamu nisāikumu
isteri-isteri kamu
ٱلَّـٰتِى yang allātī
yang
دَخَلْتُم kamu masuki/campuri dakhaltum
kamu masuki/campuri
بِهِنَّ dengan mereka bihinna
dengan mereka
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
لَّمْ tidak lam
tidak
تَكُونُوا۟ kalian menjadi takūnū
kalian menjadi
دَخَلْتُم kamu masuki/campuri dakhaltum
kamu masuki/campuri
بِهِنَّ dengan mereka bihinna
dengan mereka
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
جُنَاحَ berdosa junāḥa
berdosa
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَحَلَـٰٓئِلُ dan isteri-isteri waḥalāilu
dan isteri-isteri
أَبْنَآئِكُمُ anak-anakmu abnāikumu
anak-anakmu
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
مِنْ dari min
dari
أَصْلَـٰبِكُمْ tulang rusukmu/anak kandungmu aṣlābikum
tulang rusukmu/anak kandungmu
وَأَن dan bahwa wa-an
dan bahwa
تَجْمَعُوا۟ kamu menghimpun tajmaʿū
kamu menghimpun
بَيْنَ antara bayna
antara
ٱلْأُخْتَيْنِ dua perempuan bersaudara l-ukh'tayni
dua perempuan bersaudara
إِلَّا kecuali illā
kecuali
مَا apa
apa
قَدْ sungguh qad
sungguh
سَلَفَ ۗ yang lalu/lampau salafa
yang lalu/lampau
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
غَفُورًۭا Maha Pengampun ghafūran
Maha Pengampun
رَّحِيمًۭا Maha Penyayang raḥīman
Maha Penyayang
٢٣ (23)
(23)
Diharamkan atas kamu (menikahi) ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan, saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara ayahmu yang perempuan, saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan, ibu-ibumu yang menyusui kamu, saudara-saudara perempuanmu sesusuan, ibu-ibu istrimu (mertua), anak-anak perempuan dari istrimu (anak tiri) yang dalam pemeliharaanmu1 dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu (menikahinya), (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu), dan (diharamkan) mengumpulkan (dalam pernikahan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
4:24
۞ وَٱلْمُحْصَنَـٰتُ dan wanita yang bersuami wal-muḥ'ṣanātu
dan wanita yang bersuami
مِنَ dari mina
dari
ٱلنِّسَآءِ manusia l-nisāi
manusia
إِلَّا kecuali illā
kecuali
مَا apa
apa
مَلَكَتْ kamu miliki malakat
kamu miliki
أَيْمَـٰنُكُمْ ۖ tangan kananmu/budak-budakmu aymānukum
tangan kananmu/budak-budakmu
كِتَـٰبَ ketetapan kitāba
ketetapan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
عَلَيْكُمْ ۚ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَأُحِلَّ dan dihalalkan wa-uḥilla
dan dihalalkan
لَكُم bagi kalian lakum
bagi kalian
مَّا apa
apa
وَرَآءَ dibelakang (selain) warāa
dibelakang (selain)
ذَٰلِكُمْ demikian itu dhālikum
demikian itu
أَن bahwa an
bahwa
تَبْتَغُوا۟ kamu mencari tabtaghū
kamu mencari
بِأَمْوَٰلِكُم dengan hartamu bi-amwālikum
dengan hartamu
مُّحْصِنِينَ untuk dikawini muḥ'ṣinīna
untuk dikawini
غَيْرَ tidak/bukan ghayra
tidak/bukan
مُسَـٰفِحِينَ ۚ untuk berzina musāfiḥīna
untuk berzina
فَمَا maka apa famā
maka apa
ٱسْتَمْتَعْتُم telah kamu nikmati is'tamtaʿtum
telah kamu nikmati
بِهِۦ dengannya (wanita itu) bihi
dengannya (wanita itu)
مِنْهُنَّ dari/diantara mereka min'hunna
dari/diantara mereka
فَـَٔاتُوهُنَّ maka berikan kepada mereka faātūhunna
maka berikan kepada mereka
أُجُورَهُنَّ mahar/maskawin ujūrahunna
mahar/maskawin
فَرِيضَةًۭ ۚ suatu kewajiban farīḍatan
suatu kewajiban
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
جُنَاحَ berdosa junāḥa
berdosa
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
فِيمَا terhadap apa (sesuatu) fīmā
terhadap apa (sesuatu)
تَرَٰضَيْتُم kamu saling merelakan tarāḍaytum
kamu saling merelakan
بِهِۦ dengannya (wanita itu) bihi
dengannya (wanita itu)
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
ٱلْفَرِيضَةِ ۚ ditentukan l-farīḍati
ditentukan
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
عَلِيمًا Maha Mengetahui ʿalīman
Maha Mengetahui
حَكِيمًۭا Maha Bijaksana ḥakīman
Maha Bijaksana
٢٤ (24)
(24)
Dan (diharamkan juga kamu menikahi) perempuan yang bersuami, kecuali hamba sahaya perempuan (tawanan perang) yang kamu miliki1 sebagai ketetapan Allah atas kamu. Dan dihalalkan bagimu selain (perempuan-perempuan) yang demikian itu2 jika kamu berusaha dengan hartamu untuk menikahinya bukan untuk berzina. Maka karena kenikmatan yang telah kamu dapatkan dari mereka, berikanlah maskawinnya kepada mereka sebagai suatu kewajiban. Tetapi tidak mengapa jika ternyata di antara kamu telah saling merelakannya, setelah ditetapkan. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
4:25
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
لَّمْ tidak lam
tidak
يَسْتَطِعْ cukup yastaṭiʿ
cukup
مِنكُمْ dari/di antara kamu minkum
dari/di antara kamu
طَوْلًا perbelanjaan/nafkah ṭawlan
perbelanjaan/nafkah
أَن sesungguhnya an
sesungguhnya
يَنكِحَ mengawini yankiḥa
mengawini
ٱلْمُحْصَنَـٰتِ wanita-wanita merdeka l-muḥ'ṣanāti
wanita-wanita merdeka
ٱلْمُؤْمِنَـٰتِ yang beriman l-mu'mināti
yang beriman
فَمِن maka dari famin
maka dari
مَّا apa
apa
مَلَكَتْ memiliki malakat
memiliki
أَيْمَـٰنُكُم tangan kananmu/budakmu aymānukum
tangan kananmu/budakmu
مِّن dari min
dari
فَتَيَـٰتِكُمُ pemudi-pemudimu/wanitamu fatayātikumu
pemudi-pemudimu/wanitamu
ٱلْمُؤْمِنَـٰتِ ۚ yang beriman l-mu'mināti
yang beriman
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
أَعْلَمُ lebih mengetahui aʿlamu
lebih mengetahui
بِإِيمَـٰنِكُم ۚ dengan keimananmu biīmānikum
dengan keimananmu
بَعْضُكُم sebagian kamu baʿḍukum
sebagian kamu
مِّنۢ dari min
dari
بَعْضٍۢ ۚ sebagian lain baʿḍin
sebagian lain
فَٱنكِحُوهُنَّ maka nikahilah mereka fa-inkiḥūhunna
maka nikahilah mereka
بِإِذْنِ dengan seizin bi-idh'ni
dengan seizin
أَهْلِهِنَّ ahlinya/tuannya ahlihinna
ahlinya/tuannya
وَءَاتُوهُنَّ dan berilah mereka waātūhunna
dan berilah mereka
أُجُورَهُنَّ mahar mereka ujūrahunna
mahar mereka
بِٱلْمَعْرُوفِ dengan/menurut yang patut bil-maʿrūfi
dengan/menurut yang patut
مُحْصَنَـٰتٍ wanita-wanita merdeka/yang memelihara diri muḥ'ṣanātin
wanita-wanita merdeka/yang memelihara diri
غَيْرَ bukan/tidak ghayra
bukan/tidak
مُسَـٰفِحَـٰتٍۢ wanita-wanita pezina musāfiḥātin
wanita-wanita pezina
وَلَا dan bukan walā
dan bukan
مُتَّخِذَٰتِ wanita yang mengambil laki-laki lain muttakhidhāti
wanita yang mengambil laki-laki lain
أَخْدَانٍۢ ۚ gendak akhdānin
gendak
فَإِذَآ maka apabila fa-idhā
maka apabila
أُحْصِنَّ mereka telah menjaga diri uḥ'ṣinna
mereka telah menjaga diri
فَإِنْ maka jika fa-in
maka jika
أَتَيْنَ mereka mendatangi/melakukan atayna
mereka mendatangi/melakukan
بِفَـٰحِشَةٍۢ dengan perbuatan keji bifāḥishatin
dengan perbuatan keji
فَعَلَيْهِنَّ maka atas mereka faʿalayhinna
maka atas mereka
نِصْفُ separuh niṣ'fu
separuh
مَا apa
apa
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْمُحْصَنَـٰتِ wanita-wanita yang merdeka l-muḥ'ṣanāti
wanita-wanita yang merdeka
مِنَ dari mina
dari
ٱلْعَذَابِ ۚ siksa l-ʿadhābi
siksa
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
لِمَنْ bagi orang liman
bagi orang
خَشِىَ (ia) takut khashiya
(ia) takut
ٱلْعَنَتَ sulit menjaga diri l-ʿanata
sulit menjaga diri
مِنكُمْ ۚ dari/di antara kamu minkum
dari/di antara kamu
وَأَن dan jika wa-an
dan jika
تَصْبِرُوا۟ kamu bersabar taṣbirū
kamu bersabar
خَيْرٌۭ lebih baik khayrun
lebih baik
لَّكُمْ ۗ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
غَفُورٌۭ Maha Pengampun ghafūrun
Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ Maha Penyayang raḥīmun
Maha Penyayang
٢٥ (25)
(25)
Dan barang siapa di antara kamu tidak mempunyai biaya untuk menikahi perempuan merdeka yang beriman, maka (dihalalkan menikahi perempuan) yang beriman dari hamba sahaya yang kamu miliki. Allah mengetahui keimananmu. Sebagian dari kamu adalah dari sebagian yang lain (sama-sama keturunan Adam-Hawa), karena itu nikahilah mereka dengan izin tuannya dan berilah mereka maskawin yang pantas, karena mereka adalah perempuan-perempuan yang memelihara diri, bukan pezina dan bukan (pula) perempuan yang mengambil laki-laki lain sebagai piaraannya. Apabila mereka telah berumah tangga (bersuami), tetapi melakukan perbuatan keji (zina), maka (hukuman) bagi mereka setengah dari apa (hukuman) perempuan-perempuan merdeka (yang tidak bersuami). (Kebolehan menikahi hamba sahaya) itu, adalah bagi orang-orang yang takut terhadap kesulitan dalam menjaga diri (dari perbuatan zina). Tetapi jika kamu bersabar itu lebih baik bagimu. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
4:26
يُرِيدُ menghendaki yurīdu
menghendaki
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لِيُبَيِّنَ untuk Dia menerangkan liyubayyina
untuk Dia menerangkan
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَيَهْدِيَكُمْ dan Dia memberi petunjuk kepadamu wayahdiyakum
dan Dia memberi petunjuk kepadamu
سُنَنَ jalan sunana
jalan
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
مِن dari min
dari
قَبْلِكُمْ sebelum kalian qablikum
sebelum kalian
وَيَتُوبَ dan Dia hendak menerima taubat wayatūba
dan Dia hendak menerima taubat
عَلَيْكُمْ ۗ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
عَلِيمٌ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
حَكِيمٌۭ Maha Bijaksana ḥakīmun
Maha Bijaksana
٢٦ (26)
(26)
Allah hendak menerangkan (syariat-Nya) kepadamu, dan menunjukkan jalan-jalan (kehidupan) orang yang sebelum kamu (para nabi dan orang-orang saleh) dan Dia menerima tobatmu. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
4:27
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يُرِيدُ Dia hendak yurīdu
Dia hendak
أَن supaya an
supaya
يَتُوبَ Dia menerima taubat yatūba
Dia menerima taubat
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَيُرِيدُ dan/sedang menghendaki wayurīdu
dan/sedang menghendaki
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَتَّبِعُونَ (mereka) mengikuti yattabiʿūna
(mereka) mengikuti
ٱلشَّهَوَٰتِ hawa nafsu l-shahawāti
hawa nafsu
أَن supaya an
supaya
تَمِيلُوا۟ kamu berpaling tamīlū
kamu berpaling
مَيْلًا berpaling maylan
berpaling
عَظِيمًۭا besar/sejauh-jauhnya ʿaẓīman
besar/sejauh-jauhnya
٢٧ (27)
(27)
Dan Allah hendak menerima tobatmu, sedang orang-orang yang mengikuti keinginannya menghendaki agar kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran).
4:28
يُرِيدُ menghendaki yurīdu
menghendaki
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
أَن supaya an
supaya
يُخَفِّفَ Dia memberi keringanan yukhaffifa
Dia memberi keringanan
عَنكُمْ ۚ dari kalian ʿankum
dari kalian
وَخُلِقَ dan dijadikan wakhuliqa
dan dijadikan
ٱلْإِنسَـٰنُ manusia l-insānu
manusia
ضَعِيفًۭا lemah ḍaʿīfan
lemah
٢٨ (28)
(28)
Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, karena manusia diciptakan (bersifat) lemah.
4:29
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
لَا jangan
jangan
تَأْكُلُوٓا۟ kamu memakan takulū
kamu memakan
أَمْوَٰلَكُم hartamu amwālakum
hartamu
بَيْنَكُم diantara/sesamamu baynakum
diantara/sesamamu
بِٱلْبَـٰطِلِ dengan jalan yang batil bil-bāṭili
dengan jalan yang batil
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
أَن bahwa an
bahwa
تَكُونَ kamu adalah takūna
kamu adalah
تِجَـٰرَةً (dengan jalan) perniagaan tijāratan
(dengan jalan) perniagaan
عَن saling ʿan
saling
تَرَاضٍۢ suka tarāḍin
suka
مِّنكُمْ ۚ dari/diantara kamu minkum
dari/diantara kamu
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَقْتُلُوٓا۟ kamu membunuh taqtulū
kamu membunuh
أَنفُسَكُمْ ۚ diri kalian sendiri anfusakum
diri kalian sendiri
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
بِكُمْ dengan/untuk kalian bikum
dengan/untuk kalian
رَحِيمًۭا Maha Penyayang raḥīman
Maha Penyayang
٢٩ (29)
(29)
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu.
4:30
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَفْعَلْ (ia) berbuat yafʿal
(ia) berbuat
ذَٰلِكَ demikian dhālika
demikian
عُدْوَٰنًۭا bermusuhan/melanggar hak ʿud'wānan
bermusuhan/melanggar hak
وَظُلْمًۭا dan aniaya waẓul'man
dan aniaya
فَسَوْفَ maka akan fasawfa
maka akan
نُصْلِيهِ Kami masukkan ia nuṣ'līhi
Kami masukkan ia
نَارًۭا ۚ neraka nāran
neraka
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
عَلَى atas/bagi ʿalā
atas/bagi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
يَسِيرًا mudah yasīran
mudah
٣٠ (30)
(30)
Dan barang siapa berbuat demikian dengan cara melanggar hukum dan zalim, akan Kami masukkan dia ke dalam neraka. Yang demikian itu mudah bagi Allah.
4:31
إِن jika in
jika
تَجْتَنِبُوا۟ kamu menjauhi tajtanibū
kamu menjauhi
كَبَآئِرَ dosa-dosa besar kabāira
dosa-dosa besar
مَا apa
apa
تُنْهَوْنَ kamu dilarang (mengerjakan) tun'hawna
kamu dilarang (mengerjakan)
عَنْهُ daripadanya ʿanhu
daripadanya
نُكَفِّرْ (niscaya) Kami hapus nukaffir
(niscaya) Kami hapus
عَنكُمْ dari kalian ʿankum
dari kalian
سَيِّـَٔاتِكُمْ kesalahan-kesalahanmu sayyiātikum
kesalahan-kesalahanmu
وَنُدْخِلْكُم dan Kami masukkan kamu wanud'khil'kum
dan Kami masukkan kamu
مُّدْخَلًۭا ke tempat masuk mud'khalan
ke tempat masuk
كَرِيمًۭا mulia karīman
mulia
٣١ (31)
(31)
Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan akan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).
4:32
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَتَمَنَّوْا۟ kamu berangan-angan(iri hati) tatamannaw
kamu berangan-angan(iri hati)
مَا apa
apa
فَضَّلَ memberi karunia faḍḍala
memberi karunia
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
بَعْضَكُمْ sebagian kamu baʿḍakum
sebagian kamu
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
بَعْضٍۢ ۚ sebagian yang lain baʿḍin
sebagian yang lain
لِّلرِّجَالِ bagi orang laki-laki lilrrijāli
bagi orang laki-laki
نَصِيبٌۭ bagian naṣībun
bagian
مِّمَّا daripada apa mimmā
daripada apa
ٱكْتَسَبُوا۟ ۖ mereka usahakan ik'tasabū
mereka usahakan
وَلِلنِّسَآءِ dan bagi orang-orang perempuan walilnnisāi
dan bagi orang-orang perempuan
نَصِيبٌۭ bagian naṣībun
bagian
مِّمَّا daripada apa mimmā
daripada apa
ٱكْتَسَبْنَ ۚ mereka usahakan ik'tasabna
mereka usahakan
وَسْـَٔلُوا۟ dan mohonlah wasalū
dan mohonlah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
مِن dari min
dari
فَضْلِهِۦٓ ۗ karuniaNya faḍlihi
karuniaNya
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
بِكُلِّ dengan/terhadap segala bikulli
dengan/terhadap segala
شَىْءٍ sesuatu shayin
sesuatu
عَلِيمًۭا Maha Mengetahui ʿalīman
Maha Mengetahui
٣٢ (32)
(32)
Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
4:33
وَلِكُلٍّۢ dan bagi tiap-tiap walikullin
dan bagi tiap-tiap
جَعَلْنَا Kami jadikan jaʿalnā
Kami jadikan
مَوَٰلِىَ pewaris-pewaris mawāliya
pewaris-pewaris
مِمَّا dari apa (harta) mimmā
dari apa (harta)
تَرَكَ meninggalkan/(peninggalan) taraka
meninggalkan/(peninggalan)
ٱلْوَٰلِدَانِ kedua orang tua l-wālidāni
kedua orang tua
وَٱلْأَقْرَبُونَ ۚ dan kerabat wal-aqrabūna
dan kerabat
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
عَقَدَتْ telah mengikat ʿaqadat
telah mengikat
أَيْمَـٰنُكُمْ sumpahmu aymānukum
sumpahmu
فَـَٔاتُوهُمْ maka berilah mereka faātūhum
maka berilah mereka
نَصِيبَهُمْ ۚ bagian mereka naṣībahum
bagian mereka
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
كُلِّ segala kulli
segala
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
شَهِيدًا menjadi saksi (menyaksikan) shahīdan
menjadi saksi (menyaksikan)
٣٣ (33)
(33)
Dan untuk masing-masing (laki-laki dan perempuan) Kami telah menetapkan para ahli waris atas apa yang ditinggalkan oleh kedua orang tuanya dan karib kerabatnya. Dan orang-orang yang kamu telah bersumpah setia dengan mereka, maka berikanlah kepada mereka bagiannya. Sungguh, Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
4:34
ٱلرِّجَالُ kaum laki-laki al-rijālu
kaum laki-laki
قَوَّٰمُونَ pemimpin/lebih kuat qawwāmūna
pemimpin/lebih kuat
عَلَى atas/bagi ʿalā
atas/bagi
ٱلنِّسَآءِ kaum wanita l-nisāi
kaum wanita
بِمَا dengan sebab bimā
dengan sebab
فَضَّلَ telah melebihkan faḍḍala
telah melebihkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بَعْضَهُمْ sebagian mereka baʿḍahum
sebagian mereka
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
بَعْضٍۢ sebagian yang lain baʿḍin
sebagian yang lain
وَبِمَآ dan dengan sebab wabimā
dan dengan sebab
أَنفَقُوا۟ mereka menafkahkan anfaqū
mereka menafkahkan
مِنْ dari min
dari
أَمْوَٰلِهِمْ ۚ harta mereka amwālihim
harta mereka
فَٱلصَّـٰلِحَـٰتُ maka wanita-wanita yang saleh fal-ṣāliḥātu
maka wanita-wanita yang saleh
قَـٰنِتَـٰتٌ yang taat qānitātun
yang taat
حَـٰفِظَـٰتٌۭ yang menjaga diri ḥāfiẓātun
yang menjaga diri
لِّلْغَيْبِ di waktu gaib/tidak hadir lil'ghaybi
di waktu gaib/tidak hadir
بِمَا dengan sebab bimā
dengan sebab
حَفِظَ menjaga/memelihara ḥafiẓa
menjaga/memelihara
ٱللَّهُ ۚ Allah l-lahu
Allah
وَٱلَّـٰتِى dan wanita-wanita yang wa-allātī
dan wanita-wanita yang
تَخَافُونَ kamu khawatirkan takhāfūna
kamu khawatirkan
نُشُوزَهُنَّ 'nusyuz'nya/kedurhakaannya nushūzahunna
'nusyuz'nya/kedurhakaannya
فَعِظُوهُنَّ maka nasehati mereka faʿiẓūhunna
maka nasehati mereka
وَٱهْجُرُوهُنَّ dan pindahkan/pisahkan mereka wa-uh'jurūhunna
dan pindahkan/pisahkan mereka
فِى pada
pada
ٱلْمَضَاجِعِ tempat tidur l-maḍājiʿi
tempat tidur
وَٱضْرِبُوهُنَّ ۖ dan pukullah mereka wa-iḍ'ribūhunna
dan pukullah mereka
فَإِنْ maka jika fa-in
maka jika
أَطَعْنَكُمْ mereka mentaatimu aṭaʿnakum
mereka mentaatimu
فَلَا maka janganlah falā
maka janganlah
تَبْغُوا۟ kamu mencari-cari tabghū
kamu mencari-cari
عَلَيْهِنَّ atas/terhadap mereka ʿalayhinna
atas/terhadap mereka
سَبِيلًا ۗ jalan (untuk menyusahkan) sabīlan
jalan (untuk menyusahkan)
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
عَلِيًّۭا Maha Tinggi ʿaliyyan
Maha Tinggi
كَبِيرًۭا Maha Besar kabīran
Maha Besar
٣٤ (34)
(34)
Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh, adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Mahatinggi, Mahabesar.
4:35
وَإِنْ dan jika wa-in
dan jika
خِفْتُمْ kamu khawatir khif'tum
kamu khawatir
شِقَاقَ (adanya)perpecahan shiqāqa
(adanya)perpecahan
بَيْنِهِمَا antara keduanya baynihimā
antara keduanya
فَٱبْعَثُوا۟ maka utuslah/kirimlah fa-ib'ʿathū
maka utuslah/kirimlah
حَكَمًۭا seorang hakam (pendamai) ḥakaman
seorang hakam (pendamai)
مِّنْ dari min
dari
أَهْلِهِۦ keluarganya (laki-laki) ahlihi
keluarganya (laki-laki)
وَحَكَمًۭا dan seorang hakam (pendamai) waḥakaman
dan seorang hakam (pendamai)
مِّنْ dari min
dari
أَهْلِهَآ keluarganya (perempuan) ahlihā
keluarganya (perempuan)
إِن jika in
jika
يُرِيدَآ keduanya menghendaki yurīdā
keduanya menghendaki
إِصْلَـٰحًۭا perdamaian iṣ'lāḥan
perdamaian
يُوَفِّقِ akan memberi taufik yuwaffiqi
akan memberi taufik
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بَيْنَهُمَآ ۗ kepada keduanya (suami-isteri) baynahumā
kepada keduanya (suami-isteri)
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
عَلِيمًا Maha mengetahui ʿalīman
Maha mengetahui
خَبِيرًۭا Maha Mengerti khabīran
Maha Mengerti
٣٥ (35)
(35)
Dan jika kamu khawatir terjadi persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang juru damai dari keluarga laki-laki dan seorang juru damai dari keluarga perempuan. Jika keduanya (juru damai itu) bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-istri itu. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.
4:36
۞ وَٱعْبُدُوا۟ dan sembahlah wa-uʿ'budū
dan sembahlah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
تُشْرِكُوا۟ kamu mempersekutukan tush'rikū
kamu mempersekutukan
بِهِۦ denganNya bihi
denganNya
شَيْـًۭٔا ۖ sesuatu shayan
sesuatu
وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ dan kepada kedua orang tua wabil-wālidayni
dan kepada kedua orang tua
إِحْسَـٰنًۭا (berbuat) baik iḥ'sānan
(berbuat) baik
وَبِذِى dan (dengan/terhadap)yang dimiliki wabidhī
dan (dengan/terhadap)yang dimiliki
ٱلْقُرْبَىٰ kerabat dekat l-qur'bā
kerabat dekat
وَٱلْيَتَـٰمَىٰ dan anak-anak yatim wal-yatāmā
dan anak-anak yatim
وَٱلْمَسَـٰكِينِ dan orang-orang miskin wal-masākīni
dan orang-orang miskin
وَٱلْجَارِ dan tetangga wal-jāri
dan tetangga
ذِى yang memiliki dhī
yang memiliki
ٱلْقُرْبَىٰ dekat l-qur'bā
dekat
وَٱلْجَارِ dan tetangga wal-jāri
dan tetangga
ٱلْجُنُبِ yang jauh l-junubi
yang jauh
وَٱلصَّاحِبِ dan teman wal-ṣāḥibi
dan teman
بِٱلْجَنۢبِ sejawat bil-janbi
sejawat
وَٱبْنِ dan ibnu (orang) wa-ib'ni
dan ibnu (orang)
ٱلسَّبِيلِ sabil (dalam perjalanan) l-sabīli
sabil (dalam perjalanan)
وَمَا dan apa yang wamā
dan apa yang
مَلَكَتْ kamu miliki malakat
kamu miliki
أَيْمَـٰنُكُمْ ۗ budak-budakmu aymānukum
budak-budakmu
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
لَا tidak
tidak
يُحِبُّ menyukai yuḥibbu
menyukai
مَن orang-orang man
orang-orang
كَانَ adalah kāna
adalah
مُخْتَالًۭا sombong mukh'tālan
sombong
فَخُورًا membanggakan diri fakhūran
membanggakan diri
٣٦ (36)
(36)
Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabīl2 dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri,
4:37
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَبْخَلُونَ (mereka) kikir yabkhalūna
(mereka) kikir
وَيَأْمُرُونَ dan (mereka) menyuruh wayamurūna
dan (mereka) menyuruh
ٱلنَّاسَ manusia/orang lain l-nāsa
manusia/orang lain
بِٱلْبُخْلِ dengan berbuat kikir bil-bukh'li
dengan berbuat kikir
وَيَكْتُمُونَ dan mereka menyembunyikan wayaktumūna
dan mereka menyembunyikan
مَآ apa (karunia)
apa (karunia)
ءَاتَىٰهُمُ memberikan kepada mereka ātāhumu
memberikan kepada mereka
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
مِن dari min
dari
فَضْلِهِۦ ۗ karuniaNya faḍlihi
karuniaNya
وَأَعْتَدْنَا dan Kami sediakan wa-aʿtadnā
dan Kami sediakan
لِلْكَـٰفِرِينَ untuk orang-orang kafir lil'kāfirīna
untuk orang-orang kafir
عَذَابًۭا siksa ʿadhāban
siksa
مُّهِينًۭا menghinakan muhīnan
menghinakan
٣٧ (37)
(37)
(yaitu) orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia yang telah diberikan Allah kepadanya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir azab yang menghinakan.
4:38
وَٱلَّذِينَ dan orang-oarng yang wa-alladhīna
dan orang-oarng yang
يُنفِقُونَ (mereka) menafkahkan yunfiqūna
(mereka) menafkahkan
أَمْوَٰلَهُمْ harta mereka amwālahum
harta mereka
رِئَآءَ riya' riāa
riya'
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يُؤْمِنُونَ beriman yu'minūna
beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
بِٱلْيَوْمِ dengan/kepada hari bil-yawmi
dengan/kepada hari
ٱلْـَٔاخِرِ ۗ akhirat l-ākhiri
akhirat
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَكُنِ ia adalah/menjadikan yakuni
ia adalah/menjadikan
ٱلشَّيْطَـٰنُ syaitan l-shayṭānu
syaitan
لَهُۥ baginya lahu
baginya
قَرِينًۭا (sebagai) teman qarīnan
(sebagai) teman
فَسَآءَ maka sejahat-jahat fasāa
maka sejahat-jahat
قَرِينًۭا teman qarīnan
teman
٣٨ (38)
(38)
Dan (juga) orang-orang yang menginfakkan hartanya karena riya` kepada orang lain (ingin dilihat dan dipuji), dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Barang siapa menjadikan setan sebagai temannya, maka (ketahuilah) dia (setan itu) adalah teman yang sangat jahat.
4:39
وَمَاذَا dan apakah wamādhā
dan apakah
عَلَيْهِمْ atas/bagi mereka ʿalayhim
atas/bagi mereka
لَوْ sekiranya law
sekiranya
ءَامَنُوا۟ mereka beriman āmanū
mereka beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَٱلْيَوْمِ dan hari wal-yawmi
dan hari
ٱلْـَٔاخِرِ akhirat l-ākhiri
akhirat
وَأَنفَقُوا۟ dan mereka menafkahkan wa-anfaqū
dan mereka menafkahkan
مِمَّا dari/sebagian apa mimmā
dari/sebagian apa
رَزَقَهُمُ memberi rezki kepada mereka razaqahumu
memberi rezki kepada mereka
ٱللَّهُ ۚ Allah l-lahu
Allah
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِهِمْ terhadap mereka bihim
terhadap mereka
عَلِيمًا Maha Mengetahui ʿalīman
Maha Mengetahui
٣٩ (39)
(39)
Dan apa (keberatan) bagi mereka jika mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menginfakkan sebagian rezeki yang telah diberikan Allah kepadanya? Dan Allah Maha Mengetahui keadaan mereka.
4:40
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
لَا tidak
tidak
يَظْلِمُ Dia menganiaya yaẓlimu
Dia menganiaya
مِثْقَالَ seberat/sebesar mith'qāla
seberat/sebesar
ذَرَّةٍۢ ۖ zarrah/biji sangat kecil dharratin
zarrah/biji sangat kecil
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تَكُ kamu ada taku
kamu ada
حَسَنَةًۭ kebajikan ḥasanatan
kebajikan
يُضَـٰعِفْهَا Dia melipat gandakannya yuḍāʿif'hā
Dia melipat gandakannya
وَيُؤْتِ dan Dia memberikan wayu'ti
dan Dia memberikan
مِن dari min
dari
لَّدُنْهُ sisiNya ladun'hu
sisiNya
أَجْرًا pahala ajran
pahala
عَظِيمًۭا yang besar ʿaẓīman
yang besar
٤٠ (40)
(40)
Sungguh, Allah tidak akan menzalimi seseorang walaupun sebesar zarah, dan jika ada kebajikan (sekecil zarah), niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan pahala yang besar dari sisi-Nya.
4:41
فَكَيْفَ maka bagaimana fakayfa
maka bagaimana
إِذَا jika/apabila idhā
jika/apabila
جِئْنَا Kami datangkan ji'nā
Kami datangkan
مِن dari min
dari
كُلِّ tiap-tiap kulli
tiap-tiap
أُمَّةٍۭ ummat ummatin
ummat
بِشَهِيدٍۢ dengan seorang saksi bishahīdin
dengan seorang saksi
وَجِئْنَا dan Kami datangkan waji'nā
dan Kami datangkan
بِكَ dengan engkau bika
dengan engkau
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
هَـٰٓؤُلَآءِ mereka itu hāulāi
mereka itu
شَهِيدًۭا sebagai saksi shahīdan
sebagai saksi
٤١ (41)
(41)
Dan bagaimanakah (keadaan orang kafir nanti), jika Kami mendatangkan seorang saksi (Rasul) dari setiap umat dan Kami mendatangkan engkau (Muhammad) sebagai saksi atas mereka.
4:42
يَوْمَئِذٍۢ pada hari itu yawma-idhin
pada hari itu
يَوَدُّ ingin yawaddu
ingin
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
وَعَصَوُا۟ dan orang-orang yang mendurhakai waʿaṣawū
dan orang-orang yang mendurhakai
ٱلرَّسُولَ rasul l-rasūla
rasul
لَوْ sekiranya/supaya law
sekiranya/supaya
تُسَوَّىٰ disama-ratakan tusawwā
disama-ratakan
بِهِمُ dengan mereka bihimu
dengan mereka
ٱلْأَرْضُ bumi l-arḍu
bumi
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَكْتُمُونَ mereka menyembunyikan yaktumūna
mereka menyembunyikan
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
حَدِيثًۭا sesuatu kejadian ḥadīthan
sesuatu kejadian
٤٢ (42)
(42)
Pada hari itu, orang yang kafir dan orang yang mendurhakai Rasul (Muhammad), berharap sekiranya mereka diratakan dengan tanah (dikubur atau hancur luluh menjadi tanah), padahal mereka tidak dapat menyembunyikan sesuatu kejadian apa pun dari Allah.
4:43
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
لَا janganlah
janganlah
تَقْرَبُوا۟ kamu mendekati taqrabū
kamu mendekati
ٱلصَّلَوٰةَ sholat l-ṣalata
sholat
وَأَنتُمْ dan kalian wa-antum
dan kalian
سُكَـٰرَىٰ mabuk sukārā
mabuk
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
تَعْلَمُوا۟ kamu mengetahui/mengerti taʿlamū
kamu mengetahui/mengerti
مَا apa
apa
تَقُولُونَ kamu ucapkan taqūlūna
kamu ucapkan
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
جُنُبًا dalam keadaan junub junuban
dalam keadaan junub
إِلَّا kecuali illā
kecuali
عَابِرِى sekedar ʿābirī
sekedar
سَبِيلٍ berlalu sabīlin
berlalu
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
تَغْتَسِلُوا۟ ۚ kamu mandi taghtasilū
kamu mandi
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
كُنتُم kalian adalah kuntum
kalian adalah
مَّرْضَىٰٓ sakit marḍā
sakit
أَوْ atau aw
atau
عَلَىٰ atas/dalam ʿalā
atas/dalam
سَفَرٍ perjalanan safarin
perjalanan
أَوْ atau aw
atau
جَآءَ datang jāa
datang
أَحَدٌۭ seseorang aḥadun
seseorang
مِّنكُم diantara kamu minkum
diantara kamu
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْغَآئِطِ tempat buang air l-ghāiṭi
tempat buang air
أَوْ atau aw
atau
لَـٰمَسْتُمُ kamu menyentuh lāmastumu
kamu menyentuh
ٱلنِّسَآءَ perempuan l-nisāa
perempuan
فَلَمْ maka/kemudian tidak falam
maka/kemudian tidak
تَجِدُوا۟ kamu mendapatkan tajidū
kamu mendapatkan
مَآءًۭ air māan
air
فَتَيَمَّمُوا۟ maka bertayamumlah kamu fatayammamū
maka bertayamumlah kamu
صَعِيدًۭا debu/tanah ṣaʿīdan
debu/tanah
طَيِّبًۭا bersih ṭayyiban
bersih
فَٱمْسَحُوا۟ maka sapulah fa-im'saḥū
maka sapulah
بِوُجُوهِكُمْ dengan/pada mukamu biwujūhikum
dengan/pada mukamu
وَأَيْدِيكُمْ ۗ dan tanganmu wa-aydīkum
dan tanganmu
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
عَفُوًّا Maha Pemaaf ʿafuwwan
Maha Pemaaf
غَفُورًا Maha Pengampun ghafūran
Maha Pengampun
٤٣ (43)
(43)
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu mendekati salat, ketika kamu dalam keadaan mabuk, sampai kamu sadar apa yang kamu ucapkan, dan jangan pula (kamu hampiri masjid ketika kamu) dalam keadaan junub kecuali sekedar melewati jalan saja, sebelum kamu mandi (mandi junub). Adapun jika kamu sakit atau sedang dalam perjalanan atau sehabis buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, sedangkan kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Sungguh, Allah Maha Pemaaf, Maha Pengampun.
4:44
أَلَمْ apakah tidak alam
apakah tidak
تَرَ kamu memperhatikan tara
kamu memperhatikan
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
أُوتُوا۟ (mereka) diberi ūtū
(mereka) diberi
نَصِيبًۭا bagian naṣīban
bagian
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْكِتَـٰبِ Al Kitab l-kitābi
Al Kitab
يَشْتَرُونَ mereka membeli yashtarūna
mereka membeli
ٱلضَّلَـٰلَةَ kesesatan l-ḍalālata
kesesatan
وَيُرِيدُونَ dan mereka menghendaki wayurīdūna
dan mereka menghendaki
أَن supaya an
supaya
تَضِلُّوا۟ kamu tersesat taḍillū
kamu tersesat
ٱلسَّبِيلَ jalan l-sabīla
jalan
٤٤ (44)
(44)
Tidakkah kamu memperhatikan orang yang telah diberi bagian Kitab (Taurat)? Mereka membeli kesesatan dan mereka menghendaki agar kamu tersesat (menyimpang) dari jalan (yang benar).
4:45
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
أَعْلَمُ lebih mengetahui aʿlamu
lebih mengetahui
بِأَعْدَآئِكُمْ ۚ dengan/tentang musuh-musuhmu bi-aʿdāikum
dengan/tentang musuh-musuhmu
وَكَفَىٰ dan cukuplah wakafā
dan cukuplah
بِٱللَّهِ dengan Allah bil-lahi
dengan Allah
وَلِيًّۭا (menjadi) pelindung waliyyan
(menjadi) pelindung
وَكَفَىٰ dan cukuplah wakafā
dan cukuplah
بِٱللَّهِ dengan Allah bil-lahi
dengan Allah
نَصِيرًۭا (menjadi) penolong naṣīran
(menjadi) penolong
٤٥ (45)
(45)
Dan Allah lebih mengetahui tentang musuh-musuhmu. Cukuplah Allah menjadi pelindung dan cukuplah Allah menjadi penolong (bagimu).
4:46
مِّنَ dari mina
dari
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
هَادُوا۟ Yahudi hādū
Yahudi
يُحَرِّفُونَ mereka merubah yuḥarrifūna
mereka merubah
ٱلْكَلِمَ perkataan l-kalima
perkataan
عَن dari ʿan
dari
مَّوَاضِعِهِۦ tempat-tempatnya mawāḍiʿihi
tempat-tempatnya
وَيَقُولُونَ dan mereka berkata wayaqūlūna
dan mereka berkata
سَمِعْنَا kami mendengar samiʿ'nā
kami mendengar
وَعَصَيْنَا dan/tetapi kami mendurhakai waʿaṣaynā
dan/tetapi kami mendurhakai
وَٱسْمَعْ dan dengarlah wa-is'maʿ
dan dengarlah
غَيْرَ tidak/bukan ghayra
tidak/bukan
مُسْمَعٍۢ mendengar mus'maʿin
mendengar
وَرَٰعِنَا dan peliharalah kami warāʿinā
dan peliharalah kami
لَيًّۢا memutar-mutar layyan
memutar-mutar
بِأَلْسِنَتِهِمْ dengan lidah mereka bi-alsinatihim
dengan lidah mereka
وَطَعْنًۭا dan mencela waṭaʿnan
dan mencela
فِى dalam
dalam
ٱلدِّينِ ۚ agama l-dīni
agama
وَلَوْ dan sekiranya walaw
dan sekiranya
أَنَّهُمْ bahwasanya mereka annahum
bahwasanya mereka
قَالُوا۟ (mereka) berkata qālū
(mereka) berkata
سَمِعْنَا kami mendengar samiʿ'nā
kami mendengar
وَأَطَعْنَا dan kami mentaati wa-aṭaʿnā
dan kami mentaati
وَٱسْمَعْ dan dengarkan wa-is'maʿ
dan dengarkan
وَٱنظُرْنَا dan perhatikanlah kami wa-unẓur'nā
dan perhatikanlah kami
لَكَانَ tentu itu adalah lakāna
tentu itu adalah
خَيْرًۭا lebih baik khayran
lebih baik
لَّهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
وَأَقْوَمَ dan lebih tepat wa-aqwama
dan lebih tepat
وَلَـٰكِن akan tetapi walākin
akan tetapi
لَّعَنَهُمُ mengutuk mereka laʿanahumu
mengutuk mereka
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِكُفْرِهِمْ dengan/karena kekafiran mereka bikuf'rihim
dengan/karena kekafiran mereka
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
يُؤْمِنُونَ mereka beriman yu'minūna
mereka beriman
إِلَّا kecuali illā
kecuali
قَلِيلًۭا sedikit qalīlan
sedikit
٤٦ (46)
(46)
(Yaitu) di antara orang Yahudi, yang mengubah perkataan dari tempat-tempatnya. Dan mereka berkata, "Kami mendengar, tetapi kami tidak mau menurutinya." Dan (mereka mengatakan pula), "Dengarlah," sedang (engkau Muhammad sebenarnya) tidak mendengar apa pun."2 Dan (mereka mengatakan), "Rā'inā"3 dengan memutarbalikkan lidahnya dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan, "Kami mendengar dan patuh, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami," tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, tetapi Allah melaknat mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali sedikit sekali.
4:47
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
أُوتُوا۟ (mereka) diberi ūtū
(mereka) diberi
ٱلْكِتَـٰبَ Al Kitab l-kitāba
Al Kitab
ءَامِنُوا۟ berimanlah kamu āminū
berimanlah kamu
بِمَا dengan apa bimā
dengan apa
نَزَّلْنَا Kami turunkan nazzalnā
Kami turunkan
مُصَدِّقًۭا yang membenarkan muṣaddiqan
yang membenarkan
لِّمَا bagi apa (Kitab) limā
bagi apa (Kitab)
مَعَكُم bersamamu/ada padamu maʿakum
bersamamu/ada padamu
مِّن dari min
dari
قَبْلِ sebelum qabli
sebelum
أَن bahwa an
bahwa
نَّطْمِسَ Kami merubah naṭmisa
Kami merubah
وُجُوهًۭا muka-muka wujūhan
muka-muka
فَنَرُدَّهَا maka/lalu Kami putarkannya fanaruddahā
maka/lalu Kami putarkannya
عَلَىٰٓ atas ʿalā
atas
أَدْبَارِهَآ belakangnya adbārihā
belakangnya
أَوْ atau aw
atau
نَلْعَنَهُمْ Kami kutuk mereka nalʿanahum
Kami kutuk mereka
كَمَا sebagaimana kamā
sebagaimana
لَعَنَّآ Kami mengutuki laʿannā
Kami mengutuki
أَصْحَـٰبَ orang-orang aṣḥāba
orang-orang
ٱلسَّبْتِ ۚ hari Sabtu l-sabti
hari Sabtu
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
أَمْرُ ketetapan amru
ketetapan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مَفْعُولًا berlaku mafʿūlan
berlaku
٤٧ (47)
(47)
Wahai orang-orang yang telah diberi Kitab! Berimanlah kamu kepada apa yang telah Kami turunkan (Alquran) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu, sebelum Kami mengubah wajah-wajah(mu), lalu Kami putar ke belakang atau Kami laknat mereka sebagaimana Kami melaknat orang-orang (yang berbuat maksiat) pada hari Sabat (sabtu). Dan ketetapan Allah pasti berlaku.
4:48
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
لَا tidak
tidak
يَغْفِرُ mengampuni mereka yaghfiru
mengampuni mereka
أَن bahwa an
bahwa
يُشْرَكَ dipersekutukan yush'raka
dipersekutukan
بِهِۦ denganNya bihi
denganNya
وَيَغْفِرُ dan Dia mengampuni wayaghfiru
dan Dia mengampuni
مَا apa
apa
دُونَ selain dūna
selain
ذَٰلِكَ demikian/itu dhālika
demikian/itu
لِمَن bagi siapa liman
bagi siapa
يَشَآءُ ۚ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يُشْرِكْ mempersekutukan yush'rik
mempersekutukan
بِٱللَّهِ dengan Allah bil-lahi
dengan Allah
فَقَدِ maka sungguh faqadi
maka sungguh
ٱفْتَرَىٰٓ ia telah berbuat if'tarā
ia telah berbuat
إِثْمًا dosa ith'man
dosa
عَظِيمًا besar ʿaẓīman
besar
٤٨ (48)
(48)
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.
4:49
أَلَمْ tidaklah alam
tidaklah
تَرَ kamu perhatikan tara
kamu perhatikan
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يُزَكُّونَ (mereka) membersihkan yuzakkūna
(mereka) membersihkan
أَنفُسَهُم ۚ diri mereka anfusahum
diri mereka
بَلِ akan tetapi bali
akan tetapi
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
يُزَكِّى Dia membersihkan yuzakkī
Dia membersihkan
مَن siapa man
siapa
يَشَآءُ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يُظْلَمُونَ mereka dianiaya yuẓ'lamūna
mereka dianiaya
فَتِيلًا sedikitpun fatīlan
sedikitpun
٤٩ (49)
(49)
Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang menganggap dirinya suci (orang Yahudi dan Nasrani)? Sebenarnya Allah menyucikan siapa yang Dia kehendaki dan mereka tidak dizalimi sedikit pun.
4:50
ٱنظُرْ perhatikanlah unẓur
perhatikanlah
كَيْفَ bagaimana kayfa
bagaimana
يَفْتَرُونَ mereka mengada-adakan yaftarūna
mereka mengada-adakan
عَلَى atas/terhadap ʿalā
atas/terhadap
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
ٱلْكَذِبَ ۖ dusta l-kadhiba
dusta
وَكَفَىٰ dan cukuplah wakafā
dan cukuplah
بِهِۦٓ dengannya/perbuatan itu bihi
dengannya/perbuatan itu
إِثْمًۭا dosa ith'man
dosa
مُّبِينًا nyata mubīnan
nyata
٥٠ (50)
(50)
Perhatikanlah, betapa mereka mengada-adakan kebohongan terhadap Allah? Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa yang nyata (bagi mereka).
4:51
أَلَمْ apakah tidak alam
apakah tidak
تَرَ kamu perhatikan tara
kamu perhatikan
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
أُوتُوا۟ (mereka) diberi ūtū
(mereka) diberi
نَصِيبًۭا bagian naṣīban
bagian
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْكِتَـٰبِ Al Kitab l-kitābi
Al Kitab
يُؤْمِنُونَ mereka beriman yu'minūna
mereka beriman
بِٱلْجِبْتِ dengan/kepada Jibti bil-jib'ti
dengan/kepada Jibti
وَٱلطَّـٰغُوتِ dan Tagut wal-ṭāghūti
dan Tagut
وَيَقُولُونَ dan mereka mengatakan wayaqūlūna
dan mereka mengatakan
لِلَّذِينَ kepada orang-orang yang lilladhīna
kepada orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
هَـٰٓؤُلَآءِ mereka itu hāulāi
mereka itu
أَهْدَىٰ lebih mendapat petunjuk ahdā
lebih mendapat petunjuk
مِنَ dari mina
dari
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
سَبِيلًا jalan sabīlan
jalan
٥١ (51)
(51)
Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang diberi bagian dari Kitab (Taurat)? Mereka percaya kepada Jibt dan Ṭāgūt, dan mengatakan kepada orang-orang kafir (musyrik Mekkah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya daripada orang-orang yang beriman.
4:52
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
لَعَنَهُمُ mengutuk mereka laʿanahumu
mengutuk mereka
ٱللَّهُ ۖ Allah l-lahu
Allah
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَلْعَنِ mengutuk yalʿani
mengutuk
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
فَلَن maka sekali-kali tidak falan
maka sekali-kali tidak
تَجِدَ mendapat tajida
mendapat
لَهُۥ baginya lahu
baginya
نَصِيرًا penolong naṣīran
penolong
٥٢ (52)
(52)
Mereka itulah orang-orang yang dilaknat Allah. Dan barang siapa dilaknat Allah, niscaya engkau tidak akan mendapatkan penolong baginya.
4:53
أَمْ atau am
atau
لَهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
نَصِيبٌۭ bagian naṣībun
bagian
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْمُلْكِ kekuasaan l-mul'ki
kekuasaan
فَإِذًۭا maka jika demikian/kendatipun ada fa-idhan
maka jika demikian/kendatipun ada
لَّا tidak
tidak
يُؤْتُونَ mereka akan mendatangkan yu'tūna
mereka akan mendatangkan
ٱلنَّاسَ manusia l-nāsa
manusia
نَقِيرًا sedikitpun naqīran
sedikitpun
٥٣ (53)
(53)
Ataukah mereka mempunyai bagian dari kerajaan (kekuasaan), meskipun mereka tidak akan memberikan sedikit pun (kebajikan) kepada manusia,
4:54
أَمْ atau am
atau
يَحْسُدُونَ mereka dengki yaḥsudūna
mereka dengki
ٱلنَّاسَ manusia l-nāsa
manusia
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
مَآ apa (karunia)
apa (karunia)
ءَاتَىٰهُمُ memberikan kepada mereka ātāhumu
memberikan kepada mereka
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
مِن dari min
dari
فَضْلِهِۦ ۖ karuniaNya faḍlihi
karuniaNya
فَقَدْ maka sungguh faqad
maka sungguh
ءَاتَيْنَآ Kami telah memberikan ātaynā
Kami telah memberikan
ءَالَ keluarga āla
keluarga
إِبْرَٰهِيمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
ٱلْكِتَـٰبَ kitab l-kitāba
kitab
وَٱلْحِكْمَةَ dan Hikmah wal-ḥik'mata
dan Hikmah
وَءَاتَيْنَـٰهُم dan Kami telah memberikan kepada mereka waātaynāhum
dan Kami telah memberikan kepada mereka
مُّلْكًا kerajaan mul'kan
kerajaan
عَظِيمًۭا besar ʿaẓīman
besar
٥٤ (54)
(54)
ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) karena karunia yang telah diberikan Allah kepadanya? Sungguh, Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepada mereka kerajaan (kekuasaan) yang besar.
4:55
فَمِنْهُم maka diantara mereka famin'hum
maka diantara mereka
مَّنْ orang man
orang
ءَامَنَ ia beriman āmana
ia beriman
بِهِۦ denganNya (Allah) bihi
denganNya (Allah)
وَمِنْهُم dan diantara mereka wamin'hum
dan diantara mereka
مَّن orang man
orang
صَدَّ ia menghalangi ṣadda
ia menghalangi
عَنْهُ ۚ daripadaNya ʿanhu
daripadaNya
وَكَفَىٰ dan cukuplah wakafā
dan cukuplah
بِجَهَنَّمَ dengan neraka jahanam bijahannama
dengan neraka jahanam
سَعِيرًا menyala-nyala saʿīran
menyala-nyala
٥٥ (55)
(55)
Maka di antara mereka (yang dengki itu), ada yang beriman kepadanya dan ada pula yang menghalangi (manusia beriman) kepadanya. Cukuplah (bagi mereka) neraka Jahanam yang menyala-nyala apinya.
4:56
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
بِـَٔايَـٰتِنَا dengan/kepada ayat-ayat Kami biāyātinā
dengan/kepada ayat-ayat Kami
سَوْفَ kelak/bakal sawfa
kelak/bakal
نُصْلِيهِمْ Kami masukkan mereka nuṣ'līhim
Kami masukkan mereka
نَارًۭا api/neraka nāran
api/neraka
كُلَّمَا setiap kullamā
setiap
نَضِجَتْ hangus/terbakar naḍijat
hangus/terbakar
جُلُودُهُم kulit-kulit mereka julūduhum
kulit-kulit mereka
بَدَّلْنَـٰهُمْ Kami ganti mereka baddalnāhum
Kami ganti mereka
جُلُودًا kulit-kulit julūdan
kulit-kulit
غَيْرَهَا lainnya ghayrahā
lainnya
لِيَذُوقُوا۟ supaya merasakan liyadhūqū
supaya merasakan
ٱلْعَذَابَ ۗ azab/siksa l-ʿadhāba
azab/siksa
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
عَزِيزًا Maha Perkasa ʿazīzan
Maha Perkasa
حَكِيمًۭا Maha Bijaksana ḥakīman
Maha Bijaksana
٥٦ (56)
(56)
Sungguh, orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti dengan kulit yang lain, agar mereka merasakan azab. Sungguh, Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
4:57
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
وَعَمِلُوا۟ dan mereka mengerjakan waʿamilū
dan mereka mengerjakan
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ kebajikan l-ṣāliḥāti
kebajikan
سَنُدْخِلُهُمْ akan Kami masukkan mereka sanud'khiluhum
akan Kami masukkan mereka
جَنَّـٰتٍۢ surga jannātin
surga
تَجْرِى mengalir tajrī
mengalir
مِن dari min
dari
تَحْتِهَا bawahnya taḥtihā
bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ sungai-sungai l-anhāru
sungai-sungai
خَـٰلِدِينَ mereka kekal khālidīna
mereka kekal
فِيهَآ di dalamnya fīhā
di dalamnya
أَبَدًۭا ۖ selama-lamanya abadan
selama-lamanya
لَّهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
فِيهَآ di dalamnya fīhā
di dalamnya
أَزْوَٰجٌۭ isteri-isteri azwājun
isteri-isteri
مُّطَهَّرَةٌۭ ۖ yang suci muṭahharatun
yang suci
وَنُدْخِلُهُمْ dan Kami masukkan mereka wanud'khiluhum
dan Kami masukkan mereka
ظِلًّۭا tempat teduh/naungan ẓillan
tempat teduh/naungan
ظَلِيلًا nyaman ẓalīlan
nyaman
٥٧ (57)
(57)
Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Di sana mereka mempunyai pasangan-pasangan yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman.
4:58
۞ إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يَأْمُرُكُمْ Dia menyuruh yamurukum
Dia menyuruh
أَن untuk an
untuk
تُؤَدُّوا۟ menyampaikan tu-addū
menyampaikan
ٱلْأَمَـٰنَـٰتِ amanat l-amānāti
amanat
إِلَىٰٓ kepada ilā
kepada
أَهْلِهَا yang berhak menerimanya ahlihā
yang berhak menerimanya
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
حَكَمْتُم kamu menetapkan hukum ḥakamtum
kamu menetapkan hukum
بَيْنَ diantara bayna
diantara
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
أَن supaya an
supaya
تَحْكُمُوا۟ kamu menetapkan hukum taḥkumū
kamu menetapkan hukum
بِٱلْعَدْلِ ۚ dengan adil bil-ʿadli
dengan adil
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
نِعِمَّا sebaik-baiknya niʿimmā
sebaik-baiknya
يَعِظُكُم Dia memberi pelajaran kepadamu yaʿiẓukum
Dia memberi pelajaran kepadamu
بِهِۦٓ ۗ dengannya bihi
dengannya
إِنَّ sesunguhnya inna
sesunguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adlah Dia kāna
adlah Dia
سَمِيعًۢا Maha Mendengar samīʿan
Maha Mendengar
بَصِيرًۭا Maha Melihat baṣīran
Maha Melihat
٥٨ (58)
(58)
Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sungguh, Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.
4:59
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ beriman āmanū
beriman
أَطِيعُوا۟ taatlah kamu aṭīʿū
taatlah kamu
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَأَطِيعُوا۟ dan taatlah wa-aṭīʿū
dan taatlah
ٱلرَّسُولَ Rasul l-rasūla
Rasul
وَأُو۟لِى dan ulil wa-ulī
dan ulil
ٱلْأَمْرِ Amri l-amri
Amri
مِنكُمْ ۖ diantara kamu minkum
diantara kamu
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
تَنَـٰزَعْتُمْ kamu berselisih tanāzaʿtum
kamu berselisih
فِى dalam/tentang
dalam/tentang
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
فَرُدُّوهُ maka kembalikanlah ia faruddūhu
maka kembalikanlah ia
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَٱلرَّسُولِ dan Rasul wal-rasūli
dan Rasul
إِن jika in
jika
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
تُؤْمِنُونَ (kamu) beriman tu'minūna
(kamu) beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَٱلْيَوْمِ dan hari wal-yawmi
dan hari
ٱلْـَٔاخِرِ ۚ akhirat/akhir l-ākhiri
akhirat/akhir
ذَٰلِكَ dmikian itu dhālika
dmikian itu
خَيْرٌۭ lebih baik/utama khayrun
lebih baik/utama
وَأَحْسَنُ dan sebaik-baik wa-aḥsanu
dan sebaik-baik
تَأْوِيلًا kesudahan/akibatnya tawīlan
kesudahan/akibatnya
٥٩ (59)
(59)
Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan)1 di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Alquran) dan Rasul (sunahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu, lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
4:60
أَلَمْ apakah tidak alam
apakah tidak
تَرَ kamu perhatikan tara
kamu perhatikan
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَزْعُمُونَ mereka mengaku yazʿumūna
mereka mengaku
أَنَّهُمْ sesungguhnya mereka annahum
sesungguhnya mereka
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
بِمَآ dengan/kepada apa bimā
dengan/kepada apa
أُنزِلَ diturunkan unzila
diturunkan
إِلَيْكَ kepadamu ilayka
kepadamu
وَمَآ dan apa wamā
dan apa
أُنزِلَ diturunkan unzila
diturunkan
مِن dari min
dari
قَبْلِكَ sebelum kamu qablika
sebelum kamu
يُرِيدُونَ mereka hendak yurīdūna
mereka hendak
أَن bahwa an
bahwa
يَتَحَاكَمُوٓا۟ mereka berhakim yataḥākamū
mereka berhakim
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلطَّـٰغُوتِ Tagut (berhala) l-ṭāghūti
Tagut (berhala)
وَقَدْ dan sungguh waqad
dan sungguh
أُمِرُوٓا۟ mereka diperintah umirū
mereka diperintah
أَن untuk an
untuk
يَكْفُرُوا۟ mereka mengingkari yakfurū
mereka mengingkari
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
وَيُرِيدُ dan menghendaki wayurīdu
dan menghendaki
ٱلشَّيْطَـٰنُ syaitan l-shayṭānu
syaitan
أَن untuk an
untuk
يُضِلَّهُمْ menyesatkan mereka yuḍillahum
menyesatkan mereka
ضَلَـٰلًۢا penyesatan ḍalālan
penyesatan
بَعِيدًۭا sejauh-jauhnya baʿīdan
sejauh-jauhnya
٦٠ (60)
(60)
Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan orang-orang yang mengaku bahwa mereka telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelummu? Tetapi mereka1 masih menginginkan ketetapan hukum kepada Tagut, padahal mereka telah diperintahkan untuk mengingkari Tagut itu. Dan setan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) kesesatan yang sejauh-jauhnya.
4:61
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
قِيلَ dikatakan qīla
dikatakan
لَهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
تَعَالَوْا۟ marilah taʿālaw
marilah
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
مَآ apa (hukum)
apa (hukum)
أَنزَلَ telah turunkan anzala
telah turunkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
وَإِلَى dan kepada wa-ilā
dan kepada
ٱلرَّسُولِ Rasul l-rasūli
Rasul
رَأَيْتَ kamu lihat ra-ayta
kamu lihat
ٱلْمُنَـٰفِقِينَ orang-orang munafik l-munāfiqīna
orang-orang munafik
يَصُدُّونَ (mereka) menghalangi yaṣuddūna
(mereka) menghalangi
عَنكَ dari kamu ʿanka
dari kamu
صُدُودًۭا halangan yang sangat kuat ṣudūdan
halangan yang sangat kuat
٦١ (61)
(61)
Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Marilah (patuh) kepada apa yang diturunkan Allah dan (patuh) kepada Rasul," (niscaya) engkau (Muhammad) melihat orang munafik menghalangi dengan keras darimu.
4:62
فَكَيْفَ maka bagaimanakah fakayfa
maka bagaimanakah
إِذَآ apabila idhā
apabila
أَصَـٰبَتْهُم menimpa mereka aṣābathum
menimpa mereka
مُّصِيبَةٌۢ musibah muṣībatun
musibah
بِمَا dengan sebab bimā
dengan sebab
قَدَّمَتْ perbuatan qaddamat
perbuatan
أَيْدِيهِمْ tangan-tangan mereka aydīhim
tangan-tangan mereka
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
جَآءُوكَ mereka datang kepadamu jāūka
mereka datang kepadamu
يَحْلِفُونَ mereka bersumpah yaḥlifūna
mereka bersumpah
بِٱللَّهِ dengan/demi Allah bil-lahi
dengan/demi Allah
إِنْ sekali-kali tidak in
sekali-kali tidak
أَرَدْنَآ kami menghendaki aradnā
kami menghendaki
إِلَّآ kecuali/selain illā
kecuali/selain
إِحْسَـٰنًۭا kebaikan iḥ'sānan
kebaikan
وَتَوْفِيقًا dan perdamaian yang sempurna watawfīqan
dan perdamaian yang sempurna
٦٢ (62)
(62)
Maka bagaimana halnya apabila (kelak) musibah menimpa mereka (orang munafik) di sebabkan perbuatan tangannya sendiri, kemudian mereka datang kepadamu (Muhammad) sambil bersumpah, "Demi Allah, kami sekali-kali tidak menghendaki selain kebaikan dan kedamaian."
4:63
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَعْلَمُ mengetahui yaʿlamu
mengetahui
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
مَا apa
apa
فِى di dalam
di dalam
قُلُوبِهِمْ hati mereka qulūbihim
hati mereka
فَأَعْرِضْ maka berpalinglah kamu fa-aʿriḍ
maka berpalinglah kamu
عَنْهُمْ dari mereka ʿanhum
dari mereka
وَعِظْهُمْ dan berilah mereka pelajaran waʿiẓ'hum
dan berilah mereka pelajaran
وَقُل dan katakanlah waqul
dan katakanlah
لَّهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
فِىٓ dalam
dalam
أَنفُسِهِمْ diri/jiwa mereka anfusihim
diri/jiwa mereka
قَوْلًۢا perkataan qawlan
perkataan
بَلِيغًۭا berbekas balīghan
berbekas
٦٣ (63)
(63)
Mereka itu adalah orang-orang yang (sesungguhnya) Allah mengetahui apa yang ada di dalam hatinya. Karena itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka nasihat, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang membekas pada jiwanya.
4:64
وَمَآ dan tidak wamā
dan tidak
أَرْسَلْنَا Kami mengutus arsalnā
Kami mengutus
مِن dari min
dari
رَّسُولٍ seorang Rasul rasūlin
seorang Rasul
إِلَّا melainkan illā
melainkan
لِيُطَاعَ untuk ditaati liyuṭāʿa
untuk ditaati
بِإِذْنِ dengan seizin bi-idh'ni
dengan seizin
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
وَلَوْ dan jikalau walaw
dan jikalau
أَنَّهُمْ sesungguhnya mereka annahum
sesungguhnya mereka
إِذ ketika idh
ketika
ظَّلَمُوٓا۟ mereka menganiaya ẓalamū
mereka menganiaya
أَنفُسَهُمْ diri mereka anfusahum
diri mereka
جَآءُوكَ mereka datang kepadamu jāūka
mereka datang kepadamu
فَٱسْتَغْفَرُوا۟ maka/lalu mereka mohon ampun fa-is'taghfarū
maka/lalu mereka mohon ampun
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَٱسْتَغْفَرَ dan memohonkan ampun wa-is'taghfara
dan memohonkan ampun
لَهُمُ untuk mereka lahumu
untuk mereka
ٱلرَّسُولُ Rasul l-rasūlu
Rasul
لَوَجَدُوا۟ tentu mereka mendapati lawajadū
tentu mereka mendapati
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
تَوَّابًۭا Maha Penerima Taubat tawwāban
Maha Penerima Taubat
رَّحِيمًۭا Maha Penyayang raḥīman
Maha Penyayang
٦٤ (64)
(64)
Dan Kami tidak mengutus seorang rasul melainkan untuk ditaati dengan izin Allah. Dan sungguh, sekiranya mereka setelah menzalimi dirinya1 datang kepadamu (Muhammad), lalu memohon ampunan kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka mendapati Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.
4:65
فَلَا maka falā
maka
وَرَبِّكَ dan/demi Tuhanmu warabbika
dan/demi Tuhanmu
لَا tidak
tidak
يُؤْمِنُونَ beriman yu'minūna
beriman
حَتَّىٰ hingga ḥattā
hingga
يُحَكِّمُوكَ mereka menjadikan kamu hakim yuḥakkimūka
mereka menjadikan kamu hakim
فِيمَا terhadap apa/perkara fīmā
terhadap apa/perkara
شَجَرَ perselisihan shajara
perselisihan
بَيْنَهُمْ diantara mereka baynahum
diantara mereka
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
لَا tidak
tidak
يَجِدُوا۟ mereka mendapatkan yajidū
mereka mendapatkan
فِىٓ dalam
dalam
أَنفُسِهِمْ diri/hati mereka anfusihim
diri/hati mereka
حَرَجًۭا keberatan ḥarajan
keberatan
مِّمَّا terhadap apa mimmā
terhadap apa
قَضَيْتَ kamu putuskan qaḍayta
kamu putuskan
وَيُسَلِّمُوا۟ dan mereka menerima wayusallimū
dan mereka menerima
تَسْلِيمًۭا penerima sepenuhnya taslīman
penerima sepenuhnya
٦٥ (65)
(65)
Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, (sehingga) kemudian tidak ada rasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.
4:66
وَلَوْ dan kalau walaw
dan kalau
أَنَّا sesungguhnya annā
sesungguhnya
كَتَبْنَا Kami perintahkan katabnā
Kami perintahkan
عَلَيْهِمْ atas/kepada mereka ʿalayhim
atas/kepada mereka
أَنِ bahwa ani
bahwa
ٱقْتُلُوٓا۟ bunuhlah mereka uq'tulū
bunuhlah mereka
أَنفُسَكُمْ diri kalian sendiri anfusakum
diri kalian sendiri
أَوِ atau awi
atau
ٱخْرُجُوا۟ keluarlah kamu ukh'rujū
keluarlah kamu
مِن dari min
dari
دِيَـٰرِكُم kampungmu diyārikum
kampungmu
مَّا tidak
tidak
فَعَلُوهُ mereka melakukannya faʿalūhu
mereka melakukannya
إِلَّا kecuali illā
kecuali
قَلِيلٌۭ sedikit/sebagian kecil qalīlun
sedikit/sebagian kecil
مِّنْهُمْ ۖ dari mereka min'hum
dari mereka
وَلَوْ dan kalau walaw
dan kalau
أَنَّهُمْ sesungguhnya mereka annahum
sesungguhnya mereka
فَعَلُوا۟ (mereka) melaksanakan faʿalū
(mereka) melaksanakan
مَا apa/pelajaran
apa/pelajaran
يُوعَظُونَ diberikan yūʿaẓūna
diberikan
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
لَكَانَ tentulah ia/demikian itu lakāna
tentulah ia/demikian itu
خَيْرًۭا lebih baik khayran
lebih baik
لَّهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
وَأَشَدَّ dan sangat/lebih wa-ashadda
dan sangat/lebih
تَثْبِيتًۭا menguatkan tathbītan
menguatkan
٦٦ (66)
(66)
Dan sekalipun telah Kami perintahkan kepada mereka, "Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampung halamanmu," ternyata mereka tidak akan melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan sekiranya mereka benar-benar melaksanakan perintah yang diberikan, niscaya itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka),
4:67
وَإِذًۭا dan kalau demikian wa-idhan
dan kalau demikian
لَّـَٔاتَيْنَـٰهُم pasti Kami berikan laātaynāhum
pasti Kami berikan
مِّن dari min
dari
لَّدُنَّآ sisi Kami ladunnā
sisi Kami
أَجْرًا pahala ajran
pahala
عَظِيمًۭا besar ʿaẓīman
besar
٦٧ (67)
(67)
dan dengan demikian, pasti Kami berikan kepada mereka pahala yang besar dari sisi Kami,
4:68
وَلَهَدَيْنَـٰهُمْ dan pasti Kami beri petunjuk mereka walahadaynāhum
dan pasti Kami beri petunjuk mereka
صِرَٰطًۭا jalan ṣirāṭan
jalan
مُّسْتَقِيمًۭا lurus/benar mus'taqīman
lurus/benar
٦٨ (68)
(68)
dan pasti Kami tunjukan kepada mereka jalan yang lurus.
4:69
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يُطِعِ mentaati yuṭiʿi
mentaati
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَٱلرَّسُولَ dan Rasul wal-rasūla
dan Rasul
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itu fa-ulāika
maka mereka itu
مَعَ bersama-sama maʿa
bersama-sama
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
أَنْعَمَ menganugerahi nikmat anʿama
menganugerahi nikmat
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَيْهِم atas mereka ʿalayhim
atas mereka
مِّنَ dari mina
dari
ٱلنَّبِيِّـۧنَ para Nabi l-nabiyīna
para Nabi
وَٱلصِّدِّيقِينَ dan para siddiqin wal-ṣidīqīna
dan para siddiqin
وَٱلشُّهَدَآءِ dan para syuhada wal-shuhadāi
dan para syuhada
وَٱلصَّـٰلِحِينَ ۚ dan orang-orang saleh wal-ṣāliḥīna
dan orang-orang saleh
وَحَسُنَ dan sebaik-baik waḥasuna
dan sebaik-baik
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
رَفِيقًۭا teman rafīqan
teman
٦٩ (69)
(69)
Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul (Muhammad), maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang diberikan nikmat oleh Allah, (yaitu) para nabi, para pecinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.
4:70
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
ٱلْفَضْلُ karunia l-faḍlu
karunia
مِنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
وَكَفَىٰ dan cukup wakafā
dan cukup
بِٱللَّهِ dengan Allah bil-lahi
dengan Allah
عَلِيمًۭا mengetahui ʿalīman
mengetahui
٧٠ (70)
(70)
Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan cukuplah Allah yang Maha Mengetahui.
4:71
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
خُذُوا۟ ambillah olehmu khudhū
ambillah olehmu
حِذْرَكُمْ kewaspadaanmu/kesiapanmu ḥidh'rakum
kewaspadaanmu/kesiapanmu
فَٱنفِرُوا۟ pergilah kamu fa-infirū
pergilah kamu
ثُبَاتٍ berkelompok-kelompok thubātin
berkelompok-kelompok
أَوِ atau awi
atau
ٱنفِرُوا۟ pergilah/majulah infirū
pergilah/majulah
جَمِيعًۭا bersama-sama jamīʿan
bersama-sama
٧١ (71)
(71)
Wahai orang-orang yang beriman! Bersiap-siagalah kamu, dan majulah (ke medan pertempuran) secara berkelompok, atau majulah bersama-sama (serentak).
4:72
وَإِنَّ dan sesungguhnya wa-inna
dan sesungguhnya
مِنكُمْ diantara kamu minkum
diantara kamu
لَمَن ada orang laman
ada orang
لَّيُبَطِّئَنَّ sangat berlambat-lambat layubaṭṭi-anna
sangat berlambat-lambat
فَإِنْ maka jika fa-in
maka jika
أَصَـٰبَتْكُم menimpa kamu aṣābatkum
menimpa kamu
مُّصِيبَةٌۭ bencana muṣībatun
bencana
قَالَ ia berkata qāla
ia berkata
قَدْ sungguh qad
sungguh
أَنْعَمَ telah menganugerahkan nikmat anʿama
telah menganugerahkan nikmat
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَىَّ atasku/atas diriku ʿalayya
atasku/atas diriku
إِذْ karena idh
karena
لَمْ tidak lam
tidak
أَكُن adalah aku akun
adalah aku
مَّعَهُمْ bersama-sama mereka maʿahum
bersama-sama mereka
شَهِيدًۭا menyaksikan (berperang) shahīdan
menyaksikan (berperang)
٧٢ (72)
(72)
Dan sesungguhnya di antara kamu pasti ada orang yang sangat enggan (ke medan pertempuran). Lalu jika kamu ditimpa musibah dia berkata, "Sungguh, Allah telah memberikan nikmat kepadaku karena aku tidak ikut berperang bersama mereka."
4:73
وَلَئِنْ dan sungguh jika wala-in
dan sungguh jika
أَصَـٰبَكُمْ menimpa kamu (kamu memperoleh) aṣābakum
menimpa kamu (kamu memperoleh)
فَضْلٌۭ karunia faḍlun
karunia
مِّنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
لَيَقُولَنَّ tentu ia mengatakan layaqūlanna
tentu ia mengatakan
كَأَن seakan-akan ka-an
seakan-akan
لَّمْ tidak lam
tidak
تَكُنۢ pernah ada takun
pernah ada
بَيْنَكُمْ antara kamu baynakum
antara kamu
وَبَيْنَهُۥ dan antara ia wabaynahu
dan antara ia
مَوَدَّةٌۭ kasih sayang mawaddatun
kasih sayang
يَـٰلَيْتَنِى Wahai kiranya saya ada yālaytanī
Wahai kiranya saya ada
كُنتُ adalah aku kuntu
adalah aku
مَعَهُمْ bersama-sama mereka maʿahum
bersama-sama mereka
فَأَفُوزَ tentu saya mendapat kemenangan fa-afūza
tentu saya mendapat kemenangan
فَوْزًا kemenangan fawzan
kemenangan
عَظِيمًۭا besar ʿaẓīman
besar
٧٣ (73)
(73)
Dan sungguh, jika kamu mendapat karunia (kemenangan) dari Allah, tentulah dia mengatakan seakan-akan belum pernah ada hubungan kasih sayang antara kamu dengan dia, "Wahai, sekiranya aku bersama mereka, tentu aku akan memperoleh kemenangan yang agung (pula)."
4:74
۞ فَلْيُقَـٰتِلْ maka hendaklah berperang falyuqātil
maka hendaklah berperang
فِى dalam
dalam
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَشْرُونَ (mereka) menukar yashrūna
(mereka) menukar
ٱلْحَيَوٰةَ kehidupan l-ḥayata
kehidupan
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
بِٱلْـَٔاخِرَةِ ۚ dengan akhirat bil-ākhirati
dengan akhirat
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يُقَـٰتِلْ berperang yuqātil
berperang
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
فَيُقْتَلْ lalu terbunuh fayuq'tal
lalu terbunuh
أَوْ atau aw
atau
يَغْلِبْ memperoleh kemenangan yaghlib
memperoleh kemenangan
فَسَوْفَ maka kelak fasawfa
maka kelak
نُؤْتِيهِ akan Kami berikan kepadanya nu'tīhi
akan Kami berikan kepadanya
أَجْرًا pahala ajran
pahala
عَظِيمًۭا besar ʿaẓīman
besar
٧٤ (74)
(74)
Karena itu, hendaklah orang-orang yang menjual kehidupan dunia untuk (kehidupan) akhirat berperang di jalan Allah. Dan barang siapa berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan maka akan Kami berikan pahala yang besar kepadanya.
4:75
وَمَا dan mengapa wamā
dan mengapa
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
لَا tidak
tidak
تُقَـٰتِلُونَ kamu berperang tuqātilūna
kamu berperang
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَٱلْمُسْتَضْعَفِينَ dan orang-orang yang lemah wal-mus'taḍʿafīna
dan orang-orang yang lemah
مِنَ dari mina
dari
ٱلرِّجَالِ laki-laki l-rijāli
laki-laki
وَٱلنِّسَآءِ dan perempuan wal-nisāi
dan perempuan
وَٱلْوِلْدَٰنِ dan anak-anak wal-wil'dāni
dan anak-anak
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَقُولُونَ mereka mengatakan/mendoakan yaqūlūna
mereka mengatakan/mendoakan
رَبَّنَآ ya Tuhan kami rabbanā
ya Tuhan kami
أَخْرِجْنَا keluarkanlah kami akhrij'nā
keluarkanlah kami
مِنْ dari min
dari
هَـٰذِهِ ini hādhihi
ini
ٱلْقَرْيَةِ negeri l-qaryati
negeri
ٱلظَّالِمِ yang dzalim l-ẓālimi
yang dzalim
أَهْلُهَا penduduknya ahluhā
penduduknya
وَٱجْعَل dan jadikan wa-ij'ʿal
dan jadikan
لَّنَا bagi kami lanā
bagi kami
مِن dari min
dari
لَّدُنكَ sisi Engkau ladunka
sisi Engkau
وَلِيًّۭا pelindung waliyyan
pelindung
وَٱجْعَل dan jadikanlah/berilah wa-ij'ʿal
dan jadikanlah/berilah
لَّنَا untuk kami lanā
untuk kami
مِن dari min
dari
لَّدُنكَ sisi Engkau ladunka
sisi Engkau
نَصِيرًا penolong naṣīran
penolong
٧٥ (75)
(75)
Dan mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang yang lemah, baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak yang berdoa, "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekkah) yang penduduknya zalim. Berilah kami pelindung dari sisi-Mu, dan berilah kami penolong dari sisi-Mu."
4:76
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
يُقَـٰتِلُونَ mereka berperang yuqātilūna
mereka berperang
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ ۖ Allah l-lahi
Allah
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
يُقَـٰتِلُونَ mereka berperang yuqātilūna
mereka berperang
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱلطَّـٰغُوتِ Tagut l-ṭāghūti
Tagut
فَقَـٰتِلُوٓا۟ maka perangilah faqātilū
maka perangilah
أَوْلِيَآءَ kawan-kawan awliyāa
kawan-kawan
ٱلشَّيْطَـٰنِ ۖ syaitan l-shayṭāni
syaitan
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
كَيْدَ tipu daya kayda
tipu daya
ٱلشَّيْطَـٰنِ syaitan l-shayṭāni
syaitan
كَانَ adalah kāna
adalah
ضَعِيفًا lemah ḍaʿīfan
lemah
٧٦ (76)
(76)
Orang-orang yang beriman, mereka berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan Tagut, maka perangilah kawan-kawan setan itu, (karena) sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.
4:77
أَلَمْ tidaklah alam
tidaklah
تَرَ kamu perhatikan tara
kamu perhatikan
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
قِيلَ dikatakan qīla
dikatakan
لَهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
كُفُّوٓا۟ tahanlah kuffū
tahanlah
أَيْدِيَكُمْ tanganmu aydiyakum
tanganmu
وَأَقِيمُوا۟ dan dirikanlah wa-aqīmū
dan dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ sholat l-ṣalata
sholat
وَءَاتُوا۟ dan tunaikan waātū
dan tunaikan
ٱلزَّكَوٰةَ zakat l-zakata
zakat
فَلَمَّا maka setelah falammā
maka setelah
كُتِبَ diwajibkan kutiba
diwajibkan
عَلَيْهِمُ atas mereka ʿalayhimu
atas mereka
ٱلْقِتَالُ berperang l-qitālu
berperang
إِذَا tiba-tiba idhā
tiba-tiba
فَرِيقٌۭ segolongan farīqun
segolongan
مِّنْهُمْ dari mereka min'hum
dari mereka
يَخْشَوْنَ mereka takut yakhshawna
mereka takut
ٱلنَّاسَ manusia l-nāsa
manusia
كَخَشْيَةِ seperti takut kakhashyati
seperti takut
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
أَوْ atau aw
atau
أَشَدَّ lebih ashadda
lebih
خَشْيَةًۭ ۚ takut khashyatan
takut
وَقَالُوا۟ dan mereka berkata waqālū
dan mereka berkata
رَبَّنَا ya Tuhan kami rabbanā
ya Tuhan kami
لِمَ mengapa lima
mengapa
كَتَبْتَ Engkau wajibkan katabta
Engkau wajibkan
عَلَيْنَا atas kami ʿalaynā
atas kami
ٱلْقِتَالَ berperang l-qitāla
berperang
لَوْلَآ mengapa tidak lawlā
mengapa tidak
أَخَّرْتَنَآ Engkau tangguhkan kami akhartanā
Engkau tangguhkan kami
إِلَىٰٓ sampai ilā
sampai
أَجَلٍۢ waktu ajalin
waktu
قَرِيبٍۢ ۗ dekat qarībin
dekat
قُلْ katakanlah qul
katakanlah
مَتَـٰعُ kesenangan matāʿu
kesenangan
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
قَلِيلٌۭ sedikit qalīlun
sedikit
وَٱلْـَٔاخِرَةُ dan akhirat wal-ākhiratu
dan akhirat
خَيْرٌۭ lebih baik khayrun
lebih baik
لِّمَنِ bagi orang limani
bagi orang
ٱتَّقَىٰ bertakwa ittaqā
bertakwa
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
تُظْلَمُونَ kamu dianiaya tuẓ'lamūna
kamu dianiaya
فَتِيلًا sedikitpun fatīlan
sedikitpun
٧٧ (77)
(77)
Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka, "Tahanlah tanganmu (dari berperang), laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat!" Ketika mereka diwajibkan berperang, tiba-tiba sebagian mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih takut (dari itu). Mereka berkata, "Ya Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tunda (kewajiban berperang) kepada kami beberapa waktu lagi?" Katakanlah, "Kesenangan di dunia ini hanya sedikit dan di akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa (mendapat pahala turut berperang) dan kamu tidak akan dizalimi sedikit pun."
4:78
أَيْنَمَا dimana saja aynamā
dimana saja
تَكُونُوا۟ kalian menjadi takūnū
kalian menjadi
يُدْرِككُّمُ akan mendapatkan kamu yud'rikkumu
akan mendapatkan kamu
ٱلْمَوْتُ kematian l-mawtu
kematian
وَلَوْ kendatipun walaw
kendatipun
كُنتُمْ kalian adalah kuntum
kalian adalah
فِى di dalam
di dalam
بُرُوجٍۢ benteng burūjin
benteng
مُّشَيَّدَةٍۢ ۗ yang kokoh mushayyadatin
yang kokoh
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تُصِبْهُمْ menimpa mereka tuṣib'hum
menimpa mereka
حَسَنَةٌۭ kebaikan ḥasanatun
kebaikan
يَقُولُوا۟ mereka berkata yaqūlū
mereka berkata
هَـٰذِهِۦ ini hādhihi
ini
مِنْ dari min
dari
عِندِ sisi ʿindi
sisi
ٱللَّهِ ۖ Allah l-lahi
Allah
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تُصِبْهُمْ menimpa mereka tuṣib'hum
menimpa mereka
سَيِّئَةٌۭ kejahatan/bencana sayyi-atun
kejahatan/bencana
يَقُولُوا۟ mereka berkata yaqūlū
mereka berkata
هَـٰذِهِۦ ini hādhihi
ini
مِنْ dari min
dari
عِندِكَ ۚ sisi kamu ʿindika
sisi kamu
قُلْ katakan qul
katakan
كُلٌّۭ semuanya kullun
semuanya
مِّنْ dari min
dari
عِندِ sisi ʿindi
sisi
ٱللَّهِ ۖ Allah l-lahi
Allah
فَمَالِ maka mengapa famāli
maka mengapa
هَـٰٓؤُلَآءِ mereka itu hāulāi
mereka itu
ٱلْقَوْمِ kaum l-qawmi
kaum
لَا tidak
tidak
يَكَادُونَ mereka hampir yakādūna
mereka hampir
يَفْقَهُونَ mereka memahami yafqahūna
mereka memahami
حَدِيثًۭا pembicaraan ḥadīthan
pembicaraan
٧٨ (78)
(78)
Dimanapun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh. Jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan, "Ini dari sisi Allah", dan jika mereka ditimpa suatu keburukan mereka mengatakan, "Ini dari engkau (Muhammad)." Katakanlah, "Semuanya (datang) dari sisi Allah." Maka mengapa orang-orang itu (orang-orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan (sedikit pun)?"
4:79
مَّآ apa
apa
أَصَابَكَ menimpamu aṣābaka
menimpamu
مِنْ dari min
dari
حَسَنَةٍۢ kebaikan ḥasanatin
kebaikan
فَمِنَ maka dari famina
maka dari
ٱللَّهِ ۖ Allah l-lahi
Allah
وَمَآ dan apa wamā
dan apa
أَصَابَكَ menimpamu aṣābaka
menimpamu
مِن dari min
dari
سَيِّئَةٍۢ kejelekan/bencana sayyi-atin
kejelekan/bencana
فَمِن maka dari famin
maka dari
نَّفْسِكَ ۚ dirimu sendiri nafsika
dirimu sendiri
وَأَرْسَلْنَـٰكَ dan Kami utus kamu wa-arsalnāka
dan Kami utus kamu
لِلنَّاسِ kepada manusia lilnnāsi
kepada manusia
رَسُولًۭا ۚ Rasul rasūlan
Rasul
وَكَفَىٰ dan cukuplah wakafā
dan cukuplah
بِٱللَّهِ dengan Allah bil-lahi
dengan Allah
شَهِيدًۭا menjadi saksi shahīdan
menjadi saksi
٧٩ (79)
(79)
Kebajikan apa pun yang kamu peroleh, adalah dari sisi Allah, dan keburukan apa pun yang menimpamu, itu dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu (Muhammad) menjadi Rasul kepada (seluruh) manusia. Dan cukuplah Allah yang menjadi saksi.
4:80
مَّن barang siapa man
barang siapa
يُطِعِ mentaati yuṭiʿi
mentaati
ٱلرَّسُولَ Rasul l-rasūla
Rasul
فَقَدْ maka sesungguhnya faqad
maka sesungguhnya
أَطَاعَ dia mentaati aṭāʿa
dia mentaati
ٱللَّهَ ۖ Allah l-laha
Allah
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
تَوَلَّىٰ dia berpaling tawallā
dia berpaling
فَمَآ maka tidak famā
maka tidak
أَرْسَلْنَـٰكَ Kami mengutusmu arsalnāka
Kami mengutusmu
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
حَفِيظًۭا pemelihara ḥafīẓan
pemelihara
٨٠ (80)
(80)
Barang siapa menaati Rasul (Muhammad), maka sesungguhnya dia telah menaati Allah. Dan barang siapa berpaling (dari ketaatan itu), maka (ketahuilah) Kami tidak mengutusmu (Muhammad) untuk menjadi pemelihara mereka.
4:81
وَيَقُولُونَ dan mereka mengatakan wayaqūlūna
dan mereka mengatakan
طَاعَةٌۭ taat ṭāʿatun
taat
فَإِذَا maka apabila fa-idhā
maka apabila
بَرَزُوا۟ mereka telah pergi barazū
mereka telah pergi
مِنْ dari min
dari
عِندِكَ sisimu ʿindika
sisimu
بَيَّتَ mengambil keputusan di malam hari bayyata
mengambil keputusan di malam hari
طَآئِفَةٌۭ segolongan ṭāifatun
segolongan
مِّنْهُمْ dari mereka min'hum
dari mereka
غَيْرَ bukan/selain ghayra
bukan/selain
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
تَقُولُ ۖ dia katakan taqūlu
dia katakan
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
يَكْتُبُ Dia menulis yaktubu
Dia menulis
مَا apa
apa
يُبَيِّتُونَ ۖ mereka putuskan yubayyitūna
mereka putuskan
فَأَعْرِضْ maka berpalinglah fa-aʿriḍ
maka berpalinglah
عَنْهُمْ dari mereka ʿanhum
dari mereka
وَتَوَكَّلْ dan bertawakkallah watawakkal
dan bertawakkallah
عَلَى atas/kepada ʿalā
atas/kepada
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
وَكَفَىٰ dan cukuplah wakafā
dan cukuplah
بِٱللَّهِ dengan Allah bil-lahi
dengan Allah
وَكِيلًا pelindung wakīlan
pelindung
٨١ (81)
(81)
Dan mereka (orang-orang munafik) mengatakan, "(Kewajiban kami hanyalah) taat." Tetapi, apabila mereka telah pergi dari sisimu (Muhammad), sebagian dari mereka mengatur siasat di malam hari (mengambil keputusan) lain dari yang telah mereka katakan tadi. Allah mencatat siasat yang mereka atur di malam hari itu, maka berpalinglah dari mereka dan bertawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah yang menjadi pelindung.
4:82
أَفَلَا maka apakah tidak afalā
maka apakah tidak
يَتَدَبَّرُونَ mereka memperhatikan yatadabbarūna
mereka memperhatikan
ٱلْقُرْءَانَ ۚ Al Qur'an l-qur'āna
Al Qur'an
وَلَوْ dan jika walaw
dan jika
كَانَ adalah ia kāna
adalah ia
مِنْ dari min
dari
عِندِ sisi ʿindi
sisi
غَيْرِ selain/bukan ghayri
selain/bukan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
لَوَجَدُوا۟ tentu mereka mendapati lawajadū
tentu mereka mendapati
فِيهِ di dalamnya fīhi
di dalamnya
ٱخْتِلَـٰفًۭا pertentangan ikh'tilāfan
pertentangan
كَثِيرًۭا banyak kathīran
banyak
٨٢ (82)
(82)
Maka tidakkah mereka menghayati (mendalami) Alquran? Sekiranya (Alquran) itu bukan dari Allah, pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya.
4:83
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
جَآءَهُمْ datang kepada mereka jāahum
datang kepada mereka
أَمْرٌۭ perkara/berita amrun
perkara/berita
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْأَمْنِ keamanan l-amni
keamanan
أَوِ atau awi
atau
ٱلْخَوْفِ ketakutan l-khawfi
ketakutan
أَذَاعُوا۟ mereka menyiarkan adhāʿū
mereka menyiarkan
بِهِۦ ۖ dengannya bihi
dengannya
وَلَوْ dan jikalau walaw
dan jikalau
رَدُّوهُ mereka mengembalikan/menyerahkannya raddūhu
mereka mengembalikan/menyerahkannya
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلرَّسُولِ Rasul l-rasūli
Rasul
وَإِلَىٰٓ dan kepada wa-ilā
dan kepada
أُو۟لِى ulil ulī
ulil
ٱلْأَمْرِ amri l-amri
amri
مِنْهُمْ dari/diantara mereka min'hum
dari/diantara mereka
لَعَلِمَهُ tentu akan mengetahuinya laʿalimahu
tentu akan mengetahuinya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَسْتَنۢبِطُونَهُۥ (mereka) menyelidikinya yastanbiṭūnahu
(mereka) menyelidikinya
مِنْهُمْ ۗ dari/diantara mereka min'hum
dari/diantara mereka
وَلَوْلَا dan kalau tidak walawlā
dan kalau tidak
فَضْلُ karunia faḍlu
karunia
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَرَحْمَتُهُۥ dan rahmatNya waraḥmatuhu
dan rahmatNya
لَٱتَّبَعْتُمُ tentu kamu mengikuti la-ittabaʿtumu
tentu kamu mengikuti
ٱلشَّيْطَـٰنَ syaitan l-shayṭāna
syaitan
إِلَّا kecuali illā
kecuali
قَلِيلًۭا sedikit qalīlan
sedikit
٨٣ (83)
(83)
Dan apabila sampai kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka (langsung) menyiarkannya. (Padahal) apabila mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya (secara resmi) dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Sekiranya bukan karena karunia dan rahmat Allah kepadamu, tentulah kamu mengikut setan, kecuali sebagian kecil saja (di antara kamu).
4:84
فَقَـٰتِلْ maka berperanglah faqātil
maka berperanglah
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
لَا tidak
tidak
تُكَلَّفُ kamu dibebani tukallafu
kamu dibebani
إِلَّا kecuali/melainkan illā
kecuali/melainkan
نَفْسَكَ ۚ dirimu sendiri nafsaka
dirimu sendiri
وَحَرِّضِ dan kobarkanlah semangat waḥarriḍi
dan kobarkanlah semangat
ٱلْمُؤْمِنِينَ ۖ orang-orang mukmin l-mu'minīna
orang-orang mukmin
عَسَى mudah-mudahan ʿasā
mudah-mudahan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
أَن akan an
akan
يَكُفَّ menolak yakuffa
menolak
بَأْسَ kekuatan basa
kekuatan
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ ۚ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
أَشَدُّ sangat ashaddu
sangat
بَأْسًۭا kekuatan basan
kekuatan
وَأَشَدُّ dan sangat wa-ashaddu
dan sangat
تَنكِيلًۭا keras tankīlan
keras
٨٤ (84)
(84)
Maka berperanglah engkau (Muhammad) di jalan Allah, engkau tidaklah dibebani melainkan atas dirimu sendiri. Kobarkanlah (semangat) orang-orang beriman (untuk berperang). Mudah-mudahan Allah menolak (mematahkan) serangan orang-orang yang kafir itu. Allah sangat besar kekuatan(-Nya) dan sangat keras siksa(-Nya).
4:85
مَّن barang siapa man
barang siapa
يَشْفَعْ memberi syafa'at/pertolongan yashfaʿ
memberi syafa'at/pertolongan
شَفَـٰعَةً syafa'at/pertolongan shafāʿatan
syafa'at/pertolongan
حَسَنَةًۭ baik ḥasanatan
baik
يَكُن adalah yakun
adalah
لَّهُۥ baginya lahu
baginya
نَصِيبٌۭ bagian naṣībun
bagian
مِّنْهَا ۖ daripadanya min'hā
daripadanya
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَشْفَعْ memberi syafa'at/pertolongan yashfaʿ
memberi syafa'at/pertolongan
شَفَـٰعَةًۭ syafa'at/pertolongan shafāʿatan
syafa'at/pertolongan
سَيِّئَةًۭ buruk sayyi-atan
buruk
يَكُن adalah yakun
adalah
لَّهُۥ baginya lahu
baginya
كِفْلٌۭ memikul kif'lun
memikul
مِّنْهَا ۗ daripadanya min'hā
daripadanya
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
كُلِّ segala kulli
segala
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
مُّقِيتًۭا Maha Kuasa muqītan
Maha Kuasa
٨٥ (85)
(85)
Barang siapa memberi pertolongan dengan pertolongan yang baik, niscaya dia akan memperoleh bagian (pahala)-nya. Dan barang siapa memberi pertolongan dengan pertolongan yang buruk, niscaya dia akan memikul bagian dari (dosa)nya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
4:86
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
حُيِّيتُم kamu dihormati ḥuyyītum
kamu dihormati
بِتَحِيَّةٍۢ dengan penghormatan bitaḥiyyatin
dengan penghormatan
فَحَيُّوا۟ maka hormatilah faḥayyū
maka hormatilah
بِأَحْسَنَ dengan yang lebih baik bi-aḥsana
dengan yang lebih baik
مِنْهَآ daripadanya min'hā
daripadanya
أَوْ atau aw
atau
رُدُّوهَآ ۗ kembalikan ia ruddūhā
kembalikan ia
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
كُلِّ segala kulli
segala
شَىْءٍ sesuatu shayin
sesuatu
حَسِيبًا perhitungan ḥasīban
perhitungan
٨٦ (86)
(86)
Dan apabila kamu dihormati dengan suatu (salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (penghormatan itu, yang sepadan) dengannya. Sungguh, Allah memperhitungkan segala sesuatu.
4:87
ٱللَّهُ Allah al-lahu
Allah
لَآ tidak ada
tidak ada
إِلَـٰهَ Tuhan ilāha
Tuhan
إِلَّا kecuali/melainkan illā
kecuali/melainkan
هُوَ ۚ Dia huwa
Dia
لَيَجْمَعَنَّكُمْ sungguh Dia akan mengumpulkan kamu layajmaʿannakum
sungguh Dia akan mengumpulkan kamu
إِلَىٰ kepada/sampai ilā
kepada/sampai
يَوْمِ hari yawmi
hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ kiamat l-qiyāmati
kiamat
لَا tidak ada
tidak ada
رَيْبَ keraguan rayba
keraguan
فِيهِ ۗ didalamnya fīhi
didalamnya
وَمَنْ dan barang siapa waman
dan barang siapa
أَصْدَقُ lebih benar aṣdaqu
lebih benar
مِنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
حَدِيثًۭا perkataan ḥadīthan
perkataan
٨٧ (87)
(87)
Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Dia pasti akan mengumpulkan kamu pada hari Kiamat yang tidak diragukan kejadiannya. Siapakah yang lebih benar perkataan(nya) daripada Allah?
4:88
۞ فَمَا maka mengapa famā
maka mengapa
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
فِى dalam
dalam
ٱلْمُنَـٰفِقِينَ orang-orang munafik l-munāfiqīna
orang-orang munafik
فِئَتَيْنِ dua golongan fi-atayni
dua golongan
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
أَرْكَسَهُم menjerumuskan mereka arkasahum
menjerumuskan mereka
بِمَا dengan sebab bimā
dengan sebab
كَسَبُوٓا۟ ۚ mereka usahakan kasabū
mereka usahakan
أَتُرِيدُونَ apakah kamu bermaksud aturīdūna
apakah kamu bermaksud
أَن bahwa/akan an
bahwa/akan
تَهْدُوا۟ kamu memberi petunjuk tahdū
kamu memberi petunjuk
مَنْ orang man
orang
أَضَلَّ menyesatkan aḍalla
menyesatkan
ٱللَّهُ ۖ Allah l-lahu
Allah
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يُضْلِلِ menyesatkan yuḍ'lili
menyesatkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
فَلَن maka tidak falan
maka tidak
تَجِدَ kamu mendapatkan tajida
kamu mendapatkan
لَهُۥ baginya/kepadanya lahu
baginya/kepadanya
سَبِيلًۭا jalan sabīlan
jalan
٨٨ (88)
(88)
Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan1 dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah mengembalikan mereka (kepada kekafiran), disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang yang telah dibiarkan sesat oleh Allah? Barang siapa dibiarkan sesat oleh Allah, kamu tidak akan mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) baginya.
4:89
وَدُّوا۟ mereka ingin waddū
mereka ingin
لَوْ atau law
atau
تَكْفُرُونَ kalian kafir takfurūna
kalian kafir
كَمَا sebagaimana kamā
sebagaimana
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
فَتَكُونُونَ maka kamu adalah/menjadi fatakūnūna
maka kamu adalah/menjadi
سَوَآءًۭ ۖ sama sawāan
sama
فَلَا maka jangalah falā
maka jangalah
تَتَّخِذُوا۟ kamu mengambil menjadikan tattakhidhū
kamu mengambil menjadikan
مِنْهُمْ dari/di antara mereka min'hum
dari/di antara mereka
أَوْلِيَآءَ pemimpin awliyāa
pemimpin
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
يُهَاجِرُوا۟ mereka berhijrah yuhājirū
mereka berhijrah
فِى di/pada
di/pada
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
تَوَلَّوْا۟ mereka berpaling tawallaw
mereka berpaling
فَخُذُوهُمْ maka ambillah/tawanlah mereka fakhudhūhum
maka ambillah/tawanlah mereka
وَٱقْتُلُوهُمْ dan bunuhlah mereka wa-uq'tulūhum
dan bunuhlah mereka
حَيْثُ dimana saja ḥaythu
dimana saja
وَجَدتُّمُوهُمْ ۖ kamu menemui mereka wajadttumūhum
kamu menemui mereka
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
تَتَّخِذُوا۟ kamu ambil/jadikan tattakhidhū
kamu ambil/jadikan
مِنْهُمْ diantara mereka min'hum
diantara mereka
وَلِيًّۭا pemimpin/pelindung waliyyan
pemimpin/pelindung
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
نَصِيرًا menjadi penolong naṣīran
menjadi penolong
٨٩ (89)
(89)
Mereka ingin agar kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, sehingga kamu menjadi sama (dengan mereka). Janganlah kamu jadikan dari antara mereka sebagai teman-teman(mu), sebelum mereka berpindah pada jalan Allah. Apabila mereka berpaling, maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dimanapun mereka kamu temukan, dan janganlah kamu jadikan seorang pun di antara mereka sebagai teman setia dan penolong,
4:90
إِلَّا kecuali illā
kecuali
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَصِلُونَ (mereka) mengadakan hubungan yaṣilūna
(mereka) mengadakan hubungan
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
قَوْمٍۭ kaum qawmin
kaum
بَيْنَكُمْ antara kamu baynakum
antara kamu
وَبَيْنَهُم dan antara mereka wabaynahum
dan antara mereka
مِّيثَـٰقٌ perjanjian mīthāqun
perjanjian
أَوْ atau aw
atau
جَآءُوكُمْ mereka datang kepadamu jāūkum
mereka datang kepadamu
حَصِرَتْ terkepung/merasa berat ḥaṣirat
terkepung/merasa berat
صُدُورُهُمْ dada/hati mereka ṣudūruhum
dada/hati mereka
أَن akan an
akan
يُقَـٰتِلُوكُمْ mereka membunuh kamu yuqātilūkum
mereka membunuh kamu
أَوْ atau aw
atau
يُقَـٰتِلُوا۟ mereka memerangi yuqātilū
mereka memerangi
قَوْمَهُمْ ۚ kaum mereka qawmahum
kaum mereka
وَلَوْ dan kalau walaw
dan kalau
شَآءَ menghendaki shāa
menghendaki
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَسَلَّطَهُمْ tentu memberi kekuasaan kepada mereka lasallaṭahum
tentu memberi kekuasaan kepada mereka
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
فَلَقَـٰتَلُوكُمْ ۚ maka pasti mereka memerangi kamu falaqātalūkum
maka pasti mereka memerangi kamu
فَإِنِ maka/tetapi jika fa-ini
maka/tetapi jika
ٱعْتَزَلُوكُمْ mereka membiarkan kamu iʿ'tazalūkum
mereka membiarkan kamu
فَلَمْ maka tidak falam
maka tidak
يُقَـٰتِلُوكُمْ mereka memerangi kamu yuqātilūkum
mereka memerangi kamu
وَأَلْقَوْا۟ dan mereka mengemukakan wa-alqaw
dan mereka mengemukakan
إِلَيْكُمُ kepadamu ilaykumu
kepadamu
ٱلسَّلَمَ perdamaian l-salama
perdamaian
فَمَا maka tidak famā
maka tidak
جَعَلَ menjadikan jaʿala
menjadikan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
سَبِيلًۭا jalan sabīlan
jalan
٩٠ (90)
(90)
kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai)1 atau orang yang datang kepadamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu atau memerangi kaumnya. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya diberikan-Nya kekuasaan kepada mereka (dalam) menghadapi kamu, maka pastilah mereka memerangimu. Tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangimu serta menawarkan perdamaian kepadamu (menyerah) maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka.
4:91
سَتَجِدُونَ kelak kamu akan dapati satajidūna
kelak kamu akan dapati
ءَاخَرِينَ (golongan) yang lain ākharīna
(golongan) yang lain
يُرِيدُونَ mereka menghendaki yurīdūna
mereka menghendaki
أَن bahwa an
bahwa
يَأْمَنُوكُمْ mereka aman dari kamu yamanūkum
mereka aman dari kamu
وَيَأْمَنُوا۟ dan mereka aman wayamanū
dan mereka aman
قَوْمَهُمْ kaum mereka qawmahum
kaum mereka
كُلَّ setiap kulla
setiap
مَا apa/kali
apa/kali
رُدُّوٓا۟ mereka diajak kembali ruddū
mereka diajak kembali
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱلْفِتْنَةِ fitnah l-fit'nati
fitnah
أُرْكِسُوا۟ mereka terjerumus ur'kisū
mereka terjerumus
فِيهَا ۚ didalamnya fīhā
didalamnya
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
لَّمْ tidak lam
tidak
يَعْتَزِلُوكُمْ mereka membiarkan kamu yaʿtazilūkum
mereka membiarkan kamu
وَيُلْقُوٓا۟ dan mengemukakan wayul'qū
dan mengemukakan
إِلَيْكُمُ kepadamu ilaykumu
kepadamu
ٱلسَّلَمَ perdamaian l-salama
perdamaian
وَيَكُفُّوٓا۟ dan mereka menahan wayakuffū
dan mereka menahan
أَيْدِيَهُمْ tangan-tangan mereka aydiyahum
tangan-tangan mereka
فَخُذُوهُمْ maka tawanlah mereka fakhudhūhum
maka tawanlah mereka
وَٱقْتُلُوهُمْ dan bunuhlah mereka wa-uq'tulūhum
dan bunuhlah mereka
حَيْثُ dimana saja ḥaythu
dimana saja
ثَقِفْتُمُوهُمْ ۚ kamu dapati mereka thaqif'tumūhum
kamu dapati mereka
وَأُو۟لَـٰٓئِكُمْ dan mereka itu wa-ulāikum
dan mereka itu
جَعَلْنَا Kami jadikan jaʿalnā
Kami jadikan
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
سُلْطَـٰنًۭا kekuasaan sul'ṭānan
kekuasaan
مُّبِينًۭا nyata mubīnan
nyata
٩١ (91)
(91)
Kelak akan kamu dapati (golongan-golongan) yang lain, yang menginginkan agar mereka hidup aman bersamamu dan aman (pula) bersama kaumnya. Setiap kali mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), mereka pun terjun ke dalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan tidak mau menawarkan perdamaian kepadamu, serta tidak menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dimana saja kamu temui, dan merekalah orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk memerangi, menawan dan membunuh) mereka.
4:92
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
كَانَ boleh kāna
boleh
لِمُؤْمِنٍ bagi seorang mukmin limu'minin
bagi seorang mukmin
أَن yang an
yang
يَقْتُلَ membunuh yaqtula
membunuh
مُؤْمِنًا seorang mukmin mu'minan
seorang mukmin
إِلَّا kecuali illā
kecuali
خَطَـًۭٔا ۚ bersalah khaṭa-an
bersalah
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
قَتَلَ membunuh qatala
membunuh
مُؤْمِنًا seorang mukmin mu'minan
seorang mukmin
خَطَـًۭٔا bersalah khaṭa-an
bersalah
فَتَحْرِيرُ maka hendaklah memerdekakan fataḥrīru
maka hendaklah memerdekakan
رَقَبَةٍۢ hamba sahaya raqabatin
hamba sahaya
مُّؤْمِنَةٍۢ yang beriman mu'minatin
yang beriman
وَدِيَةٌۭ dan membayar diyat/ganti rugi wadiyatun
dan membayar diyat/ganti rugi
مُّسَلَّمَةٌ diserahkan musallamatun
diserahkan
إِلَىٰٓ kepada ilā
kepada
أَهْلِهِۦٓ keluarganya ahlihi
keluarganya
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
أَن akan an
akan
يَصَّدَّقُوا۟ ۚ mereka memberikan yaṣṣaddaqū
mereka memberikan
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
كَانَ ada kāna
ada
مِن dari min
dari
قَوْمٍ kaum qawmin
kaum
عَدُوٍّۢ permusuhan ʿaduwwin
permusuhan
لَّكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَهُوَ dan ia wahuwa
dan ia
مُؤْمِنٌۭ seorang mukmin mu'minun
seorang mukmin
فَتَحْرِيرُ maka hendaklah memerdekakan fataḥrīru
maka hendaklah memerdekakan
رَقَبَةٍۢ hamba sahaya raqabatin
hamba sahaya
مُّؤْمِنَةٍۢ ۖ yang beriman mu'minatin
yang beriman
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
كَانَ ada kāna
ada
مِن dari min
dari
قَوْمٍۭ kaum qawmin
kaum
بَيْنَكُمْ diantara kamu baynakum
diantara kamu
وَبَيْنَهُم dan diantara mereka wabaynahum
dan diantara mereka
مِّيثَـٰقٌۭ perjanjian mīthāqun
perjanjian
فَدِيَةٌۭ maka membayar diyat/ganti rugi fadiyatun
maka membayar diyat/ganti rugi
مُّسَلَّمَةٌ diserahkan musallamatun
diserahkan
إِلَىٰٓ kepada ilā
kepada
أَهْلِهِۦ keluarganya ahlihi
keluarganya
وَتَحْرِيرُ dan memerdekakan wataḥrīru
dan memerdekakan
رَقَبَةٍۢ hamba sahaya raqabatin
hamba sahaya
مُّؤْمِنَةٍۢ ۖ yang beriman mu'minatin
yang beriman
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
لَّمْ tidak lam
tidak
يَجِدْ mendapatkan yajid
mendapatkan
فَصِيَامُ maka berpuasa faṣiyāmu
maka berpuasa
شَهْرَيْنِ dua bulan shahrayni
dua bulan
مُتَتَابِعَيْنِ berturut-turut mutatābiʿayni
berturut-turut
تَوْبَةًۭ taubat tawbatan
taubat
مِّنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلِيمًا Maha Mengetahui ʿalīman
Maha Mengetahui
حَكِيمًۭا Maha Bijaksana ḥakīman
Maha Bijaksana
٩٢ (92)
(92)
Dan tidak patut bagi seorang yang beriman membunuh seorang yang beriman (yang lain), kecuali karena kesalahan (tidak sengaja). Barang siapa membunuh seorang yang beriman karena kesalahan (hendaklah) dia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta (membayar) tebusan yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) membebaskan pembayaran. Jika dia (si terbunuh) dari kaum yang memusuhimu, padahal dia orang beriman, maka (hendaklah si pembunuh) memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Dan jika dia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar tebusan yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barang siapa tidak mendapatkan (hamba sahaya), maka hendaklah dia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai tobat kepada Allah. Dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
4:93
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَقْتُلْ membunuh yaqtul
membunuh
مُؤْمِنًۭا seorang mukmin mu'minan
seorang mukmin
مُّتَعَمِّدًۭا dengan sengaja mutaʿammidan
dengan sengaja
فَجَزَآؤُهُۥ maka balasannya fajazāuhu
maka balasannya
جَهَنَّمُ neraka Jahanam jahannamu
neraka Jahanam
خَـٰلِدًۭا kekal khālidan
kekal
فِيهَا di dalamnya fīhā
di dalamnya
وَغَضِبَ dan murka waghaḍiba
dan murka
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَيْهِ atasnya ʿalayhi
atasnya
وَلَعَنَهُۥ dan mengutuknya walaʿanahu
dan mengutuknya
وَأَعَدَّ dan Dia menyediakan wa-aʿadda
dan Dia menyediakan
لَهُۥ baginya lahu
baginya
عَذَابًا siksa ʿadhāban
siksa
عَظِيمًۭا besar ʿaẓīman
besar
٩٣ (93)
(93)
Dan barang siapa membunuh seorang yang beriman dengan sengaja, maka balasannya ialah neraka Jahanam, dia kekal di dalamnya. Allah murka kepadanya, dan melaknatnya serta menyediakan azab yang besar baginya.
4:94
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ beriman āmanū
beriman
إِذَا apabila idhā
apabila
ضَرَبْتُمْ kamu berperang ḍarabtum
kamu berperang
فِى pada
pada
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
فَتَبَيَّنُوا۟ maka teliti olehmu fatabayyanū
maka teliti olehmu
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَقُولُوا۟ kamu mengatakan taqūlū
kamu mengatakan
لِمَنْ kepada orang yang liman
kepada orang yang
أَلْقَىٰٓ menjatuhkan/mengatakan alqā
menjatuhkan/mengatakan
إِلَيْكُمُ kepadamu ilaykumu
kepadamu
ٱلسَّلَـٰمَ salam l-salāma
salam
لَسْتَ kamu bukan lasta
kamu bukan
مُؤْمِنًۭا seorang mukmin mu'minan
seorang mukmin
تَبْتَغُونَ kamu mencari tabtaghūna
kamu mencari
عَرَضَ harta benda ʿaraḍa
harta benda
ٱلْحَيَوٰةِ kehidupan l-ḥayati
kehidupan
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
فَعِندَ maka disisi faʿinda
maka disisi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مَغَانِمُ rampasan perang maghānimu
rampasan perang
كَثِيرَةٌۭ ۚ yang banyak kathīratun
yang banyak
كَذَٰلِكَ demikianlah kadhālika
demikianlah
كُنتُم kalian adalah kuntum
kalian adalah
مِّن dari min
dari
قَبْلُ sebelum/dahulu qablu
sebelum/dahulu
فَمَنَّ maka menganugerahkan nikmat famanna
maka menganugerahkan nikmat
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
فَتَبَيَّنُوٓا۟ ۚ maka telitilah olehmu fatabayyanū
maka telitilah olehmu
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah kāna
adalah
بِمَا dengan/terhadap apa bimā
dengan/terhadap apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
خَبِيرًۭا Maha Mengetahui khabīran
Maha Mengetahui
٩٤ (94)
(94)
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu pergi (berperang) di jalan Allah, maka telitilah (carilah keterangan) dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan "salam" kepadamu, "Kamu bukan seorang yang beriman", (lalu kamu membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan dunia, padahal di sisi Allah ada harta yang banyak. Begitu jugalah keadaan kamu dahulu, lalu Allah memberikan nikmat-Nya kepadamu, maka telitilah! Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
4:95
لَّا tidaklah
tidaklah
يَسْتَوِى sama yastawī
sama
ٱلْقَـٰعِدُونَ orang-orang yang duduk l-qāʿidūna
orang-orang yang duduk
مِنَ dari/diantara mina
dari/diantara
ٱلْمُؤْمِنِينَ orang-orang mukmin l-mu'minīna
orang-orang mukmin
غَيْرُ tidak/bukan ghayru
tidak/bukan
أُو۟لِى mempunyai ulī
mempunyai
ٱلضَّرَرِ uzur l-ḍarari
uzur
وَٱلْمُجَـٰهِدُونَ dan orang-orang yang berjihad wal-mujāhidūna
dan orang-orang yang berjihad
فِى pada
pada
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
بِأَمْوَٰلِهِمْ dengan harta benda mereka bi-amwālihim
dengan harta benda mereka
وَأَنفُسِهِمْ ۚ dan jiwa mereka wa-anfusihim
dan jiwa mereka
فَضَّلَ melebihkan faḍḍala
melebihkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلْمُجَـٰهِدِينَ orang-orang yang berjihad l-mujāhidīna
orang-orang yang berjihad
بِأَمْوَٰلِهِمْ dengan harta benda mereka bi-amwālihim
dengan harta benda mereka
وَأَنفُسِهِمْ dan jiwa mereka wa-anfusihim
dan jiwa mereka
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْقَـٰعِدِينَ orang-orang yang duduk l-qāʿidīna
orang-orang yang duduk
دَرَجَةًۭ ۚ satu derajat darajatan
satu derajat
وَكُلًّۭا dan makanlah wakullan
dan makanlah
وَعَدَ menjanjikan waʿada
menjanjikan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلْحُسْنَىٰ ۚ kebaikan l-ḥus'nā
kebaikan
وَفَضَّلَ dan melebihkan wafaḍḍala
dan melebihkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلْمُجَـٰهِدِينَ orang-orang yang berjihad l-mujāhidīna
orang-orang yang berjihad
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْقَـٰعِدِينَ orang-orang yang duduk l-qāʿidīna
orang-orang yang duduk
أَجْرًا pahala ajran
pahala
عَظِيمًۭا besar ʿaẓīman
besar
٩٥ (95)
(95)
Tidaklah sama antara orang beriman yang duduk (yang tidak turut berperang) tanpa mempunyai uzur (halangan) dengan orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwanya. Allah melebihkan derajat orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk (tidak ikut berperang tanpa halangan). Kepada masing-masing, Allah menjanjikan (pahala) yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar,
4:96
دَرَجَـٰتٍۢ beberapa derajat darajātin
beberapa derajat
مِّنْهُ daripadaNya min'hu
daripadaNya
وَمَغْفِرَةًۭ dan ampunan wamaghfiratan
dan ampunan
وَرَحْمَةًۭ ۚ dan rahmat waraḥmatan
dan rahmat
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
غَفُورًۭا Maha Pengampun ghafūran
Maha Pengampun
رَّحِيمًا Maha Penyayang raḥīman
Maha Penyayang
٩٦ (96)
(96)
(yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, serta ampunan dan rahmat. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
4:97
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
تَوَفَّىٰهُمُ mewafatkan mereka tawaffāhumu
mewafatkan mereka
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ Malaikat l-malāikatu
Malaikat
ظَالِمِىٓ (keadaan) menganiaya ẓālimī
(keadaan) menganiaya
أَنفُسِهِمْ diri mereka anfusihim
diri mereka
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
فِيمَ bagaimana fīma
bagaimana
كُنتُمْ ۖ kalian adalah kuntum
kalian adalah
قَالُوا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
كُنَّا kami adalah kunnā
kami adalah
مُسْتَضْعَفِينَ orang-orang yang tertindas mus'taḍʿafīna
orang-orang yang tertindas
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ ۚ bumi/negeri l-arḍi
bumi/negeri
قَالُوٓا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
أَلَمْ bukankah/tidakkah alam
bukankah/tidakkah
تَكُنْ adalah takun
adalah
أَرْضُ bumi arḍu
bumi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَٰسِعَةًۭ luas wāsiʿatan
luas
فَتُهَاجِرُوا۟ maka kamu berpindah-pindah fatuhājirū
maka kamu berpindah-pindah
فِيهَا ۚ di dalamnya fīhā
di dalamnya
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itu fa-ulāika
maka mereka itu
مَأْوَىٰهُمْ tempat mereka mawāhum
tempat mereka
جَهَنَّمُ ۖ neraka Jahanam jahannamu
neraka Jahanam
وَسَآءَتْ dan seburuk-buruk wasāat
dan seburuk-buruk
مَصِيرًا tempat kembali maṣīran
tempat kembali
٩٧ (97)
(97)
Sesungguhnya orang-orang yang dicabut nyawanya oleh malaikat dalam keadaan menzalimi sendiri, mereka (para malaikat) bertanya, "Bagaimana kamu ini?" Mereka menjawab, "Kami orang-orang yang tertindas di bumi (Mekkah)." Mereka (para malaikat) bertanya, "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah (berpindah-pindah) di bumi itu?" Maka orang-orang itu tempatnya di neraka Jahanam, dan (Jahanam) itu seburuk-buruk tempat kembali,
4:98
إِلَّا kecuali illā
kecuali
ٱلْمُسْتَضْعَفِينَ orang-orang yang tertindas l-mus'taḍʿafīna
orang-orang yang tertindas
مِنَ dari mina
dari
ٱلرِّجَالِ laki-laki l-rijāli
laki-laki
وَٱلنِّسَآءِ dan perempuan wal-nisāi
dan perempuan
وَٱلْوِلْدَٰنِ dan anak-anak wal-wil'dāni
dan anak-anak
لَا tidak
tidak
يَسْتَطِيعُونَ mereka mampu/kuasa yastaṭīʿūna
mereka mampu/kuasa
حِيلَةًۭ daya upaya ḥīlatan
daya upaya
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَهْتَدُونَ mereka mendapat petunjuk yahtadūna
mereka mendapat petunjuk
سَبِيلًۭا jalan sabīlan
jalan
٩٨ (98)
(98)
Kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau perempuan dan anak-anak yang tidak berdaya dan tidak mengetahui jalan (untuk berhijrah),
4:99
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itu fa-ulāika
maka mereka itu
عَسَى mudah-mudahan ʿasā
mudah-mudahan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
أَن akan an
akan
يَعْفُوَ memaafkan yaʿfuwa
memaafkan
عَنْهُمْ ۚ dari mereka ʿanhum
dari mereka
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَفُوًّا Maha Pemaaf ʿafuwwan
Maha Pemaaf
غَفُورًۭا Maha Pengampun ghafūran
Maha Pengampun
٩٩ (99)
(99)
maka mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya. Allah Maha Pemaaf, Maha Pengampun.
4:100
۞ وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يُهَاجِرْ berhijrah yuhājir
berhijrah
فِى di
di
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
يَجِدْ ia mendapat yajid
ia mendapat
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ muka bumi l-arḍi
muka bumi
مُرَٰغَمًۭا tempat perlindungan murāghaman
tempat perlindungan
كَثِيرًۭا banyak kathīran
banyak
وَسَعَةًۭ ۚ dan luas wasaʿatan
dan luas
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَخْرُجْ keluar yakhruj
keluar
مِنۢ dari min
dari
بَيْتِهِۦ rumahnya baytihi
rumahnya
مُهَاجِرًا berhijrah muhājiran
berhijrah
إِلَى kepada ilā
kepada
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَرَسُولِهِۦ dan RasulNya warasūlihi
dan RasulNya
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
يُدْرِكْهُ menemuinya yud'rik'hu
menemuinya
ٱلْمَوْتُ kematian l-mawtu
kematian
فَقَدْ maka sungguh faqad
maka sungguh
وَقَعَ telah tetap waqaʿa
telah tetap
أَجْرُهُۥ pahalanya ajruhu
pahalanya
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱللَّهِ ۗ Allah l-lahi
Allah
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
غَفُورًۭا Maha Pengampun ghafūran
Maha Pengampun
رَّحِيمًۭا Maha Penyayang raḥīman
Maha Penyayang
١٠٠ (100)
(100)
Dan barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan di bumi ini tempat hijrah yang luas dan (rezeki) yang banyak. Barang siapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh, pahalanya telah ditetapkan di sisi Allah. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
4:101
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
ضَرَبْتُمْ kamu bepergian ḍarabtum
kamu bepergian
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ muka bumi l-arḍi
muka bumi
فَلَيْسَ maka tidak falaysa
maka tidak
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
جُنَاحٌ berdosa junāḥun
berdosa
أَن bahwa an
bahwa
تَقْصُرُوا۟ kamu mengqasar taqṣurū
kamu mengqasar
مِنَ dari mina
dari
ٱلصَّلَوٰةِ sholat l-ṣalati
sholat
إِنْ jika in
jika
خِفْتُمْ kamu takut khif'tum
kamu takut
أَن akan an
akan
يَفْتِنَكُمُ memfitnah/menyerang yaftinakumu
memfitnah/menyerang
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوٓا۟ ۚ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلْكَـٰفِرِينَ orang-orang kafir l-kāfirīna
orang-orang kafir
كَانُوا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
عَدُوًّۭا musuh ʿaduwwan
musuh
مُّبِينًۭا nyata mubīnan
nyata
١٠١ (101)
(101)
Dan apabila kamu bepergian di bumi, maka tidaklah berdosa kamu meng-qasar1 salat, jika kamu takut diserang orang kafir. Sesungguhnya orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.
4:102
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
كُنتَ adalah kamu kunta
adalah kamu
فِيهِمْ di dalam/di tengah mereka fīhim
di dalam/di tengah mereka
فَأَقَمْتَ maka/lalu kamu mendirikan fa-aqamta
maka/lalu kamu mendirikan
لَهُمُ bagi/bersama mereka lahumu
bagi/bersama mereka
ٱلصَّلَوٰةَ sholat l-ṣalata
sholat
فَلْتَقُمْ maka hendaklah berdiri faltaqum
maka hendaklah berdiri
طَآئِفَةٌۭ segolongan ṭāifatun
segolongan
مِّنْهُم dari mereka min'hum
dari mereka
مَّعَكَ bersama kamu maʿaka
bersama kamu
وَلْيَأْخُذُوٓا۟ dan hendaklah mereka menyandang walyakhudhū
dan hendaklah mereka menyandang
أَسْلِحَتَهُمْ senjata mereka asliḥatahum
senjata mereka
فَإِذَا maka apabila fa-idhā
maka apabila
سَجَدُوا۟ mereka telah sujud sajadū
mereka telah sujud
فَلْيَكُونُوا۟ maka hendaklah mereka falyakūnū
maka hendaklah mereka
مِن dari/di min
dari/di
وَرَآئِكُمْ belakangmu warāikum
belakangmu
وَلْتَأْتِ dan hendaklah datang waltati
dan hendaklah datang
طَآئِفَةٌ segolongan ṭāifatun
segolongan
أُخْرَىٰ yang lain ukh'rā
yang lain
لَمْ tidak lam
tidak
يُصَلُّوا۟ sholat yuṣallū
sholat
فَلْيُصَلُّوا۟ maka sholatlah mereka falyuṣallū
maka sholatlah mereka
مَعَكَ bersama kamu maʿaka
bersama kamu
وَلْيَأْخُذُوا۟ dan hendaklah walyakhudhū
dan hendaklah
حِذْرَهُمْ kewaspadaan mereka ḥidh'rahum
kewaspadaan mereka
وَأَسْلِحَتَهُمْ ۗ dan senjata mereka wa-asliḥatahum
dan senjata mereka
وَدَّ ingin wadda
ingin
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
لَوْ sekiranya law
sekiranya
تَغْفُلُونَ kamu lengah taghfulūna
kamu lengah
عَنْ dari ʿan
dari
أَسْلِحَتِكُمْ senjatamu asliḥatikum
senjatamu
وَأَمْتِعَتِكُمْ dan harta bendamu wa-amtiʿatikum
dan harta bendamu
فَيَمِيلُونَ maka mereka akan menyerbu fayamīlūna
maka mereka akan menyerbu
عَلَيْكُم atas kalian ʿalaykum
atas kalian
مَّيْلَةًۭ serbuan maylatan
serbuan
وَٰحِدَةًۭ ۚ satu/sekaligus wāḥidatan
satu/sekaligus
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
جُنَاحَ berdosa junāḥa
berdosa
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
إِن jika in
jika
كَانَ adalah kāna
adalah
بِكُمْ dengan/untuk kalian bikum
dengan/untuk kalian
أَذًۭى kesusahan adhan
kesusahan
مِّن dari min
dari
مَّطَرٍ hujan maṭarin
hujan
أَوْ atau aw
atau
كُنتُم kalian adalah kuntum
kalian adalah
مَّرْضَىٰٓ sakit marḍā
sakit
أَن akan an
akan
تَضَعُوٓا۟ meletakkan taḍaʿū
meletakkan
أَسْلِحَتَكُمْ ۖ senjatamu asliḥatakum
senjatamu
وَخُذُوا۟ dan ambillah wakhudhū
dan ambillah
حِذْرَكُمْ ۗ kewaspadaanmu ḥidh'rakum
kewaspadaanmu
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
أَعَدَّ Dia menyediakan aʿadda
Dia menyediakan
لِلْكَـٰفِرِينَ bagi orang-orang kafir lil'kāfirīna
bagi orang-orang kafir
عَذَابًۭا siksa ʿadhāban
siksa
مُّهِينًۭا menghinakan muhīnan
menghinakan
١٠٢ (102)
(102)
Dan apabila engkau (Muhammad) berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu engkau hendak melaksanakan salat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (salat) bersamamu dan menyandang senjata mereka, kemudian apabila mereka (yang salat bersamamu) sujud (telah menyempurnakan satu rakaat), maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklah datang golongan yang lain yang belum salat, lalu mereka salat denganmu, dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata mereka. Orang-orang kafir ingin agar kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu sekaligus. Dan tidak mengapa kamu meletakkan senjata-senjatamu, jika kamu mendapat suatu kesusahan karena hujan atau karena kamu sakit, dan bersiapsiagalah kamu. Sungguh, Allah telah menyediakan azab yang menghinakan bagi orang-orang kafir.
4:103
فَإِذَا maka apabila fa-idhā
maka apabila
قَضَيْتُمُ kamu telah menyelesaikan qaḍaytumu
kamu telah menyelesaikan
ٱلصَّلَوٰةَ sholat l-ṣalata
sholat
فَٱذْكُرُوا۟ maka ingatlah fa-udh'kurū
maka ingatlah
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
قِيَـٰمًۭا di waktu berdiri qiyāman
di waktu berdiri
وَقُعُودًۭا dan di waktu duduk waquʿūdan
dan di waktu duduk
وَعَلَىٰ dan diwaktu waʿalā
dan diwaktu
جُنُوبِكُمْ ۚ berbaring junūbikum
berbaring
فَإِذَا maka apabila fa-idhā
maka apabila
ٱطْمَأْنَنتُمْ kamu telah merasa aman iṭ'manantum
kamu telah merasa aman
فَأَقِيمُوا۟ maka dirikanlah fa-aqīmū
maka dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ ۚ sholat l-ṣalata
sholat
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلصَّلَوٰةَ sholat l-ṣalata
sholat
كَانَتْ adalah kānat
adalah
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْمُؤْمِنِينَ orang-orang yang beriman l-mu'minīna
orang-orang yang beriman
كِتَـٰبًۭا suatu kewajiban kitāban
suatu kewajiban
مَّوْقُوتًۭا ditentukan waktunya mawqūtan
ditentukan waktunya
١٠٣ (103)
(103)
Selanjutnya, apabila kamu telah menyelesaikan salat(mu), ingatlah Allah ketika kamu berdiri, pada waktu duduk dan ketika berbaring. Kemudian, apabila kamu telah merasa aman, maka laksanakanlah salat itu (sebagaimana biasa). Sungguh, salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya bagi orang-orang yang beriman.
4:104
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
تَهِنُوا۟ kamu berhati hina/lemah tahinū
kamu berhati hina/lemah
فِى dalam
dalam
ٱبْتِغَآءِ mencari/mengejar ib'tighāi
mencari/mengejar
ٱلْقَوْمِ ۖ kaum l-qawmi
kaum
إِن bahwa in
bahwa
تَكُونُوا۟ kalian menjadi takūnū
kalian menjadi
تَأْلَمُونَ kamu menderita sakit talamūna
kamu menderita sakit
فَإِنَّهُمْ maka sesungguhnya mereka fa-innahum
maka sesungguhnya mereka
يَأْلَمُونَ menderita sakit yalamūna
menderita sakit
كَمَا sebagaimana kamā
sebagaimana
تَأْلَمُونَ ۖ kamu menderita sakit talamūna
kamu menderita sakit
وَتَرْجُونَ dan kamu mengharapkan watarjūna
dan kamu mengharapkan
مِنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
مَا apa
apa
لَا tidak
tidak
يَرْجُونَ ۗ mereka harapkan yarjūna
mereka harapkan
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلِيمًا Maha Mengetahui ʿalīman
Maha Mengetahui
حَكِيمًا Maha Bijaksana ḥakīman
Maha Bijaksana
١٠٤ (104)
(104)
Dan janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka ketahuilah mereka pun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu rasakan, sedang kamu masih dapat mengharapkan dari Allah apa yang tidak dapat mereka harapkan. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
4:105
إِنَّآ sesungguhnya innā
sesungguhnya
أَنزَلْنَآ telah menurunkan anzalnā
telah menurunkan
إِلَيْكَ kepadamu ilayka
kepadamu
ٱلْكِتَـٰبَ Kitab l-kitāba
Kitab
بِٱلْحَقِّ dengan kebenaran bil-ḥaqi
dengan kebenaran
لِتَحْكُمَ supaya kamu mengadili litaḥkuma
supaya kamu mengadili
بَيْنَ diantara bayna
diantara
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
بِمَآ dengan apa bimā
dengan apa
أَرَىٰكَ memperlihatkan/mewahyukan kepadamu arāka
memperlihatkan/mewahyukan kepadamu
ٱللَّهُ ۚ Allah l-lahu
Allah
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَكُن kamu menjadi takun
kamu menjadi
لِّلْخَآئِنِينَ bagi orang-orang yang mengkhianati lil'khāinīna
bagi orang-orang yang mengkhianati
خَصِيمًۭا penentang khaṣīman
penentang
١٠٥ (105)
(105)
Sungguh, Kami telah menurunkan Kitab (Alquran) kepadamu (Muhammad) membawa kebenaran, agar engkau mengadili antara manusia dengan apa yang telah diajarkan Allah kepadamu, dan janganlah engkau menjadi penentang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang yang berkhianat,
4:106
وَٱسْتَغْفِرِ dan mohonlah ampun wa-is'taghfiri
dan mohonlah ampun
ٱللَّهَ ۖ Allah l-laha
Allah
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah kāna
adalah
غَفُورًۭا Maha Pengampun ghafūran
Maha Pengampun
رَّحِيمًۭا Maha Penyayang raḥīman
Maha Penyayang
١٠٦ (106)
(106)
dan mohonkanlah ampunan kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
4:107
وَلَا dan janganlah walā
dan janganlah
تُجَـٰدِلْ kamu berdebat tujādil
kamu berdebat
عَنِ dari ʿani
dari
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَخْتَانُونَ (mereka) mengkhianati yakhtānūna
(mereka) mengkhianati
أَنفُسَهُمْ ۚ diri mereka anfusahum
diri mereka
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
لَا tidak
tidak
يُحِبُّ menyukai yuḥibbu
menyukai
مَن orang man
orang
كَانَ adalh kāna
adalh
خَوَّانًا orang yang berkhianat khawwānan
orang yang berkhianat
أَثِيمًۭا bergelimang dosa athīman
bergelimang dosa
١٠٧ (107)
(107)
Dan janganlah kamu berdebat untuk (membela) orang-orang yang mengkhianati dirinya. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat dan bergelimang dosa,
4:108
يَسْتَخْفُونَ mereka bersembunyi yastakhfūna
mereka bersembunyi
مِنَ dari mina
dari
ٱلنَّاسِ manusia l-nāsi
manusia
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَسْتَخْفُونَ mereka bersembunyi yastakhfūna
mereka bersembunyi
مِنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَهُوَ dan Dia wahuwa
dan Dia
مَعَهُمْ beserta mereka maʿahum
beserta mereka
إِذْ ketika idh
ketika
يُبَيِّتُونَ mereka menetapkan yubayyitūna
mereka menetapkan
مَا apa
apa
لَا tidak
tidak
يَرْضَىٰ Dia meridhai yarḍā
Dia meridhai
مِنَ dari mina
dari
ٱلْقَوْلِ ۚ perkataan/keputusan (rahasia) l-qawli
perkataan/keputusan (rahasia)
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِمَا dengan/terhadap apa bimā
dengan/terhadap apa
يَعْمَلُونَ mereka kerjakan yaʿmalūna
mereka kerjakan
مُحِيطًا Maha Meliputi muḥīṭan
Maha Meliputi
١٠٨ (108)
(108)
mereka dapat bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak dapat bersembunyi dari Allah, karena Allah bersama mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang tidak diridai-Nya. Dan Allah Maha Meliputi terhadap apa yang mereka kerjakan.
4:109
هَـٰٓأَنتُمْ itulah kamu hāantum
itulah kamu
هَـٰٓؤُلَآءِ adalah hāulāi
adalah
جَـٰدَلْتُمْ kamu berdebat jādaltum
kamu berdebat
عَنْهُمْ dari mereka ʿanhum
dari mereka
فِى dalam
dalam
ٱلْحَيَوٰةِ kehidupan l-ḥayati
kehidupan
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
فَمَن maka barang siapa faman
maka barang siapa
يُجَـٰدِلُ mendebat yujādilu
mendebat
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
عَنْهُمْ dari mereka ʿanhum
dari mereka
يَوْمَ hari yawma
hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ kiamat l-qiyāmati
kiamat
أَم atau am
atau
مَّن siapa man
siapa
يَكُونُ adalah/menjadi yakūnu
adalah/menjadi
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
وَكِيلًۭا pelindung wakīlan
pelindung
١٠٩ (109)
(109)
Itulah kamu! Kamu berdebat untuk (membela) mereka dalam kehidupan dunia ini, tetapi siapa yang akan menentang Allah untuk (membela) mereka pada hari Kiamat? Atau siapakah yang menjadi pelindung mereka (terhadap azab Allah)?
4:110
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَعْمَلْ mengerjakan yaʿmal
mengerjakan
سُوٓءًا kejahatan sūan
kejahatan
أَوْ atau aw
atau
يَظْلِمْ menganiaya yaẓlim
menganiaya
نَفْسَهُۥ dirinya nafsahu
dirinya
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
يَسْتَغْفِرِ memohon ampun yastaghfiri
memohon ampun
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
يَجِدِ ia mendapati yajidi
ia mendapati
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
غَفُورًۭا Maha Pengampun ghafūran
Maha Pengampun
رَّحِيمًۭا Maha Penyayang raḥīman
Maha Penyayang
١١٠ (110)
(110)
Dan barang siapa berbuat kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapatkan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
4:111
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَكْسِبْ mengerjakan yaksib
mengerjakan
إِثْمًۭا dosa ith'man
dosa
فَإِنَّمَا maka sesungguhnyalah fa-innamā
maka sesungguhnyalah
يَكْسِبُهُۥ ia mengerjakannya yaksibuhu
ia mengerjakannya
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
نَفْسِهِۦ ۚ dirinya sendiri nafsihi
dirinya sendiri
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلِيمًا Maha Mengetahui ʿalīman
Maha Mengetahui
حَكِيمًۭا Maha Bijaksana ḥakīman
Maha Bijaksana
١١١ (111)
(111)
Dan barang siapa berbuat dosa, maka sesungguhnya dia mengerjakannya untuk (kesulitan) dirinya sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
4:112
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَكْسِبْ mengerjakan yaksib
mengerjakan
خَطِيٓـَٔةً kesalahan khaṭīatan
kesalahan
أَوْ atau aw
atau
إِثْمًۭا dosa ith'man
dosa
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
يَرْمِ ia melemparkan/menuduhkan yarmi
ia melemparkan/menuduhkan
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
بَرِيٓـًۭٔا orang yang tidak bersalah barīan
orang yang tidak bersalah
فَقَدِ maka sesungguhnya faqadi
maka sesungguhnya
ٱحْتَمَلَ ia menanggung iḥ'tamala
ia menanggung
بُهْتَـٰنًۭا kebohongan buh'tānan
kebohongan
وَإِثْمًۭا dan dosa wa-ith'man
dan dosa
مُّبِينًۭا nyata mubīnan
nyata
١١٢ (112)
(112)
Dan barang siapa berbuat kesalahan atau dosa, kemudian dia tuduhkan kepada orang yang tidak bersalah, maka sungguh, dia telah memikul suatu kebohongan dan dosa yang nyata.
4:113
وَلَوْلَا dan sekiranya tidak walawlā
dan sekiranya tidak
فَضْلُ karunia faḍlu
karunia
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
عَلَيْكَ atasmu/kepadamu ʿalayka
atasmu/kepadamu
وَرَحْمَتُهُۥ dan rahmatNya waraḥmatuhu
dan rahmatNya
لَهَمَّت tentulah bermaksud lahammat
tentulah bermaksud
طَّآئِفَةٌۭ segolongan ṭāifatun
segolongan
مِّنْهُمْ dari mereka min'hum
dari mereka
أَن akan an
akan
يُضِلُّوكَ menyesatkan mereka yuḍillūka
menyesatkan mereka
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
يُضِلُّونَ mereka menyesatkan yuḍillūna
mereka menyesatkan
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
أَنفُسَهُمْ ۖ diri mereka sendiri anfusahum
diri mereka sendiri
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
يَضُرُّونَكَ mereka mudharatkan kamu yaḍurrūnaka
mereka mudharatkan kamu
مِن dari min
dari
شَىْءٍۢ ۚ sesuatu (sedikitpun) shayin
sesuatu (sedikitpun)
وَأَنزَلَ dan telah menurunkan wa-anzala
dan telah menurunkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَيْكَ atasmu ʿalayka
atasmu
ٱلْكِتَـٰبَ Kitab l-kitāba
Kitab
وَٱلْحِكْمَةَ dan Hikmah wal-ḥik'mata
dan Hikmah
وَعَلَّمَكَ dan Dia mengajarkan kamu waʿallamaka
dan Dia mengajarkan kamu
مَا apa
apa
لَمْ tidak lam
tidak
تَكُن kamu takun
kamu
تَعْلَمُ ۚ kamu ketahui taʿlamu
kamu ketahui
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
فَضْلُ karunia faḍlu
karunia
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
عَلَيْكَ atasmu ʿalayka
atasmu
عَظِيمًۭا besar ʿaẓīman
besar
١١٣ (113)
(113)
Dan kalau bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu (Muhammad), tentulah segolongan dari mereka berkeinginan keras untuk menyesatkanmu. Tetapi mereka hanya menyesatkan dirinya sendiri, dan tidak membahayakanmu sedikit pun. Dan (juga karena) Allah telah menurunkan Kitab (Alquran) dan Hikmah (Sunah) kepadamu, dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum engkau ketahui. Karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu itu sangat besar.
4:114
۞ لَّا tidak ada
tidak ada
خَيْرَ kebaikan khayra
kebaikan
فِى dalam
dalam
كَثِيرٍۢ kebanyakan kathīrin
kebanyakan
مِّن dari min
dari
نَّجْوَىٰهُمْ bisikan-bisikan mereka najwāhum
bisikan-bisikan mereka
إِلَّا kecuali illā
kecuali
مَنْ orang man
orang
أَمَرَ menyuruh amara
menyuruh
بِصَدَقَةٍ dengan memberi sedekah biṣadaqatin
dengan memberi sedekah
أَوْ atau aw
atau
مَعْرُوفٍ berbuat kebaikan maʿrūfin
berbuat kebaikan
أَوْ atau aw
atau
إِصْلَـٰحٍۭ mengadakan perdamaian iṣ'lāḥin
mengadakan perdamaian
بَيْنَ antara bayna
antara
ٱلنَّاسِ ۚ manusia l-nāsi
manusia
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَفْعَلْ berbuat yafʿal
berbuat
ذَٰلِكَ demikian dhālika
demikian
ٱبْتِغَآءَ (karena) mencari ib'tighāa
(karena) mencari
مَرْضَاتِ keridhaan marḍāti
keridhaan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
فَسَوْفَ maka akan fasawfa
maka akan
نُؤْتِيهِ Kami memberinya nu'tīhi
Kami memberinya
أَجْرًا pahala ajran
pahala
عَظِيمًۭا besar ʿaẓīman
besar
١١٤ (114)
(114)
Tidak ada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka, kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang) bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Barang siapa berbuat demikian karena mencari keridaan Allah, maka kelak Kami akan memberinya pahala yang besar.
4:115
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يُشَاقِقِ menentang yushāqiqi
menentang
ٱلرَّسُولَ Rasul l-rasūla
Rasul
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مَا apa
apa
تَبَيَّنَ sudah jelas tabayyana
sudah jelas
لَهُ baginya lahu
baginya
ٱلْهُدَىٰ petunjuk (kebenaran) l-hudā
petunjuk (kebenaran)
وَيَتَّبِعْ dan dia mengikuti wayattabiʿ
dan dia mengikuti
غَيْرَ bukan ghayra
bukan
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱلْمُؤْمِنِينَ orang-orang mukmin l-mu'minīna
orang-orang mukmin
نُوَلِّهِۦ Kami palingkan dia nuwallihi
Kami palingkan dia
مَا apa
apa
تَوَلَّىٰ dia kuasai tawallā
dia kuasai
وَنُصْلِهِۦ dan Kami masukkan dia wanuṣ'lihi
dan Kami masukkan dia
جَهَنَّمَ ۖ neraka Jahanam jahannama
neraka Jahanam
وَسَآءَتْ dan seburuk-buruk wasāat
dan seburuk-buruk
مَصِيرًا tempat kembali maṣīran
tempat kembali
١١٥ (115)
(115)
Dan barang siapa menentang Rasul (Muhammad) setelah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan dia dalam kesesatan yang telah dilakukannya itu dan akan Kami masukkan dia ke dalam neraka Jahanam, dan itu seburuk-buruk tempat kembali.
4:116
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
لَا tidak
tidak
يَغْفِرُ mengampuni (dosa) yaghfiru
mengampuni (dosa)
أَن akan an
akan
يُشْرَكَ menyekutukan yush'raka
menyekutukan
بِهِۦ denganNya/Dia bihi
denganNya/Dia
وَيَغْفِرُ dan Dia mengampuni (dosa) wayaghfiru
dan Dia mengampuni (dosa)
مَا apa
apa
دُونَ selain dūna
selain
ذَٰلِكَ demikian/itu dhālika
demikian/itu
لِمَن bagi siapa liman
bagi siapa
يَشَآءُ ۚ Dia kehendaki yashāu
Dia kehendaki
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يُشْرِكْ mempersekutukan yush'rik
mempersekutukan
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
فَقَدْ maka sesungguhnya faqad
maka sesungguhnya
ضَلَّ ia telah sesat ḍalla
ia telah sesat
ضَلَـٰلًۢا kesesatan ḍalālan
kesesatan
بَعِيدًا jauh baʿīdan
jauh
١١٦ (116)
(116)
Allah tidak akan mengampuni dosa syirik (mempersekutukan Allah dengan sesuatu), dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sungguh, dia telah tersesat jauh sekali.
4:117
إِن tidak in
tidak
يَدْعُونَ mereka sembah yadʿūna
mereka sembah
مِن dari min
dari
دُونِهِۦٓ Dia/Allah dūnihi
Dia/Allah
إِلَّآ kecuali illā
kecuali
إِنَـٰثًۭا berhala ināthan
berhala
وَإِن dan tidak wa-in
dan tidak
يَدْعُونَ mereka sembah yadʿūna
mereka sembah
إِلَّا kecuali illā
kecuali
شَيْطَـٰنًۭا syaitan shayṭānan
syaitan
مَّرِيدًۭا yang durhaka marīdan
yang durhaka
١١٧ (117)
(117)
Yang mereka sembah selain Allah itu tidak lain hanyalah ināṡan (berhala), dan mereka tidak lain hanyalah menyembah setan yang durhaka,
4:118
لَّعَنَهُ telah mengutuknya laʿanahu
telah mengutuknya
ٱللَّهُ ۘ Allah l-lahu
Allah
وَقَالَ dan (syaitan) berkata waqāla
dan (syaitan) berkata
لَأَتَّخِذَنَّ sungguh aku akan mengambil la-attakhidhanna
sungguh aku akan mengambil
مِنْ dari min
dari
عِبَادِكَ hamba-hambaMu ʿibādika
hamba-hambaMu
نَصِيبًۭا bagian naṣīban
bagian
مَّفْرُوضًۭا yang ditentukan mafrūḍan
yang ditentukan
١١٨ (118)
(118)
yang dilaknati Allah, dan (setan) itu mengatakan, "Aku pasti akan mengambil bagian tertentu dari hamba-hamba-Mu,
4:119
وَلَأُضِلَّنَّهُمْ dan sungguh saya akan menyesatkan mereka wala-uḍillannahum
dan sungguh saya akan menyesatkan mereka
وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ dan sungguh saya akan membangkitkan angan-angan kosong mereka wala-umanniyannahum
dan sungguh saya akan membangkitkan angan-angan kosong mereka
وَلَـَٔامُرَنَّهُمْ dan sungguh saya akan menyuruh mereka walaāmurannahum
dan sungguh saya akan menyuruh mereka
فَلَيُبَتِّكُنَّ dan sungguh mereka akan memotong falayubattikunna
dan sungguh mereka akan memotong
ءَاذَانَ telinga ādhāna
telinga
ٱلْأَنْعَـٰمِ binatang ternak l-anʿāmi
binatang ternak
وَلَـَٔامُرَنَّهُمْ dan sungguh saya akan menyuruh mereka walaāmurannahum
dan sungguh saya akan menyuruh mereka
فَلَيُغَيِّرُنَّ dan sungguh mereka akan merubah falayughayyirunna
dan sungguh mereka akan merubah
خَلْقَ ciptaan khalqa
ciptaan
ٱللَّهِ ۚ Allah l-lahi
Allah
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَتَّخِذِ mengambil/menjadikan yattakhidhi
mengambil/menjadikan
ٱلشَّيْطَـٰنَ syaitan l-shayṭāna
syaitan
وَلِيًّۭا pelindung waliyyan
pelindung
مِّن dari min
dari
دُونِ selain dūni
selain
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
فَقَدْ maka sesungguhnya faqad
maka sesungguhnya
خَسِرَ ia menderita rugi khasira
ia menderita rugi
خُسْرَانًۭا kerugian khus'rānan
kerugian
مُّبِينًۭا nyata mubīnan
nyata
١١٩ (119)
(119)
dan pasti akan kusesatkan mereka, dan akan kubangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan kusuruh mereka memotong telinga-telinga binatang ternak, (lalu mereka benar-benar memotongnya), dan akan aku suruh mereka mengubah ciptaan Allah, (lalu mereka benar-benar mengubahnya)."2 Barang siapa menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah, maka sungguh, dia menderita kerugian yang nyata.
4:120
يَعِدُهُمْ (syaitan) memberikan janji kepada mereka yaʿiduhum
(syaitan) memberikan janji kepada mereka
وَيُمَنِّيهِمْ ۖ dan memberikan angan-angan kosong kepada mereka wayumannīhim
dan memberikan angan-angan kosong kepada mereka
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
يَعِدُهُمُ menjanjikan pada mereka yaʿiduhumu
menjanjikan pada mereka
ٱلشَّيْطَـٰنُ syaitan l-shayṭānu
syaitan
إِلَّا kecuali illā
kecuali
غُرُورًا tipuan ghurūran
tipuan
١٢٠ (120)
(120)
(Setan itu) memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka.
4:121
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itu ulāika
mereka itu
مَأْوَىٰهُمْ tempat kembali mereka mawāhum
tempat kembali mereka
جَهَنَّمُ neraka Jahanam jahannamu
neraka Jahanam
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَجِدُونَ mereka mendapat yajidūna
mereka mendapat
عَنْهَا daripadanya ʿanhā
daripadanya
مَحِيصًۭا tempat lari maḥīṣan
tempat lari
١٢١ (121)
(121)
Mereka (yang tertipu) itu tempatnya di neraka Jahanam dan mereka tidak akan mendapat tempat (lain untuk) lari darinya.
4:122
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
وَعَمِلُوا۟ dan mereka beramal waʿamilū
dan mereka beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ kebajikan/saleh l-ṣāliḥāti
kebajikan/saleh
سَنُدْخِلُهُمْ kelak akan Kami masukkan mereka sanud'khiluhum
kelak akan Kami masukkan mereka
جَنَّـٰتٍۢ surga jannātin
surga
تَجْرِى mengalir tajrī
mengalir
مِن dari min
dari
تَحْتِهَا bawahnya taḥtihā
bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ sungai-sungai l-anhāru
sungai-sungai
خَـٰلِدِينَ mereka kekal khālidīna
mereka kekal
فِيهَآ di dalamnya fīhā
di dalamnya
أَبَدًۭا ۖ selama-lamanya abadan
selama-lamanya
وَعْدَ janji waʿda
janji
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
حَقًّۭا ۚ benar ḥaqqan
benar
وَمَنْ dan barang siapa waman
dan barang siapa
أَصْدَقُ lebih benar aṣdaqu
lebih benar
مِنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
قِيلًۭا perkataan qīlan
perkataan
١٢٢ (122)
(122)
Dan orang yang beriman dan mengerjakan amal kebajikan, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Dan janji Allah itu benar. Siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?
4:123
لَّيْسَ tidak/bukan laysa
tidak/bukan
بِأَمَانِيِّكُمْ dengan angan-anganmu yang kosong bi-amāniyyikum
dengan angan-anganmu yang kosong
وَلَآ dan tidak walā
dan tidak
أَمَانِىِّ angan-angan kosong amāniyyi
angan-angan kosong
أَهْلِ ahli ahli
ahli
ٱلْكِتَـٰبِ ۗ kitab l-kitābi
kitab
مَن barang siapa man
barang siapa
يَعْمَلْ mengerjakan yaʿmal
mengerjakan
سُوٓءًۭا kejahatan sūan
kejahatan
يُجْزَ akan diberi balasan yuj'za
akan diberi balasan
بِهِۦ dengannya (kejahatan itu) bihi
dengannya (kejahatan itu)
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَجِدْ dia mendapat yajid
dia mendapat
لَهُۥ baginya lahu
baginya
مِن dari min
dari
دُونِ selain dūni
selain
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَلِيًّۭا pelindung waliyyan
pelindung
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
نَصِيرًۭا penolong naṣīran
penolong
١٢٣ (123)
(123)
(Pahala dari Allah) itu bukanlah angan-anganmu1 dan bukan (pula) angan-angan Ahli Kitab. Barang siapa mengerjakan kejahatan, niscaya akan dibalas sesuai dengan kejahatan itu, dan dia tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong selain Allah.
4:124
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَعْمَلْ beramal yaʿmal
beramal
مِنَ dari mina
dari
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ yang saleh l-ṣāliḥāti
yang saleh
مِن dari min
dari
ذَكَرٍ laki-laki dhakarin
laki-laki
أَوْ atau aw
atau
أُنثَىٰ perempuan unthā
perempuan
وَهُوَ dan dia wahuwa
dan dia
مُؤْمِنٌۭ seorang yang beriman mu'minun
seorang yang beriman
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itu fa-ulāika
maka mereka itu
يَدْخُلُونَ (mereka) masuk yadkhulūna
(mereka) masuk
ٱلْجَنَّةَ surga l-janata
surga
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يُظْلَمُونَ mereka dianiaya yuẓ'lamūna
mereka dianiaya
نَقِيرًۭا sedikitpun naqīran
sedikitpun
١٢٤ (124)
(124)
Dan barang siapa mengerjakan amal kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan sedang dia beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dizalimi sedikit pun.
4:125
وَمَنْ dan siapakah waman
dan siapakah
أَحْسَنُ lebih baik aḥsanu
lebih baik
دِينًۭا agama dīnan
agama
مِّمَّنْ dari orang yang mimman
dari orang yang
أَسْلَمَ menyerahkan aslama
menyerahkan
وَجْهَهُۥ wajahnya/dirinya wajhahu
wajahnya/dirinya
لِلَّهِ kepada Allah lillahi
kepada Allah
وَهُوَ dan/sedang dia wahuwa
dan/sedang dia
مُحْسِنٌۭ orang yang berbuat baik muḥ'sinun
orang yang berbuat baik
وَٱتَّبَعَ dan mengikuti wa-ittabaʿa
dan mengikuti
مِلَّةَ agama millata
agama
إِبْرَٰهِيمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
حَنِيفًۭا ۗ betul/lurus ḥanīfan
betul/lurus
وَٱتَّخَذَ dan mengambil wa-ittakhadha
dan mengambil
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
إِبْرَٰهِيمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
خَلِيلًۭا kesayangan khalīlan
kesayangan
١٢٥ (125)
(125)
Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang dengan ikhlas berserah diri kepada Allah, sedang dia mengerjakan kebaikan, dan mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah telah memilih Ibrahim menjadi kesayangan (-Nya).
4:126
وَلِلَّهِ dan kepunyaan Allah walillahi
dan kepunyaan Allah
مَا apa-apa
apa-apa
فِى di
di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَمَا dan apa-apa wamā
dan apa-apa
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ ۚ bumi l-arḍi
bumi
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِكُلِّ dengan/terhadap segala bikulli
dengan/terhadap segala
شَىْءٍۢ sesuatu shayin
sesuatu
مُّحِيطًۭا meliputi muḥīṭan
meliputi
١٢٦ (126)
(126)
Dan milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan (pengetahuan) Allah meliputi segala sesuatu.
4:127
وَيَسْتَفْتُونَكَ dan mereka minta fatwa kepadamu wayastaftūnaka
dan mereka minta fatwa kepadamu
فِى dalam/tentang
dalam/tentang
ٱلنِّسَآءِ ۖ perempuan l-nisāi
perempuan
قُلِ katakanlah quli
katakanlah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
يُفْتِيكُمْ memberi fatwa kepadamu yuf'tīkum
memberi fatwa kepadamu
فِيهِنَّ tentang mereka fīhinna
tentang mereka
وَمَا dan apa yang wamā
dan apa yang
يُتْلَىٰ dibacakan yut'lā
dibacakan
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
فِى dalam
dalam
ٱلْكِتَـٰبِ Kitab l-kitābi
Kitab
فِى dalam/tentang
dalam/tentang
يَتَـٰمَى anak-anak yatim yatāmā
anak-anak yatim
ٱلنِّسَآءِ perempuan l-nisāi
perempuan
ٱلَّـٰتِى yang allātī
yang
لَا tidak
tidak
تُؤْتُونَهُنَّ kamu memberikan pada mereka tu'tūnahunna
kamu memberikan pada mereka
مَا apa
apa
كُتِبَ ditetapkan kutiba
ditetapkan
لَهُنَّ bagi mereka lahunna
bagi mereka
وَتَرْغَبُونَ dan kamu suka/ingin watarghabūna
dan kamu suka/ingin
أَن akan an
akan
تَنكِحُوهُنَّ kamu menikahi mereka tankiḥūhunna
kamu menikahi mereka
وَٱلْمُسْتَضْعَفِينَ dan yang lemah-lemah wal-mus'taḍʿafīna
dan yang lemah-lemah
مِنَ dari mina
dari
ٱلْوِلْدَٰنِ anak-anak l-wil'dāni
anak-anak
وَأَن dan akan wa-an
dan akan
تَقُومُوا۟ mengurus taqūmū
mengurus
لِلْيَتَـٰمَىٰ untuk anak-anak yatim lil'yatāmā
untuk anak-anak yatim
بِٱلْقِسْطِ ۚ dengan adil bil-qis'ṭi
dengan adil
وَمَا dan apa wamā
dan apa
تَفْعَلُوا۟ kalian kerjakan tafʿalū
kalian kerjakan
مِنْ dari min
dari
خَيْرٍۢ kebaikan khayrin
kebaikan
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
بِهِۦ dengannya bihi
dengannya
عَلِيمًۭا Maha Mengetahui ʿalīman
Maha Mengetahui
١٢٧ (127)
(127)
Dan mereka meminta fatwa kepadamu tentang perempuan. Katakanlah, "Allah memberi fatwa kepadamu tentang mereka, dan apa yang dibacakan kepadamu dalam Alquran (juga memfatwakan) tentang para perempuan yatim yang tidak kamu berikan sesuatu (maskawin) yang ditetapkan untuk mereka, sedang kamu ingin menikahi mereka2 dan (tentang) anak-anak yang masih dipandang lemah. Dan (Allah menyuruh kamu) agar mengurus anak-anak yatim secara adil. Dan kebajikan apa pun yang kamu kerjakan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui."
4:128
وَإِنِ dan jika wa-ini
dan jika
ٱمْرَأَةٌ seorang wanita im'ra-atun
seorang wanita
خَافَتْ takut/khawatir khāfat
takut/khawatir
مِنۢ dari min
dari
بَعْلِهَا suaminya baʿlihā
suaminya
نُشُوزًا nusyuz/membuat kesalahan nushūzan
nusyuz/membuat kesalahan
أَوْ atau aw
atau
إِعْرَاضًۭا pergi meninggalkan/tidak acuh iʿ'rāḍan
pergi meninggalkan/tidak acuh
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
جُنَاحَ mengapa junāḥa
mengapa
عَلَيْهِمَآ atas keduanya ʿalayhimā
atas keduanya
أَن akan an
akan
يُصْلِحَا berdamai keduanya yuṣ'liḥā
berdamai keduanya
بَيْنَهُمَا antara keduanya baynahumā
antara keduanya
صُلْحًۭا ۚ perdamaian ṣul'ḥan
perdamaian
وَٱلصُّلْحُ dan perdamaian itu wal-ṣul'ḥu
dan perdamaian itu
خَيْرٌۭ ۗ lebih baik khayrun
lebih baik
وَأُحْضِرَتِ dan kebiasaan wa-uḥ'ḍirati
dan kebiasaan
ٱلْأَنفُسُ jiwa/manusia l-anfusu
jiwa/manusia
ٱلشُّحَّ ۚ kikir l-shuḥa
kikir
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تُحْسِنُوا۟ kamu berbuat kebaikan tuḥ'sinū
kamu berbuat kebaikan
وَتَتَّقُوا۟ dan kamu memelihara diri watattaqū
dan kamu memelihara diri
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
بِمَا dengan/terhadap apa bimā
dengan/terhadap apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
خَبِيرًۭا Maha Mengetahui khabīran
Maha Mengetahui
١٢٨ (128)
(128)
Dan jika seorang perempuan khawatir suaminya akan nusyuz1 atau bersikap tidak acuh, maka keduanya dapat mengadakan perdamaian yang sebenarnya, dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka) walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir. Dan jika kamu memperbaiki (pergaulan dengan istrimu) dan memelihara dirimu (dari nusyuz dan sikap acuh tak acuh), maka sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
4:129
وَلَن dan tidak walan
dan tidak
تَسْتَطِيعُوٓا۟ kamu dapat tastaṭīʿū
kamu dapat
أَن akan an
akan
تَعْدِلُوا۟ kamu berbuat adil taʿdilū
kamu berbuat adil
بَيْنَ diantara bayna
diantara
ٱلنِّسَآءِ isteri-isteri l-nisāi
isteri-isteri
وَلَوْ walaupun walaw
walaupun
حَرَصْتُمْ ۖ kamu ingin sekali ḥaraṣtum
kamu ingin sekali
فَلَا maka janganlah falā
maka janganlah
تَمِيلُوا۟ kamu cenderung tamīlū
kamu cenderung
كُلَّ seluruh kulla
seluruh
ٱلْمَيْلِ kecenderungan l-mayli
kecenderungan
فَتَذَرُوهَا maka/sehingga kamu membiarkannya fatadharūhā
maka/sehingga kamu membiarkannya
كَٱلْمُعَلَّقَةِ ۚ seperti tergantung/terkatung-katung kal-muʿalaqati
seperti tergantung/terkatung-katung
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تُصْلِحُوا۟ kamu mengadakan perbaikan tuṣ'liḥū
kamu mengadakan perbaikan
وَتَتَّقُوا۟ dan kamu memelihara diri watattaqū
dan kamu memelihara diri
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
غَفُورًۭا Maha Pengampun ghafūran
Maha Pengampun
رَّحِيمًۭا Maha Penyayang raḥīman
Maha Penyayang
١٢٩ (129)
(129)
Dan kamu tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
4:130
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
يَتَفَرَّقَا keduanya bercerai yatafarraqā
keduanya bercerai
يُغْنِ akan memberi kecukupan yugh'ni
akan memberi kecukupan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
كُلًّۭا masing-masing kullan
masing-masing
مِّن dari min
dari
سَعَتِهِۦ ۚ keluasanNya (karuniaNya) saʿatihi
keluasanNya (karuniaNya)
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
وَٰسِعًا Maha Luas wāsiʿan
Maha Luas
حَكِيمًۭا Maha Bijaksana ḥakīman
Maha Bijaksana
١٣٠ (130)
(130)
Dan jika keduanya bercerai, maka Allah akan memberi kecukupan kepada masing-masing dari karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (karunia-Nya), Mahabijaksana.
4:131
وَلِلَّهِ dan milik Allah walillahi
dan milik Allah
مَا apa yang
apa yang
فِى di
di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَمَا dan apa yang wamā
dan apa yang
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ ۗ bumi l-arḍi
bumi
وَلَقَدْ dan sesungguhnya walaqad
dan sesungguhnya
وَصَّيْنَا Kami telah mewasiatkan/memerintahkan waṣṣaynā
Kami telah mewasiatkan/memerintahkan
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
أُوتُوا۟ (mereka) diberi ūtū
(mereka) diberi
ٱلْكِتَـٰبَ Kitab l-kitāba
Kitab
مِن dari min
dari
قَبْلِكُمْ sebelum kalian qablikum
sebelum kalian
وَإِيَّاكُمْ dan kepada kamu wa-iyyākum
dan kepada kamu
أَنِ supaya ani
supaya
ٱتَّقُوا۟ kamu bertakwa ittaqū
kamu bertakwa
ٱللَّهَ ۚ Allah l-laha
Allah
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تَكْفُرُوا۟ kamu kafir/ingkar takfurū
kamu kafir/ingkar
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
لِلَّهِ milik Allah lillahi
milik Allah
مَا apa
apa
فِى di
di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَمَا dan apa yang wamā
dan apa yang
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ ۚ bumi l-arḍi
bumi
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
غَنِيًّا Maha Kaya ghaniyyan
Maha Kaya
حَمِيدًۭا Maha Terpuji ḥamīdan
Maha Terpuji
١٣١ (131)
(131)
Dan milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan sungguh, Kami telah memerintahkan kepada orang yang diberi Kitab suci sebelum kamu dan (juga) kepadamu agar bertakwalah kepada Allah. Tetapi jika kamu ingkar maka (ketahuilah), milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Allah Mahakaya, Maha Terpuji.
4:132
وَلِلَّهِ dan milik Allah walillahi
dan milik Allah
مَا apa yang
apa yang
فِى di
di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَمَا dan apa yang wamā
dan apa yang
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ ۚ bumi l-arḍi
bumi
وَكَفَىٰ dan cukuplah wakafā
dan cukuplah
بِٱللَّهِ dengan/kepada Allah bil-lahi
dengan/kepada Allah
وَكِيلًا (sebagai) pelindung wakīlan
(sebagai) pelindung
١٣٢ (132)
(132)
Dan milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Cukuplah Allah sebagai Pemeliharanya.
4:133
إِن jika in
jika
يَشَأْ (Allah) menghendaki yasha
(Allah) menghendaki
يُذْهِبْكُمْ Dia memusnahkan kamu yudh'hib'kum
Dia memusnahkan kamu
أَيُّهَا hai ayyuhā
hai
ٱلنَّاسُ manusia l-nāsu
manusia
وَيَأْتِ dan Dia mendatangkan wayati
dan Dia mendatangkan
بِـَٔاخَرِينَ ۚ dengan yang lain biākharīna
dengan yang lain
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
قَدِيرًۭا Maha Kuasa qadīran
Maha Kuasa
١٣٣ (133)
(133)
Kalau Allah menghendaki, niscaya dimusnahkan-Nya kamu semua wahai manusia! Kemudian Dia datangkan (umat) yang lain (sebagai penggantimu). Dan Allah Mahakuasa berbuat demikian.
4:134
مَّن barang siapa man
barang siapa
كَانَ adalah kāna
adalah
يُرِيدُ menghendaki yurīdu
menghendaki
ثَوَابَ pahala thawāba
pahala
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
فَعِندَ maka di sisi faʿinda
maka di sisi
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
ثَوَابُ pahala thawābu
pahala
ٱلدُّنْيَا dunia l-dun'yā
dunia
وَٱلْـَٔاخِرَةِ ۚ dan akhirat wal-ākhirati
dan akhirat
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
سَمِيعًۢا Maha Mendengar samīʿan
Maha Mendengar
بَصِيرًۭا Maha Melihat baṣīran
Maha Melihat
١٣٤ (134)
(134)
Barang siapa menghendaki pahala di dunia maka ketahuilah bahwa di sisi Allah ada pahala dunia dan akhirat. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.
4:135
۞ يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
كُونُوا۟ jadilah kamu kūnū
jadilah kamu
قَوَّٰمِينَ orang-orang yang menegakkan qawwāmīna
orang-orang yang menegakkan
بِٱلْقِسْطِ dengan keadilan bil-qis'ṭi
dengan keadilan
شُهَدَآءَ menjadi saksi shuhadāa
menjadi saksi
لِلَّهِ bagi/karena Allah lillahi
bagi/karena Allah
وَلَوْ walaupun walaw
walaupun
عَلَىٰٓ atas/terhadap ʿalā
atas/terhadap
أَنفُسِكُمْ diri kalian sendiri anfusikum
diri kalian sendiri
أَوِ atau awi
atau
ٱلْوَٰلِدَيْنِ kedua orang tua l-wālidayni
kedua orang tua
وَٱلْأَقْرَبِينَ ۚ dan kaum kerabat wal-aqrabīna
dan kaum kerabat
إِن jika in
jika
يَكُنْ adalah yakun
adalah
غَنِيًّا kaya ghaniyyan
kaya
أَوْ atau aw
atau
فَقِيرًۭا miskin faqīran
miskin
فَٱللَّهُ maka Allah fal-lahu
maka Allah
أَوْلَىٰ lebih dekat (tahu) awlā
lebih dekat (tahu)
بِهِمَا ۖ dengan keduanya bihimā
dengan keduanya
فَلَا maka janganlah falā
maka janganlah
تَتَّبِعُوا۟ kamu mengikuti tattabiʿū
kamu mengikuti
ٱلْهَوَىٰٓ hawa nafsu l-hawā
hawa nafsu
أَن agar an
agar
تَعْدِلُوا۟ ۚ kamu berbuat adil taʿdilū
kamu berbuat adil
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تَلْوُۥٓا۟ kamu memutar balikkan talwū
kamu memutar balikkan
أَوْ atau aw
atau
تُعْرِضُوا۟ kamu menentang/enggan tuʿ'riḍū
kamu menentang/enggan
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
بِمَا dengan/terhadap apa bimā
dengan/terhadap apa
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan taʿmalūna
kamu kerjakan
خَبِيرًۭا Maha Mengetahui khabīran
Maha Mengetahui
١٣٥ (135)
(135)
Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya). Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka ketahuilah Allah Mahateliti terhadap segala apa yang kamu kerjakan.
4:136
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ beriman āmanū
beriman
ءَامِنُوا۟ tetaplah kamu beriman āminū
tetaplah kamu beriman
بِٱللَّهِ dengan/kepada Allah bil-lahi
dengan/kepada Allah
وَرَسُولِهِۦ dan Rasul-RasulNya warasūlihi
dan Rasul-RasulNya
وَٱلْكِتَـٰبِ dan Kitab wal-kitābi
dan Kitab
ٱلَّذِى yang alladhī
yang
نَزَّلَ Dia turunkan nazzala
Dia turunkan
عَلَىٰ atas ʿalā
atas
رَسُولِهِۦ Rasul-RasulNya rasūlihi
Rasul-RasulNya
وَٱلْكِتَـٰبِ dan Kitab wal-kitābi
dan Kitab
ٱلَّذِىٓ yang alladhī
yang
أَنزَلَ (Allah) turunkan anzala
(Allah) turunkan
مِن dari min
dari
قَبْلُ ۚ sebelumnya qablu
sebelumnya
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَكْفُرْ kafir yakfur
kafir
بِٱللَّهِ dengan/kepada Allah bil-lahi
dengan/kepada Allah
وَمَلَـٰٓئِكَتِهِۦ dan Malaikat-MalaikatNya wamalāikatihi
dan Malaikat-MalaikatNya
وَكُتُبِهِۦ dan Kitab-KitabNya wakutubihi
dan Kitab-KitabNya
وَرُسُلِهِۦ dan Rasul-RasulNya warusulihi
dan Rasul-RasulNya
وَٱلْيَوْمِ dan hari wal-yawmi
dan hari
ٱلْـَٔاخِرِ akhirat l-ākhiri
akhirat
فَقَدْ maka sesungguhnya faqad
maka sesungguhnya
ضَلَّ ia telah sesat ḍalla
ia telah sesat
ضَلَـٰلًۢا kesesatan ḍalālan
kesesatan
بَعِيدًا jauh baʿīdan
jauh
١٣٦ (136)
(136)
Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (Muhammad) dan kepada kitab (Alquran) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barang siapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh.
4:137
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
ٱزْدَادُوا۟ bertambah iz'dādū
bertambah
كُفْرًۭا kekafiran kuf'ran
kekafiran
لَّمْ tidak lam
tidak
يَكُنِ ada/akan yakuni
ada/akan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لِيَغْفِرَ untuk memberi ampun liyaghfira
untuk memberi ampun
لَهُمْ bagi/kepada mereka lahum
bagi/kepada mereka
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
لِيَهْدِيَهُمْ untuk memberi petunjuk kepada mereka liyahdiyahum
untuk memberi petunjuk kepada mereka
سَبِيلًۢا jalan sabīlan
jalan
١٣٧ (137)
(137)
Sesungguhnya orang-orang yang beriman lalu kafir, kemudian beriman (lagi), kemudian kafir lagi, lalu bertambah kekafirannya, maka Allah tidak akan mengampuni mereka, dan tidak (pula) menunjukkan kepada mereka jalan (yang lurus).
4:138
بَشِّرِ kabarkanlah bashiri
kabarkanlah
ٱلْمُنَـٰفِقِينَ orang-orang munafik l-munāfiqīna
orang-orang munafik
بِأَنَّ bahwasanya bi-anna
bahwasanya
لَهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
عَذَابًا siksa ʿadhāban
siksa
أَلِيمًا sangat pedih alīman
sangat pedih
١٣٨ (138)
(138)
Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih,
4:139
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَتَّخِذُونَ (mereka) mengambil/menjadikan yattakhidhūna
(mereka) mengambil/menjadikan
ٱلْكَـٰفِرِينَ orang-orang kafir l-kāfirīna
orang-orang kafir
أَوْلِيَآءَ pelindung/penolong awliyāa
pelindung/penolong
مِن dari min
dari
دُونِ selain dūni
selain
ٱلْمُؤْمِنِينَ ۚ orang-orang mukmin l-mu'minīna
orang-orang mukmin
أَيَبْتَغُونَ apakah mereka mencari ayabtaghūna
apakah mereka mencari
عِندَهُمُ di sisi mereka ʿindahumu
di sisi mereka
ٱلْعِزَّةَ kekuatan l-ʿizata
kekuatan
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱلْعِزَّةَ kekuatan l-ʿizata
kekuatan
لِلَّهِ milik Allah lillahi
milik Allah
جَمِيعًۭا semuanya jamīʿan
semuanya
١٣٩ (139)
(139)
(yaitu) orang-orang yang menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Ketahuilah bahwa semua kekuatan itu milik Allah.
4:140
وَقَدْ dan sungguh waqad
dan sungguh
نَزَّلَ (Allah) menurunkan nazzala
(Allah) menurunkan
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
فِى di dalam
di dalam
ٱلْكِتَـٰبِ Kitab/Al Quran l-kitābi
Kitab/Al Quran
أَنْ bahwa an
bahwa
إِذَا apabila idhā
apabila
سَمِعْتُمْ kamu mendengar samiʿ'tum
kamu mendengar
ءَايَـٰتِ ayat-ayat āyāti
ayat-ayat
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
يُكْفَرُ diingkari yuk'faru
diingkari
بِهَا dengannya/daripadanya bihā
dengannya/daripadanya
وَيُسْتَهْزَأُ dan memperolok-olok wayus'tahza-u
dan memperolok-olok
بِهَا dengannya bihā
dengannya
فَلَا maka jangan falā
maka jangan
تَقْعُدُوا۟ kamu duduk-duduk taqʿudū
kamu duduk-duduk
مَعَهُمْ beserta mereka maʿahum
beserta mereka
حَتَّىٰ sehingga ḥattā
sehingga
يَخُوضُوا۟ mereka memasuki yakhūḍū
mereka memasuki
فِى dalam
dalam
حَدِيثٍ pembicaraan ḥadīthin
pembicaraan
غَيْرِهِۦٓ ۚ lainnya ghayrihi
lainnya
إِنَّكُمْ sesungguhnya kalian innakum
sesungguhnya kalian
إِذًۭا jika demikian idhan
jika demikian
مِّثْلُهُمْ ۗ serupa mereka mith'luhum
serupa mereka
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
جَامِعُ mengumpulkan jāmiʿu
mengumpulkan
ٱلْمُنَـٰفِقِينَ orang-orang munafik l-munāfiqīna
orang-orang munafik
وَٱلْكَـٰفِرِينَ dan orang-orang kafir wal-kāfirīna
dan orang-orang kafir
فِى dalam
dalam
جَهَنَّمَ neraka Jahanam jahannama
neraka Jahanam
جَمِيعًا semuanya jamīʿan
semuanya
١٤٠ (140)
(140)
Dan sungguh, Allah telah menurunkan (ketentuan) bagimu di dalam Kitab (Alquran) bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk bersama mereka, sebelum mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena (kalau tetap duduk dengan mereka), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sungguh, Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di neraka Jahanam,
4:141
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَتَرَبَّصُونَ (mereka) menunggu yatarabbaṣūna
(mereka) menunggu
بِكُمْ dengan/untuk kalian bikum
dengan/untuk kalian
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
كَانَ ada kāna
ada
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
فَتْحٌۭ kemenangan fatḥun
kemenangan
مِّنَ dari mina
dari
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
قَالُوٓا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
أَلَمْ bukankah alam
bukankah
نَكُن kami berada nakun
kami berada
مَّعَكُمْ beserta kamu maʿakum
beserta kamu
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
كَانَ ada kāna
ada
لِلْكَـٰفِرِينَ bagi orang-orang kafir lil'kāfirīna
bagi orang-orang kafir
نَصِيبٌۭ bagian/kemenangan naṣībun
bagian/kemenangan
قَالُوٓا۟ mereka berkata qālū
mereka berkata
أَلَمْ bukankah alam
bukankah
نَسْتَحْوِذْ kami turut memenangkan nastaḥwidh
kami turut memenangkan
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
وَنَمْنَعْكُم dan membela kamu wanamnaʿkum
dan membela kamu
مِّنَ dari mina
dari
ٱلْمُؤْمِنِينَ ۚ orang-orang mukmin l-mu'minīna
orang-orang mukmin
فَٱللَّهُ maka Allah fal-lahu
maka Allah
يَحْكُمُ memberi keputusan yaḥkumu
memberi keputusan
بَيْنَكُمْ di antara kamu baynakum
di antara kamu
يَوْمَ hari yawma
hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ ۗ kiamat l-qiyāmati
kiamat
وَلَن dan tidak walan
dan tidak
يَجْعَلَ akan menjadikan yajʿala
akan menjadikan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لِلْكَـٰفِرِينَ bagi orang-orang kafir lil'kāfirīna
bagi orang-orang kafir
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱلْمُؤْمِنِينَ orang-orang mukmin l-mu'minīna
orang-orang mukmin
سَبِيلًا jalan sabīlan
jalan
١٤١ (141)
(141)
(yaitu) orang yang menunggu-nunggu (peristiwa) yang akan terjadi pada dirimu. Apabila kamu mendapat kemenangan dari Allah mereka berkata, "Bukankah kami (turut berperang) bersama kamu?" Dan jika orang kafir mendapat bagian mereka berkata, "Bukankah kami turut memenangkanmu, dan membela kamu dari orang mukmin?" Maka Allah akan memberi keputusan di antara kamu pada hari Kiamat. Allah tidak akan memberi jalan kepada orang kafir untuk mengalahkan orang-orang beriman.
4:142
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلْمُنَـٰفِقِينَ orang-orang munafik l-munāfiqīna
orang-orang munafik
يُخَـٰدِعُونَ (mereka) akan menipu yukhādiʿūna
(mereka) akan menipu
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
وَهُوَ dan Dia wahuwa
dan Dia
خَـٰدِعُهُمْ membals tipuan mereka khādiʿuhum
membals tipuan mereka
وَإِذَا dan apabila wa-idhā
dan apabila
قَامُوٓا۟ mereka berdiri qāmū
mereka berdiri
إِلَى kepada/untuk ilā
kepada/untuk
ٱلصَّلَوٰةِ sholat l-ṣalati
sholat
قَامُوا۟ mereka berdiri qāmū
mereka berdiri
كُسَالَىٰ malas kusālā
malas
يُرَآءُونَ mereka riya'/ingin dilihat yurāūna
mereka riya'/ingin dilihat
ٱلنَّاسَ manusia l-nāsa
manusia
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَذْكُرُونَ mereka ingat yadhkurūna
mereka ingat
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
إِلَّا kecuali illā
kecuali
قَلِيلًۭا sedikit qalīlan
sedikit
١٤٢ (142)
(142)
Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allahlah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk salat mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud riya` (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.
4:143
مُّذَبْذَبِينَ mereka dalam keadaan ragu-ragu mudhabdhabīna
mereka dalam keadaan ragu-ragu
بَيْنَ antara bayna
antara
ذَٰلِكَ demikian dhālika
demikian
لَآ tidak
tidak
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
هَـٰٓؤُلَآءِ ini/itu hāulāi
ini/itu
وَلَآ dan tidak walā
dan tidak
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
هَـٰٓؤُلَآءِ ۚ ini/itu hāulāi
ini/itu
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يُضْلِلِ menyesatkan yuḍ'lili
menyesatkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
فَلَن maka tidak falan
maka tidak
تَجِدَ mendapat tajida
mendapat
لَهُۥ baginya lahu
baginya
سَبِيلًۭا jalan sabīlan
jalan
١٤٣ (143)
(143)
Mereka dalam keadaan ragu antara yang demikian (iman atau kafir) tidak termasuk kepada golongan ini (orang beriman) dan tidak (pula) kepada golongan itu (orang kafir). Barang siapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka kamu tidak akan mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) baginya.
4:144
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
لَا jangan
jangan
تَتَّخِذُوا۟ kamu mengambil tattakhidhū
kamu mengambil
ٱلْكَـٰفِرِينَ orang-orang kafir l-kāfirīna
orang-orang kafir
أَوْلِيَآءَ pelindung awliyāa
pelindung
مِن dari min
dari
دُونِ selain dūni
selain
ٱلْمُؤْمِنِينَ ۚ orang-orang mukmin l-mu'minīna
orang-orang mukmin
أَتُرِيدُونَ apakah kamu ingin aturīdūna
apakah kamu ingin
أَن bahwa an
bahwa
تَجْعَلُوا۟ kalian jadikan tajʿalū
kalian jadikan
لِلَّهِ bagi Allah lillahi
bagi Allah
عَلَيْكُمْ atas kalian ʿalaykum
atas kalian
سُلْطَـٰنًۭا alasan/kekuasaan sul'ṭānan
alasan/kekuasaan
مُّبِينًا nyata mubīnan
nyata
١٤٤ (144)
(144)
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin selain dari orang-orang mukmin. Apakah kamu ingin memberi alasan yang jelas bagi Allah (untuk menghukummu)?
4:145
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلْمُنَـٰفِقِينَ orang-orang munafik l-munāfiqīna
orang-orang munafik
فِى dalam
dalam
ٱلدَّرْكِ tingkatan l-darki
tingkatan
ٱلْأَسْفَلِ paling bawah l-asfali
paling bawah
مِنَ dari mina
dari
ٱلنَّارِ neraka l-nāri
neraka
وَلَن dan tidak walan
dan tidak
تَجِدَ kamu mendapat tajida
kamu mendapat
لَهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
نَصِيرًا penolong naṣīran
penolong
١٤٥ (145)
(145)
Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka,
4:146
إِلَّا kecuali illā
kecuali
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
تَابُوا۟ (mereka) bertaubat tābū
(mereka) bertaubat
وَأَصْلَحُوا۟ dan mereka mengadakan perbaikan wa-aṣlaḥū
dan mereka mengadakan perbaikan
وَٱعْتَصَمُوا۟ dan mereka berpegang teguh wa-iʿ'taṣamū
dan mereka berpegang teguh
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَأَخْلَصُوا۟ dan mereka mengikhlaskan wa-akhlaṣū
dan mereka mengikhlaskan
دِينَهُمْ agama mereka dīnahum
agama mereka
لِلَّهِ kepada Allah lillahi
kepada Allah
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ maka mereka itu fa-ulāika
maka mereka itu
مَعَ beserta/bersama-sama maʿa
beserta/bersama-sama
ٱلْمُؤْمِنِينَ ۖ orang-orang yang beriman l-mu'minīna
orang-orang yang beriman
وَسَوْفَ dan kekal/bakal wasawfa
dan kekal/bakal
يُؤْتِ memberikan yu'ti
memberikan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلْمُؤْمِنِينَ orang-orang mukmin l-mu'minīna
orang-orang mukmin
أَجْرًا pahala ajran
pahala
عَظِيمًۭا besar ʿaẓīman
besar
١٤٦ (146)
(146)
kecuali orang-orang yang bertobat dan memperbaiki diri1 dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan dengan tulus ikhlas (menjalankan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu bersama-sama orang-orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan pahala yang besar kepada orang-orang yang beriman.
4:147
مَّا apa/mengapa
apa/mengapa
يَفْعَلُ berbuat yafʿalu
berbuat
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
بِعَذَابِكُمْ dengan menyiksa kamu biʿadhābikum
dengan menyiksa kamu
إِن jika in
jika
شَكَرْتُمْ kamu bersyukur shakartum
kamu bersyukur
وَءَامَنتُمْ ۚ dan kamu beriman waāmantum
dan kamu beriman
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
شَاكِرًا Maha Mensyukuri shākiran
Maha Mensyukuri
عَلِيمًۭا Maha Mengetahui ʿalīman
Maha Mengetahui
١٤٧ (147)
(147)
Allah tidak akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman. Dan Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui.
4:148
۞ لَّا tidak
tidak
يُحِبُّ menyukai yuḥibbu
menyukai
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
ٱلْجَهْرَ terus terang l-jahra
terus terang
بِٱلسُّوٓءِ dengan/pada yang buruk bil-sūi
dengan/pada yang buruk
مِنَ dari mina
dari
ٱلْقَوْلِ ucapan l-qawli
ucapan
إِلَّا kecuali illā
kecuali
مَن orang man
orang
ظُلِمَ ۚ teraniaya ẓulima
teraniaya
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
سَمِيعًا Maha Mendengar samīʿan
Maha Mendengar
عَلِيمًا Maha Mengetahui ʿalīman
Maha Mengetahui
١٤٨ (148)
(148)
Allah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
4:149
إِن jika in
jika
تُبْدُوا۟ kamu melahirkan tub'dū
kamu melahirkan
خَيْرًا kebaikan khayran
kebaikan
أَوْ atau aw
atau
تُخْفُوهُ kamu menyembunyikannya tukh'fūhu
kamu menyembunyikannya
أَوْ atau aw
atau
تَعْفُوا۟ kamu memaafkan taʿfū
kamu memaafkan
عَن dari ʿan
dari
سُوٓءٍۢ seburuk-buruk sūin
seburuk-buruk
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
كَانَ adalah Dia kāna
adalah Dia
عَفُوًّۭا Maha Pemaaf ʿafuwwan
Maha Pemaaf
قَدِيرًا Maha Kuasa qadīran
Maha Kuasa
١٤٩ (149)
(149)
Jika kamu menyatakan sesuatu kebajikan, menyembunyikannya atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sungguh, Allah Maha Pemaaf, Mahakuasa.
4:150
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
يَكْفُرُونَ (mereka) kafir yakfurūna
(mereka) kafir
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَرُسُلِهِۦ dan RasulNya warusulihi
dan RasulNya
وَيُرِيدُونَ dan mereka bermaksud wayurīdūna
dan mereka bermaksud
أَن untuk an
untuk
يُفَرِّقُوا۟ membedakan yufarriqū
membedakan
بَيْنَ antara bayna
antara
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَرُسُلِهِۦ dan RasulNya warusulihi
dan RasulNya
وَيَقُولُونَ dan mereka mengatakan wayaqūlūna
dan mereka mengatakan
نُؤْمِنُ kami beriman nu'minu
kami beriman
بِبَعْضٍۢ dengan/kepada sebagian bibaʿḍin
dengan/kepada sebagian
وَنَكْفُرُ dan kami kafir wanakfuru
dan kami kafir
بِبَعْضٍۢ dengan/kepada sebagian bibaʿḍin
dengan/kepada sebagian
وَيُرِيدُونَ dan mereka bermaksud wayurīdūna
dan mereka bermaksud
أَن untuk an
untuk
يَتَّخِذُوا۟ mereka mengambil yattakhidhū
mereka mengambil
بَيْنَ antara bayna
antara
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
سَبِيلًا jalan sabīlan
jalan
١٥٠ (150)
(150)
Sesungguhnya orang-orang yang ingkar kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya, dan bermaksud membeda-bedakan1 antara (keimanan kepada) Allah dan Rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan, "Kami beriman kepada sebagian dan kami mengingkari sebagian (yang lain)," serta bermaksud mengambil jalan tengah (iman atau kafir),
4:151
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
هُمُ mereka humu
mereka
ٱلْكَـٰفِرُونَ orang-orang kafir l-kāfirūna
orang-orang kafir
حَقًّۭا ۚ sebenar-benarnya ḥaqqan
sebenar-benarnya
وَأَعْتَدْنَا dan Kami menyediakan wa-aʿtadnā
dan Kami menyediakan
لِلْكَـٰفِرِينَ untuk orang-orang kafir lil'kāfirīna
untuk orang-orang kafir
عَذَابًۭا siksa ʿadhāban
siksa
مُّهِينًۭا menghinakan muhīnan
menghinakan
١٥١ (151)
(151)
merekalah orang-orang kafir yang sebenarnya. Dan Kami sediakan untuk orang-orang kafir itu azab yang menghinakan.
4:152
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang wa-alladhīna
dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَرُسُلِهِۦ dan RasulNya warusulihi
dan RasulNya
وَلَمْ dan tidak walam
dan tidak
يُفَرِّقُوا۟ mereka membeda-bedakan yufarriqū
mereka membeda-bedakan
بَيْنَ antara bayna
antara
أَحَدٍۢ seorangpun aḥadin
seorangpun
مِّنْهُمْ dari mereka (Rasul-Rasul) min'hum
dari mereka (Rasul-Rasul)
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
سَوْفَ kelak sawfa
kelak
يُؤْتِيهِمْ Dia akan memberikan kepada mereka yu'tīhim
Dia akan memberikan kepada mereka
أُجُورَهُمْ ۗ pahala mereka ujūrahum
pahala mereka
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
غَفُورًۭا Maha Pengampun ghafūran
Maha Pengampun
رَّحِيمًۭا Maha Penyayang raḥīman
Maha Penyayang
١٥٢ (152)
(152)
Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya dan tidak membeda-bedakan di antara mereka (para Rasul), kelak Allah akan memberikan pahala kepada mereka. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
4:153
يَسْـَٔلُكَ akan meminta kepadamu yasaluka
akan meminta kepadamu
أَهْلُ ahli ahlu
ahli
ٱلْكِتَـٰبِ kitab l-kitābi
kitab
أَن bahwa an
bahwa
تُنَزِّلَ kamu menurunkan tunazzila
kamu menurunkan
عَلَيْهِمْ atas/kepada mereka ʿalayhim
atas/kepada mereka
كِتَـٰبًۭا kitab kitāban
kitab
مِّنَ dari mina
dari
ٱلسَّمَآءِ ۚ langit l-samāi
langit
فَقَدْ maka sesungguhnya faqad
maka sesungguhnya
سَأَلُوا۟ mereka telah meminta sa-alū
mereka telah meminta
مُوسَىٰٓ Musa mūsā
Musa
أَكْبَرَ lebih besar akbara
lebih besar
مِن dari min
dari
ذَٰلِكَ demikian dhālika
demikian
فَقَالُوٓا۟ maka mereka berkata faqālū
maka mereka berkata
أَرِنَا perlihatkan kepada kami arinā
perlihatkan kepada kami
ٱللَّهَ Allah l-laha
Allah
جَهْرَةًۭ nyata jahratan
nyata
فَأَخَذَتْهُمُ maka menimpa/menyambar mereka fa-akhadhathumu
maka menimpa/menyambar mereka
ٱلصَّـٰعِقَةُ petir l-ṣāʿiqatu
petir
بِظُلْمِهِمْ ۚ dengan/karena kedzaliman mereka biẓul'mihim
dengan/karena kedzaliman mereka
ثُمَّ kemudian thumma
kemudian
ٱتَّخَذُوا۟ mereka mengambil ittakhadhū
mereka mengambil
ٱلْعِجْلَ anak sapi l-ʿij'la
anak sapi
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِ sesudah baʿdi
sesudah
مَا apa
apa
جَآءَتْهُمُ datang kepada mereka jāathumu
datang kepada mereka
ٱلْبَيِّنَـٰتُ bukti-bukti yang nyata l-bayinātu
bukti-bukti yang nyata
فَعَفَوْنَا maka Kami memaafkan faʿafawnā
maka Kami memaafkan
عَن dari ʿan
dari
ذَٰلِكَ ۚ demikian itu dhālika
demikian itu
وَءَاتَيْنَا dan Kami berikan waātaynā
dan Kami berikan
مُوسَىٰ Musa mūsā
Musa
سُلْطَـٰنًۭا kekuasaan/keterangan sul'ṭānan
kekuasaan/keterangan
مُّبِينًۭا nyata mubīnan
nyata
١٥٣ (153)
(153)
(Orang-orang) Ahli Kitab meminta kepadamu (Muhammad) agar engkau menurunkan suatu Kitab dari langit kepada mereka. Sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. Mereka berkata, "Perlihatkanlah Allah kepada kami secara nyata." Maka mereka disambar petir karena kezalimannya. Kemudian mereka menyembah anak sapi, setelah mereka melihat bukti-bukti yang nyata, namun demikian Kami maafkan mereka, dan telah Kami berikan kepada Musa kekuasaan yang nyata.
4:154
وَرَفَعْنَا dan Kami angkat warafaʿnā
dan Kami angkat
فَوْقَهُمُ atas mereka fawqahumu
atas mereka
ٱلطُّورَ bukit Tursina l-ṭūra
bukit Tursina
بِمِيثَـٰقِهِمْ dengan perjanjian mereka bimīthāqihim
dengan perjanjian mereka
وَقُلْنَا dan Kami katakan waqul'nā
dan Kami katakan
لَهُمُ kepada mereka lahumu
kepada mereka
ٱدْخُلُوا۟ masuklah ud'khulū
masuklah
ٱلْبَابَ pintu/gerbang l-bāba
pintu/gerbang
سُجَّدًۭا bersujud sujjadan
bersujud
وَقُلْنَا dan Kami katakan waqul'nā
dan Kami katakan
لَهُمْ kepada mereka lahum
kepada mereka
لَا jangan
jangan
تَعْدُوا۟ kamu melanggar taʿdū
kamu melanggar
فِى dalam/tentang
dalam/tentang
ٱلسَّبْتِ hari Sabtu l-sabti
hari Sabtu
وَأَخَذْنَا dan Kami telah mengambil wa-akhadhnā
dan Kami telah mengambil
مِنْهُم dari mereka min'hum
dari mereka
مِّيثَـٰقًا perjanjian mīthāqan
perjanjian
غَلِيظًۭا kokoh ghalīẓan
kokoh
١٥٤ (154)
(154)
Dan Kami angkat gunung (Sinai) di atas mereka untuk (menguatkan) perjanjian mereka. Dan Kami perintahkan kepada mereka, "Masukilah pintu gerbang (Baitulmaqdis) itu sambil bersujud," dan Kami perintahkan (pula), kepada mereka, "Janganlah kamu melanggar peraturan mengenai hari Sabat. Dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kokoh.
4:155
فَبِمَا maka disebabkan fabimā
maka disebabkan
نَقْضِهِم pelanggaran mereka naqḍihim
pelanggaran mereka
مِّيثَـٰقَهُمْ perjanjian mereka mīthāqahum
perjanjian mereka
وَكُفْرِهِم dan kekafiran mereka wakuf'rihim
dan kekafiran mereka
بِـَٔايَـٰتِ dengan/terhadap ayat-ayat biāyāti
dengan/terhadap ayat-ayat
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَقَتْلِهِمُ dan pembunuhan mereka waqatlihimu
dan pembunuhan mereka
ٱلْأَنۢبِيَآءَ Nabi-Nabi l-anbiyāa
Nabi-Nabi
بِغَيْرِ dengan tidak/tanpa bighayri
dengan tidak/tanpa
حَقٍّۢ kebenaran ḥaqqin
kebenaran
وَقَوْلِهِمْ dan perkataan mereka waqawlihim
dan perkataan mereka
قُلُوبُنَا hati kami qulūbunā
hati kami
غُلْفٌۢ ۚ tertutup ghul'fun
tertutup
بَلْ tetapi/bahkan bal
tetapi/bahkan
طَبَعَ telah mengunci mati ṭabaʿa
telah mengunci mati
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلَيْهَا atasnya/hati mereka ʿalayhā
atasnya/hati mereka
بِكُفْرِهِمْ dengan/karena kekafiran mereka bikuf'rihim
dengan/karena kekafiran mereka
فَلَا maka tidak falā
maka tidak
يُؤْمِنُونَ mereka beriman yu'minūna
mereka beriman
إِلَّا kecuali illā
kecuali
قَلِيلًۭا sedikit qalīlan
sedikit
١٥٥ (155)
(155)
Maka (Kami hukum mereka), karena mereka melanggar perjanjian itu, dan karena kekafiran mereka terhadap keterangan-keterangan Allah, serta karena mereka telah membunuh Nabi-nabi tanpa hak (alasan yang benar) dan karena mereka mengatakan, "Hati kami tertutup." Sebenarnya, Allah telah mengunci hati mereka karena kekafirannya, karena itu hanya sebagian kecil dari mereka yang beriman,
4:156
وَبِكُفْرِهِمْ dan karena kekafiran mereka wabikuf'rihim
dan karena kekafiran mereka
وَقَوْلِهِمْ dan perkataan mereka waqawlihim
dan perkataan mereka
عَلَىٰ atas/terhadap ʿalā
atas/terhadap
مَرْيَمَ Maryam maryama
Maryam
بُهْتَـٰنًا kedustaan buh'tānan
kedustaan
عَظِيمًۭا besar ʿaẓīman
besar
١٥٦ (156)
(156)
dan (Kami hukum juga) karena kekafiran mereka (terhadap Isa), dan tuduhan mereka yang sangat keji terhadap Maryam,
4:157
وَقَوْلِهِمْ dan perkataan mereka waqawlihim
dan perkataan mereka
إِنَّا sesungguhnya kami innā
sesungguhnya kami
قَتَلْنَا (kami) telah membunuh qatalnā
(kami) telah membunuh
ٱلْمَسِيحَ Al Masih l-masīḥa
Al Masih
عِيسَى Isa ʿīsā
Isa
ٱبْنَ putera ib'na
putera
مَرْيَمَ Maryam maryama
Maryam
رَسُولَ Rasul rasūla
Rasul
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
قَتَلُوهُ mereka membunuhnya qatalūhu
mereka membunuhnya
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
صَلَبُوهُ mereka menyalibnya ṣalabūhu
mereka menyalibnya
وَلَـٰكِن akan tetapi walākin
akan tetapi
شُبِّهَ diserupakan shubbiha
diserupakan
لَهُمْ ۚ bagi mereka lahum
bagi mereka
وَإِنَّ dan sesungguhnya wa-inna
dan sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ٱخْتَلَفُوا۟ (mereka) berselisih ikh'talafū
(mereka) berselisih
فِيهِ padanya (Isa) fīhi
padanya (Isa)
لَفِى benar-benar dalam lafī
benar-benar dalam
شَكٍّۢ keragu-raguan shakkin
keragu-raguan
مِّنْهُ ۚ daripadanya (yang dibunuh itu) min'hu
daripadanya (yang dibunuh itu)
مَا apa
apa
لَهُم bagi mereka lahum
bagi mereka
بِهِۦ dengannya (tentang yang dibunuh itu) bihi
dengannya (tentang yang dibunuh itu)
مِنْ dari min
dari
عِلْمٍ pengetahuan/keyakinan ʿil'min
pengetahuan/keyakinan
إِلَّا kecuali illā
kecuali
ٱتِّبَاعَ mengikuti ittibāʿa
mengikuti
ٱلظَّنِّ ۚ persangkaan l-ẓani
persangkaan
وَمَا dan tidak wamā
dan tidak
قَتَلُوهُ mereka membunuhnya (Isa) qatalūhu
mereka membunuhnya (Isa)
يَقِينًۢا yakin yaqīnan
yakin
١٥٧ (157)
(157)
dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka, "Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa. Sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) Isa, selalu dalam keragu-raguan tentang siapa yang dibunuh. Mereka benar-benar tidak tahu (siapa sebenarnya yang dibunuh), melainkan mengikuti persangkaan belaka, jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya,
4:158
بَل tetapi bal
tetapi
رَّفَعَهُ telah mengangkatnya rafaʿahu
telah mengangkatnya
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
إِلَيْهِ ۚ kepadaNya ilayhi
kepadaNya
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَزِيزًا Maha Perkasa ʿazīzan
Maha Perkasa
حَكِيمًۭا Maha Bijaksana ḥakīman
Maha Bijaksana
١٥٨ (158)
(158)
tetapi Allah telah mengangkat Isa kehadirat-Nya. Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
4:159
وَإِن dan tidak wa-in
dan tidak
مِّنْ dari min
dari
أَهْلِ ahli ahli
ahli
ٱلْكِتَـٰبِ kitab l-kitābi
kitab
إِلَّا kecuali illā
kecuali
لَيُؤْمِنَنَّ benar-benar ia akan beriman layu'minanna
benar-benar ia akan beriman
بِهِۦ dengannya/kepadanya bihi
dengannya/kepadanya
قَبْلَ sebelum qabla
sebelum
مَوْتِهِۦ ۖ kematiannya mawtihi
kematiannya
وَيَوْمَ dan hari wayawma
dan hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ kiamat l-qiyāmati
kiamat
يَكُونُ adalah ia (Isa) yakūnu
adalah ia (Isa)
عَلَيْهِمْ atas/terhadap mereka ʿalayhim
atas/terhadap mereka
شَهِيدًۭا menjadi saksi shahīdan
menjadi saksi
١٥٩ (159)
(159)
Tidak ada seorang pun di antara Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari Kiamat dia (Isa) akan menjadi saksi atas mereka.
4:160
فَبِظُلْمٍۢ maka disebabkan kezaliman fabiẓul'min
maka disebabkan kezaliman
مِّنَ dari mina
dari
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
هَادُوا۟ Yahudi hādū
Yahudi
حَرَّمْنَا Kami haramkan ḥarramnā
Kami haramkan
عَلَيْهِمْ atas mereka ʿalayhim
atas mereka
طَيِّبَـٰتٍ yang baik-baik ṭayyibātin
yang baik-baik
أُحِلَّتْ dibolehkan/dihalalkan uḥillat
dibolehkan/dihalalkan
لَهُمْ bagi mereka lahum
bagi mereka
وَبِصَدِّهِمْ dan karena mereka menghalangi wabiṣaddihim
dan karena mereka menghalangi
عَن dari ʿan
dari
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
كَثِيرًۭا banyak kathīran
banyak
١٦٠ (160)
(160)
Karena kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan bagi mereka makanan yang baik-baik yang (dahulu) pernah dihalalkan; dan karena mereka sering menghalangi (orang lain) dari jalan Allah,
4:161
وَأَخْذِهِمُ dan pengambilan/makan mereka wa-akhdhihimu
dan pengambilan/makan mereka
ٱلرِّبَوٰا۟ riba l-riba
riba
وَقَدْ dan sesungguhnya waqad
dan sesungguhnya
نُهُوا۟ mereka telah dilarang nuhū
mereka telah dilarang
عَنْهُ daripadanya ʿanhu
daripadanya
وَأَكْلِهِمْ dan makan mereka wa-aklihim
dan makan mereka
أَمْوَٰلَ harta amwāla
harta
ٱلنَّاسِ manusia/orang lain l-nāsi
manusia/orang lain
بِٱلْبَـٰطِلِ ۚ dengan jalan bathil bil-bāṭili
dengan jalan bathil
وَأَعْتَدْنَا dan Kami sediakan wa-aʿtadnā
dan Kami sediakan
لِلْكَـٰفِرِينَ bagi orang-orang kafir lil'kāfirīna
bagi orang-orang kafir
مِنْهُمْ diantara mereka min'hum
diantara mereka
عَذَابًا siksa ʿadhāban
siksa
أَلِيمًۭا yang pedih alīman
yang pedih
١٦١ (161)
(161)
dan karena mereka menjalankan riba, padahal sungguh mereka telah dilarang darinya, dan karena mereka memakan harta orang dengan cara tidak sah (batil). Dan Kami sediakan untuk orang-orang kafir di antara mereka azab yang pedih.
4:162
لَّـٰكِنِ akan tetapi lākini
akan tetapi
ٱلرَّٰسِخُونَ orang-orang yang mendalam l-rāsikhūna
orang-orang yang mendalam
فِى di dalam
di dalam
ٱلْعِلْمِ ilmu l-ʿil'mi
ilmu
مِنْهُمْ diantara mereka min'hum
diantara mereka
وَٱلْمُؤْمِنُونَ dan orang-orang mukmin wal-mu'minūna
dan orang-orang mukmin
يُؤْمِنُونَ beriman yu'minūna
beriman
بِمَآ dengan/kepada apa bimā
dengan/kepada apa
أُنزِلَ diturunkan unzila
diturunkan
إِلَيْكَ kepadamu ilayka
kepadamu
وَمَآ dan apa wamā
dan apa
أُنزِلَ diturunkan unzila
diturunkan
مِن dari min
dari
قَبْلِكَ ۚ sebelummu qablika
sebelummu
وَٱلْمُقِيمِينَ dan orang-orang yang mendirikan wal-muqīmīna
dan orang-orang yang mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَ ۚ sholat l-ṣalata
sholat
وَٱلْمُؤْتُونَ dan orang-orang yang menunaikan wal-mu'tūna
dan orang-orang yang menunaikan
ٱلزَّكَوٰةَ zakat l-zakata
zakat
وَٱلْمُؤْمِنُونَ dan orang-orang yang beriman wal-mu'minūna
dan orang-orang yang beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَٱلْيَوْمِ dan hari wal-yawmi
dan hari
ٱلْـَٔاخِرِ akhirat l-ākhiri
akhirat
أُو۟لَـٰٓئِكَ mereka itulah ulāika
mereka itulah
سَنُؤْتِيهِمْ akan Kami berikan pada mereka sanu'tīhim
akan Kami berikan pada mereka
أَجْرًا pahala ajran
pahala
عَظِيمًا besar ʿaẓīman
besar
١٦٢ (162)
(162)
Tetapi orang-orang yang ilmunya mendalam di antara mereka, dan orang-orang yang beriman, mereka beriman kepada (Alquran) yang diturunkan kepadamu (Muhammad), dan kepada (kitab-kitab) yang diturunkan sebelummu, begitu pula mereka yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat dan beriman kepada Allah dan hari kemudian. Kepada mereka akan Kami berikan pahala yang besar.
4:163
۞ إِنَّآ sesungguhnya innā
sesungguhnya
أَوْحَيْنَآ Kami telah menwahyukan awḥaynā
Kami telah menwahyukan
إِلَيْكَ kepadamu ilayka
kepadamu
كَمَآ sebagaimana kamā
sebagaimana
أَوْحَيْنَآ Kami telah mewahyukan awḥaynā
Kami telah mewahyukan
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
نُوحٍۢ Nuh nūḥin
Nuh
وَٱلنَّبِيِّـۧنَ dan Nabi-Nabi wal-nabiyīna
dan Nabi-Nabi
مِنۢ dari min
dari
بَعْدِهِۦ ۚ sesudahnya/kemudiannya baʿdihi
sesudahnya/kemudiannya
وَأَوْحَيْنَآ dan Kami wahyukan wa-awḥaynā
dan Kami wahyukan
إِلَىٰٓ kepada ilā
kepada
إِبْرَٰهِيمَ Ibrahim ib'rāhīma
Ibrahim
وَإِسْمَـٰعِيلَ dan Ismail wa-is'māʿīla
dan Ismail
وَإِسْحَـٰقَ dan Ishaq wa-is'ḥāqa
dan Ishaq
وَيَعْقُوبَ dan Ya'qub wayaʿqūba
dan Ya'qub
وَٱلْأَسْبَاطِ dan anak-anak cucunya wal-asbāṭi
dan anak-anak cucunya
وَعِيسَىٰ dan Isa waʿīsā
dan Isa
وَأَيُّوبَ dan Ayyub wa-ayyūba
dan Ayyub
وَيُونُسَ dan Yunus wayūnusa
dan Yunus
وَهَـٰرُونَ dan Harun wahārūna
dan Harun
وَسُلَيْمَـٰنَ ۚ dan Sulaiman wasulaymāna
dan Sulaiman
وَءَاتَيْنَا dan Kami berikan waātaynā
dan Kami berikan
دَاوُۥدَ Daud dāwūda
Daud
زَبُورًۭا Zabur zabūran
Zabur
١٦٣ (163)
(163)
Sesungguhnya Kami mewahyukan kepadamu (Muhammad) sebagaimana Kami telah mewahyukan kepada Nuh, dan Nabi-nabi setelahnya, dan Kami telah mewahyukan (pula) kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya; Isa, Ayub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami telah memberikan Kitab Zabur kepada Dawud.
4:164
وَرُسُلًۭا dan Rasul-Rasul warusulan
dan Rasul-Rasul
قَدْ sungguh qad
sungguh
قَصَصْنَـٰهُمْ Kami kisahkan qaṣaṣnāhum
Kami kisahkan
عَلَيْكَ kepadamu ʿalayka
kepadamu
مِن dari min
dari
قَبْلُ sebelum qablu
sebelum
وَرُسُلًۭا dan Rasul-Rasul warusulan
dan Rasul-Rasul
لَّمْ tidak lam
tidak
نَقْصُصْهُمْ Kami kisahkan mereka naqṣuṣ'hum
Kami kisahkan mereka
عَلَيْكَ ۚ kepadamu ʿalayka
kepadamu
وَكَلَّمَ telah berbicara wakallama
telah berbicara
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
مُوسَىٰ Musa mūsā
Musa
تَكْلِيمًۭا pembicaraan/secara langsung taklīman
pembicaraan/secara langsung
١٦٤ (164)
(164)
Dan ada beberapa Rasul yang telah Kami kisahkan mereka kepadamu sebelumnya dan ada beberapa Rasul (lain) yang tidak Kami kisahkan mereka kepadamu. Dan kepada Musa, Allah berfirman langsung.
4:165
رُّسُلًۭا Rasul-Rasul rusulan
Rasul-Rasul
مُّبَشِّرِينَ pembawa berita gembira mubashirīna
pembawa berita gembira
وَمُنذِرِينَ dan pemberi peringatan wamundhirīna
dan pemberi peringatan
لِئَلَّا supaya tidak li-allā
supaya tidak
يَكُونَ ada yakūna
ada
لِلنَّاسِ bagi manusia lilnnāsi
bagi manusia
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
حُجَّةٌۢ alasan ḥujjatun
alasan
بَعْدَ sesudah baʿda
sesudah
ٱلرُّسُلِ ۚ Rasul-Rasul l-rusuli
Rasul-Rasul
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَزِيزًا Maha Perkasa ʿazīzan
Maha Perkasa
حَكِيمًۭا Maha Bijaksana ḥakīman
Maha Bijaksana
١٦٥ (165)
(165)
Rasul-rasul itu adalah sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, agar tidak ada alasan bagi manusia untuk membantah Allah setelah Rasul-rasul itu diutus. Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
4:166
لَّـٰكِنِ akan tetapi lākini
akan tetapi
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
يَشْهَدُ Dia menyaksikan/mengakui yashhadu
Dia menyaksikan/mengakui
بِمَآ dengan apa (Al Quran) bimā
dengan apa (Al Quran)
أَنزَلَ Dia menurunkan anzala
Dia menurunkan
إِلَيْكَ ۖ kepadamu ilayka
kepadamu
أَنزَلَهُۥ Dia menurunkannya anzalahu
Dia menurunkannya
بِعِلْمِهِۦ ۖ dengan ilmuNya biʿil'mihi
dengan ilmuNya
وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ dan Malaikat-Malaikat wal-malāikatu
dan Malaikat-Malaikat
يَشْهَدُونَ ۚ mereka menjadi saksi yashhadūna
mereka menjadi saksi
وَكَفَىٰ dan cukuplah wakafā
dan cukuplah
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
شَهِيدًا menjadi saksi shahīdan
menjadi saksi
١٦٦ (166)
(166)
Tetapi Allah menjadi saksi atas (Alquran) yang diturunkan-Nya kepadamu (Muhammad). Dia menurunkannya dengan ilmu-Nya, dan para malaikat pun menyaksikan. Dan cukuplah Allah yang menjadi saksi.
4:167
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
وَصَدُّوا۟ dan mereka menghalang-halangi waṣaddū
dan mereka menghalang-halangi
عَن dari ʿan
dari
سَبِيلِ jalan sabīli
jalan
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
قَدْ sungguh qad
sungguh
ضَلُّوا۟ mereka telah sesat ḍallū
mereka telah sesat
ضَلَـٰلًۢا kesesatan ḍalālan
kesesatan
بَعِيدًا sejauh-jauhnya baʿīdan
sejauh-jauhnya
١٦٧ (167)
(167)
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah, benar-benar telah sesat sejauh-jauhnya.
4:168
إِنَّ sesungguhnya inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar kafarū
kafir/ingkar
وَظَلَمُوا۟ dan mereka berbuat dzalim waẓalamū
dan mereka berbuat dzalim
لَمْ tidak lam
tidak
يَكُنِ adalah yakuni
adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لِيَغْفِرَ akan mengampuni liyaghfira
akan mengampuni
لَهُمْ bagi/kepada mereka lahum
bagi/kepada mereka
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
لِيَهْدِيَهُمْ Dia akan menunjukkan mereka liyahdiyahum
Dia akan menunjukkan mereka
طَرِيقًا jalan ṭarīqan
jalan
١٦٨ (168)
(168)
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan melakukan kezaliman, Allah tidak akan mengampuni mereka, dan tidak (pula) akan menunjukkan kepada mereka jalan (yang lurus),
4:169
إِلَّا kecuali illā
kecuali
طَرِيقَ jalan ṭarīqa
jalan
جَهَنَّمَ neraka jahanam jahannama
neraka jahanam
خَـٰلِدِينَ mereka kekal khālidīna
mereka kekal
فِيهَآ di dalamnya fīhā
di dalamnya
أَبَدًۭا ۚ selama-lamanya abadan
selama-lamanya
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ذَٰلِكَ demikian itu dhālika
demikian itu
عَلَى atas ʿalā
atas
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
يَسِيرًۭا mudah yasīran
mudah
١٦٩ (169)
(169)
Kecuali jalan ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Dan hal itu (sangat) mudah bagi Allah.
4:170
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلنَّاسُ manusia l-nāsu
manusia
قَدْ sungguh qad
sungguh
جَآءَكُمُ telah datang jāakumu
telah datang
ٱلرَّسُولُ seorang Rasul l-rasūlu
seorang Rasul
بِٱلْحَقِّ dengan kebenaran bil-ḥaqi
dengan kebenaran
مِن dari min
dari
رَّبِّكُمْ Tuhan kalian rabbikum
Tuhan kalian
فَـَٔامِنُوا۟ maka berimanlah kamu faāminū
maka berimanlah kamu
خَيْرًۭا lebih baik khayran
lebih baik
لَّكُمْ ۚ bagi kalian lakum
bagi kalian
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
تَكْفُرُوا۟ kamu kafir takfurū
kamu kafir
فَإِنَّ maka sesungguhnya fa-inna
maka sesungguhnya
لِلَّهِ milik Allah lillahi
milik Allah
مَا segala apa
segala apa
فِى di
di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۚ dan bumi wal-arḍi
dan bumi
وَكَانَ dan adalah wakāna
dan adalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
عَلِيمًا Maha Mengetahui ʿalīman
Maha Mengetahui
حَكِيمًۭا Maha Bijaksana ḥakīman
Maha Bijaksana
١٧٠ (170)
(170)
Wahai manusia! Sungguh, telah datang Rasul (Muhammad) kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, maka berimanlah (kepadanya), itu lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir, (itu tidak merugikan Allah sedikit pun) karena sesungguhnya milik Allahlah apa yang di langit dan di bumi. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
4:171
يَـٰٓأَهْلَ Wahai ahli yāahla
Wahai ahli
ٱلْكِتَـٰبِ kitab l-kitābi
kitab
لَا jangan
jangan
تَغْلُوا۟ kamu melampaui batas taghlū
kamu melampaui batas
فِى dalam
dalam
دِينِكُمْ agamamu dīnikum
agamamu
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَقُولُوا۟ kamu mengatakan taqūlū
kamu mengatakan
عَلَى terhadap ʿalā
terhadap
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
إِلَّا kecuali illā
kecuali
ٱلْحَقَّ ۚ benar l-ḥaqa
benar
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah innamā
sesungguhnya hanyalah
ٱلْمَسِيحُ Al Masih l-masīḥu
Al Masih
عِيسَى Isa ʿīsā
Isa
ٱبْنُ putera ub'nu
putera
مَرْيَمَ Maryam maryama
Maryam
رَسُولُ Rasul rasūlu
Rasul
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَكَلِمَتُهُۥٓ dan kalimatNya wakalimatuhu
dan kalimatNya
أَلْقَىٰهَآ Dia sampaikannya alqāhā
Dia sampaikannya
إِلَىٰ kepada ilā
kepada
مَرْيَمَ Maryam maryama
Maryam
وَرُوحٌۭ dan roh warūḥun
dan roh
مِّنْهُ ۖ daripadaNya min'hu
daripadaNya
فَـَٔامِنُوا۟ maka berimanlah kamu faāminū
maka berimanlah kamu
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَرُسُلِهِۦ ۖ dan RasulNya warusulihi
dan RasulNya
وَلَا dan jangan walā
dan jangan
تَقُولُوا۟ kamu mengatakan taqūlū
kamu mengatakan
ثَلَـٰثَةٌ ۚ tiga thalāthatun
tiga
ٱنتَهُوا۟ hentikanlah intahū
hentikanlah
خَيْرًۭا lebih baik khayran
lebih baik
لَّكُمْ ۚ bagi kalian lakum
bagi kalian
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah innamā
sesungguhnya hanyalah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
إِلَـٰهٌۭ Tuhan ilāhun
Tuhan
وَٰحِدٌۭ ۖ satu/esa wāḥidun
satu/esa
سُبْحَـٰنَهُۥٓ Maha Suci Dia sub'ḥānahu
Maha Suci Dia
أَن bahwa an
bahwa
يَكُونَ adalah yakūna
adalah
لَهُۥ bagiNya lahu
bagiNya
وَلَدٌۭ ۘ seorang anak waladun
seorang anak
لَّهُۥ bagiNya/milikNya lahu
bagiNya/milikNya
مَا apa
apa
فِى di
di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ langit(jamak) l-samāwāti
langit(jamak)
وَمَا dan apa wamā
dan apa
فِى di
di
ٱلْأَرْضِ ۗ bumi l-arḍi
bumi
وَكَفَىٰ dan cukuplah wakafā
dan cukuplah
بِٱللَّهِ dengan Allah bil-lahi
dengan Allah
وَكِيلًۭا pelindung wakīlan
pelindung
١٧١ (171)
(171)
Wahai Ahli Kitab! Janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sungguh, Al-Masih Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya2 yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan, "(Tuhan itu) tiga," berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Mahasuci Dia dari (anggapan) mempunyai anak. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan cukuplah Allah sebagai pelindung.
4:172
لَّن sekali-kali tidak lan
sekali-kali tidak
يَسْتَنكِفَ enggan yastankifa
enggan
ٱلْمَسِيحُ Al Masih l-masīḥu
Al Masih
أَن bahwa an
bahwa
يَكُونَ adalah ia/menjadi yakūna
adalah ia/menjadi
عَبْدًۭا hamba ʿabdan
hamba
لِّلَّهِ bagi Allah lillahi
bagi Allah
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ Malaikat l-malāikatu
Malaikat
ٱلْمُقَرَّبُونَ ۚ yang terdekat l-muqarabūna
yang terdekat
وَمَن dan barang siapa waman
dan barang siapa
يَسْتَنكِفْ enggan yastankif
enggan
عَنْ dari ʿan
dari
عِبَادَتِهِۦ menyembahNya ʿibādatihi
menyembahNya
وَيَسْتَكْبِرْ dan ia menyombongkan diri wayastakbir
dan ia menyombongkan diri
فَسَيَحْشُرُهُمْ maka Dia/Allah akan mengumpulkan mereka fasayaḥshuruhum
maka Dia/Allah akan mengumpulkan mereka
إِلَيْهِ kepadaNya ilayhi
kepadaNya
جَمِيعًۭا semuanya jamīʿan
semuanya
١٧٢ (172)
(172)
Al-Masīh sama sekali tidak enggan menjadi hamba Allah, dan begitu pula para malaikat yang terdekat (kepada Allah). Dan barang siapa enggan menyembah-Nya dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya.
4:173
فَأَمَّا maka adapun fa-ammā
maka adapun
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
وَعَمِلُوا۟ dan mereka beramal waʿamilū
dan mereka beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ kebajikan/saleh l-ṣāliḥāti
kebajikan/saleh
فَيُوَفِّيهِمْ maka Dia/Allah akan menyempurnakan fayuwaffīhim
maka Dia/Allah akan menyempurnakan
أُجُورَهُمْ pahala mereka ujūrahum
pahala mereka
وَيَزِيدُهُم dan Dia/Allah menambah mereka wayazīduhum
dan Dia/Allah menambah mereka
مِّن dari min
dari
فَضْلِهِۦ ۖ karuniaNya faḍlihi
karuniaNya
وَأَمَّا dan adapun wa-ammā
dan adapun
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ٱسْتَنكَفُوا۟ (mereka) enggan is'tankafū
(mereka) enggan
وَٱسْتَكْبَرُوا۟ dan mereka menyombongkan diri wa-is'takbarū
dan mereka menyombongkan diri
فَيُعَذِّبُهُمْ maka Dia/Allah akan menyiksa mereka fayuʿadhibuhum
maka Dia/Allah akan menyiksa mereka
عَذَابًا siksaan ʿadhāban
siksaan
أَلِيمًۭا pedih alīman
pedih
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
يَجِدُونَ mereka mendapatkan yajidūna
mereka mendapatkan
لَهُم bagi mereka lahum
bagi mereka
مِّن dari min
dari
دُونِ selain dūni
selain
ٱللَّهِ Allah l-lahi
Allah
وَلِيًّۭا pelindung waliyyan
pelindung
وَلَا dan tidak walā
dan tidak
نَصِيرًۭا penolong naṣīran
penolong
١٧٣ (173)
(173)
Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Allah akan menyempurnakan pahala bagi mereka dan menambah sebagian dari karunia-Nya. Sedangkan orang-orang yang enggan (menyembah Allah) dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengazab mereka dengan azab yang pedih. Dan mereka tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong selain Allah.
4:174
يَـٰٓأَيُّهَا wahai yāayyuhā
wahai
ٱلنَّاسُ manusia l-nāsu
manusia
قَدْ sungguh qad
sungguh
جَآءَكُم telah datang kepadamu jāakum
telah datang kepadamu
بُرْهَـٰنٌۭ bukti kebenaran bur'hānun
bukti kebenaran
مِّن dari min
dari
رَّبِّكُمْ Tuhan kalian rabbikum
Tuhan kalian
وَأَنزَلْنَآ dan Kami telah menurunkan wa-anzalnā
dan Kami telah menurunkan
إِلَيْكُمْ kepadamu ilaykum
kepadamu
نُورًۭا cahaya nūran
cahaya
مُّبِينًۭا terang mubīnan
terang
١٧٤ (174)
(174)
Wahai manusia! Sesungguhnya telah sampai kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Alquran).
4:175
فَأَمَّا maka adapun fa-ammā
maka adapun
ٱلَّذِينَ orang-orang yang alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ beriman āmanū
beriman
بِٱللَّهِ kepada Allah bil-lahi
kepada Allah
وَٱعْتَصَمُوا۟ dan mereka berpegang teguh wa-iʿ'taṣamū
dan mereka berpegang teguh
بِهِۦ dengan/kepadaNYa bihi
dengan/kepadaNYa
فَسَيُدْخِلُهُمْ maka Dia/Allah akan memasukkan mereka fasayud'khiluhum
maka Dia/Allah akan memasukkan mereka
فِى di dalam
di dalam
رَحْمَةٍۢ rahmat raḥmatin
rahmat
مِّنْهُ daripadaNya min'hu
daripadaNya
وَفَضْلٍۢ dan karunia wafaḍlin
dan karunia
وَيَهْدِيهِمْ dan Dia/Allah akan memberi petunjuk pada mereka wayahdīhim
dan Dia/Allah akan memberi petunjuk pada mereka
إِلَيْهِ kepadaNya ilayhi
kepadaNya
صِرَٰطًۭا jalan ṣirāṭan
jalan
مُّسْتَقِيمًۭا lurus mus'taqīman
lurus
١٧٥ (175)
(175)
Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)Nya, maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat dan karunia dari-Nya (surga), dan menunjukkan mereka jalan yang lurus kepada-Nya.
4:176
يَسْتَفْتُونَكَ mereka akan meminta fatwa kepadamu yastaftūnaka
mereka akan meminta fatwa kepadamu
قُلِ katakanlah quli
katakanlah
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
يُفْتِيكُمْ memberi fatwa kepadamu yuf'tīkum
memberi fatwa kepadamu
فِى dalam/tentang
dalam/tentang
ٱلْكَلَـٰلَةِ ۚ kalalah l-kalālati
kalalah
إِنِ jika ini
jika
ٱمْرُؤٌا۟ seseorang im'ru-on
seseorang
هَلَكَ binasa/meninggal halaka
binasa/meninggal
لَيْسَ tidak ada laysa
tidak ada
لَهُۥ baginya lahu
baginya
وَلَدٌۭ seorang anak waladun
seorang anak
وَلَهُۥٓ dan baginya walahu
dan baginya
أُخْتٌۭ saudara perempuan ukh'tun
saudara perempuan
فَلَهَا maka baginya falahā
maka baginya
نِصْفُ seperdua niṣ'fu
seperdua
مَا apa (harta)
apa (harta)
تَرَكَ ۚ tinggalkan taraka
tinggalkan
وَهُوَ dan ia (saudara laki-laki) wahuwa
dan ia (saudara laki-laki)
يَرِثُهَآ mewarisinya (harta saudara perempuan) yarithuhā
mewarisinya (harta saudara perempuan)
إِن jika in
jika
لَّمْ tidak lam
tidak
يَكُن adalah yakun
adalah
لَّهَا baginya/mempunyai lahā
baginya/mempunyai
وَلَدٌۭ ۚ anak laki-laki waladun
anak laki-laki
فَإِن maka jika fa-in
maka jika
كَانَتَا adalah keduanya kānatā
adalah keduanya
ٱثْنَتَيْنِ dua orang ith'natayni
dua orang
فَلَهُمَا maka bagi keduanya falahumā
maka bagi keduanya
ٱلثُّلُثَانِ dua pertiga l-thuluthāni
dua pertiga
مِمَّا daripada apa/harta mimmā
daripada apa/harta
تَرَكَ ۚ ia tinggalkan taraka
ia tinggalkan
وَإِن dan jika wa-in
dan jika
كَانُوٓا۟ adalah mereka kānū
adalah mereka
إِخْوَةًۭ beberapa saudara ikh'watan
beberapa saudara
رِّجَالًۭا laki-laki rijālan
laki-laki
وَنِسَآءًۭ dan perempuan wanisāan
dan perempuan
فَلِلذَّكَرِ maka bagi laki-laki falildhakari
maka bagi laki-laki
مِثْلُ seperti (sebanyak) mith'lu
seperti (sebanyak)
حَظِّ bagian ḥaẓẓi
bagian
ٱلْأُنثَيَيْنِ ۗ dua saudara perempuan l-unthayayni
dua saudara perempuan
يُبَيِّنُ menerangkan yubayyinu
menerangkan
ٱللَّهُ Allah l-lahu
Allah
لَكُمْ bagi kalian lakum
bagi kalian
أَن supaya tidak an
supaya tidak
تَضِلُّوا۟ ۗ kamu tersesat taḍillū
kamu tersesat
وَٱللَّهُ dan Allah wal-lahu
dan Allah
بِكُلِّ dengan/terhadap segala bikulli
dengan/terhadap segala
شَىْءٍ sesuatu shayin
sesuatu
عَلِيمٌۢ Maha Mengetahui ʿalīmun
Maha Mengetahui
١٧٦ (176)
(176)
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalālah). Katakanlah, "Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalālah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) separuh dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudari perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."